Bentuk Perbandingan dalam Bahasa Prancis
Le Comparatif
Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Prancis di Settemila Lingue.
Ringkasnya
Untuk membandingkan sifat atau cara, bahasa Prancis memakai plus ... que (lebih ... daripada), moins ... que (kurang ... daripada), dan aussi ... que (sama ... dengan). Namun, untuk jumlah nomina dan untuk tindakan, bentuk kesetaraannya adalah autant (de) ... que, bukan aussi. Beberapa kata juga memiliki bentuk khusus: bon → meilleur, bien → mieux, dan mauvais → pire.
Gambaran Umum
Le comparatif adalah bentuk yang dipakai untuk membandingkan dua orang, benda, keadaan, jumlah, atau tindakan. Pada tingkat A2, aturan utamanya cukup sederhana: pilih penanda “lebih”, “kurang”, atau “sama”, lalu tambahkan que jika pembanding disebutkan. Contohnya, Lina est plus patiente que Marc berarti “Lina lebih sabar daripada Marc”.
Hal yang perlu diperhatikan oleh penutur bahasa Indonesia adalah posisi unsur pembanding. Dalam bahasa Indonesia, kita mengatakan “lebih cepat daripada”; dalam bahasa Prancis polanya juga mengapit kata yang dibandingkan: plus vite que. Akan tetapi, bahasa Prancis membedakan aussi dan autant, sedangkan bahasa Indonesia dapat memakai “sama” atau “sebanyak” dengan lebih lentur. Pilihannya bergantung pada apakah yang dibandingkan adalah sifat/cara, jumlah benda, atau tindakan.
Sebelum mempelajari bagian ini, sebaiknya pahami adjektiva (kata sifat yang menerangkan nomina) serta penyesuaiannya dengan gender dan jumlah. Bentuk perbandingan tidak menghapus penyesuaian tersebut: meilleur dapat berubah menjadi meilleure, meilleurs, atau meilleures.
Cara Kerja
1. Membandingkan sifat dengan adjektiva
Untuk adjektiva, letakkan plus, moins, atau aussi tepat sebelum adjektiva. Que memperkenalkan orang atau benda yang menjadi pembanding.
| Makna | Pola | Contoh | Arti |
|---|---|---|---|
| lebih ... daripada | plus + adjektiva + que | Cette chambre est plus calme que l'autre. | Kamar ini lebih tenang daripada yang satunya. |
| kurang ... daripada | moins + adjektiva + que | Ce sac est moins lourd que le mien. | Tas ini tidak seberat tas saya. |
| sama ... dengan | aussi + adjektiva + que | Nora est aussi organisée que Léa. | Nora sama teraturnya dengan Léa. |
Dalam bahasa Indonesia, moins lourd sering terasa lebih alami jika diterjemahkan “tidak seberat”, bukan “kurang berat”. Maknanya tetap perbandingan tingkat yang lebih rendah.
Adjektiva tetap menyesuaikan diri dengan nomina yang diterangkannya:
- Paul est plus attentif que Luc. — Paul lebih teliti daripada Luc.
- Julie est plus attentive que Luc. — Julie lebih teliti daripada Luc.
- Ces rues sont moins bruyantes que les avenues. — Jalan-jalan ini tidak seramai jalan-jalan besar.
Sebagian besar adjektiva berada setelah penanda perbandingan, walaupun posisi normal adjektivanya terhadap nomina tetap berlaku. Bandingkan un meilleur restaurant dengan un restaurant plus moderne.
2. Membandingkan cara atau keadaan dengan adverbia
Adverbia adalah kata yang menerangkan bagaimana suatu tindakan dilakukan, misalnya vite “dengan cepat” dan clairement “dengan jelas”. Polanya sama dengan adjektiva:
- plus + adverbia + que: Elle parle plus lentement que moi.
- moins + adverbia + que: Il répond moins clairement que sa collègue.
- aussi + adverbia + que: Tu conduis aussi prudemment que ton père.
Adverbia tidak berubah bentuk menurut gender atau jumlah. Perbedaan penting muncul pada bien “dengan baik”: bentuk “lebih baik” bukan plus bien, melainkan mieux.
3. Membandingkan jumlah nomina
Nomina adalah kata yang menamai orang, benda, tempat, atau gagasan. Jika yang dibandingkan adalah jumlah nomina, gunakan de:
| Makna | Pola | Contoh | Arti |
|---|---|---|---|
| lebih banyak ... daripada | plus de + nomina + que | Nous avons plus de temps que vous. | Kami punya lebih banyak waktu daripada kalian. |
| lebih sedikit ... daripada | moins de + nomina + que | Il boit moins de café que moi. | Dia minum lebih sedikit kopi daripada saya. |
| sama banyak ... dengan | autant de + nomina + que | Elle a autant de livres que son frère. | Dia punya buku sebanyak saudara laki-lakinya. |
Di sini, de biasanya tetap de, tanpa artikel un, une, du, de la, atau des: plus de patience, moins d'argent, autant d'idées. Bentuk d' dipakai sebelum bunyi vokal atau h bisu.
Jika dua jenis benda dibandingkan dalam satu klausa, pola yang umum ialah plus de X que de Y:
- On vend plus de thé que de café ici. — Di sini teh dijual lebih banyak daripada kopi.
- Elle a moins de temps que d'énergie. — Waktunya lebih sedikit daripada tenaganya.
4. Membandingkan tindakan dengan verba
Verba adalah kata kerja, yaitu kata yang menyatakan tindakan atau keadaan. Jika yang dibandingkan adalah seberapa banyak atau seberapa sering suatu tindakan dilakukan, letakkan plus, moins, atau autant setelah verba yang sudah dikonjugasikan:
- verba + plus + que: Maya voyage plus que moi. — Maya lebih sering bepergian daripada saya.
- verba + moins + que: Nous sortons moins qu'avant. — Kami lebih jarang keluar daripada dahulu.
- verba + autant + que: Il travaille autant que sa sœur. — Dia bekerja sebanyak saudara perempuannya.
Perhatikan perbedaannya:
- Il est aussi actif que moi. — yang dibandingkan adalah sifat “aktif”.
- Il travaille autant que moi. — yang dibandingkan adalah kadar tindakan “bekerja”.
- Il fait autant de sport que moi. — yang dibandingkan adalah jumlah olahraga.
Jadi, aussi dipakai bersama adjektiva atau adverbia, sedangkan autant dipakai bersama verba; autant de dipakai sebelum nomina.
5. Kapan que dapat dihilangkan?
Gunakan que ketika pembanding dinyatakan: plus grand que Tokyo, moins vite que toi. Jika konteks sudah menjelaskan pembandingnya, bagian que ... dapat dihilangkan:
- Cette version est plus simple. — Versi ini lebih sederhana.
- C'est aussi bon. — Rasanya sama enaknya.
- Je dors moins maintenant. — Sekarang saya tidur lebih sedikit.
Bentuk seperti ini bukan kalimat yang belum selesai. Pembandingnya dipahami dari percakapan atau situasi.
6. Bentuk khusus: meilleur, mieux, dan pire
Bon → meilleur
Bon adalah adjektiva “baik/bagus”, sehingga bentuk perbandingannya juga adjektiva: meilleur “lebih baik”. Jangan memakai plus bon dalam bahasa Prancis baku untuk perbandingan biasa.
| Bentuk | Dipakai dengan | Contoh |
|---|---|---|
| meilleur | maskulin tunggal | un meilleur choix — pilihan yang lebih baik |
| meilleure | feminin tunggal | une meilleure solution — solusi yang lebih baik |
| meilleurs | maskulin jamak | de meilleurs résultats — hasil-hasil yang lebih baik |
| meilleures | feminin jamak | de meilleures conditions — kondisi-kondisi yang lebih baik |
Kesetaraan dan tingkat lebih rendah tetap memakai bentuk biasa: aussi bon que dan moins bon que.
Bien → mieux
Bien adalah adverbia “dengan baik”, dan perbandingannya ialah mieux “dengan lebih baik”:
- Elle chante mieux que moi. — Dia bernyanyi lebih baik daripada saya.
- Je comprends mieux maintenant. — Sekarang saya memahami dengan lebih baik.
- Il travaille aussi bien que son collègue. — Dia bekerja sama baiknya dengan rekannya.
Cara cepat membedakannya: meilleur menerangkan orang atau benda melalui nomina, sedangkan mieux menerangkan tindakan atau keadaan melalui verba.
- Ce téléphone est meilleur. — Ponsel ini lebih bagus.
- Ce téléphone fonctionne mieux. — Ponsel ini berfungsi lebih baik.
Mauvais → pire atau plus mauvais
Untuk “lebih buruk”, pire dan plus mauvais sama-sama mungkin. Pire sangat umum dan ringkas; plus mauvais juga benar, terutama ketika perbandingan kualitas dibuat secara langsung.
- La situation est pire qu'hier. — Situasinya lebih buruk daripada kemarin.
- Ce résultat est plus mauvais que le précédent. — Hasil ini lebih buruk daripada hasil sebelumnya.
Seperti adjektiva lain, pire memiliki bentuk jamak pires, tetapi bentuk maskulin dan feminin tunggalnya sama: un pire résultat, une pire situation.
Contoh dalam Konteks
| Bahasa Prancis | Bahasa Indonesia | Catatan |
|---|---|---|
| Il est plus grand que moi. | Dia lebih tinggi daripada saya. | Adjektiva dengan plus ... que |
| Paris est moins grand que Tokyo. | Paris lebih kecil daripada Tokyo. | Secara harfiah: tidak sebesar Tokyo |
| Ma sœur est aussi patiente que ma mère. | Saudara perempuan saya sama sabarnya dengan ibu saya. | Kesetaraan sifat |
| Ce trajet est plus long en hiver. | Perjalanan ini lebih lama pada musim dingin. | Pembanding dipahami dari konteks |
| Elle chante mieux que moi. | Dia bernyanyi lebih baik daripada saya. | Bien berubah menjadi mieux |
| C'est aussi bon. | Ini sama enaknya. | Bagian que ... tidak disebutkan |
| Nous avons moins de réunions cette semaine. | Minggu ini rapat kami lebih sedikit. | Jumlah nomina |
| Tu as autant de patience que lui. | Kamu punya kesabaran sebanyak dia. | Autant de sebelum nomina |
| Léa court plus vite que son frère. | Léa berlari lebih cepat daripada saudara laki-lakinya. | Adverbia vite |
| Je cuisine moins qu'avant. | Saya lebih jarang memasak daripada dahulu. | Perbandingan tindakan |
| Ils étudient autant que nous. | Mereka belajar sebanyak kami. | Autant setelah verba |
| Cette solution est meilleure que la première. | Solusi ini lebih baik daripada solusi pertama. | Meilleure menyesuaikan dengan solution |
| Avec cette carte, on s'oriente mieux. | Dengan peta ini, orang dapat menemukan arah dengan lebih baik. | Mieux menerangkan tindakan |
| Le bruit est pire le soir. | Kebisingannya lebih buruk pada malam hari. | Bentuk khusus pire |
Sesudah que, bahasa Prancis memakai kata ganti tonik (bentuk kata ganti yang dapat berdiri setelah preposisi atau penekanan): moi, toi, lui, elle, nous, vous, eux, elles. Karena itu, gunakan que moi untuk “daripada saya”, bukan que je.
Kesalahan Umum
1. Memakai aussi untuk jumlah nomina
- Salah: J'ai aussi de temps que toi.
- Benar: J'ai autant de temps que toi.
- Alasannya: Aussi mengiringi adjektiva atau adverbia. Untuk jumlah nomina, gunakan autant de.
2. Memakai aussi untuk kadar tindakan
- Salah: Elle travaille aussi que son collègue.
- Benar: Elle travaille autant que son collègue.
- Alasannya: Setelah verba, kesetaraan dinyatakan dengan autant, bukan aussi.
3. Menambahkan artikel setelah plus de
- Salah: Nous avons plus des options que vous.
- Benar: Nous avons plus d'options que vous.
- Alasannya: Dalam pola jumlah, gunakan plus de + nomina. Sebelum vokal, de menjadi d'.
4. Mengatakan plus bon atau plus bien
- Salah: Ce restaurant est plus bon. / Elle danse plus bien.
- Benar: Ce restaurant est meilleur. / Elle danse mieux.
- Alasannya: “Lebih baik” memakai meilleur untuk adjektiva bon dan mieux untuk adverbia bien.
5. Melupakan penyesuaian meilleur
- Salah: C'est une meilleur idée.
- Benar: C'est une meilleure idée.
- Alasannya: Meilleur adalah adjektiva dan mengikuti gender serta jumlah nomina. Idée feminin tunggal, jadi bentuknya meilleure.
6. Memakai kata ganti subjek setelah que
- Salah: Il est plus âgé que je.
- Benar: Il est plus âgé que moi.
- Alasannya: Setelah que dalam perbandingan singkat, gunakan kata ganti tonik seperti moi, toi, lui, elle, nous, vous, eux, elles.
Catatan Penggunaan
Dalam percakapan, bentuk negatif dapat mengubah kesan aussi. Kalimat afirmatif Il est aussi rapide que toi berarti “Dia sama cepatnya denganmu”. Namun, Il n'est pas aussi rapide que toi berarti “Dia tidak secepat kamu”. Bentuk pas aussi ... que sangat lazim dan sering menjadi padanan alami untuk moins ... que:
- Ce film n'est pas aussi long que l'autre.
- Ce film est moins long que l'autre.
Keduanya menyampaikan gagasan serupa, tetapi kalimat pertama secara langsung menyangkal kesetaraan, sedangkan kalimat kedua menyatakan tingkat yang lebih rendah.
Dalam bahasa Prancis lisan, plus juga perlu dibedakan dari ne ... plus “tidak lagi”. Tulisan biasanya membuat strukturnya jelas:
- Je travaille plus. — Saya bekerja lebih banyak.
- Je ne travaille plus. — Saya tidak bekerja lagi.
Dalam percakapan santai, ne sering tidak terdengar, sehingga pelafalan dan konteks menjadi penting. Umumnya, plus yang berarti “lebih banyak” di akhir frasa diucapkan dengan bunyi s, sedangkan pada ne ... plus bunyi s biasanya tidak diucapkan. Jangan menjadikan perbedaan bunyi ini satu-satunya petunjuk; dengarkan seluruh kalimat.
Jika pembanding berupa klausa lengkap, que tetap dapat diikuti subjek dan verba:
- Il est plus calme que je ne le pensais. — Dia lebih tenang daripada yang saya kira.
- Nous avons moins dépensé que nous l'avions prévu. — Pengeluaran kami lebih sedikit daripada yang kami rencanakan.
Struktur seperti ini lebih panjang daripada que moi dan lebih umum pada tingkat menengah.
Melampaui Dasar: Penggunaan Lanjutan
Bagian ini belum perlu dikuasai sekaligus pada tingkat A2, tetapi bentuk-bentuk berikut sering muncul dalam bacaan dan percakapan.
De plus en plus dan de moins en moins
Pola ini menyatakan perubahan bertahap:
- de plus en plus + adjektiva/adverbia — semakin ...
- de moins en moins + adjektiva/adverbia — semakin tidak/semakin kurang ...
- de plus en plus de + nomina — semakin banyak ...
- verba + de plus en plus — semakin sering atau semakin banyak melakukan ...
Contoh:
- Les journées deviennent de plus en plus longues. — Hari-hari menjadi semakin panjang.
- Il sort de moins en moins. — Dia semakin jarang keluar.
- De plus en plus de gens travaillent à distance. — Semakin banyak orang bekerja dari jarak jauh.
Perbandingan yang saling berubah
Untuk pola “semakin ..., semakin ...”, bahasa Prancis memakai plus ..., plus ...; bentuk moins juga dapat digabungkan:
- Plus on pratique, plus on progresse. — Semakin banyak berlatih, semakin maju.
- Plus il fait chaud, moins j'ai d'énergie. — Semakin panas cuacanya, semakin sedikit tenaga saya.
- Moins tu te presses, mieux tu travailles. — Semakin kamu tidak terburu-buru, semakin baik kamu bekerja.
Kata on di sini adalah kata ganti subjek umum, mirip “orang” atau “kita” sesuai konteks.
Petit: plus petit dan moindre
Untuk ukuran fisik, gunakan plus petit:
- Cet appartement est plus petit que le nôtre. — Apartemen ini lebih kecil daripada apartemen kami.
Moindre berarti “lebih kecil/lebih sedikit” dalam arti kepentingan, tingkat, atau kadar dan cenderung lebih formal atau muncul dalam ungkapan tetap:
- Le moindre détail peut être utile. — Detail sekecil apa pun dapat berguna.
- Ce problème est de moindre importance. — Masalah ini kurang penting.
Untuk pemakaian sehari-hari pada tingkat A2, plus petit adalah pilihan aman ketika benar-benar membicarakan ukuran.
Pire, plus mal, dan pis
Pire adalah adjektiva dan menerangkan nomina atau keadaan: une pire erreur, La situation est pire. Untuk menerangkan suatu tindakan yang dilakukan dengan lebih buruk, plus mal lazim dipakai: Il joue plus mal aujourd'hui “Hari ini dia bermain lebih buruk”.
Bentuk pis jarang dipakai dalam percakapan modern, tetapi masih tampak dalam ungkapan de mal en pis “semakin buruk”. Cukup kenali bentuk ini ketika membaca; pemula tidak perlu aktif menggunakannya.
Penguat perbandingan
Perbandingan dapat diperkuat dengan kata seperti beaucoup “jauh”, bien “jauh/sungguh”, un peu “sedikit”, atau encore “lebih lagi”:
- Ce modèle est beaucoup plus léger. — Model ini jauh lebih ringan.
- La seconde option est bien moins chère. — Pilihan kedua jauh lebih murah.
- Aujourd'hui, je vais un peu mieux. — Hari ini keadaan saya sedikit lebih baik.
- Il faut une table encore plus grande. — Kita memerlukan meja yang lebih besar lagi.
Jangan memakai très plus. Très menyatakan tingkat tinggi tanpa perbandingan (très grand “sangat besar”), sedangkan beaucoup plus grand berarti “jauh lebih besar”.
Tips Latihan
- Kelompokkan berdasarkan jenis kata. Ambil satu adjektiva, satu adverbia, satu nomina, dan satu verba. Buat tiga perbandingan untuk masing-masing. Misalnya: plus calme, moins vite, autant de temps, dan travailler davantage/autant.
- Latih pasangan meilleur–mieux. Untuk setiap situasi, buat dua kalimat: satu menerangkan benda dan satu menerangkan tindakan. Contoh: Cette méthode est meilleure dan Avec cette méthode, j'apprends mieux.
- Bandingkan hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Bandingkan dua tempat, dua kebiasaan, atau jadwal minggu ini dan minggu lalu. Periksa secara khusus apakah kesetaraan memerlukan aussi, autant, atau autant de.
Konsep Terkait
- Prasyarat: Adjektiva Beraturan — membantu memahami posisi serta penyesuaian gender dan jumlah pada adjektiva.
- Langkah berikutnya: Bentuk Superlatif — menyatakan “paling” atau “paling sedikit” di dalam suatu kelompok.