A1

Jenis Kelamin Kata Benda dalam Bahasa Prancis

Genre des Noms

Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Prancis di Settemila Lingue.

Ringkasnya

Setiap nomina atau kata benda bahasa Prancis memiliki jenis kelamin gramatikal: maskulin atau feminin. Karena bahasa Indonesia tidak memiliki sistem seperti ini, cara paling aman ialah mempelajari kata benda bersama artikelnya: un livre, bukan hanya livre; une maison, bukan hanya maison. Akhiran seperti -tion dan -ure sering menandai feminin, sedangkan -ment dan -age sering menandai maskulin, tetapi pola tersebut memiliki pengecualian.

Gambaran Umum

Jenis kelamin gramatikal adalah pengelompokan kata secara tata bahasa, bukan penilaian mengenai sifat “laki-laki” atau “perempuan” suatu benda. Livre “buku” termasuk maskulin sehingga disebut le livre, sedangkan maison “rumah” termasuk feminin sehingga disebut la maison. Tidak ada bentuk netral untuk kata benda dalam sistem dasar bahasa Prancis.

Topik tingkat A1 ini penting karena jenis kelamin kata benda memengaruhi kata-kata di sekitarnya. Artikel (kata pendek seperti le, la, un, dan une), kata sifat, serta beberapa kata ganti harus menyesuaikan diri dengan nomina yang dirujuk. Karena itu, kesalahan mengingat jenis kelamin dapat merambat ke seluruh frasa: une petite maison blanche, bukan un petit maison blanc.

Bagi penutur bahasa Indonesia, konsep ini terasa asing. Kita dapat mengatakan “sebuah buku” dan “sebuah rumah” tanpa mengubah “sebuah” berdasarkan jenis bendanya. Dalam bahasa Prancis, pilihan un atau une wajib. Jangan mencoba menebak dari apakah benda itu tampak kuat, lembut, besar, atau kecil; pengelompokan ini bersifat gramatikal dan sering kali harus dipelajari sebagai bagian dari kosakata.

Cara Kerjanya

Aturan dasar untuk pemula

Pada bentuk tunggal, artikel biasanya memberi petunjuk paling jelas.

Kelompok Artikel tentu Artikel tak tentu Contoh
Maskulin tunggal le un le livre, un problème
Feminin tunggal la une la maison, une main
Sebelum vokal atau h bisu l’ un atau une l’homme, l’école
Jamak, kedua kelompok les des les livres, des maisons

Le dan la kira-kira berfungsi untuk sesuatu yang sudah tertentu, sedangkan un dan une memperkenalkan satu benda atau orang yang belum tertentu. Namun, fokus di sini adalah bentuknya: le/un menandai maskulin dan la/une menandai feminin.

Ada dua keadaan ketika artikel tentu tidak menunjukkan jenis kelamin dengan jelas:

  1. Sebelum bunyi vokal atau h bisu, le dan la sama-sama menjadi l’: l’ami “teman laki-laki”, l’amie “teman perempuan”, l’hôtel “hotel”, l’école “sekolah”.
  2. Dalam bentuk jamak, keduanya menjadi les: les livres dan les maisons.

Jika ragu, periksa bentuk dengan un atau une di kamus. Kebiasaan mencatat une école jauh lebih membantu daripada hanya mencatat école.

Jenis kelamin mengendalikan kesesuaian

Kesesuaian berarti bentuk suatu kata berubah agar cocok dengan kata benda yang diterangkannya. Perhatikan perubahan artikel dan kata sifat berikut.

Maskulin Feminin Arti
un petit appartement une petite maison apartemen kecil; rumah kecil
le livre français la chanson française buku Prancis; lagu Prancis
un ami italien une amie italienne teman laki-laki Italia; teman perempuan Italia

Jenis kelamin melekat pada nominanya, bukan pada pemiliknya. La voiture de Paul tetap memakai la meskipun pemilik mobilnya laki-laki. Sebaliknya, le sac de Marie tetap memakai le meskipun pemilik tasnya perempuan.

Akhiran yang sering membantu

Akhiran bukan rumus mutlak, tetapi dapat menjadi petunjuk yang cukup kuat saat menemui kata baru.

Akhiran umum Kecenderungan Contoh
-tion, -sion feminin la nation, la décision, la télévision
-té, -tié feminin la liberté, la société, l’amitié
-ure feminin la culture, la voiture, la fermeture
-ance, -ence feminin la différence, la chance, la présence
-ette feminin la bicyclette, la fourchette
-ment maskulin le gouvernement, le document, le changement
-age biasanya maskulin le village, le voyage, le fromage
-isme maskulin le tourisme, le réalisme
-eau biasanya maskulin le bureau, le gâteau, le château

Gunakan pola ini untuk membuat dugaan, lalu pastikan melalui artikel atau kamus. Beberapa pengecualian yang sangat umum justru perlu dipelajari sejak awal:

  • Akhiran -age biasanya maskulin, tetapi la page, la plage, l’image, dan la cage feminin.
  • Banyak kata berakhiran -e memang feminin, tetapi hal itu bukan aturan. Le problème, le musée, le téléphone, dan le système semuanya maskulin.
  • Sebaliknya, ketiadaan -e tidak menjamin maskulin. La main, la nuit, la voix, dan la fin semuanya feminin.

Orang, profesi, dan peran

Untuk banyak sebutan orang, bentuk nomina mengikuti jenis kelamin orang yang dibicarakan:

  • un étudiant / une étudiante — mahasiswa / mahasiswi
  • un ami / une amie — teman laki-laki / teman perempuan
  • un vendeur / une vendeuse — penjual laki-laki / penjual perempuan

Ada juga kata yang ejaannya sama dan hanya artikelnya yang berubah, misalnya un artiste / une artiste dan un journaliste / une journaliste. Namun, jenis kelamin gramatikal tidak selalu sama dengan jenis kelamin orang. Une personne selalu feminin secara gramatikal, meskipun orang yang dimaksud laki-laki. Une victime juga selalu feminin. Jadi, kita dapat mengatakan Paul est une personne très gentille; kata sifat gentille menyesuaikan diri dengan personne.

Strategi menentukan jenis kelamin

Saat melihat kata baru, gunakan urutan sederhana ini:

  1. Cari artikelnya. Un atau le menunjukkan maskulin; une atau la menunjukkan feminin.
  2. Jika artikelnya l’ atau les, cari bentuk lain. Kamus biasanya memberi tanda n.m. untuk nomina maskulin dan n.f. untuk nomina feminin.
  3. Gunakan akhiran sebagai petunjuk, bukan keputusan akhir.
  4. Simpan kata sebagai satu paket. Hafalkan la main, bukan main = tangan.
  5. Tambahkan kata sifat bila perlu. Pasangan une école française membuat jenis kelaminnya lebih mudah terlihat dan diingat.

Contoh dalam Konteks

Bahasa Prancis Bahasa Indonesia Catatan
Le livre est sur la table. Buku itu ada di atas meja. Livre maskulin; table feminin.
Nous habitons dans une petite maison. Kami tinggal di sebuah rumah kecil. Une dan petite menyesuaikan diri dengan maison.
C’est un problème important. Itu masalah penting. Problème maskulin walaupun berakhiran -e.
Elle se lave la main droite. Dia mencuci tangan kanannya. Main feminin walaupun tidak berakhiran -e.
La décision finale arrive demain. Keputusan akhir akan keluar besok. Akhiran -sion biasanya feminin.
Le gouvernement français annonce une réforme. Pemerintah Prancis mengumumkan sebuah reformasi. Akhiran -ment biasanya maskulin.
Nous visitons un beau village. Kami mengunjungi sebuah desa yang indah. Akhiran -age biasanya maskulin.
Ils passent la journée à la plage. Mereka menghabiskan hari di pantai. Plage adalah pengecualian feminin untuk pola -age.
L’école est fermée aujourd’hui. Sekolah itu tutup hari ini. Artikel l’ tidak memperlihatkan jenis kelamin; fermée menunjukkan feminin.
L’hôtel est complet ce soir. Hotel itu penuh malam ini. Artikel l’ tidak memperlihatkan bahwa hôtel maskulin.
J’ai un ami italien et une amie française. Saya mempunyai seorang teman laki-laki Italia dan seorang teman perempuan Prancis. Artikel dan kata sifat memperjelas perbedaannya.
Marie est une excellente journaliste. Marie adalah jurnalis yang sangat baik. Bentuk journaliste sama; artikel menandai feminin.
Paul est une personne patiente. Paul adalah orang yang sabar. Personne selalu feminin secara gramatikal.
Où est mon amie ? Di mana teman perempuan saya? Amie feminin, tetapi memakai mon di depan bunyi vokal.
Les nouveaux documents sont sur la table blanche. Dokumen-dokumen baru itu ada di atas meja putih. Pada bentuk jamak, kesesuaian tetap berlaku meski les tidak menunjukkan jenis kelamin.

Kesalahan Umum

Mengira semua kata berakhiran -e itu feminin

  • Salah: une problème difficile
  • Benar: un problème difficile
  • Alasannya: Akhiran -e hanya petunjuk lemah. Problème adalah nomina maskulin dan harus dipelajari sebagai le problème atau un problème.

Menerjemahkan “sebuah” selalu dengan un

  • Salah: un maison
  • Benar: une maison
  • Alasannya: Bahasa Indonesia memakai “sebuah” tanpa membedakan jenis kelamin. Bahasa Prancis wajib memilih un untuk maskulin atau une untuk feminin.

Menganggap l’ sebagai penanda jenis kelamin tersendiri

  • Salah: Menghafal l’école tanpa mengetahui kelompoknya.
  • Benar: Hafalkan une école atau l’école française.
  • Alasannya: L’ hanyalah bentuk le atau la sebelum bunyi vokal dan h bisu. Bentuk itu dapat mewakili maskulin maupun feminin.

Membiarkan kata sifat tetap dalam bentuk maskulin

  • Salah: une maison blanc
  • Benar: une maison blanche
  • Alasannya: Kata sifat harus menyesuaikan diri dengan nomina feminin maison. Perubahannya tidak selalu sekadar menambah -e; blanc menjadi blanche.

Menentukan jenis kelamin benda dari pemiliknya

  • Salah: le voiture de Paul
  • Benar: la voiture de Paul
  • Alasannya: Jenis kelamin ditentukan oleh voiture, bukan oleh Paul. Pemilik tidak mengubah jenis kelamin gramatikal benda.

Menganggap mon selalu berarti nominanya maskulin

  • Salah: Menyimpulkan bahwa amie maskulin dari frasa mon amie.
  • Benar: Mon amie est française.
  • Alasannya: Di depan nomina feminin tunggal yang dimulai dengan bunyi vokal atau h bisu, bahasa Prancis memakai mon, ton, atau son agar pengucapannya lancar. Amie tetap feminin.

Catatan Penggunaan

Dalam percakapan, perbedaan le dan la kadang sulit terdengar jika penutur berbicara cepat. Jangan hanya mengandalkan artikel tentu. Dengarkan juga artikel tak tentu, bentuk kata sifat, dan kata ganti yang merujuk kembali pada benda tersebut. Dalam tulisan, ejaan memberi lebih banyak petunjuk, tetapi tetap tidak selalu cukup untuk menebak dengan pasti.

Kamus bahasa Prancis lazim memakai singkatan n.m. (nom masculin, nomina maskulin) dan n.f. (nom féminin, nomina feminin). Kamus dwibahasa juga mungkin menulis m dan f. Memeriksa tanda kecil ini jauh lebih andal daripada menebak berdasarkan arti.

Untuk benda sehari-hari, satu benda tidak berubah jenis kelamin hanya karena ukuran atau bentuknya berubah. Une petite voiture dan une grande voiture sama-sama feminin. Jika penutur memakai kata benda yang berbeda, jenis kelaminnya dapat berbeda pula: une voiture tetapi un véhicule, meskipun keduanya dapat merujuk pada kendaraan yang sama.

Nama merek, singkatan, dan kata pinjaman baru kadang menunjukkan variasi pemakaian. Biasanya penutur memilih jenis kelamin berdasarkan kata umum yang tersirat atau berdasarkan kebiasaan yang sudah mapan. Untuk kosakata semacam ini, ikuti kamus mutakhir dan contoh penggunaan nyata daripada menciptakan aturan sendiri.

Lebih Lanjut: Pengecualian dan Perubahan Makna

Bagian ini belum perlu dikuasai pada tingkat A1, tetapi berguna ketika bacaan mulai lebih beragam.

Beberapa bentuk memiliki arti berbeda sesuai artikelnya. Artikel bukan sekadar hiasan; perubahan jenis kelamin dapat mengubah makna seluruh kata.

Maskulin Arti Feminin Arti
le livre buku la livre pon, satuan berat
le tour giliran; putaran; perjalanan keliling la tour menara
le mode cara; modus la mode mode, tren busana
le poste jabatan; pesawat/perangkat la poste kantor atau layanan pos
le mémoire karya tulis ilmiah; laporan la mémoire ingatan
le manche gagang la manche lengan baju; babak permainan

Ada pula sejumlah kecil nomina yang menerima dua jenis kelamin dalam pemakaian standar atau yang jenis kelaminnya berubah menurut wilayah dan kebiasaan. Contoh yang sering dijumpai ialah un après-midi dan une après-midi; keduanya diterima, meskipun bentuk maskulin sangat umum. Kasus seperti ini merupakan pengecualian kamus, bukan alasan untuk menganggap semua nomina dapat dipilih bebas.

Pada tingkat lebih tinggi, Anda juga akan melihat bahwa pembentukan nomina sering membawa kecenderungan jenis kelamin tertentu. Nomina tindakan berakhiran -tion biasanya feminin, seperti la création dan la traduction, sedangkan hasil atau proses berakhiran -ment biasanya maskulin, seperti le développement dan le remplacement. Pola ini membantu saat mempelajari nominalisasi, yaitu proses membentuk nomina dari verba atau adjektiva. Meskipun demikian, artikel tetap harus diperiksa.

Dalam bahasa Prancis modern, bentuk profesi dan penyebutan orang terus berkembang sesuai kebiasaan masyarakat dan pedoman setempat. Bentuk seperti une autrice, une auteure, dan une professeure dapat ditemukan. Jika menulis dalam konteks resmi, ikuti pedoman lembaga atau ragam bahasa yang digunakan. Prinsip tata bahasanya tetap sama: artikel dan kata sifat menyesuaikan diri dengan bentuk nomina yang dipilih.

Tips Latihan

  1. Buat kartu kosakata dalam bentuk frasa. Di sisi depan tulis la fenêtre, bukan hanya fenêtre. Di sisi belakang tulis “jendela” dan satu contoh, misalnya une grande fenêtre. Warna boleh membantu, tetapi artikel harus tetap terlihat.
  2. Kelompokkan berdasarkan akhiran, lalu tandai pengecualian. Buat daftar kecil untuk -tion, -ure, -ment, dan -age. Setelah itu, beri tanda khusus pada la plage, la page, dan l’image agar pola dan batasnya sama-sama diingat.
  3. Ucapkan pasangan artikel dan nomina dengan lantang. Latih sepuluh benda di sekitar Anda: la table, la porte, le téléphone, le mur. Kemudian tambahkan kata sifat: la table ronde, le téléphone noir. Dengan cara ini, jenis kelamin dipelajari sebagai kebiasaan bunyi sekaligus aturan.

Konsep Terkait

  • Langkah berikutnya: Pembentukan Bentuk Jamak — melihat bagaimana nomina berubah dari tunggal menjadi jamak.
  • Langkah berikutnya: Artikel Tentu — memilih le, la, l’, dan les berdasarkan jenis kelamin, jumlah, serta bunyi awal.
  • Langkah berikutnya: Artikel Tak Tentu — menggunakan un, une, dan des untuk memperkenalkan orang atau benda.
  • Langkah berikutnya: Kata Sifat Beraturan — menyesuaikan kata sifat dengan jenis kelamin dan jumlah nomina.
  • Tingkat lanjut: Nominalisasi — membentuk nomina seperti développement, amélioration, dan possibilité serta mengenali jenis kelaminnya.

Konsep yang dibangun di atas ini

Konsep A1 lainnya

Konsep ini dalam bahasa lain

Bandingkan di semua bahasa