A1

Pembentukan Bentuk Jamak dalam Bahasa Prancis

Formation du Pluriel

Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Prancis di Settemila Lingue.

Ringkasnya

Bentuk jamak bahasa Prancis paling sering dibuat dengan menambahkan -s: un livre → des livres. Akhiran ini biasanya tidak terdengar saat diucapkan. Kata berakhiran -eau/-au umumnya mendapat -x, banyak kata berakhiran -al berubah menjadi -aux, dan sejumlah kata mempunyai bentuk khusus seperti œil → yeux.

Gambaran Umum

Bentuk jamak dipakai ketika yang dibicarakan berjumlah lebih dari satu. Dalam bahasa Prancis, bukan hanya nomina (kata yang menamai orang, benda, tempat, atau gagasan) yang menunjukkan jumlah. Determinan—kata kecil di depan nomina seperti un, une, le, atau la—juga berubah, dan adjektiva (kata sifat yang menerangkan nomina) biasanya harus menyesuaikan diri: un petit livre menjadi des petits livres.

Topik ini diperkenalkan pada tingkat A1 karena muncul hampir di setiap percakapan: saat membeli dua tiket, membicarakan teman-teman, atau menggambarkan beberapa rumah. Aturan dasarnya sederhana, tetapi ejaan bahasa Prancis memiliki beberapa pola khusus yang perlu dikenali.

Bagi penutur bahasa Indonesia, perbedaan terbesarnya adalah persesuaian bentuk. Bahasa Indonesia dapat menyatakan jamak melalui pengulangan, kata bilangan, kata seperti beberapa, atau cukup melalui konteks; kata sifatnya tidak berubah. Bahasa Prancis tidak mengulang nomina seperti livre-livre. Jumlah biasanya terlihat dari keseluruhan kelompok kata: ces deux nouveaux livres. Karena -s dan -x di akhir sering tidak berbunyi, kata di depan nomina justru menjadi petunjuk penting ketika mendengarkan.

Cara Kerjanya

1. Aturan utama: tambahkan -s

Untuk kebanyakan nomina dan adjektiva, tambahkan -s pada bentuk tunggal.

Tunggal Jamak Arti
un livre des livres sebuah buku → beberapa buku
une table ronde des tables rondes sebuah meja bundar → beberapa meja bundar
un ami français des amis français seorang teman Prancis → beberapa teman Prancis
une grande ville de grandes villes sebuah kota besar → beberapa kota besar

Pada tulisan, penanda jamak dapat muncul beberapa kali: les petites maisons blanches. Les menunjukkan jamak, lalu petites, maisons, dan blanches masing-masing memiliki -s. Dalam pengucapan biasa, ketiga -s terakhir itu tidak dibunyikan.

Determinan yang umum juga berubah:

Tunggal Jamak Keterangan
un, une des tak tentu: sebuah → beberapa
le, la, l’ les tentu: itu/tersebut
ce, cet, cette ces penunjuk: ini/itu
mon, ma mes milikku
ton, ta tes milikmu
son, sa ses miliknya

Jenis kelamin gramatikal tetap ada, tetapi bentuk jamak sering menyatukan bentuk maskulin dan feminin pada determinan: le livre dan la revue menjadi les livres dan les revues.

2. Kata berakhiran -s, -x, atau -z tidak berubah

Jika bentuk tunggal sudah berakhir dengan -s, -x, atau -z, ejaannya biasanya tetap sama dalam bentuk jamak. Determinanlah yang memperlihatkan perbedaannya.

Tunggal Jamak Arti
un pays des pays sebuah negara → beberapa negara
une voix des voix sebuah suara → beberapa suara
un nez des nez sebuah hidung → beberapa hidung
un prix bas des prix bas harga rendah → harga-harga rendah

3. Akhiran -eau, -au, dan -eu biasanya mendapat -x

Banyak nomina berakhiran -eau atau -au membentuk jamak dengan -x. Pola -eu → -eux juga lazim.

Tunggal Jamak Arti
un château des châteaux kastel
un bateau des bateaux perahu
un tuyau des tuyaux pipa
un jeu des jeux permainan
un cheveu des cheveux rambut

Pola ini juga terlihat pada beberapa adjektiva maskulin: un beau village → de beaux villages dan un nouveau projet → de nouveaux projets.

Jangan menerapkan -x tanpa memeriksa kata. Beberapa pengecualian yang sering ditemui memakai -s, misalnya un pneu → des pneus dan un bleu → des bleus. Adjektiva warna bleu juga menjadi bleus untuk bentuk maskulin jamak.

4. Banyak kata berakhiran -al berubah menjadi -aux

Banyak nomina dan adjektiva maskulin yang berakhir dengan -al mengganti akhiran itu menjadi -aux.

Tunggal Jamak Arti
un animal des animaux hewan
un journal des journaux surat kabar
un cheval des chevaux kuda
un problème national des problèmes nationaux masalah nasional

Bentuk feminin mengikuti pola lain karena biasanya berakhir dengan -ale: une fête nationale → des fêtes nationales. Jadi, national menjadi nationaux, sedangkan nationale cukup mendapat -s menjadi nationales.

Tidak semua kata berakhiran -al berubah menjadi -aux. Kata-kata umum seperti bal, carnaval, festival, récital, dan chacal membentuk jamak dengan -s: des bals, des carnavals, des festivals, des récitals, des chacals.

5. Akhiran -ail dan -ou: aturan biasa dengan beberapa pengecualian

Kebanyakan kata berakhiran -ail hanya mendapat -s: un détail → des détails dan un éventail → des éventails. Namun, beberapa kata yang cukup sering dipakai berubah menjadi -aux, antara lain travail → travaux, vitrail → vitraux, dan corail → coraux.

Kebanyakan kata berakhiran -ou juga mendapat -s: un trou → des trous dan un clou → des clous. Tujuh kata tradisional mendapat -x: bijou → bijoux, caillou → cailloux, chou → choux, genou → genoux, hibou → hiboux, joujou → joujoux, dan pou → poux. Untuk tahap awal, hafalkan terutama kata yang sering muncul, misalnya bijoux, choux, dan genoux.

6. Beberapa bentuk benar-benar tidak beraturan

Ada kata yang tidak cukup dibentuk dengan menambah satu huruf.

Tunggal Jamak Arti
un œil des yeux mata
monsieur messieurs tuan/bapak
madame mesdames nyonya/ibu
mademoiselle mesdemoiselles nona

Œil → yeux perlu dihafalkan sebagai pasangan. Perhatikan juga bentuk tetap un coup d’œil → des coups d’œil: dalam ungkapan ini, œil tetap berada setelah d’.

7. Ejaan jamak dan pengucapan tidak selalu sejalan

Dalam banyak pasangan, bentuk tunggal dan jamak terdengar sama:

  • livre dan livres biasanya sama-sama diucapkan tanpa bunyi s;
  • chat dan chats biasanya terdengar sama;
  • petite dan petites biasanya terdengar sama.

Namun, determinan dapat terdengar berbeda: le livre berlawanan dengan les livres. Sebelum bunyi vokal atau h yang tidak dibunyikan, dapat terjadi liaison (konsonan akhir yang biasanya diam menjadi terdengar dan tersambung ke kata berikutnya): les amis diucapkan kira-kira /lezami/, dan des enfants kira-kira /dezɑ̃fɑ̃/. Karena itu, jangan hanya mengandalkan bunyi akhir nomina.

Contoh dalam Konteks

Bahasa Prancis Bahasa Indonesia Catatan
J’achète deux livres. Saya membeli dua buku. Aturan umum: livre → livres.
Ces petites maisons sont anciennes. Rumah-rumah kecil ini sudah tua. Determinan, nomina, dan kedua adjektiva menandai jamak.
Les enfants jouent dans le jardin. Anak-anak bermain di taman. Les enfants memakai liaison.
Nous visitons plusieurs châteaux. Kami mengunjungi beberapa kastel. château → châteaux.
Les bateaux quittent le port. Perahu-perahu meninggalkan pelabuhan. Akhiran -eau mendapat -x.
Elle a les yeux bleus. Matanya berwarna biru. œil → yeux; bleu → bleus.
On voit des animaux sauvages. Kami melihat beberapa hewan liar. animal → animaux; sauvage mendapat -s.
Je lis deux journaux français. Saya membaca dua surat kabar Prancis. journal → journaux; français tidak berubah ejaan.
Ils organisent des festivals internationaux. Mereka menyelenggarakan festival-festival internasional. festival adalah pengecualian: festivals.
Le garage vend des pneus neufs. Bengkel itu menjual ban-ban baru. pneu memakai -s, bukan -x.
Nous avons beaucoup de travail aujourd’hui. Kami mempunyai banyak pekerjaan hari ini. Travail tetap tunggal karena bermakna pekerjaan sebagai keseluruhan.
Les travaux commencent lundi. Pekerjaan pembangunan dimulai hari Senin. travail → travaux untuk beberapa pekerjaan atau proyek pembangunan.
Elle porte de beaux bijoux. Dia memakai perhiasan-perhiasan indah. beau → beaux dan bijou → bijoux.
Voici de grands arbres. Inilah pohon-pohon besar. Des lazim berubah menjadi de sebelum adjektiva jamak yang mendahului nomina.

Kesalahan yang Sering Terjadi

1. Mengucapkan setiap -s jamak

  • Keliru: mengucapkan bunyi /s/ pada akhir livres dalam des livres.
  • Benar: akhiran -s biasanya diam; jumlah dikenali dari des dan konteks.
  • Alasannya: ejaan jamak bahasa Prancis lebih jelas daripada bunyi jamaknya. Bunyi /z/ muncul pada liaison tertentu, bukan sebagai /s/ di akhir nomina.

2. Menambahkan -s setelah kata yang sudah berakhir dengan -s, -x, atau -z

  • Keliru: des payss, des prixs
  • Benar: des pays, des prix
  • Alasannya: kata-kata tersebut tidak berubah ejaan; cukup ubah determinannya.

3. Memakai -s untuk semua kata berakhiran -al

  • Keliru: des animals, des journals
  • Benar: des animaux, des journaux
  • Alasannya: banyak kata berakhiran -al berubah menjadi -aux. Namun, hafalkan juga pengecualian seperti festivals dan carnavals.

4. Menyamakan semua kata berakhiran -eau, -au, dan -eu

  • Keliru: des châteaus, tetapi juga des pneux
  • Benar: des châteaux, tetapi des pneus
  • Alasannya: -eau/-au/-eu biasanya mendapat -x, tetapi beberapa kata umum seperti pneu dan bleu memakai -s.

5. Mengubah nomina tetapi melupakan adjektiva

  • Keliru: des maison blanche
  • Benar: des maisons blanches
  • Alasannya: adjektiva harus bersesuaian dengan jumlah nomina. Di sini maison dan blanche sama-sama mendapat -s.

6. Menganggap setiap makna jamak bahasa Indonesia harus berupa nomina jamak Prancis

  • Keliru: beaucoup de travaux ketika yang dimaksud adalah “banyak pekerjaan” secara umum.
  • Benar: beaucoup de travail untuk beban atau kegiatan kerja secara umum.
  • Alasannya: travail adalah nomina massa dalam arti umum. Travaux lebih sering berarti beberapa pekerjaan tertentu, proyek, pembangunan, atau renovasi.

Catatan Pemakaian

Dalam percakapan, penanda paling mudah didengar sering kali berada sebelum nomina: un/une berlawanan dengan des, dan le/la berlawanan dengan les. Latihlah kelompok kata utuh—misalnya un animal, des animaux—alih-alih menghafalkan bentuk nomina tanpa artikel.

Setelah kata bilangan, bahasa Prancis tetap menuliskan nomina dalam bentuk jamak: deux billets, trois jours, cent euros. Ini berbeda dari kebiasaan bahasa Indonesia, yang biasanya tidak memerlukan pengulangan setelah angka: kita mengatakan “dua tiket”, bukan “dua tiket-tiket”. Dalam bahasa Prancis, angka sudah menyatakan jumlah, tetapi nomina tetap mendapat ejaan jamak.

Adjektiva yang ditempatkan sebelum nomina dapat memengaruhi artikel tak tentu jamak. Dalam ragam baku, des biasanya menjadi de: des arbres immenses, tetapi de grands arbres; des amis fidèles, tetapi de bons amis. Perubahan ini bukan berarti nomina kembali tunggal: grands dan arbres tetap jamak.

Lebih Lanjut

Bagian ini tidak perlu dikuasai sekaligus pada tingkat A1, tetapi bentuk-bentuk berikut akan sering terlihat kemudian.

Warna tidak selalu mengikuti pola yang sama

Adjektiva warna sederhana biasanya bersesuaian: un pantalon noir → des pantalons noirs. Akan tetapi, sejumlah nama benda yang dipakai sebagai warna tetap tidak berubah, misalnya marron dan orange: des chaussures marron, des sacs orange. Gabungan warna juga umumnya tidak berubah: des yeux bleu clair. Aturan warna ini menyangkut persesuaian adjektiva, bukan pembentukan nomina biasa.

Nomina majemuk perlu diperiksa sebagai satu kesatuan

Nomina majemuk adalah gabungan beberapa kata yang berfungsi sebagai satu nama. Bentuk jamaknya bergantung pada unsur penyusunnya dan maknanya: un chef-d’œuvre → des chefs-d’œuvre, un arc-en-ciel → des arcs-en-ciel, dan une garde-robe → des garde-robes. Karena pola ini tidak selalu dapat ditebak hanya dari huruf terakhir, kamus merupakan rujukan terbaik saat ragu.

Makna dapat menentukan bentuk jamak

Beberapa kata mempunyai bentuk atau pilihan jamak yang bergantung pada makna. Travail berarti kerja secara umum, sedangkan travaux dapat merujuk pada pekerjaan-pekerjaan tertentu atau pembangunan. Ciel biasanya menjadi ciels ketika membicarakan langit dalam lukisan atau keadaan langit yang berbeda, sedangkan cieux muncul dalam gaya sastra, keagamaan, atau ungkapan tetap. Untuk percakapan pemula, cukup gunakan bentuk yang lazim dalam ungkapan yang sedang dipelajari.

Persesuaian kadang baru tampak dalam tulisan

Dalam les étudiants sérieux, baik étudiants maupun sérieux adalah jamak, tetapi sérieux sudah berakhir dengan -x dan tidak berubah. Dalam bentuk feminin, perbedaannya tampak: une étudiante sérieuse → des étudiantes sérieuses. Membaca dan menulis membantu menangkap persesuaian yang nyaris tidak terdengar dalam tuturan.

Kiat Berlatih

  1. Hafalkan sebagai pasangan lengkap. Tulis un journal → des journaux atau une voix → des voix, lengkap dengan determinannya. Cara ini sekaligus melatih jenis kelamin dan jumlah.
  2. Kelompokkan berdasarkan pola. Buat lima kelompok kartu: +s, tidak berubah, -eau/-au/-eu → -x, -al → -aux, dan tidak beraturan. Masukkan pengecualian di samping aturan yang hampir berlaku padanya.
  3. Latih telinga dengan kelompok kata. Ucapkan dan dengarkan pasangan seperti le livre/les livres dan l’ami/les amis. Fokuslah pada determinan dan liaison, bukan pada -s tertulis yang biasanya diam.

Konsep Terkait

  • Prasyarat: Jenis Kelamin Nomina — membantu memilih determinan tunggal yang benar sebelum mengubah seluruh kelompok nomina menjadi jamak.

Prasyarat

Jenis Kelamin Kata Benda dalam Bahasa PrancisA1

Konsep A1 lainnya

Konsep ini dalam bahasa lain

Bandingkan di semua bahasa