A2

Verba Pronominal Lampau dalam Bahasa Prancis

Verbes Pronominaux au Passé

Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Prancis di Settemila Lingue.

Ringkasnya

Dalam passé composé, semua verba pronominal memakai être: elle s'est habillée, bukan elle a s'habillé. Pola dasarnya ialah subjek + kata ganti pronominal + bentuk être + partisip lampau. Untuk tahap awal, sesuaikan partisip dengan subjek; kemudian pelajari pengecualian ketika se merupakan objek tidak langsung, seperti ils se sont parlé.

Gambaran Umum

Verba pronominal adalah verba yang bentuk infinitifnya memakai se, misalnya se lever (bangun), s'habiller (berpakaian), dan se rencontrer (bertemu). Kata se berubah sesuai subjek: je me lève, tu te lèves, nous nous levons. Banyak verba ini menyatakan tindakan yang kembali kepada pelaku, tetapi kelompok ini juga mencakup tindakan timbal balik dan ungkapan tetap. Karena itu, istilah “pronominal” lebih luas daripada sekadar “refleksif”.

Untuk menceritakan tindakan yang sudah selesai, bahasa Prancis sering memakai passé composé. Bentuk ini tersusun dari verba bantu dan partisip lampau (bentuk verba yang dipakai dalam bentuk majemuk, seperti levé, fini, atau vu). Khusus verba pronominal, verba bantunya selalu être. Ini berbeda dari bahasa Indonesia: “saya bangun tadi pagi” tidak memerlukan verba bantu yang berubah menurut orang, dan bentuk “bangun” juga tidak berubah menurut gender atau jumlah.

Pokok ini biasanya dipelajari pada tingkat A2 setelah pola passé composé dengan être. Aturan pemula cukup teratur, tetapi penyesuaian partisip lampau mempunyai beberapa rincian penting. Pelajari dahulu bentuk dasarnya; bagian pemakaian lanjutan dapat dibaca kembali setelah pola utama terasa otomatis.

Cara Kerjanya

1. Kenali bentuk infinitifnya

Bentuk kamus verba pronominal diawali se atau s':

  • se réveiller — bangun atau terbangun
  • se coucher — pergi tidur
  • s'habiller — berpakaian
  • se souvenir — ingat
  • se rencontrer — bertemu satu sama lain

Elisi menjadi s' terjadi di depan bunyi vokal atau h bisu, seperti pada s'habiller dan s'amuser.

2. Ubah kata ganti pronominal menurut subjek

Subjek Kata ganti Contoh bentuk sekarang Arti dasar
je me / m' je me lève saya bangun
tu te / t' tu te lèves kamu bangun
il, elle, on se / s' elle se lève dia bangun
nous nous nous nous levons kami/kita bangun
vous vous vous vous levez Anda/kalian bangun
ils, elles se / s' ils se lèvent mereka bangun

Dua nous dalam nous nous sommes levés bukan pengulangan yang salah. Yang pertama adalah subjek “kami/kita”, sedangkan yang kedua merupakan kata ganti yang menjadi bagian dari verba pronominal. Hal yang sama berlaku untuk vous vous êtes....

3. Pakai bentuk sekarang dari être

Pola lengkapnya adalah:

subjek + kata ganti pronominal + être + partisip lampau

Subjek Bentuk se lever dalam passé composé Makna
je je me suis levé(e) saya telah bangun / saya bangun
tu tu t'es levé(e) kamu telah bangun / kamu bangun
il il s'est levé dia (laki-laki) bangun
elle elle s'est levée dia (perempuan) bangun
nous nous nous sommes levé(e)s kami/kita bangun
vous vous vous êtes levé(e)(s) Anda/kalian bangun
ils ils se sont levés mereka (laki-laki/campuran) bangun
elles elles se sont levées mereka (perempuan) bangun

Notasi (e) dan (s) hanya dipakai dalam tabel untuk menunjukkan beberapa kemungkinan. Dalam kalimat nyata, pilih satu ejaan: seorang perempuan menulis je me suis levée, sedangkan seorang laki-laki menulis je me suis levé. Untuk kelompok campuran, bentuk baku memakai bentuk maskulin jamak, misalnya Marie et Paul se sont levés.

4. Bentuk partisip lampau seperti biasa

Sebagian besar pola pembentukannya sama dengan verba nonpronominal:

Akhiran infinitif Pola umum Contoh pronominal
-er -é se laver → lavé
-ir seperti finir -i s'évanouir → évanoui
-re tertentu -u se rendre → rendu

Ada juga bentuk tidak beraturan, misalnya se mettre → mis, se voir → vu, dan se souvenir → souvenu. Unsur se tidak menentukan bentuk partisip; bentuk dasarnya mengikuti verba utama.

5. Aturan sederhana penyesuaian

Untuk verba seperti se lever, se réveiller, s'habiller, dan se rencontrer, partisip biasanya menyesuaikan gender dan jumlah dengan subjek:

  • maskulin tunggal: Il s'est réveillé.
  • feminin tunggal: Elle s'est réveillée.
  • maskulin atau campuran jamak: Ils se sont réveillés.
  • feminin jamak: Elles se sont réveillées.

Secara lebih tepat, penyesuaian terjadi ketika kata ganti pronominal merupakan objek langsung (orang atau benda yang langsung terkena tindakan) dan muncul sebelum partisip. Penjelasan ini penting karena akan menerangkan pengecualian seperti elle s'est lavé les mains.

6. Negasi dan pertanyaan

Dalam negasi biasa, ne ditempatkan sebelum kata ganti pronominal dan pas sesudah verba bantu:

subjek + ne + kata ganti pronominal + être + pas + partisip

  • Je ne me suis pas couché tard. — Saya tidak tidur larut.
  • Elles ne se sont pas trompées. — Mereka tidak keliru.

Dalam percakapan santai, ne sering tidak terdengar: Je me suis pas réveillé. Namun, bentuk lengkap dengan ne ... pas tetap pilihan aman dalam tulisan dan situasi resmi.

Pertanyaan dapat dibentuk dengan intonasi atau est-ce que:

  • Tu t'es bien amusé ? — Kamu bersenang-senang?
  • Est-ce qu'elle s'est préparée ? — Apakah dia sudah bersiap?

Contoh dalam Konteks

Bahasa Prancis Bahasa Indonesia Catatan
Je me suis réveillé(e) tôt. Saya bangun pagi-pagi. Dalam tulisan nyata, pilih réveillé atau réveillée sesuai penutur.
Elle s'est habillée vite. Dia cepat-cepat berpakaian. Bentuk feminin tunggal mendapat -e.
Nous nous sommes amusé(e)s à la fête. Kami bersenang-senang di pesta. Bentuk jamak mendapat -s; gender menentukan ada tidaknya -e.
Ils se sont rencontrés hier. Mereka bertemu kemarin. Maknanya timbal balik: yang satu bertemu yang lain.
Lina s'est couchée après minuit. Lina pergi tidur setelah tengah malam. Nama perempuan memicu bentuk couchée.
Mes parents se sont promenés au bord de la mer. Orang tua saya berjalan-jalan di tepi laut. Subjek jamak campuran memakai promenés.
Vous vous êtes trompée de porte, madame. Anda salah pintu, Bu. Trompée menyesuaikan satu lawan bicara perempuan.
Nous ne nous sommes pas dépêchés. Kami tidak bergegas. Kata ganti berada di dalam bingkai ne ... pas.
Tu t'es souvenu de son adresse ? Apakah kamu ingat alamatnya? Se souvenir de selalu diikuti de.
Elles se sont vues devant la gare. Mereka bertemu di depan stasiun. Se adalah objek langsung timbal balik, jadi vues menyesuaikan.
Ils se sont parlé pendant une heure. Mereka berbicara satu sama lain selama satu jam. Tidak ada penyesuaian karena konstruksinya parler à quelqu'un.
Maya s'est lavé les mains avant de manger. Maya mencuci tangan sebelum makan. Les mains adalah objek langsung sesudah verba; se berarti “kepada dirinya”.
À quelle heure est-ce que vous vous êtes levés ? Pukul berapa kalian bangun? Vous di sini merujuk kepada beberapa orang.

Terjemahan Indonesia tidak selalu menampilkan unsur refleksif secara harfiah. Se lever cukup diterjemahkan “bangun”, bukan “mengangkat diri”; s'amuser berarti “bersenang-senang”. Sebaliknya, makna timbal balik kadang perlu dinyatakan dengan “saling” atau “satu sama lain”.

Kesalahan Umum

1. Memakai avoir sebagai verba bantu

  • Keliru: Elle a se réveillé tôt.
  • Benar: Elle s'est réveillée tôt.
  • Alasannya: Semua verba pronominal membentuk passé composé dengan être. Kata ganti s' tetap diletakkan tepat sebelum verba bantu.

2. Menaruh kata ganti setelah verba bantu

  • Keliru: Nous sommes nous amusés.
  • Benar: Nous nous sommes amusés.
  • Alasannya: Kata ganti pronominal mendahului bentuk être: me suis, t'es, s'est, nous sommes, vous êtes, se sont.

3. Melupakan penyesuaian dasar

  • Keliru: Elles se sont levé tôt.
  • Benar: Elles se sont levées tôt.
  • Alasannya: Pada pola dasar ini, partisip menyesuaikan subjek feminin jamak: tambahkan -e dan -s.

4. Selalu melakukan penyesuaian hanya karena ada être

  • Keliru: Ils se sont parlés après le cours.
  • Benar: Ils se sont parlé après le cours.
  • Alasannya: Ungkapannya adalah parler à quelqu'un. Jadi se merupakan objek tidak langsung (penerima atau sasaran yang biasanya diperkenalkan oleh à), bukan objek langsung. Tidak ada penyesuaian.

5. Menyesuaikan dengan subjek ketika ada objek langsung sesudah verba

  • Keliru: Elle s'est lavée les cheveux.
  • Benar: Elle s'est lavé les cheveux.
  • Alasannya: Yang dicuci secara langsung adalah les cheveux. Kata se bermakna “pada dirinya sendiri” dan berfungsi tidak langsung, sehingga lavé tidak berubah.

6. Menerjemahkan se selalu sebagai “diri sendiri”

  • Kurang tepat: mengartikan Ils se sont rencontrés sebagai “Mereka menemui diri mereka sendiri.”
  • Tepat: “Mereka bertemu” atau “Mereka saling bertemu.”
  • Alasannya: Bentuk pronominal dapat bersifat refleksif, timbal balik, atau menjadi ungkapan tetap. Makna harus dilihat dari verbanya, bukan dari se saja.

Catatan Penggunaan

Dalam bahasa lisan, beberapa penanda penyesuaian hanya terlihat dalam ejaan. Levé, levée, levés, dan levées biasanya diucapkan sama. Karena itu, pembelajar yang banyak belajar melalui audio sering memahami kalimat tetapi tetap keliru saat menulis. Biasakan menghubungkan akhiran tertulis dengan subjek meskipun bunyinya tidak berubah.

Kata keterangan pendek sering diletakkan setelah verba bantu, misalnya elle s'est vite habillée dan nous nous sommes bien amusés. Namun, penempatannya dapat berubah menurut jenis kata keterangan dan fokus kalimat. Untuk tingkat A2, pola être + bien/vite + partisip cukup berguna, sedangkan keterangan waktu atau tempat lazim berada setelah kelompok verba: ils se sont rencontrés hier au café.

Tidak semua verba pronominal diterjemahkan dengan bentuk Indonesia berimbuhan ber- atau dengan kata “diri”. Hafalkan sebagai satu kesatuan: se rendre compte de berarti “menyadari”, se souvenir de berarti “mengingat”, dan s'en aller berarti “pergi”. Pendekatan ini lebih aman daripada menebak arti dari verba tanpa se.

Melampaui Dasar: Pemakaian Lanjutan

Bagian ini menjelaskan rincian yang belum harus dikuasai sekaligus pada tingkat A2. Aturan praktis pemula tetap: gunakan être dan sesuaikan partisip dalam contoh biasa seperti elle s'est levée. Ketika kemampuan menulis berkembang, periksa fungsi se dan posisi objek langsung.

Ketika se merupakan objek tidak langsung

Beberapa verba pada dasarnya memakai à: parler à, téléphoner à, sourire à, écrire à, dan plaire à. Dalam pemakaian timbal balik, se menggantikan unsur à quelqu'un, sehingga partisip tidak berubah:

  • Elles se sont téléphoné. — Mereka saling menelepon.
  • Ils se sont souri. — Mereka saling tersenyum.
  • Nous nous sommes écrit. — Kami saling berkirim surat/pesan.

Bandingkan dengan se voir: verba voir quelqu'un tidak memakai à, sehingga se merupakan objek langsung dan terjadi penyesuaian: elles se sont vues.

Objek langsung sebelum atau sesudah partisip

Perhatikan pasangan berikut:

  • Elle s'est lavé les mains. — Ia mencuci tangannya.
  • Les mains qu'elle s'est lavées étaient froides. — Tangan yang telah dicucinya terasa dingin.

Pada kalimat pertama, objek langsung les mains berada sesudah partisip, jadi tidak ada penyesuaian. Pada kalimat kedua, objek yang sama muncul lebih dahulu melalui que; karena itu lavées menyesuaikan dengan les mains yang feminin jamak. Ini mengikuti aturan umum penyesuaian partisip dengan objek langsung yang mendahuluinya.

Verba yang pada dasarnya pronominal

Ada verba yang hampir selalu atau hanya dipakai secara pronominal dalam makna tertentu, misalnya s'évanouir (pingsan), se souvenir (ingat), dan se méfier (waspada terhadap). Dalam pemakaian baku, partisipnya menyesuaikan dengan subjek:

  • Elle s'est évanouie.
  • Ils se sont souvenus de l'adresse.
  • Elles se sont méfiées de cette offre.

Aturan ini perlu dipelajari sebagai bagian dari perilaku verba tersebut; jangan mencoba menerjemahkan se sebagai objek tersendiri.

Se faire dan se laisser di depan infinitif

Jika diikuti infinitif (bentuk dasar verba, seperti couper atau convaincre), fait tidak berubah:

  • Elle s'est fait couper les cheveux. — Ia potong rambut.
  • Ils se sont fait surprendre par la pluie. — Mereka kehujanan secara tidak terduga.

Dalam ejaan modern, laissé di depan infinitif juga lazim diperlakukan tidak berubah: elles se sont laissé convaincre. Pola ini termasuk materi lanjutan; yang paling penting ialah tidak menambahkan -e atau -s secara otomatis hanya karena verba bantunya être.

Kiat Latihan

  1. Latih satu rutinitas dalam dua waktu. Tulis lima kegiatan pagi dalam bentuk sekarang, lalu ubah ke kemarin: Je me réveille à sept heures → Hier, je me suis réveillé(e) à sept heures. Cara ini melatih kata ganti, être, dan partisip sekaligus.
  2. Gunakan empat kotak penyesuaian. Ambil satu verba, lalu tulis bentuk maskulin tunggal, feminin tunggal, maskulin/campuran jamak, dan feminin jamak: levé, levée, levés, levées. Ucapannya mungkin sama, tetapi ejaannya harus tampak berbeda.
  3. Kelompokkan pengecualian berdasarkan pasangan verba. Hafalkan voir quelqu'un → elles se sont vues berdampingan dengan parler à quelqu'un → elles se sont parlé. Pertanyaan sederhana “apakah verba ini memakai à?” membantu menentukan apakah se langsung atau tidak langsung.

Konsep Terkait

  • Prasyarat: Passé composé dengan être — pelajari bentuk suis, es, est, sommes, êtes, sont dan penyesuaian partisip sebelum menerapkannya pada verba pronominal.

Prasyarat

Passé composé dengan être dalam bahasa PrancisA2

Konsep A2 lainnya

Konsep ini dalam bahasa lain

Bandingkan di semua bahasa