A1

Artikel Takrif Enklitik dalam Bahasa Rumania

Articolul Hotărât Enclitic

Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Rumania di Settemila Lingue.

Ringkasan singkat

Bahasa Rumania biasanya menandai benda yang sudah jelas atau diketahui dengan artikel takrif yang melekat di belakang kata benda: băiat menjadi băiatul «anak laki-laki itu», fată menjadi fata «anak perempuan itu». Artikel takrif adalah penanda bahwa pendengar dapat mengenali siapa atau apa yang dimaksud; enklitik berarti menempel pada akhir kata sebelumnya. Bentuknya mengikuti jenis dan jumlah kata benda, sehingga kita perlu mempelajari pasangan seperti câine → câinele dan casă → casa, bukan sekadar menambahkan satu akhiran ke semua kata.

Gambaran umum

Dalam bahasa Indonesia, kita dapat mengatakan «Saya membeli buku. Buku itu mahal». Kata buku tidak berubah; itu membantu menunjuk buku yang baru disebut. Bahasa Rumania sering menyampaikan hubungan yang sama melalui perubahan bentuk: Am cumpărat o carte. Cartea este scumpă. «Saya membeli sebuah buku. Buku itu mahal.» Kata carte berarti «buku», sedangkan cartea menandai buku yang sudah dapat dikenali.

Ini merupakan dasar yang dipelajari pada tingkat A1. Namun, artikel takrif tidak selalu diterjemahkan menjadi itu. Dalam Soarele strălucește, terjemahan alaminya adalah «Matahari bersinar», bukan harus «Matahari itu bersinar». Yang penting adalah fungsi bentuknya, bukan mencocokkannya dengan satu kata bahasa Indonesia. Jangan pula menyamakan artikel takrif dengan si atau sang, yang pemakaiannya dalam bahasa Indonesia jauh lebih terbatas.

Untuk memilih bentuk yang tepat, kenali kata benda (kata yang menamai orang, benda, tempat, atau gagasan), gender gramatikal (pengelompokan kata benda menjadi maskulin, feminin, atau netral), dan jumlahnya: tunggal atau jamak. Gender gramatikal tidak selalu berkaitan dengan jenis kelamin. Kata scaun «kursi», misalnya, tergolong netral. Aturan dasar di bawah berlaku untuk bentuk yang paling sering digunakan dalam kalimat sederhana; perubahan karena fungsi kata dalam kalimat dibahas di bagian lanjutan.

Cara membentuk dan menggunakannya

1. Bedakan benda yang baru diperkenalkan dan benda yang sudah jelas

Artikel tak takrif menandai sesuatu yang belum diidentifikasi, misalnya un atau o, yang sering sepadan dengan «seorang» atau «sebuah». Artikel takrif dipakai ketika pendengar dapat mengetahui benda yang dimaksud dari percakapan atau situasi.

Bahasa Rumania Arti dalam bahasa Indonesia Keterangan
un băiat → băiatul seorang anak laki-laki → anak laki-laki itu Maskulin tunggal.
o fată → fata seorang anak perempuan → anak perempuan itu Feminin tunggal.
un câine → câinele seekor anjing → anjing itu Maskulin tunggal berakhiran -e.
o casă → casa sebuah rumah → rumah itu Feminin tunggal berakhiran -ă.
un scaun → scaunul sebuah kursi → kursi itu Netral tunggal.

Bandingkan Văd un câine «Saya melihat seekor anjing» dengan Văd câinele «Saya melihat anjing itu». Kalimat pertama memperkenalkan anjing; kalimat kedua mengandaikan anjingnya sudah jelas. Kejelasan itu bisa berasal dari penyebutan sebelumnya, tetapi bisa juga dari keadaan sekitar: ketika hanya ada satu anjing di depan rumah, câinele sudah dapat dipahami tanpa pengantar panjang.

2. Bentuk tunggal mengikuti gender dan akhir kata

Untuk banyak kata maskulin dan netral yang berakhir dengan konsonan, bentuk takrif berakhir dengan -ul. Untuk banyak kata maskulin berakhiran -e, artikelnya -le. Kata feminin memiliki beberapa pola, jadi perhatikan perubahan bentuknya secara utuh.

Pola umum Bentuk tanpa artikel → bentuk takrif Arti bentuk takrif
Maskulin, akhir konsonan băiat → băiatul anak laki-laki itu
Maskulin, akhir konsonan student → studentul mahasiswa itu
Maskulin, akhir -e câine → câinele anjing itu
Maskulin, akhir -u fiu → fiul putra itu
Feminin, akhir -ă fată → fata anak perempuan itu
Feminin, akhir -ă casă → casa rumah itu
Feminin, akhir -e carte → cartea buku itu
Feminin, akhir -ie familie → familia keluarga itu
Netral, akhir konsonan scaun → scaunul kursi itu
Netral, akhir -u lucru → lucrul hal atau benda itu

Pada fată → fata dan casă → casa, huruf ă berubah menjadi a. Jangan menulis fatăa atau casăa. Pada carte → cartea, bentuk akhirnya berbeda: e tetap ada, lalu muncul a. Sementara itu, familie → familia memperlihatkan bahwa kata berakhiran -ie perlu dipelajari sebagai pasangan tersendiri.

Tanda hubung dalam penjelasan seperti -ul hanya menunjukkan bahwa bentuk itu melekat. Dalam penulisan biasa, tulislah băiatul, bukan băiat-ul atau băiat ul. Pada kata yang sudah berakhir dengan u, jangan menggandakan huruf tersebut: fiu → fiul, bukan fiuul.

3. Bentuk jamak dibuat dari kata benda jamak

Jamak berarti lebih dari satu. Bentuk jamak bahasa Rumania tidak dibentuk dengan pengulangan kata seperti «buku-buku», dan akhiran jamaknya sendiri dapat berbeda-beda. Karena itu, urutannya adalah: pelajari bentuk tunggal, tentukan bentuk jamak, lalu buat bentuk jamak takrif.

Pola utamanya:

  • Maskulin jamak biasanya memakai artikel -i: băieți → băieții.
  • Feminin jamak memakai -le: fete → fetele, cărți → cărțile.
  • Netral jamak mengikuti pola feminin, yaitu -le: scaune → scaunele, lucruri → lucrurile.
Gender Tunggal Tunggal takrif Jamak Jamak takrif Arti bentuk jamak takrif
Maskulin băiat băiatul băieți băieții anak-anak laki-laki itu
Maskulin câine câinele câini câinii anjing-anjing itu
Maskulin student studentul studenți studenții para mahasiswa itu
Feminin fată fata fete fetele anak-anak perempuan itu
Feminin casă casa case casele rumah-rumah itu
Feminin carte cartea cărți cărțile buku-buku itu
Netral scaun scaunul scaune scaunele kursi-kursi itu
Netral lucru lucrul lucruri lucrurile benda-benda itu
Netral muzeu muzeul muzee muzeele museum-museum itu

Bentuk -urile pada lucrurile bukan artikel jamak yang perlu ditempelkan pada semua kata netral. Bentuk itu terdiri atas akhiran jamak -uri dalam lucruri, lalu artikel -le. Karena jamak scaun adalah scaune, bentuk takrifnya scaunele, bukan scaunurile.

Perhatikan pula băieți dan băieții: huruf i tambahan menandai bentuk takrif. Untuk ejaan dengan tiga i, ada pasangan penting copil → copii → copiii, yaitu «anak → anak-anak → anak-anak itu». Jumlah hurufnya bukan pilihan gaya penulisan; bentuk-bentuk itu memang berbeda.

4. Artikel tidak harus diterjemahkan dengan kata tambahan

Dalam bahasa Indonesia, «Saya membuka pintu» sudah wajar bila pintunya jelas. Bahasa Rumania tetap dapat memakai bentuk takrif: Deschid ușa. Sebaliknya, menambahkan itu pada setiap terjemahan dapat memberi kesan menunjuk atau membandingkan yang tidak dimaksudkan oleh kalimat Rumania.

Pegangan yang lebih baik adalah pertanyaan: «Apakah pendengar tahu benda mana yang dimaksud?» Bila jawabannya ya, artikel takrif sering diperlukan. Akan tetapi, ini bukan aturan mutlak untuk semua susunan kalimat; kata depan dan beberapa ungkapan tetap memiliki pola khusus.

Contoh dalam situasi sehari-hari

Contoh berikut memakai orang, rumah, belanja, dan benda di sekitar. Terjemahan sengaja dibuat alami: beberapa bentuk takrif diterjemahkan dengan itu, sementara yang lain cukup dengan nama bendanya.

Bahasa Rumania Bahasa Indonesia Yang perlu diperhatikan
Un băiat așteaptă. Băiatul este fratele meu. Seorang anak laki-laki sedang menunggu. Anak itu saudara laki-laki saya. Penyebutan pertama memakai un, penyebutan berikutnya memakai bentuk takrif.
Fata citește o carte. Anak perempuan itu sedang membaca sebuah buku. Orangnya sudah jelas; bukunya baru diperkenalkan.
Câinele doarme lângă ușă. Anjing itu tidur di dekat pintu. Câinele adalah bentuk takrif maskulin tunggal.
Casa este aproape de gară. Rumah itu dekat stasiun. Casă berubah menjadi casa.
Cartea este pe masă. Buku itu ada di atas meja. Feminin berakhiran -e menjadi cartea.
Închid fereastra. Saya menutup jendela. Tidak harus menambahkan itu dalam terjemahan.
Băieții joacă fotbal. Anak-anak laki-laki itu bermain sepak bola. Maskulin jamak takrif.
Fetele sunt în grădină. Anak-anak perempuan itu ada di taman. Fete menjadi fetele.
Cărțile sunt în geantă. Buku-buku itu ada di dalam tas. Artikel melekat pada bentuk jamak cărți.
Scaunele sunt libere. Kursi-kursi itu kosong. Netral jamak memakai -le.
Lucrurile mele sunt aici. Barang-barang saya ada di sini. Lucruri menjadi lucrurile, lalu diikuti penanda kepemilikan.
Soarele strălucește. Matahari bersinar. Sesuatu yang dapat dikenali tanpa diperkenalkan lebih dahulu.

Kesalahan yang sering terjadi

1. Memperlakukan artikel sebagai kata terpisah

  • Keliru: ul băiat atau băiat ul.
  • Benar: băiatul — «anak laki-laki itu».
  • Penjelasan: Dalam pola dasar ini, artikel melekat di belakang kata. Bahasa Indonesia tidak mengubah anak ketika menambahkan itu, tetapi bahasa Rumania membentuk satu kata.

2. Menempelkan -ul pada semua kata benda

  • Keliru: fatăul.
  • Benar: fata — «anak perempuan itu».
  • Penjelasan: Bentuk artikelnya bergantung pada gender dan akhir kata. Hafalkan un băiat → băiatul bersama o fată → fata, agar kedua pola tidak tertukar.

3. Mempertahankan ă lalu menambahkan a

  • Keliru: casăa.
  • Benar: casa — «rumah itu».
  • Penjelasan: Pada pola ini, akhir -ă diganti dengan -a. Huruf ă dan a berbeda dalam bahasa Rumania, bukan sekadar variasi tampilan.

4. Menghilangkan penanda takrif pada jamak maskulin

  • Keliru untuk maksud «Anak-anak laki-laki itu ada di sini»: Băieți sunt aici.
  • Benar: Băieții sunt aici.
  • Penjelasan: Bentuk băieți memang ada, tetapi bukan bentuk takrif. Bentuk yang dibutuhkan untuk kelompok yang sudah diketahui adalah băieții.

5. Menganggap semua kata netral memakai -urile

  • Keliru: scaunurile, untuk jamak biasa dari scaun.
  • Benar: scaunele — «kursi-kursi itu».
  • Penjelasan: Bentuk jamak scaun adalah scaune. Artikel -le baru ditambahkan setelah bentuk jamak yang benar dipilih.

6. Memakai artikel tak takrif dan artikel takrif sekaligus

  • Keliru: o cartea, untuk maksud «sebuah buku».
  • Benar: o carte — «sebuah buku»; atau cartea — «buku itu».
  • Penjelasan: Kedua bentuk menjawab kebutuhan yang berbeda. Pilih apakah bukunya baru diperkenalkan atau sudah dapat dikenali, bukan menggabungkan kedua penanda.

Catatan pemakaian

Bentuk baku dan pengucapan sehari-hari

Dalam percakapan santai, bunyi l terakhir pada bentuk -ul sering tidak terdengar jelas atau hilang. Bentuk baku băiatul dapat terdengar seperti băiatu. Anda tidak perlu meniru penghilangan ini saat baru belajar; yang penting adalah mengenali kata tersebut saat mendengarnya.

Dalam tulisan baku, tetap gunakan băiatul, omul, dan scaunul. Pengucapan santai tidak mengubah ejaan yang sebaiknya digunakan dalam tugas, surat resmi, atau tulisan biasa yang mengikuti kaidah baku.

Benda yang unik, kelompok umum, dan profesi

Artikel takrif dapat digunakan untuk sesuatu yang sudah jelas dalam situasi tertentu, seperti ușa «pintu» atau profesorul «guru yang dimaksud». Bentuk takrif juga dapat merujuk pada suatu jenis secara umum: Câinele este un animal domestic berarti «Anjing adalah hewan peliharaan», bukan semata-mata membicarakan satu anjing tertentu.

Sebaliknya, setelah a fi «menjadi/berada», nama profesi sederhana sering muncul tanpa artikel: Ea este profesoară «Dia seorang guru». Jangan menerapkan rumus «setiap kata benda harus diberi artikel takrif». Yang perlu dipelajari adalah bentuk kata sekaligus susunan tempat kata itu digunakan.

Lebih jauh: pola lanjutan

Bagian ini dapat dibaca setelah pola băiatul, fata, câinele, dan casa sudah terasa akrab. Anda belum perlu menguasai semuanya pada tingkat A1, tetapi pola berikut menjelaskan mengapa artikel kadang tampak berpindah, berubah, atau tidak muncul.

Kata sifat yang mendahului kata benda

Kata sifat adalah kata yang menerangkan ciri, seperti «besar» atau «indah». Dalam urutan biasa, kata sifat berada setelah kata benda dan artikelnya melekat pada kata benda: casa mare «rumah besar itu».

Bila kata sifat diletakkan di depan, artikel takrif umumnya melekat pada kata sifat pertama, bukan ditambahkan lagi ke kata bendanya:

Bahasa Rumania Bahasa Indonesia Keterangan
casa frumoasă rumah indah itu Urutan biasa, artikel pada kata benda.
frumoasa casă rumah indah itu Kata sifat didahulukan; artikel pada kata sifat.
băiatul bun anak laki-laki yang baik itu Artikel pada kata benda.
bunul băiat anak laki-laki yang baik itu Artikel pada kata sifat yang mendahului.

Urutan di depan dapat memberi penekanan atau warna gaya yang berbeda. Untuk pemula, gunakan dahulu urutan biasa seperti casa frumoasă. Yang penting, jangan membuat frumoasa casa sebagai gabungan biasa untuk satu kelompok kata tersebut.

Kata depan dapat memengaruhi kemunculan artikel

Kata depan menyatakan hubungan seperti «di», «ke», atau «dengan». Sesudah banyak kata depan Rumania, kata benda yang tidak diberi keterangan tambahan sering muncul tanpa artikel, meskipun terjemahan Indonesianya merujuk pada benda yang jelas:

  • Cartea este pe masă. — «Buku itu ada di atas meja.»
  • Sunt în casă. — «Saya ada di dalam rumah.»
  • Merg la magazin. — «Saya pergi ke toko.»

Bila ada keterangan tambahan yang memperjelas benda, artikel sering muncul kembali: Cartea este pe masa din bucătărie «Buku itu ada di atas meja di dapur». Di sini, masă menjadi masa karena diikuti keterangan din bucătărie.

Namun, cu «dengan» tidak selalu mengikuti pola penghilangan tersebut: Vorbesc cu profesorul «Saya berbicara dengan guru itu». Bandingkan juga ungkapan cu trenul «dengan kereta», yang memakai artikel, dengan cu plăcere «dengan senang hati», yang tidak memakainya. Pelajari ungkapan lengkapnya, bukan satu aturan untuk semua keadaan.

Kata pe juga tidak selalu menunjukkan lokasi. Dalam Îl văd pe băiat «Saya melihat anak laki-laki itu», pe menandai objek langsung (orang atau benda yang langsung dikenai tindakan). Karena fungsi pe berbeda, jangan memindahkan aturan dari pe masă secara mekanis ke semua kalimat dengan pe.

Bentuk artikel berubah menurut kasus

Kasus adalah bentuk gramatikal yang menunjukkan peran kata dalam kalimat. Bentuk utama dalam artikel ini digunakan pada nominatif (untuk subjek, yaitu siapa atau apa yang dibicarakan dalam hubungan dengan tindakan atau keadaan) dan akusatif (antara lain untuk objek langsung).

Untuk menyatakan kepemilikan, bahasa Rumania memakai genitif; untuk penerima sesuatu, bahasa Rumania memakai datif. Bentuk artikelnya berbeda dari bentuk dasar:

Gender dan jumlah Bentuk dasar takrif Bentuk genitif/datif takrif Contoh beserta artinya
Maskulin tunggal băiatul băiatului cartea băiatului — buku milik anak laki-laki itu
Feminin tunggal fata fetei cartea fetei — buku milik anak perempuan itu
Netral tunggal scaunul scaunului piciorul scaunului — kaki kursi itu
Maskulin jamak băieții băieților cărțile băieților — buku-buku milik anak-anak laki-laki itu
Feminin jamak fetele fetelor cărțile fetelor — buku-buku milik anak-anak perempuan itu
Netral jamak scaunele scaunelor picioarele scaunelor — kaki-kaki kursi itu

Datif terlihat dalam Dau cartea băiatului «Saya memberikan buku itu kepada anak laki-laki itu». Bentuk băiatului sama seperti dalam contoh kepemilikan, tetapi perannya berbeda. Jangan membentuk semuanya dengan menambahkan -lui pada kata apa pun: feminin tunggal memerlukan pola seperti fată → fetei dan carte → cărții.

Pada sebagian nama orang, penandanya muncul di depan: cartea lui Andrei «buku milik Andrei». Ini merupakan pola genitif/datif khusus, bukan alasan untuk menulis artikel dasar secara terpisah dalam băiatul.

Kepemilikan dan kata penunjuk

Penanda kepemilikan menyatakan siapa pemiliknya. Dalam cartea mea «buku saya», bentuk takrif cartea tetap digunakan sebelum mea «milik saya». Demikian pula câinele meu «anjing saya» dan lucrurile mele «barang-barang saya». Bahasa Indonesia tidak memberi penanda takrif khusus pada buku saya, sehingga bagian ini mudah terlewat.

Kata penunjuk menyatakan «ini» atau «itu». Artikel takrif sendiri tidak menentukan dekat-jauhnya benda. Bandingkan:

  • cartea — «buku yang sudah jelas dalam konteks»;
  • cartea aceasta — «buku ini»;
  • această carte — «buku ini».

Ketika kata penunjuk berada setelah kata benda, kata bendanya memakai artikel takrif. Ketika berada di depan seperti această carte, kata bendanya tidak memakai artikel tersebut. Jadi, terjemahan awal «buku itu» untuk cartea hanyalah alat bantu, bukan berarti -a sama persis dengan kata penunjuk «itu».

Anda juga akan menjumpai cel, cea, cei, dan cele, misalnya băiatul cel înalt «anak laki-laki yang tinggi itu». Bentuk ini adalah penanda tambahan dalam susunan tertentu, bukan pengganti bebas untuk artikel yang melekat pada băiatul.

Cara berlatih

  1. Hafalkan empat bentuk sebagai satu paket. Pilih lima kata benda sehari-hari dan tulis tunggal, tunggal takrif, jamak, serta jamak takrif: casă, casa, case, casele. Tambahkan arti Indonesianya, lalu uji diri dari bentuk tanpa artikel ke bentuk takrif. Dengan cara ini, akhiran jamak tidak tertukar dengan artikel.
  2. Buat cerita dua kalimat. Perkenalkan benda, lalu sebut kembali: Am o carte. Cartea este nouă. «Saya punya sebuah buku. Buku itu baru.» Ganti buku dengan anjing, kursi, atau rumah. Latihan ini menghubungkan bentuk dengan alasan pemakaiannya, bukan sekadar menghafalkan akhiran.
  3. Pisahkan latihan inti dan pola lanjutan. Mula-mula periksa -ul, -le, -a, dan bentuk jamak. Setelah itu, tambahkan pasangan seperti pe masă → pe masa din bucătărie atau cartea → cartea mea. Saat mendengar percakapan, coba kenali bentuk -ul meskipun bunyi l terakhir tidak jelas, tetapi tetap tulis bentuk bakunya.

Konsep terkait

  • Dasar yang perlu dipahami: Gender kata benda — mengenali maskulin, feminin, dan netral agar dapat memilih bentuk artikel.
  • Langkah berikutnya: Kasus nominatif dan akusatif — memahami peran kata benda dalam kalimat dan pemakaian pe.
  • Untuk menyatakan pemilik: Kata ganti kepemilikan — mempelajari hubungan antara bentuk seperti cartea dan penanda seperti mea.

Prasyarat

Gender Kata Benda dalam Bahasa RumaniaA1

Konsep yang dibangun di atas ini

Konsep A1 lainnya

Konsep ini dalam bahasa lain

Bandingkan di semua bahasa