Kata Ganti Relatif *qui* dan *que* dalam Bahasa Prancis
Pronoms Relatifs: qui, que
Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Prancis di Settemila Lingue.
Ringkasan Singkat
Gunakan qui jika kata yang digantikan menjadi subjek (pelaku atau hal yang melakukan tindakan) dalam anak kalimat; gunakan que jika kata itu menjadi objek langsung (orang atau benda yang langsung dikenai tindakan). Patokan awal yang praktis ialah qui + verba, sedangkan que + subjek + verba: la femme qui parle dan la femme que je connais. Di depan bunyi vokal atau h muet, que berubah menjadi qu’, tetapi qui tidak pernah dipendekkan.
Gambaran Umum
Qui dan que adalah pronoms relatifs atau kata ganti relatif. Keduanya menghubungkan dua gagasan yang membicarakan orang atau benda yang sama. Dengan cara ini, kita tidak perlu mengulang nomina (kata untuk orang, benda, tempat, atau gagasan) yang sudah disebut.
Bandingkan dua kalimat terpisah, J’ai un voisin. Ce voisin joue du piano. (“Saya punya seorang tetangga. Tetangga ini bermain piano.”), dengan satu kalimat yang lebih alami: J’ai un voisin qui joue du piano. (“Saya punya seorang tetangga yang bermain piano.”). Kata un voisin disebut anteseden, yaitu kata yang diterangkan oleh anak kalimat relatif qui joue du piano.
Topik ini biasanya mulai dipelajari pada tingkat A2. Bagi penutur bahasa Indonesia, tantangan utamanya bukan memahami makna “yang”, melainkan memilih bentuk Prancis yang tepat. Bahasa Indonesia memakai yang baik ketika unsur yang diterangkan melakukan tindakan maupun ketika unsur itu dikenai tindakan. Bahasa Prancis wajib membedakan kedua fungsi tersebut: qui untuk subjek dan que untuk objek langsung.
Cara Kerjanya
Mulailah dari dua kalimat
Cara paling aman untuk memilih qui atau que adalah mengembalikan kalimat gabungan menjadi dua kalimat sederhana. Lalu lihat fungsi kata yang berulang di kalimat kedua.
Jika kata yang berulang menjadi subjek, pakai qui.
- La fille chante. — Gadis itu bernyanyi.
- La fille est ma sœur. — Gadis itu saudara perempuan saya.
- Gabungan: La fille qui chante est ma sœur. — Gadis yang bernyanyi itu saudara perempuan saya.
Di dalam bagian qui chante, gadis itulah yang melakukan tindakan chante. Karena itu, bentuknya qui.
Jika kata yang berulang menjadi objek langsung, pakai que.
- Je regarde le film. — Saya menonton film itu.
- Le film est intéressant. — Film itu menarik.
- Gabungan: Le film que je regarde est intéressant. — Film yang saya tonton itu menarik.
Di dalam bagian que je regarde, subjeknya adalah je, sedangkan film merupakan sesuatu yang ditonton. Karena itu, bentuknya que.
Pola dasar
| Fungsi di dalam anak kalimat relatif | Pola dasar | Contoh | Arti |
|---|---|---|---|
| Subjek | anteseden + qui + verba | l’homme qui parle | pria yang berbicara |
| Objek langsung | anteseden + que + subjek + verba | l’homme que Marie connaît | pria yang dikenal Marie |
| Objek langsung sebelum vokal atau h muet | anteseden + qu’ + subjek + verba | le film qu’il regarde | film yang ia tonton |
Patokan “setelah qui ada verba” sangat membantu pada tahap awal, tetapi yang menentukan tetap fungsi gramatikalnya. Kata pendek dapat muncul di antara qui dan verba: la voisine qui me parle (“tetangga yang berbicara kepada saya”) atau les enfants qui ne dorment pas (“anak-anak yang tidak tidur”). Dalam kedua contoh itu, qui tetap subjek.
Cara menguji objek langsung
Jika ragu terhadap que, lihat verba dalam anak kalimat dan tanyakan “subjek melakukan tindakan terhadap siapa atau apa?”
- Je lis quoi ? — Saya membaca apa? → le livre
- Nous invitons qui ? — Kami mengundang siapa? → Paul
- Elle achète quoi ? — Ia membeli apa? → la robe
Maka hasilnya ialah le livre que je lis, Paul, que nous invitons, dan la robe qu’elle achète. Tidak ada preposisi seperti à atau de sebelum jawaban itu; inilah ciri objek langsung.
Orang dan benda memakai bentuk yang sama
Pilihan qui atau que tidak ditentukan oleh apakah antesedennya manusia atau benda. Keduanya dapat merujuk kepada orang, hewan, benda, atau gagasan.
| Anteseden | Sebagai subjek: qui | Sebagai objek: que |
|---|---|---|
| Orang | la médecin qui arrive | la médecin que j’appelle |
| Benda | le train qui part | le train que nous prenons |
| Hewan | le chien qui aboie | le chien que tu entends |
| Gagasan | une idée qui fonctionne | une idée que nous développons |
Bentuknya juga tidak berubah menurut jenis atau jumlah anteseden. Tetap qui dan que dalam l’homme qui parle, la femme qui parle, maupun les personnes qui parlent. Perubahan jumlah terlihat pada verba, misalnya parle menjadi parlent, bukan pada kata ganti relatifnya.
Pelesapan que menjadi qu’
Que menjadi qu’ sebelum kata yang dimulai dengan bunyi vokal atau h muet (“h bisu”, yaitu h yang tidak menghalangi penyambungan bunyi):
- le film qu’il a vu — film yang ia tonton
- la chanson qu’elle préfère — lagu yang ia sukai
- la maison qu’on achète — rumah yang kami/orang beli
- l’histoire qu’Hélène raconte — cerita yang diceritakan Hélène
Sebaliknya, qui tidak mengalami pelesapan: l’homme qui arrive, bukan l’homme qu’arrive. Dalam tulisan, perbedaan kecil ini wajib dipertahankan.
Unsur yang sudah digantikan tidak diulang
Kata ganti relatif sudah menempati satu fungsi di anak kalimat. Karena itu, jangan menambahkan lagi pronomina (kata pengganti nomina) untuk fungsi yang sama.
- Le livre que je lis — que sudah menjadi objek dari lis.
- Bukan: Le livre que je le lis.
Dalam bahasa Indonesia lisan, pola seperti “buku yang saya baca bukunya” kadang terdengar dalam konteks tertentu. Pola pengulangan semacam itu tidak boleh dipindahkan begitu saja ke struktur dasar bahasa Prancis.
Contoh dalam Konteks
| Bahasa Prancis | Terjemahan Indonesia | Catatan |
|---|---|---|
| L’homme qui parle est mon père. | Pria yang sedang berbicara itu ayah saya. | Qui menjadi subjek parle. |
| La fille qui chante a une très belle voix. | Gadis yang bernyanyi itu memiliki suara yang sangat indah. | Orang yang diterangkan melakukan tindakan. |
| J’attends un bus qui va au centre-ville. | Saya menunggu bus yang menuju pusat kota. | Benda pun memakai qui jika menjadi subjek. |
| Nous cherchons une solution qui fonctionne. | Kami mencari solusi yang berhasil. | Antesedennya sebuah gagasan. |
| Le livre que je lis est passionnant. | Buku yang saya baca sangat menarik. | Je ialah subjek; buku ialah objek lis. |
| Voici le café que Léa préfère. | Inilah kafe yang paling disukai Léa. | Nama Léa menjadi subjek setelah que. |
| Tu connais la personne que nous invitons ? | Kamu kenal orang yang kami undang? | Nous melakukan tindakan kepada la personne. |
| Le repas qu’il prépare sent très bon. | Masakan yang sedang ia siapkan beraroma sangat sedap. | Que menjadi qu’ sebelum il. |
| C’est un quartier qui change vite. | Ini kawasan yang berubah dengan cepat. | Kawasan itu sendiri yang berubah. |
| C’est un quartier que les touristes aiment beaucoup. | Ini kawasan yang sangat disukai para wisatawan. | Les touristes adalah subjek dari aiment. |
| J’ai une collègue qui me donne de bons conseils. | Saya punya rekan kerja yang memberi saya nasihat bagus. | Me berada di antara qui dan verba. |
| La photo que tu as prise est magnifique. | Foto yang kamu ambil itu indah sekali. | Dalam tulisan, prise bersesuaian dengan la photo. |
| Les voisins qui n’ont pas de voiture prennent le métro. | Para tetangga yang tidak punya mobil naik metro. | Bentuk negatif tidak mengubah fungsi qui. |
| Les clés que vous cherchez sont sur la table. | Kunci-kunci yang Anda cari ada di atas meja. | Vous adalah subjek; les clés objek. |
Sepasang contoh tentang quartier memperlihatkan bahwa bendanya sama, tetapi fungsinya berbeda. Dalam un quartier qui change, kawasan itu melakukan—atau lebih tepatnya mengalami sendiri—perubahan dan menjadi subjek verba. Dalam un quartier que les touristes aiment, wisatawanlah subjeknya dan kawasan itu menjadi objek yang disukai.
Kesalahan Umum
1. Memilih berdasarkan arti “orang” atau “benda”
- Keliru: La femme que travaille ici est ingénieure.
- Benar: La femme qui travaille ici est ingénieure.
- Alasannya: Pilihan tidak ditentukan oleh manusia atau benda. La femme adalah subjek dari travaille, jadi bentuknya qui.
2. Memakai qui hanya karena setelahnya tampak sebuah verba
- Keliru: Le roman qui lit Paul est célèbre.
- Benar: Le roman que Paul lit est célèbre.
- Alasannya: Paul yang membaca; novel adalah objek yang dibaca. Untuk tingkat A2, susunan que + subjek + verba adalah susunan yang paling jelas dan alami.
3. Menghilangkan kata ganti relatif seperti dalam bahasa lain
- Keliru: Le film je regarde est drôle.
- Benar: Le film que je regarde est drôle.
- Alasannya: Bahasa Prancis tidak membuang que dalam pola ini. Hubungan antara le film dan je regarde harus ditandai.
4. Mengulang objek setelah que
- Keliru: La chanson que je l’écoute est nouvelle.
- Benar: La chanson que j’écoute est nouvelle.
- Alasannya: Que sudah menggantikan la chanson sebagai objek langsung. La tidak diperlukan. Perhatikan juga bahwa écouter langsung diikuti objek: écouter une chanson.
5. Memendekkan qui sebelum vokal
- Keliru: L’étudiant qu’arrive est mon ami.
- Benar: L’étudiant qui arrive est mon ami.
- Alasannya: Hanya que yang menjadi qu’. Qui selalu ditulis utuh, termasuk sebelum vokal.
6. Memakai que untuk pelengkap dengan preposisi
- Keliru: La collègue que je parle est belge.
- Benar: La collègue à qui je parle est belge.
- Alasannya: Verba parler à quelqu’un membutuhkan à. Orang tersebut bukan objek langsung, sehingga que tidak dapat dipakai. Pola berpreposisi dibahas lebih lanjut pada bagian lanjutan.
Catatan Pemakaian
Jangan terpaku pada terjemahan “yang”
Dalam bahasa Indonesia, qui dan que biasanya sama-sama diterjemahkan sebagai “yang”. Karena terjemahannya tidak membantu memilih, biasakan memeriksa struktur bahasa Prancis, bukan mencari dua padanan Indonesia yang berbeda. Tanyakan: “Di bagian setelah kata relatif, apakah unsur yang diterangkan melakukan tindakan, atau sudah ada subjek lain yang melakukan tindakan kepadanya?”
- la personne qui téléphone: orang itu menelepon → subjek
- la personne que tu téléphones tidak benar untuk arti “orang yang kamu telepon”, sebab bahasa Prancis memakai téléphoner à quelqu’un
- la personne à qui tu téléphones: kamu menelepon kepada orang itu → pelengkap dengan à
Contoh ini juga menunjukkan mengapa kita perlu mempelajari sebuah verba bersama preposisinya.
Anak kalimat yang membatasi dan yang hanya menambahkan informasi
Anak kalimat relatif dapat menunjukkan orang atau benda yang mana yang dimaksud:
- Les clients qui ont réservé peuvent entrer. — Pelanggan yang sudah memesan boleh masuk.
Di sini, yang boleh masuk adalah kelompok tertentu, yaitu pelanggan yang sudah memesan. Anak kalimat itu membatasi rujukan.
Anak kalimat relatif juga dapat sekadar menambahkan keterangan tentang rujukan yang sudah jelas:
- Ma sœur, qui habite à Lyon, vient demain. — Saudara perempuan saya, yang tinggal di Lyon, datang besok.
Dalam tulisan, keterangan tambahan seperti ini biasanya diapit koma. Perbedaan tersebut tidak mengubah pilihan qui atau que; fungsi di dalam anak kalimat tetap menjadi penentu.
Que tidak selalu merupakan kata ganti relatif
Bentuk que juga muncul sebagai kata penghubung dalam kalimat seperti Je pense que Marie a raison (“Saya pikir bahwa Marie benar”). Dalam contoh itu tidak ada anteseden yang digantikan, jadi que bukan kata ganti relatif. Bandingkan:
- Je connais la raison que Marie donne. — Saya tahu alasan yang diberikan Marie. (que menggantikan la raison sebagai objek donne)
- Je pense que Marie a raison. — Saya pikir bahwa Marie benar. (que hanya menghubungkan dua klausa)
Di Luar Dasar: Pemakaian Lanjutan
Bagian ini tidak harus langsung dikuasai pada tingkat A2. Namun, bentuk-bentuk berikut sering muncul dalam bacaan dan percakapan, serta menjelaskan beberapa kalimat yang tidak cocok dengan rumus pemula secara sepintas.
Ce qui dan ce que: “apa yang” tanpa anteseden
Jika tidak ada nomina tertentu sebelum kata relatif, bahasa Prancis sering memakai ce qui atau ce que. Ce di sini kurang lebih berarti “hal/sesuatu”. Aturan fungsinya tetap sama.
- Je comprends ce qui se passe. — Saya mengerti apa yang sedang terjadi. (ce qui menjadi subjek se passe)
- Je comprends ce que tu veux. — Saya mengerti apa yang kamu inginkan. (tu subjek; ce que objek veux)
- Ce qui m’intéresse, c’est l’histoire. — Yang menarik bagi saya adalah sejarah.
- Dis-moi ce que tu penses. — Katakan kepada saya apa yang kamu pikirkan.
Jangan menukar ce que dengan ce dont. Jika verba atau ungkapan memerlukan de, bentuk lanjutannya adalah ce dont: ce dont j’ai besoin (“yang saya perlukan”).
Setelah preposisi
Ketika antesedennya orang, qui dapat muncul setelah preposisi: avec qui (dengan siapa), pour qui (untuk siapa), à qui (kepada siapa), dan de qui (tentang/dari siapa). Dalam pemakaian ini, qui bukan subjek sehingga tidak langsung diikuti verba.
- C’est l’amie avec qui je voyage. — Dialah teman yang bepergian bersama saya.
- Voici le professeur à qui j’ai écrit. — Inilah dosen/guru yang saya kirimi surat.
Untuk benda setelah preposisi, bahasa Prancis umumnya memakai bentuk lequel, laquelle, lesquels,* atau *lesquelles beserta gabungan seperti auquel dan duquel: la chaise sur laquelle je pose mon sac. Ini merupakan tahap lanjutan; jangan memakai que setelah preposisi: bukan sur que.
Persesuaian partisip lampau dengan que
Dalam kala majemuk dengan avoir, que sebagai objek langsung mendahului partisip lampau (participe passé, bentuk verba seperti fait, vu, atau écrit yang dipakai untuk membentuk kala lampau). Dalam tulisan baku, partisip itu bersesuaian jenis dan jumlah dengan antesedennya.
- Le message que j’ai écrit — pesan yang saya tulis
- La lettre que j’ai écrite — surat yang saya tulis
- Les photos que j’ai prises — foto-foto yang saya ambil
- Les films qu’elle a vus — film-film yang ia tonton
Pada banyak bentuk, perbedaan ini tidak terdengar dalam ucapan, tetapi tetap terlihat dalam ejaan. Pada beberapa pasangan seperti fait/faite atau pris/prise, perbedaannya juga dapat terdengar. Aturan ini bukan alasan untuk mengubah que; justru kehadiran objek sebelum verba itulah yang memicu persesuaian.
Penekanan dengan c’est ... qui/que
Pola c’est ... qui/que menonjolkan satu unsur, mirip “...-lah yang ...” dalam bahasa Indonesia.
- C’est Nadia qui organise la réunion. — Nadialah yang mengatur rapat.
- C’est Nadia que nous attendons. — Nadialah yang kami tunggu.
Tes yang sama masih berlaku: Nadia menjadi subjek organise pada contoh pertama dan objek attendons pada contoh kedua. Dalam bahasa Prancis baku, verba setelah qui mengikuti orang atau jumlah unsur yang ditonjolkan: C’est moi qui ai appelé dan C’est nous qui avons décidé.
Susunan terbalik dalam ragam tulis
Kadang-kadang, terutama dalam prosa atau gaya yang lebih formal, subjek nomina dapat muncul setelah verba: le livre que recommande la professeure (“buku yang direkomendasikan guru itu”). Walaupun verba tampak langsung mengikuti que, bentuknya tetap que: la professeure adalah subjek, sedangkan le livre objek. Inilah sebabnya aturan “qui selalu diikuti verba” hanyalah petunjuk awal, bukan definisi lengkap.
Kiat Latihan
- Pecah lalu gabungkan. Tulis lima pasang kalimat, misalnya Je connais cette femme. Cette femme travaille ici. Gabungkan menjadi Je connais cette femme qui travaille ici. Lakukan juga dengan objek: J’achète ce pain. Le boulanger prépare ce pain → J’achète le pain que le boulanger prépare.
- Tandai subjek dan objek dengan warna berbeda. Saat membaca, lingkari anteseden, garis bawahi subjek di dalam anak kalimat, lalu putuskan mengapa bentuknya qui atau que. Teknik ini lebih andal daripada menerjemahkan semuanya menjadi “yang”.
- Berlatih dengan pasangan minimal. Buat dua kalimat tentang nomina yang sama: une collègue qui m’aide dan une collègue que j’aide. Mengubah arah tindakan akan membuat perbedaan fungsi terasa jelas.
Konsep Terkait
- Prasyarat: Kata Ganti Subjek — membantu mengenali subjek seperti je, tu, il, elle, nous, dan vous setelah que.
- Langkah berikutnya: Kata Ganti Relatif où dan dont — memperluas kalimat relatif untuk tempat, waktu, serta pelengkap yang memakai de.