A1

Kata Sandang Tentu dalam Bahasa Prancis

Articles Définis

Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Prancis di Settemila Lingue.

Singkatnya

Bahasa Prancis memakai le untuk nomina maskulin tunggal, la untuk nomina feminin tunggal, l' sebelum bunyi vokal, dan les untuk semua bentuk jamak. Kata sandang ini setara dengan penanda benda atau kelompok yang sudah jelas dalam konteks, tetapi juga dipakai untuk membicarakan sesuatu secara umum: J'aime le café berarti “Saya suka kopi”.

Gambaran umum

Kata sandang tentu (article défini) adalah kata pendek yang diletakkan di depan nomina (kata yang menamai orang, benda, tempat, atau gagasan). Bentuknya adalah le, la, l', dan les. Pilihannya mengikuti gender gramatikal nomina—maskulin atau feminin—serta jumlahnya, yaitu tunggal atau jamak. Inilah salah satu pokok dasar yang dipelajari pada tingkat A1.

Bagi penutur bahasa Indonesia, bagian ini memerlukan kebiasaan baru. Bahasa Indonesia tidak mengharuskan penanda seperti le atau la di depan setiap nomina. Kepastian biasanya dipahami dari konteks atau ditunjukkan dengan kata seperti “itu” dan “tersebut”. Dalam bahasa Prancis, kata sandang tentu jauh lebih sering hadir, termasuk saat membicarakan satu jenis benda secara umum.

Karena itu, jangan menghafal livre hanya sebagai “buku”. Hafalkan le livre. Dengan cara ini, gender nomina ikut tersimpan sejak awal dan pemilihan kata sandang menjadi lebih otomatis.

Cara Kerjanya

Empat bentuk dasar

Jumlah dan gender Bentuk Contoh Arti
maskulin tunggal le le garçon anak laki-laki itu
feminin tunggal la la fille anak perempuan itu
tunggal sebelum bunyi vokal l' l'homme, l'école laki-laki itu, sekolah itu
jamak, semua gender les les enfants, les maisons anak-anak itu, rumah-rumah itu

Pola pemula yang perlu dikuasai terlebih dahulu sangat sederhana:

  1. Untuk nomina tunggal, cari tahu gendernya: le untuk maskulin dan la untuk feminin.
  2. Jika bunyi pertama nomina tunggal adalah vokal, gunakan l', baik nominanya maskulin maupun feminin.
  3. Jika nominanya jamak, gunakan les, apa pun gendernya.

Le dan la mengikuti gender nomina

Gender gramatikal adalah pengelompokan nomina sebagai maskulin atau feminin; ini tidak selalu berhubungan dengan jenis kelamin. Le livre “buku” bersifat maskulin, sedangkan la table “meja” bersifat feminin. Tidak ada alasan alamiah mengapa buku dan meja masuk kelompok yang berbeda.

Maskulin Feminin
le livre — buku itu la table — meja itu
le problème — masalah itu la question — pertanyaan itu
le musée — museum itu la voiture — mobil itu

Akhiran kata kadang memberi petunjuk, tetapi tidak selalu dapat diandalkan. Cara paling aman ialah mempelajari setiap nomina bersama kata sandangnya.

L' sebelum vokal dan h bisu

Di depan bunyi vokal, le dan la mengalami elisi (penghilangan vokal akhir agar pengucapan mengalir) dan menjadi l':

  • le + ami → l'ami
  • la + amie → l'amie
  • le + hôtel → l'hôtel
  • la + histoire → l'histoire

Bentuk l' tidak memperlihatkan gender. L'ami maskulin, sedangkan l'amie feminin. Gendernya harus diketahui dari nominanya atau dari kata lain yang menyertainya.

Aturan ini bergantung pada bunyi, bukan sekadar huruf. Banyak kata berawalan h memiliki h bisu (h muet), sehingga diperlakukan seperti kata berawalan vokal: l'homme, l'heure, l'hôtel.

Namun, sejumlah kata memiliki h aspiré, yaitu h yang tidak diucapkan tetapi menghalangi elisi. Gunakan bentuk penuh: le héros, la honte, bukan l'héros atau l'honte. Kamus bahasa Prancis biasanya menandai kata ber-h aspiré dengan tanda khusus. Untuk tingkat awal, pelajari kata-kata ini satu per satu.

Les untuk semua bentuk jamak

Dalam bentuk jamak, perbedaan maskulin dan feminin tidak mengubah kata sandang:

  • le garçon → les garçons
  • la fille → les filles
  • l'enfant → les enfants
  • l'école → les écoles

Akhiran -s pada nomina jamak biasanya tidak terdengar. Karena itu, le/la/l'/les memberi petunjuk penting tentang jumlah saat mendengar bahasa Prancis.

Sebelum kata yang dimulai dengan bunyi vokal atau h muet, bunyi akhir les biasanya disambungkan ke kata berikutnya. Penyambungan bunyi ini disebut liaison: les amis terdengar kira-kira seperti “lezami”. Liaison tidak dilakukan di depan h aspiré: les héros tidak memakai bunyi penghubung /z/.

Kapan maknanya “yang itu” atau “tersebut”?

Gunakan kata sandang tentu jika pendengar dapat mengetahui orang atau benda mana yang dimaksud. Kejelasan itu dapat berasal dari beberapa hal:

  • Sudah disebut: J'ai un livre. Le livre est intéressant. — Saya punya sebuah buku. Buku itu menarik.
  • Jelas dari situasi: Ferme la porte, s'il te plaît. — Tolong tutup pintunya.
  • Dijelaskan lebih lanjut: Le café près de la gare est fermé. — Kafe di dekat stasiun itu tutup.
  • Unik dalam konteks: Le soleil brille. — Matahari bersinar.

Perhatikan bahwa le/la/les tidak selalu sama dengan “itu”. Jika ingin benar-benar menunjuk “buku ini/itu”, bahasa Prancis biasanya memakai kata penunjuk seperti ce livre. Kata sandang tentu hanya menandakan bahwa acuannya dapat dikenali.

Pemakaian untuk pengertian umum

Bahasa Prancis memakai kata sandang tentu ketika berbicara tentang seluruh jenis, kategori, atau gagasan secara umum:

  • J'aime le chocolat. — Saya suka cokelat.
  • Les chats sont indépendants. — Kucing pada umumnya mandiri.
  • La patience est importante. — Kesabaran itu penting.

Dalam bahasa Indonesia, nomina pada kalimat seperti ini biasanya berdiri tanpa kata sandang: “Saya suka cokelat”, bukan “Saya suka cokelat itu”. Kebiasaan menghilangkan penanda dalam bahasa Indonesia inilah yang sering menyebabkan pelajar lupa menambahkan le, la, atau les dalam bahasa Prancis.

Kata sandang tentu tetap ada dalam penyangkalan

Jika yang dipakai adalah kata sandang tentu, bentuknya biasanya tidak berubah setelah penyangkalan:

  • J'aime le café. → Je n'aime pas le café.
  • Elle connaît les voisins. → Elle ne connaît pas les voisins.

Ini berbeda dari sejumlah kata sandang tak tentu dan partitif yang sering berubah menjadi de setelah penyangkalan. Perbedaan tersebut dipelajari lebih lanjut bersama kata sandang partitif.

Contoh dalam Konteks

Bahasa Prancis Terjemahan Indonesia Catatan
Le garçon attend devant l'école. Anak laki-laki itu menunggu di depan sekolah. Garçon maskulin tunggal.
La fille porte une veste rouge. Anak perempuan itu memakai jaket merah. Fille feminin tunggal.
L'homme parle doucement. Laki-laki itu berbicara pelan. Homme maskulin dengan h muet.
L'actrice arrive à huit heures. Aktris itu tiba pukul delapan. Actrice feminin, tetapi memakai l' sebelum vokal.
Les enfants jouent dans le jardin. Anak-anak itu bermain di kebun. Bentuk jamak untuk semua gender.
J'ai acheté un roman. Le roman est très drôle. Saya membeli sebuah novel. Novel itu sangat lucu. Penyebutan kedua sudah jelas.
Peux-tu ouvrir la fenêtre ? Bisakah kamu membuka jendelanya? Jendela yang dimaksud jelas dari situasi.
Le restaurant au coin de la rue est fermé. Restoran di sudut jalan itu tutup. Frasa tambahan menentukan restoran yang dimaksud.
Nous aimons la musique française. Kami menyukai musik Prancis. Menyatakan kesukaan secara umum.
Les chiens ont besoin d'exercice. Anjing memerlukan aktivitas fisik. Membicarakan anjing sebagai satu kelompok.
Le français est parlé dans plusieurs pays. Bahasa Prancis dituturkan di beberapa negara. Nama bahasa sebagai subjek memakai kata sandang.
Je me lave les mains avant de manger. Saya mencuci tangan sebelum makan. Bagian tubuh; pemiliknya sudah jelas.
Le lundi, je travaille à la maison. Setiap hari Senin saya bekerja dari rumah. Hari dengan le menyatakan kebiasaan.
Son anniversaire est le 12 juin. Ulang tahunnya tanggal 12 Juni. Le dipakai sebelum tanggal.
Le héros sauve le village. Pahlawan itu menyelamatkan desa. Héros memiliki h aspiré: tidak menjadi l'.

Kesalahan Umum

1. Menghilangkan kata sandang karena terbawa pola bahasa Indonesia

  • Keliru: J'aime chocolat.
  • Benar: J'aime le chocolat.
  • Alasannya: Saat menyatakan kesukaan terhadap sesuatu secara umum, bahasa Prancis biasanya memakai kata sandang tentu. Bahasa Indonesia cukup mengatakan “Saya suka cokelat”, sehingga kelalaian ini sangat mudah terjadi.

2. Menentukan gender dari orang yang berbicara

  • Keliru: la livre karena pemilik bukunya perempuan.
  • Benar: le livre.
  • Alasannya: Kata sandang mengikuti gender nomina, bukan gender pemilik atau pembicara. Livre selalu maskulin dalam pemakaian ini.

3. Mempertahankan le atau la sebelum vokal

  • Keliru: le ami, la école.
  • Benar: l'ami, l'école.
  • Alasannya: Le dan la menjadi l' sebelum bunyi vokal atau h muet.

4. Menggunakan l' untuk semua kata berawalan h

  • Keliru: l'héros.
  • Benar: le héros.
  • Alasannya: Héros mempunyai h aspiré, yang menghalangi elisi. Ejaan berawalan h saja belum cukup untuk menentukan bentuk kata sandang.

5. Memakai le atau la pada bentuk jamak

  • Keliru: le enfants, la maisons.
  • Benar: les enfants, les maisons.
  • Alasannya: Semua nomina jamak memakai les, baik maskulin maupun feminin.

6. Mengubah kata sandang tentu menjadi de setelah penyangkalan

  • Keliru: Je n'aime pas de café jika maksudnya “Saya tidak suka kopi”.
  • Benar: Je n'aime pas le café.
  • Alasannya: Untuk kategori kopi secara umum, le tetap dipakai. De café dapat muncul dalam susunan lain, misalnya untuk menyatakan tidak minum kopi atau tidak memiliki kopi, tetapi makna dan kaidahnya berbeda.

Catatan Pemakaian

Bagian tubuh

Jika pemilik bagian tubuh sudah jelas, bahasa Prancis sering memakai kata sandang tentu, terutama bersama verba refleksif (verba yang tindakannya kembali kepada pelaku):

  • Je me brosse les dents. — Saya menyikat gigi.
  • Elle s'est cassé le bras. — Lengannya patah.

Bahasa Indonesia juga sering tidak menyebut “saya punya” dalam konteks seperti ini, tetapi bahasa Prancis tetap memerlukan kata sandang. Jangan otomatis memakai bentuk kepunyaan seperti mes dents atau son bras jika pemiliknya sudah ditunjukkan oleh struktur kalimat.

Hari dan tanggal

Nama hari tanpa kata sandang biasanya menunjuk hari tertentu: Je viens lundi berarti “Saya datang hari Senin”. Bentuk le lundi biasanya berarti kegiatan berulang setiap Senin. Sebelum tanggal, gunakan le: le 5 mai, le 14 juillet.

Bahasa, pelajaran, dan kegiatan berbahasa

Nama bahasa memakai kata sandang ketika menjadi subjek atau objek biasa:

  • Le français est difficile. — Bahasa Prancis itu sulit.
  • J'apprends le français. — Saya belajar bahasa Prancis.

Namun, setelah parler, nama bahasa lazimnya muncul tanpa kata sandang: Je parle français. Bentuk ini perlu dihafalkan sebagai pola pemakaian.

Nama tempat

Banyak nama negara memakai kata sandang: la France, le Japon, les États-Unis. Sebaliknya, nama kota pada umumnya tidak memakai kata sandang: Paris, Jakarta, Lyon. Ada pengecualian nama tempat, jadi pelajari nama negara bersama kata sandangnya, sama seperti nomina biasa.

Lebih Lanjut: Pemakaian Lanjutan

Bagian ini belum perlu dikuasai sekaligus pada tingkat A1, tetapi pola-pola berikut akan sering terlihat kemudian.

Gabungan dengan à dan de

Kata sandang tentu tertentu wajib menyatu dengan preposisi à dan de:

Bentuk dasar Hasil Contoh
à + le au au cinéma
à + les aux aux enfants
de + le du du professeur
de + les des des voisins

Tidak ada penyatuan dengan la atau l': à la gare, à l'école, de la maison, de l'hôtel. Topik ini dibahas lengkap dalam konsep kontraksi.

Kata sandang dan nama orang

Dalam bahasa Prancis baku, nama depan orang biasanya tidak memakai kata sandang: Marie arrive, bukan la Marie arrive. Kata sandang dapat terdengar dalam ragam daerah atau percakapan tertentu, tetapi pemelajar sebaiknya mengikuti pola baku terlebih dahulu.

Nama keluarga dalam bentuk jamak dapat memakai les untuk menyebut seluruh keluarga: les Martin. Nama tokoh, karya, atau julukan juga kadang mengandung kata sandang sebagai bagian dari bentuk yang sudah mapan.

Nilai umum dan nilai khusus ditentukan oleh konteks

Bentuk yang sama dapat menunjuk benda tertentu atau seluruh kategori:

  • Le chat dort sur le canapé. — Kucing itu tidur di sofa. (satu kucing tertentu)
  • Le chat est un animal indépendant. — Kucing adalah hewan yang mandiri. (spesies secara umum)

Jadi, jangan menerjemahkan le secara mekanis sebagai “itu”. Lihat apakah pembicara menunjuk acuan tertentu, menyebut sesuatu yang sudah diketahui, atau membuat pernyataan umum.

H aspiré juga menghalangi liaison

Perbedaan h muet dan h aspiré memengaruhi lebih dari sekadar l'. Bandingkan les hommes, dengan bunyi penghubung /z/, dan les héros, tanpa bunyi penghubung tersebut. Karena ejaan tidak selalu menunjukkan jenis h, kamus dan paparan lewat audio sangat membantu.

Kiat Latihan

  1. Hafalkan nomina sebagai satu paket. Buat kartu kosakata bertuliskan le livre, la maison, l'école, bukan hanya livre, maison, dan école. Untuk bentuk l', tambahkan gendernya: l'école (f), l'hôtel (m).
  2. Latih perubahan tunggal ke jamak. Ucapkan pasangan seperti le garçon → les garçons, la fille → les filles, dan l'enfant → les enfants. Dengarkan juga perbedaan antara les enfants dan les héros.
  3. Kelompokkan contoh berdasarkan alasan pemakaian. Cari kalimat Prancis dan tandai apakah kata sandangnya merujuk pada sesuatu yang sudah jelas, menyatakan kategori umum, menyertai bagian tubuh, atau muncul dalam tanggal. Cara ini lebih berguna daripada sekadar menerjemahkan semuanya sebagai “itu”.

Konsep Terkait

Prasyarat

Jenis Kelamin Kata Benda dalam Bahasa PrancisA1

Konsep yang dibangun di atas ini

Konsep A1 lainnya

Konsep ini dalam bahasa lain

Bandingkan di semua bahasa