A1

Kata Kerja *Faire* dalam Bahasa Prancis

Le Verbe Faire

Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Prancis di Settemila Lingue.

Ringkasnya

Faire adalah kata kerja tidak beraturan yang sangat sering dipakai untuk menyatakan “melakukan”, “membuat”, berbagai kegiatan, dan keadaan cuaca. Bentuk kini yang perlu dihafal ialah je fais, tu fais, il/elle fait, nous faisons, vous faites, ils/elles font. Artinya tidak selalu dapat diterjemahkan kata demi kata: faire du sport berarti “berolahraga”, sedangkan il fait beau berarti “cuacanya cerah”.

Gambaran Umum

Kata kerja faire muncul sejak tingkat A1 karena berguna dalam banyak situasi sehari-hari. Dengan satu kata kerja ini, kita dapat menanyakan kegiatan seseorang, membicarakan pekerjaan rumah, olahraga, masakan, serta cuaca. Faire juga menjadi bagian dari banyak ungkapan tetap seperti faire attention “berhati-hati” dan faire les courses “berbelanja kebutuhan sehari-hari”.

Bagi penutur bahasa Indonesia, tantangan pertamanya adalah konjugasi, yaitu perubahan bentuk kata kerja menurut pelakunya. Dalam bahasa Indonesia, bentuk “melakukan” tetap sama pada “saya melakukan” dan “mereka melakukan”. Dalam bahasa Prancis, bentuknya berubah: je fais, tetapi nous faisons dan ils font. Karena perubahan ini tidak mengikuti pola verba reguler berakhiran -er, bentuk-bentuknya perlu dipelajari sebagai satu kelompok.

Tantangan berikutnya adalah memilih ungkapan yang wajar, bukan sekadar menerjemahkan “melakukan” atau “membuat”. Bahasa Indonesia dapat mengatakan “sedang memasak”, sementara bahasa Prancis bisa memakai faire la cuisine atau cuisiner. Untuk cuaca, bahasa Prancis memakai subjek il meskipun tidak menunjuk laki-laki tertentu: Il fait froid.

Cara Kerjanya

Konjugasi dalam kala kini

Subjek adalah orang atau benda yang melakukan atau mengalami sesuatu. Berikut konjugasi faire dalam présent, yaitu bentuk kini bahasa Prancis.

Subjek Bentuk faire Arti dasar
je je fais saya melakukan/membuat
tu tu fais kamu melakukan/membuat
il / elle / on il / elle / on fait dia/kita melakukan atau membuat
nous nous faisons kami/kita melakukan atau membuat
vous vous faites Anda/kalian melakukan atau membuat
ils / elles ils / elles font mereka melakukan/membuat

Perhatikan tiga pasangan penting:

  • je fais dan tu fais ditulis dengan -s;
  • il fait, elle fait, dan on fait ditulis dengan -t;
  • bentuk jamak sangat berbeda: nous faisons, vous faites, ils font.

Dalam pelafalan, fais dan fait sama-sama terdengar kira-kira /fɛ/; huruf akhir -s dan -t tidak dibunyikan. Pada faites, bunyi akhirnya terdengar, sedangkan font berakhir dengan vokal sengau dan huruf -nt tidak dibunyikan. Bentuk faisons memakai bunyi /z/ di tengah. Perbedaan ejaan tetap penting walaupun beberapa bentuk terdengar sama.

Arti “melakukan” dan “membuat”

Jika objeknya berupa tugas, tindakan, atau hasil, faire sering sesuai dengan “melakukan” atau “membuat”. Objek berarti orang atau benda yang terkena atau melengkapi tindakan kata kerja.

  • Je fais mes devoirs. — Saya mengerjakan PR saya.
  • Elle fait un gâteau. — Dia membuat kue.
  • Nous faisons un projet ensemble. — Kami mengerjakan proyek bersama.

Namun, jangan menganggap semua kata “melakukan” dan “membuat” pasti menjadi faire. Bahasa Prancis sering mempunyai kata kerja yang lebih khusus. Misalnya, “membuat keputusan” ialah prendre une décision, secara harfiah “mengambil keputusan”, bukan faire une décision. Karena itu, pelajari faire bersama pasangan katanya.

Kegiatan dan artikel setelah faire

Untuk banyak olahraga dan kegiatan, pola yang lazim ialah faire de + kegiatan. Kata kecil du, de la, de l’, dan des disebut artikel partitif; secara sederhana, bentuk ini dipakai di sini sebelum nama kegiatan.

Pola Contoh Arti
faire du + kata maskulin faire du sport, faire du vélo berolahraga, bersepeda
faire de la + kata feminin faire de la natation berenang sebagai kegiatan/olahraga
faire de l’ + bunyi vokal faire de l’escalade melakukan panjat tebing
faire des + bentuk jamak faire des exercices mengerjakan latihan

Du merupakan gabungan de + le, sedangkan des dalam pola ini merupakan gabungan de + les. Bahasa Indonesia tidak mempunyai perubahan artikel seperti ini, sehingga mudah sekali menghilangkannya. Jangan mengatakan je fais sport; bentuk umumnya ialah je fais du sport.

Tidak semua ungkapan memakai artikel partitif. Banyak kegiatan rumah tangga memakai artikel tertentu atau kata kepunyaan:

  • faire la cuisine — memasak;
  • faire le ménage — membersihkan rumah;
  • faire la vaisselle — mencuci piring;
  • faire les courses — berbelanja kebutuhan sehari-hari;
  • faire son lit — merapikan tempat tidurnya;
  • faire ses devoirs — mengerjakan PR-nya.

Bentuk son dan ses menyesuaikan benda yang dimiliki, bukan jenis kelamin pemiliknya. Jadi, baik anak laki-laki maupun perempuan dapat dikatakan Il/Elle fait ses devoirs.

Membicarakan cuaca

Untuk suhu dan gambaran umum tentang cuaca, gunakan pola il fait + keterangan. Il di sini adalah subjek impersonal, yaitu subjek tata bahasa yang tidak merujuk kepada orang tertentu.

Bahasa Prancis Bahasa Indonesia
Il fait beau. Cuacanya cerah/bagus.
Il fait mauvais. Cuacanya buruk.
Il fait chaud. Cuacanya panas.
Il fait froid. Cuacanya dingin.
Il fait vingt degrés. Suhunya dua puluh derajat.

Bahasa Indonesia cukup memakai “cuacanya” atau bahkan langsung “panas”. Bahasa Prancis tetap memerlukan il: bukan fait froid dalam kalimat lengkap, melainkan il fait froid. Akan tetapi, tidak semua gejala cuaca memakai faire: “hujan” ialah il pleut, dan “ada angin” lazimnya il y a du vent.

Pertanyaan dan penyangkalan

Untuk bertanya “Kamu sedang apa?”, ada beberapa susunan yang umum:

  • Qu’est-ce que tu fais ? — Kamu sedang apa?/Apa yang sedang kamu lakukan?
  • Que fais-tu ? — Apa yang kamu lakukan? Bentuk ini lebih resmi atau lebih sering dijumpai dalam tulisan.
  • Vous faites quoi ? — Anda/kalian sedang apa? Bentuk percakapan yang santai.

Kala kini bahasa Prancis dapat menyatakan kegiatan biasa maupun kegiatan yang sedang berlangsung. Jadi, Je fais la cuisine dapat berarti “Saya memasak” atau “Saya sedang memasak”, bergantung pada konteks. Tidak perlu menambahkan kata khusus hanya karena bahasa Indonesia memakai “sedang”.

Untuk menyangkal, tempatkan ne ... pas mengapit kata kerja: Je ne fais pas... Dalam percakapan santai, ne sering tidak terdengar, tetapi bentuk lengkap tetap penting untuk tulisan.

Setelah penyangkalan, artikel partitif biasanya berubah menjadi de:

  • Je fais du sport. → Je ne fais pas de sport.
  • Elle fait de la natation. → Elle ne fait pas de natation.

Artikel tertentu tidak berubah: Je fais le ménage menjadi Je ne fais pas le ménage.

Contoh dalam Konteks

Bahasa Prancis Bahasa Indonesia Catatan
Qu’est-ce que tu fais ? Kamu sedang apa? Pertanyaan sehari-hari
Je fais du sport trois fois par semaine. Saya berolahraga tiga kali seminggu. Faire du + kegiatan
Il fait beau aujourd’hui. Hari ini cuacanya cerah. Il impersonal
Nous faisons la cuisine ensemble. Kami memasak bersama. Kegiatan rumah tangga
Vous faites vos devoirs après le dîner. Kalian mengerjakan PR setelah makan malam. Bentuk vous faites
Lina fait un gâteau pour son anniversaire. Lina membuat kue untuk ulang tahunnya. Menghasilkan sesuatu
Mes voisins font beaucoup de bruit. Tetangga saya sangat berisik. Secara harfiah “membuat banyak suara”
On fait une promenade après le déjeuner ? Bagaimana kalau kita berjalan-jalan setelah makan siang? On lazim berarti “kita”
Je ne fais pas de vélo quand il pleut. Saya tidak bersepeda ketika hujan. Partitif menjadi de setelah pas
Elle fait attention en traversant la rue. Dia berhati-hati saat menyeberang jalan. Ungkapan faire attention
Nous faisons les courses le samedi matin. Kami berbelanja kebutuhan sehari-hari pada Sabtu pagi. Ungkapan tetap
Il fait froid dans les montagnes. Cuacanya dingin di pegunungan. Keadaan cuaca
Que faites-vous dans la vie ? Apa pekerjaan Anda? Pertanyaan sopan tentang pekerjaan
Les enfants font leurs lits avant l’école. Anak-anak merapikan tempat tidur mereka sebelum sekolah. Kata kepunyaan menyesuaikan benda
Tu fais quoi ce soir ? Kamu mau melakukan apa malam ini? Susunan percakapan santai

Kesalahan Umum

1. Memakai bentuk dasar setelah subjek

  • Salah: Je faire mes devoirs.
  • Benar: Je fais mes devoirs.
  • Alasannya: Faire adalah infinitif, yaitu bentuk dasar kata kerja. Setelah je dalam kala kini, bentuk yang diperlukan ialah fais.

2. Membentuk jamak seolah-olah faire verba reguler

  • Salah: Nous faissons le ménage. / Vous faisez du sport. / Ils faisent du bruit.
  • Benar: Nous faisons le ménage. / Vous faites du sport. / Ils font du bruit.
  • Alasannya: Ketiga bentuk jamak tidak dapat ditebak dari pola verba -er. Hafalkan rangkaian faisons — faites — font sebagai satu kesatuan.

3. Menghilangkan artikel sebelum kegiatan

  • Salah: Je fais sport le dimanche.
  • Benar: Je fais du sport le dimanche.
  • Alasannya: Nama kegiatan ini memerlukan du. Bahasa Indonesia tidak mempunyai padanan langsung untuk artikel tersebut, tetapi dalam bahasa Prancis artikel tidak boleh begitu saja dihilangkan.

4. Menerjemahkan cuaca secara harfiah

  • Salah: C’est chaud aujourd’hui untuk menyatakan cuaca panas.
  • Benar: Il fait chaud aujourd’hui.
  • Alasannya: Gambaran umum tentang suhu memakai il fait. C’est chaud biasanya berarti suatu benda atau situasi tertentu itu panas.

5. Mempertahankan du/de la setelah penyangkalan

  • Salah: Je ne fais pas du sport. jika maksudnya “Saya tidak berolahraga”.
  • Benar: Je ne fais pas de sport.
  • Alasannya: Dalam penyangkalan umum, du, de la, de l’, dan des biasanya menjadi de. Bentuk dengan pas du dapat muncul untuk pertentangan khusus, misalnya “bukan olahraga itu, melainkan kegiatan lain”, tetapi itu bukan pola dasar.

6. Memakai faire untuk setiap arti “membuat”

  • Salah: faire une décision
  • Benar: prendre une décision
  • Alasannya: Pasangan kata dalam kedua bahasa tidak selalu sama. Hafalkan ungkapan sebagai potongan utuh, misalnya prendre une décision, bukan menerjemahkan tiap kata secara terpisah.

Catatan Penggunaan

Tu dipakai kepada satu orang dalam hubungan akrab, sedangkan vous dipakai kepada beberapa orang atau kepada satu orang dalam situasi sopan. Akibatnya, pertanyaan kepada teman dapat berbunyi Qu’est-ce que tu fais ?, sementara kepada orang yang belum akrab lebih aman memakai Qu’est-ce que vous faites ?

Untuk beberapa olahraga, faire de dan jouer à sama-sama mungkin, tetapi sudut pandangnya sedikit berbeda. Je fais du tennis menempatkan tenis sebagai kegiatan olahraga; je joue au tennis secara langsung berarti “saya bermain tenis”. Untuk alat musik, pola dasarnya justru jouer de: je joue de la guitare, bukan je fais de la guitare jika yang dimaksud adalah memainkan gitar.

Sejumlah ungkapan dengan faire perlu dipelajari tanpa memaksa arti “melakukan/membuat” ke dalam terjemahan:

  • faire attention à — memperhatikan/berhati-hati terhadap;
  • faire peur à quelqu’un — menakuti seseorang;
  • faire plaisir à quelqu’un — menyenangkan seseorang;
  • faire connaissance — berkenalan;
  • faire partie de — menjadi bagian dari;
  • faire semblant de — berpura-pura.

Dalam ragam lisan, pertanyaan Tu fais quoi ? sangat biasa. Dalam surat resmi, ujian, atau percakapan yang perlu lebih sopan, pilih Que faites-vous ? atau Qu’est-ce que vous faites ?.

Di Luar Dasar: Pemakaian Lanjutan

Bagian ini belum harus dikuasai pada tingkat A1. Tujuannya agar bentuk faire yang kelak ditemui tidak terasa asing.

Kala lain dan bentuk perintah

Partisip lampau—bentuk kata kerja yang dipakai untuk menyusun beberapa kala lampau—dari faire ialah fait. Dalam passé composé, faire memakai kata bantu avoir:

  • J’ai fait les courses hier. — Saya berbelanja kemarin.
  • Nous avons fait un gâteau. — Kami membuat kue.

Untuk rencana dekat, gunakan aller + faire: Je vais faire la cuisine ce soir “Saya akan memasak malam ini”. Bentuk perintah utama ialah fais, faisons, faites: Fais attention ! “Hati-hati!”, Faisons une pause ! “Mari beristirahat!”, dan Faites vos devoirs ! “Kerjakan PR kalian!”

Pada tingkat lebih lanjut, partisip fait kadang menyesuaikan objek yang mendahuluinya, misalnya la tarte que j’ai faite. Aturan penyesuaian ini bukan bagian inti A1 dan sebaiknya dipelajari bersama tata bahasa kala lampau.

Faire + infinitif: menyebabkan atau menyuruh

Pola faire + infinitif berarti menyebabkan suatu tindakan terjadi atau meminta orang lain mengerjakannya. Infinitif adalah bentuk dasar seperti réparer “memperbaiki” atau couper “memotong”.

  • Je fais réparer ma voiture. — Saya meminta mobil saya diperbaiki.
  • Elle fait construire une maison. — Dia menyuruh orang membangun rumah.
  • Il se fait couper les cheveux. — Dia potong rambut, yakni meminta orang memotong rambutnya.

Susunan ini disebut konstruksi kausatif dan dipelajari lebih mendalam pada tingkat B1. Yang penting untuk sekarang: dalam faire réparer, pelakunya tidak selalu memperbaiki sendiri.

Durasi, harga, dan ungkapan lain

Ça fait mempunyai beberapa fungsi yang tidak diterjemahkan sebagai “itu membuat” secara harfiah:

  • Ça fait deux ans que j’apprends le français. — Sudah dua tahun saya belajar bahasa Prancis.
  • Ça fait combien ? — Jadi berapa harganya?
  • Ça fait dix euros. — Jumlahnya sepuluh euro.

Ada pula ungkapan seperti Deux et deux font quatre “Dua tambah dua sama dengan empat”. Contoh-contoh ini menunjukkan mengapa memahami ungkapan utuh lebih berguna daripada mencari satu padanan tetap untuk faire.

Kiat Latihan

  1. Hafalkan dengan irama. Ucapkan je fais, tu fais, il fait; nous faisons, vous faites, ils font beberapa kali. Pisahkan tiga bentuk tunggal yang bunyinya mirip dari tiga bentuk jamak yang sangat berbeda.
  2. Buat daftar kegiatan pribadi. Tulis enam kalimat yang benar-benar sesuai rutinitas, misalnya je fais du vélo, je fais la cuisine, dan je fais les courses. Ubah setiap kalimat ke bentuk negatif agar terbiasa dengan perubahan du/de la menjadi de.
  3. Latih berdasarkan situasi. Setiap pagi gambarkan cuaca dengan il fait.... Saat melihat kegiatan orang lain, tanyakan Qu’est-ce qu’il/elle fait ? lalu jawab dengan bentuk yang sesuai. Cara ini menghubungkan konjugasi dengan konteks nyata.

Konsep Terkait

  • Prasyarat: Verba Reguler Berakhiran -ER — membantu memahami gagasan konjugasi dan menunjukkan mengapa bentuk faire termasuk tidak beraturan.
  • Langkah berikutnya: Konstruksi Kausatif — membahas lebih mendalam pola faire + infinitif untuk menyuruh atau menyebabkan sesuatu dilakukan.

Prasyarat

Kata Kerja -ER Beraturan dalam Bahasa PrancisA1

Konsep yang dibangun di atas ini

Konsep A1 lainnya

Konsep ini dalam bahasa lain

Bandingkan di semua bahasa