Konstruksi Kausatif *faire* dalam Bahasa Prancis
Faire Causatif
Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Prancis di Settemila Lingue.
Ringkasnya
Pola faire + infinitif dipakai ketika subjek tidak melakukan tindakan utama sendiri, tetapi menyuruh, menyebabkan, atau mengatur agar tindakan itu terjadi: Je fais réparer ma voiture berarti “Saya meminta atau mengatur agar mobil saya diperbaiki.” Dalam pola se faire + infinitif, subjek sendiri menjadi pihak yang terkena hasil tindakan: Elle se fait couper les cheveux berarti “Ia potong rambut” dalam arti rambutnya dipotong oleh orang lain.
Gambaran Umum
Kata kerja faire biasanya berarti “melakukan” atau “membuat”. Namun, ketika langsung diikuti infinitif (bentuk dasar kata kerja, seperti réparer, venir, atau lire), faire membentuk konstruksi kausatif. Konstruksi ini menunjukkan bahwa subjek menjadi pemicu tindakan, sedangkan pelaku tindakan utama dapat disebutkan ataupun tidak.
Perhatikan perbedaannya. Dalam Je répare ma voiture, saya sendiri memperbaiki mobil. Dalam Je fais réparer ma voiture, saya mengatur agar orang lain memperbaikinya—misalnya montir. Bahasa Indonesia sering menyampaikan gagasan yang sama dengan “menyuruh”, “meminta”, “membuat”, “membiarkan”, atau ungkapan praktis seperti “memperbaiki mobil di bengkel”. Karena tidak ada satu padanan yang cocok untuk semua konteks, arti faire harus ditentukan dari situasinya.
Pola ini mulai penting pada tingkat B1 karena sangat sering muncul dalam percakapan sehari-hari: memakai jasa, memberi instruksi, mengatur pekerjaan, atau menceritakan kejadian yang menimpa seseorang. Dasarnya sederhana, tetapi penempatan objek dan pronomina (kata pengganti nomina, seperti le, la, atau lui) memerlukan perhatian khusus.
Cara Kerjanya
Pola inti
Rumus dasarnya adalah:
subjek + bentuk faire yang dikonjugasikan + infinitif + unsur lain
Yang berubah mengikuti subjek dan waktu hanyalah faire. Kata kerja kedua selalu tetap dalam bentuk infinitif.
| Bahasa Prancis | Arti | Yang berubah |
|---|---|---|
| Je fais réparer la porte. | Saya meminta agar pintu diperbaiki. | fais mengikuti je |
| Nous ferons installer la climatisation. | Kami akan meminta agar pendingin udara dipasang. | ferons berbentuk kala mendatang |
| Ils ont fait nettoyer le bureau. | Mereka telah meminta agar kantor dibersihkan. | ont fait berbentuk lampau majemuk |
| Elle va faire imprimer les invitations. | Ia akan mencetak undangan melalui jasa orang lain. | faire tetap infinitif setelah va |
Bentuk faire yang paling sering diperlukan dalam pola ini antara lain:
| Waktu atau bentuk | Pola singkat | Contoh |
|---|---|---|
| Kini | fais, fais, fait, faisons, faites, font | Vous faites livrer le repas. |
| Lampau majemuk | avoir + fait | J’ai fait changer la serrure. |
| Mendatang | ferai, feras, fera, ferons, ferez, feront | On fera vérifier le chauffage. |
| Imperatif | fais, faisons, faites | Faites signer ce document. |
Tindakan dilakukan oleh orang lain
Jika benda yang dikenai tindakan lebih penting daripada pelakunya, pelaku biasanya tidak perlu disebutkan:
- Je fais réparer mon ordinateur. — Saya meminta agar komputer saya diperbaiki.
- Elle fait livrer ses courses. — Ia meminta belanjaannya diantar.
- Nous avons fait repeindre la cuisine. — Kami meminta agar dapur dicat ulang.
Kalimat-kalimat itu tidak menyatakan siapa yang memperbaiki, mengantar, atau mengecat. Konteks biasanya sudah cukup: teknisi, kurir, atau tukang cat. Inilah penggunaan yang paling praktis dan paling baik dikuasai terlebih dahulu.
Menyebut pihak yang disuruh melakukan tindakan
Pihak yang benar-benar melakukan tindakan kadang disebut pelaku bawahan, yaitu orang yang menjalankan kata kerja infinitif. Bentuknya bergantung pada ada atau tidaknya objek langsung (pihak atau benda yang langsung dikenai tindakan) pada kata kerja kedua.
Jika kata kerja kedua tidak memiliki objek langsung, pelaku bawahan biasanya tampil langsung setelah infinitif:
- Le professeur fait parler les étudiants. — Guru membuat para siswa berbicara.
- Cette chanson fait danser tout le monde. — Lagu ini membuat semua orang menari.
- Je fais venir Paul demain. — Saya meminta Paul datang besok.
Dalam Je fais venir Paul, Paul-lah yang datang. Jika Paul diganti dengan pronomina, bentuk yang dipakai ialah objek langsung: Je le fais venir.
Jika infinitif sudah memiliki objek langsung, pelaku bawahan lazim diperkenalkan dengan à atau, terutama untuk memperjelas pelaku sebenarnya, dengan par:
- Le professeur fait lire le texte aux étudiants. — Guru menyuruh para siswa membaca teks itu.
- Je fais réparer la voiture par ce mécanicien. — Saya meminta mekanik ini memperbaiki mobil itu.
- Elle a fait préparer le dossier par son assistante. — Ia meminta asistennya menyiapkan berkas itu.
Dengan à, pihak tersebut diperlakukan seperti objek tidak langsung (penerima atau pihak yang dituju oleh tindakan) dan dapat diganti dengan lui atau leur: Le professeur leur fait lire le texte. Bentuk dengan par sering berguna ketika kalimat akan terasa rancu atau ketika identitas pelaku hendak ditonjolkan.
Posisi pronomina objek
Walaupun secara makna objek berkaitan dengan kata kerja kedua, pronomina ditempatkan sebelum bentuk faire yang dikonjugasikan. Anggap faire + infinitif sebagai satu kelompok kata kerja.
| Bentuk lengkap | Dengan pronomina | Arti |
|---|---|---|
| Je fais réparer la voiture. | Je la fais réparer. | Saya meminta agar mobil itu diperbaiki. |
| Je fais venir Paul. | Je le fais venir. | Saya meminta Paul datang. |
| Elle fait lire le rapport à Marc. | Elle lui fait lire le rapport. | Ia menyuruh Marc membaca laporan itu. |
| Nous avons fait nettoyer les fenêtres. | Nous les avons fait nettoyer. | Kami meminta agar jendela-jendela itu dibersihkan. |
Dalam bentuk lampau majemuk, pronomina tetap berada sebelum kata kerja bantu avoir: Je l’ai fait réparer, bukan J’ai fait le réparer.
Bentuk negatif
Pada kala sederhana, ne ... pas mengapit bentuk faire yang dikonjugasikan:
- Je ne fais pas réparer la voiture aujourd’hui. — Saya tidak meminta mobil diperbaiki hari ini.
- Ne faites pas attendre les clients. — Jangan membuat pelanggan menunggu.
Pada lampau majemuk, negasi mengapit kata kerja bantu:
- Nous n’avons pas fait changer les billets. — Kami tidak meminta agar tiketnya diganti.
Infinitif tetap berada setelah fait. Untuk makna dasar, jangan memisahkan faire dan infinitif dengan objek nominal.
Pola se faire + infinitif
Dalam se faire + infinitif, pronomina refleksif (kata seperti me, te, atau se yang kembali kepada subjek) menandai orang yang terkena tindakan.
| Subjek | Pola kini | Contoh |
|---|---|---|
| je | je me fais | Je me fais livrer le déjeuner. |
| tu | tu te fais | Tu te fais couper les cheveux. |
| il/elle/on | il/elle/on se fait | Elle se fait photographier. |
| nous | nous nous faisons | Nous nous faisons accompagner. |
| vous | vous vous faites | Vous vous faites conseiller. |
| ils/elles | ils/elles se font | Ils se font aider. |
Pola ini memiliki dua penggunaan utama:
- Tindakan yang sengaja diatur untuk diri sendiri: Je me fais couper les cheveux — saya pergi agar rambut saya dipotong.
- Kejadian yang menimpa subjek, sering kali tidak menyenangkan: Il s’est fait voler son téléphone — teleponnya dicuri; Elle s’est fait licencier — ia dipecat.
Kontekslah yang menunjukkan apakah subjek sengaja mengatur tindakan tersebut atau justru menjadi korban kejadian.
Contoh dalam Konteks
| Bahasa Prancis | Bahasa Indonesia | Catatan |
|---|---|---|
| Je fais réparer ma voiture avant le voyage. | Saya meminta agar mobil saya diperbaiki sebelum perjalanan. | Jasa perbaikan; pelaku tidak disebutkan |
| Elle fait construire une maison près de Lyon. | Ia sedang membangun rumah melalui jasa orang lain di dekat Lyon. | Subjek mengatur proyek, bukan membangun sendiri |
| Nous faisons livrer les meubles samedi. | Kami meminta agar perabot diantar pada hari Sabtu. | faire livrer umum untuk layanan pengantaran |
| Le directeur a fait préparer la salle par son équipe. | Direktur meminta timnya menyiapkan ruangan. | Pelaku disebut dengan par |
| Cette nouvelle a fait sourire Léa. | Kabar ini membuat Léa tersenyum. | Menyatakan sebab atau hasil |
| Le professeur fait répéter la phrase aux élèves. | Guru menyuruh para siswa mengulangi kalimat itu. | Infinitif memiliki objek la phrase |
| Je le fais venir à neuf heures. | Saya memintanya datang pukul sembilan. | Pelaku venir diganti dengan le |
| Elle lui fait relire le contrat. | Ia menyuruh orang itu membaca ulang kontrak. | Pelaku diganti dengan lui |
| Faites vérifier votre passeport avant de partir. | Mintalah paspor Anda diperiksa sebelum berangkat. | Imperatif yang sopan atau formal |
| On fera installer une nouvelle chaudière. | Kami akan meminta agar pemanas air baru dipasang. | faire dalam kala mendatang |
| Il s’est fait couper les cheveux hier. | Ia potong rambut kemarin. | Tindakan sengaja untuk diri sendiri |
| Je me suis fait voler dans le métro. | Saya menjadi korban pencurian di metro. | Kejadian yang tidak dikehendaki |
| Elle s’est fait voler son sac à la gare. | Tasnya dicuri di stasiun. | Benda yang dicuri disebutkan |
| Ils se font aider par un conseiller. | Mereka meminta bantuan seorang penasihat. | se faire dengan tindakan yang diinginkan |
| Ce film m’a fait pleurer. | Film ini membuat saya menangis. | Penyebab langsung; me menjadi m’ |
Kesalahan Umum
Mengonjugasikan kedua kata kerja
- Keliru: Je fais répare ma voiture.
- Benar: Je fais réparer ma voiture.
- Alasannya: hanya faire yang dikonjugasikan. Kata kerja tindakan harus tetap dalam infinitif.
Menaruh pronomina di depan infinitif
- Keliru: Je fais la réparer.
- Benar: Je la fais réparer.
- Alasannya: dalam konstruksi kausatif ini, pronomina objek diletakkan sebelum faire, bukan tepat sebelum infinitif.
Menganggap subjek melakukan pekerjaannya sendiri
- Keliru secara makna: memakai Je répare ma voiture ketika yang bekerja sebenarnya montir.
- Benar: Je fais réparer ma voiture.
- Alasannya: bentuk tanpa faire menyatakan bahwa “saya” memperbaikinya sendiri. Bentuk kausatif menunjukkan bahwa saya mengatur agar pekerjaan itu dilakukan.
Salah menempatkan negasi
- Keliru: Je fais ne pas réparer la porte.
- Benar: Je ne fais pas réparer la porte.
- Alasannya: untuk penyangkalan biasa, ne ... pas mengapit faire yang dikonjugasikan.
Menyesuaikan fait pada bentuk lampau
- Keliru: Elle s’est faite couper les cheveux.
- Benar: Elle s’est fait couper les cheveux.
- Alasannya: ketika fait langsung diikuti infinitif, bentuknya tetap dan tidak diberi akhiran penyesuaian. Aturan ini juga berlaku dalam Ils se sont fait arrêter dan Les robes qu’elle a fait nettoyer.
Memakai kata kepunyaan untuk anggota tubuh
- Kurang alami: Elle s’est fait couper ses cheveux.
- Lebih alami: Elle s’est fait couper les cheveux.
- Alasannya: bahasa Prancis lazim memakai artikel tertentu le, la, atau les untuk anggota tubuh ketika pemiliknya sudah jelas dari pronomina refleksif. Bahasa Indonesia sering cukup mengatakan “ia potong rambut”, sehingga kebiasaan ini perlu dihafalkan sebagai satu pola.
Catatan Penggunaan
Satu bentuk, beberapa nuansa makna
Terjemahan faire + infinitif tidak selalu harus memakai “menyuruh”. Pilih padanan yang sesuai dengan hubungan antara subjek dan tindakan:
- Le chef fait recommencer le travail. — Atasan menyuruh pekerjaan itu diulang.
- La pluie fait monter le niveau de la rivière. — Hujan menyebabkan permukaan sungai naik.
- Nous faisons garder les enfants ce soir. — Kami meminta seseorang menjaga anak-anak malam ini.
- Elle fait développer ses photos. — Ia mencetak fotonya melalui penyedia jasa.
Bahasa Indonesia dapat memakai awalan meN-...-kan untuk sebab, seperti “membuatnya tersenyum” atau “menaikkan suhu”, tetapi tidak semua bentuk semacam itu cocok diterjemahkan dengan satu pola yang sama. Fokuslah pada pertanyaan: siapa yang memicu tindakan, dan siapa yang benar-benar melakukannya?
Se faire tidak selalu berarti tindakan sukarela
Se faire sering muncul pada layanan pribadi: se faire couper les cheveux, se faire masser, atau se faire photographier. Namun, pola yang sama sangat lazim untuk pengalaman buruk: se faire cambrioler (rumahnya dibobol), se faire renverser (tertabrak), dan se faire licencier (dipecat).
Karena bentuk gramatikalnya sama, jangan langsung menyimpulkan bahwa subjek “menyuruh” kejadian buruk itu terjadi. Pada pemakaian semacam ini, se faire lebih dekat dengan “mengalami”, “terkena”, atau bentuk pasif bahasa Indonesia.
Ragam percakapan dan ragam resmi
Dalam percakapan, pelaku sering dihilangkan jika sudah mudah ditebak: Je vais faire réparer mon écran. Dalam tulisan resmi atau instruksi kerja, pelaku dapat disebutkan demi ketepatan: Le rapport sera vérifié menyoroti laporan dan proses pasif, sedangkan La direction fera vérifier le rapport par un expert menyoroti keputusan pihak manajemen untuk menugaskan pemeriksaan.
Bentuk imperatif faites + infinitif umum dalam petunjuk dan nasihat: Faites contrôler vos freins. Bentuk ini tidak selalu bernada memerintah keras; dengan konteks yang tepat, artinya dapat berupa saran “mintalah rem Anda diperiksa”.
Lebih Lanjut: Pemakaian Tingkat Lanjut
Perbedaan dengan bentuk pasif
Konstruksi kausatif dan pasif dapat menggambarkan peristiwa yang mirip, tetapi sudut pandangnya berbeda:
| Bahasa Prancis | Bahasa Indonesia | Fokus |
|---|---|---|
| La voiture est réparée par un mécanicien. | Mobil diperbaiki oleh seorang mekanik. | mobil dan tindakan yang diterimanya |
| Je fais réparer la voiture par un mécanicien. | Saya meminta seorang mekanik memperbaiki mobil. | saya sebagai pengatur tindakan |
| Paul est venu. | Paul datang. | kedatangan Paul |
| J’ai fait venir Paul. | Saya meminta Paul datang. | saya sebagai penyebab kedatangan |
Dengan demikian, faire + infinitif bukan sekadar bentuk pasif. Subjeknya tetap berperan aktif sebagai penyebab, pemberi perintah, atau pengatur layanan.
Urutan beberapa pronomina
Jika objek tindakan dan pelaku bawahan sama-sama diganti pronomina, keduanya berada sebelum faire menurut urutan pronomina bahasa Prancis:
- Je fais réparer la voiture à ce garagiste. → Je la lui fais réparer.
- Le professeur fait lire ces textes aux étudiants. → Le professeur les leur fait lire.
- J’ai fait envoyer la lettre à Marie. → Je la lui ai fait envoyer.
Bentuk seperti Je la lui fais réparer memang padat. Saat baru mempelajari topik ini, lebih aman mempertahankan salah satu unsur sebagai nomina penuh. Setelah pola dasar terasa otomatis, latih gabungan pronomina secara bertahap.
Pengulangan faire faire
Dua bentuk faire dapat muncul berdampingan jika tindakan yang disuruh memang kata kerja faire:
- Je fais faire un devis. — Saya meminta agar dibuatkan perkiraan biaya.
- Elle a fait faire une copie de la clé. — Ia meminta orang membuat salinan kunci.
Pengulangan ini benar secara tata bahasa. Dalam tulisan, kalimat kadang dapat diubah agar lebih ringan, tetapi dalam percakapan faire faire sama sekali tidak aneh.
Laisser + infinitif bukan hal yang sama
Bandingkan:
- Je fais sortir le chien. — Saya membuat atau menyuruh anjing keluar.
- Je laisse sortir le chien. — Saya membiarkan anjing keluar.
Faire menunjukkan penyebab atau dorongan agar tindakan terjadi. Laisser menunjukkan izin atau tidak menghalangi. Perbedaan ini penting karena bahasa Indonesia kadang memakai “membuat”, “menyuruh”, dan “membiarkan” secara bergantian dalam penjelasan santai, padahal nuansa bahasa Prancisnya berbeda.
Tips Latihan
- Ubah kalimat “melakukan sendiri” menjadi “memakai jasa”. Mulailah dengan Je répare mon vélo, lalu ubah menjadi Je fais réparer mon vélo. Lakukan hal yang sama dengan nettoyer, peindre, installer, dan livrer.
- Latih tiga pertanyaan untuk setiap contoh: siapa pemicu tindakan, siapa pelaku sebenarnya, dan apa yang dikenai tindakan? Cara ini membantu memilih antara objek langsung, à, dan par.
- Hafalkan kelompok praktis, bukan rumus saja. Buat daftar ungkapan yang benar-benar mungkin dipakai: faire réparer, faire livrer, faire vérifier, se faire couper les cheveux, dan se faire aider. Setelah itu, ubah subjek dan waktunya tanpa mengubah infinitif.
Konsep Terkait
- Prasyarat: Kata kerja faire — pelajari konjugasi dasar faire sebelum menggunakannya sebagai pembentuk kausatif.