B2

Participe présent dalam bahasa Prancis

Participe Présent

Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Prancis di Settemila Lingue.

Ringkasnya

Participe présent adalah bentuk verba berakhiran -ant yang menyatakan tindakan, misalnya parlant “yang sedang berbicara”. Sebagai verba, bentuk ini tidak berubah; jika bentuk turunannya sudah berfungsi sebagai adjectif verbal (kata sifat yang berasal dari verba), bentuk tersebut menyesuaikan gender dan jumlah kata benda: un récit passionnant, des histoires passionnantes. Jangan tertukar dengan gérondif, yang selalu memakai en + participe présent: en parlant.

Gambaran Umum

Participe présent dapat disebut bentuk nonfinit: bentuk verba yang tidak dikonjugasikan menurut orang seperti je parle atau nous parlons. Bentuk ini sering memadatkan anak kalimat dengan qui, comme, atau puisque. Misalnya, les personnes parlant français kurang lebih sama dengan les personnes qui parlent français: “orang-orang yang berbicara bahasa Prancis”.

Topik ini biasanya diperdalam pada tingkat B2 karena satu bentuk berakhiran -ant dapat mempunyai tiga fungsi yang tampak mirip, tetapi tata bahasanya berbeda: participe présent yang bersifat verbal, adjectif verbal yang bersifat kata sifat, dan gérondif dengan en. Perbedaan itu menentukan apakah bentuknya berubah, apakah boleh mempunyai objek, dan hubungan maknanya dengan verba utama.

Bagi penutur bahasa Indonesia, tantangan utamanya bukan mencari akhiran yang setara. Bahasa Indonesia biasanya mengungkapkan gagasan ini dengan “yang”, “sambil”, “karena”, “dengan”, atau anak kalimat lengkap. Karena itu, jangan selalu menerjemahkan -ant dengan satu kata Indonesia yang sama. Tentukan dahulu fungsinya dalam kalimat Prancis.

Cara Kerjanya

1. Membentuk participe présent

Untuk hampir semua verba, ambil bentuk nous pada kala kini, hilangkan -ons, lalu tambahkan -ant.

Infinitif (bentuk dasar) Bentuk nous Dasar Participe présent
parler nous parlons parl- parlant
finir nous finissons finiss- finissant
prendre nous prenons pren- prenant
lire nous lisons lis- lisant
faire nous faisons fais- faisant

Pola ini juga menjelaskan ejaan yang mungkin tampak tidak terduga:

  • manger → nous mangeons → mangeant
  • commencer → nous commençons → commençant

Huruf e pada mangeant dan tanda kait pada ç dalam commençant mempertahankan bunyi dasar verba.

Ada tiga bentuk tidak beraturan yang sangat penting:

Infinitif Participe présent Arti dasar
avoir ayant mempunyai
être étant berada/menjadi
savoir sachant mengetahui

2. Participe présent verbal: tidak berubah

Jika bentuk -ant masih menyatakan tindakan, bentuk itu berfungsi sebagai verba. Ia tidak menyesuaikan gender atau jumlah, walaupun kata yang diterangkannya feminin atau jamak.

  • un homme parlant français
  • une femme parlant français
  • des personnes parlant français

Pada ketiga contoh tersebut, parlant tetap sama. Bentuk verbal juga dapat membawa pelengkap verba, termasuk objek langsung (pihak atau benda yang langsung dikenai tindakan):

  • les étudiants lisant ce roman
  • une entreprise employant cent personnes
  • des voyageurs attendant le train

Sering kali struktur ini dapat diuraikan menjadi anak kalimat relatif dengan qui:

  • les étudiants lisant ce roman → les étudiants qui lisent ce roman
  • une entreprise employant cent personnes → une entreprise qui emploie cent personnes

Versi dengan qui biasanya terasa lebih alami dalam percakapan. Versi dengan participe présent lebih padat dan sering muncul dalam tulisan, pengumuman, petunjuk, berita, atau ragam resmi.

3. Adjectif verbal: berubah mengikuti kata benda

Sebagian bentuk -ant sudah berfungsi sebagai adjectif verbal, yaitu kata sifat yang berasal dari verba. Bentuk ini menerangkan sifat atau keadaan, bukan menonjolkan tindakan yang sedang berlangsung. Seperti kata sifat Prancis lain, bentuknya menyesuaikan gender (maskulin atau feminin) dan jumlah (tunggal atau jamak).

Tunggal Jamak
Maskulin passionnant passionnants
Feminin passionnante passionnantes

Contohnya:

  • un film passionnant — film yang menarik
  • une histoire passionnante — cerita yang menarik
  • des films passionnants — film-film yang menarik
  • des histoires passionnantes — cerita-cerita yang menarik

Uji praktisnya: adjectif verbal sering dapat dipakai setelah être dan dapat diperkuat dengan kata seperti très.

  • Cette histoire est passionnante. — Cerita ini menarik.
  • Ces exercices sont très fatigants. — Latihan-latihan ini sangat melelahkan.

Namun, jangan hanya mengandalkan terjemahan. Bandingkan tindakan dengan sifat berikut:

  • des enfants fatiguant leurs parents — anak-anak yang membuat orang tua mereka lelah; fatiguant adalah verba dan mempunyai objek leurs parents
  • des exercices fatigants — latihan yang melelahkan; fatigants adalah kata sifat dan menyesuaikan bentuk jamak

4. Ejaan participe présent dan adjectif verbal kadang berbeda

Beberapa adjectif verbal mempunyai ejaan yang berbeda dari participe présent asalnya. Perbedaan ini harus dipelajari sebagai kosakata, tetapi beberapa pasangan sangat sering dijumpai.

Verba Participe présent verbal Adjectif verbal
fatiguer fatiguant fatigant / fatigante
convaincre convainquant convaincant / convaincante
communiquer communiquant communicant / communicante
provoquer provoquant provocant / provocante
précéder précédant précédent / précédente

Bandingkan:

  • un discours convainquant le public — pidato yang meyakinkan khalayak; tindakan, dengan objek le public
  • un discours convaincant — pidato yang meyakinkan; sifat

5. Perbedaan dengan gérondif

Gérondif adalah konstruksi en + participe présent. Konstruksi ini biasanya menerangkan bagaimana, kapan, atau dalam keadaan apa tindakan utama dilakukan. Dalam bahasa Indonesia, terjemahannya dapat memakai “sambil”, “dengan”, “ketika”, atau “karena”, bergantung pada konteks.

Struktur Fungsi utama Contoh Makna
participe présent memadatkan anak kalimat; tanpa en Voyant le problème, elle a appelé. Karena/setelah melihat masalah itu, ia menelepon.
gérondif cara atau tindakan bersamaan; memakai en Elle marche en téléphonant. Ia berjalan sambil menelepon.
adjectif verbal menyatakan sifat; menyesuaikan bentuk Une nouvelle inquiétante. Kabar yang mengkhawatirkan.

Pada gérondif, pelaku tindakan en + -ant pada umumnya sama dengan subjek verba utama: dalam Elle marche en téléphonant, orang yang berjalan juga orang yang menelepon. Hubungan subjek juga penting pada participe présent lepas, tetapi konstruksi absolut tertentu dapat mempunyai subjek sendiri; hal ini dibahas pada bagian lanjutan.

6. Posisi dan nilai makna

Participe présent dapat langsung mengikuti nomina (kata benda) yang diterangkannya:

  • Les candidats possédant une expérience internationale seront prioritaires.

Ia juga dapat diletakkan di awal atau di akhir kalimat sebagai keterangan tambahan:

  • Sachant cela, j’ai changé d’avis.
  • Elle est sortie, laissant la porte ouverte.

Hubungan logisnya tidak selalu ditandai oleh satu kata penghubung. Konteks menentukan apakah maknanya sebab, waktu, keadaan, atau akibat. Karena bahasa Indonesia cenderung menyatakan hubungan ini lebih jelas, terjemahan yang alami sering perlu menambahkan “karena”, “setelah”, atau “sehingga”.

Contoh dalam Konteks

Bahasa Prancis Bahasa Indonesia Catatan
Une histoire passionnante. Sebuah cerita yang menarik. Passionnante adalah adjectif verbal feminin tunggal.
Les personnes parlant français peuvent nous aider. Orang-orang yang berbicara bahasa Prancis dapat membantu kami. Parlant bersifat verbal dan tidak berubah.
J’ai rencontré une chercheuse travaillant à Lyon. Saya bertemu seorang peneliti yang bekerja di Lyon. Setara dengan qui travaille à Lyon.
Les passagers attendant le vol 326 sont priés de se présenter à la porte 8. Para penumpang yang menunggu penerbangan 326 diminta datang ke gerbang 8. Ragam pengumuman; attendant mempunyai objek.
Étant fatigué, je suis parti plus tôt. Karena lelah, saya pulang lebih awal. Étant tidak berubah; fatigué merujuk kepada penutur laki-laki.
Étant fatiguée, Marie est partie plus tôt. Karena lelah, Marie pulang lebih awal. Yang berubah adalah fatiguée, bukan étant.
Sachant cela, j’ai décidé d’attendre. Karena mengetahui hal itu, saya memutuskan untuk menunggu. Menyatakan alasan bagi keputusan.
Ne trouvant pas ses clés, il a appelé sa colocataire. Karena tidak menemukan kuncinya, ia menelepon teman serumahnya. Bentuk negatif mengapit unsur verbal dengan ne ... pas.
Le train partant à 18 heures est annulé. Kereta yang berangkat pukul 18.00 dibatalkan. Mengidentifikasi kereta tertentu.
Ce documentaire est vraiment passionnant. Film dokumenter ini benar-benar menarik. Kata sifat maskulin tunggal setelah être.
Ce sont des remarques provocantes. Itu adalah komentar-komentar yang provokatif. Adjectif verbal feminin jamak.
Elle est sortie, laissant son téléphone sur la table. Ia pergi keluar dan meninggalkan teleponnya di atas meja. Tindakan kedua menyertai atau menjadi akibat tindakan utama.
En comparant les deux offres, vous verrez la différence. Dengan membandingkan kedua tawaran itu, Anda akan melihat perbedaannya. Ini gérondif karena memakai en.
Les deux offres comparées sont très différentes. Kedua tawaran yang dibandingkan itu sangat berbeda. Comparées adalah participe passé, bukan participe présent.

Kesalahan Umum

1. Menyesuaikan participe présent verbal dengan nomina

  • Salah: Les personnes parlantes français peuvent entrer.
  • Benar: Les personnes parlant français peuvent entrer.
  • Alasannya: Parlant menyatakan tindakan dan mempunyai pelengkap français, sehingga bersifat verbal dan tetap. Parlante memang dapat menjadi kata sifat dalam konteks lain, misalnya une image parlante (“gambar yang sangat jelas maknanya”), tetapi bukan dalam kalimat ini.

2. Tidak menyesuaikan adjectif verbal

  • Salah: Une histoire passionnant.
  • Benar: Une histoire passionnante.
  • Alasannya: Di sini passionnant menyatakan sifat histoire. Karena histoire feminin tunggal, bentuknya menjadi passionnante.

3. Menambahkan en ketika yang diperlukan adalah participe présent

  • Salah: Les étudiants en vivant à Paris paient un loyer élevé.
  • Benar: Les étudiants vivant à Paris paient un loyer élevé.
  • Alasannya: Bentuk tersebut langsung menerangkan les étudiants, jadi gunakan participe présent tanpa en. Gérondif en vivant berfungsi sebagai keterangan bagi verba utama, bukan sebagai pengganti langsung anak kalimat qui vivent.

4. Menggunakan bentuk infinitif sebagai dasar

  • Salah: boirant, écrirant
  • Benar: buvant, écrivant
  • Alasannya: Dasarnya berasal dari bentuk nous kala kini: nous buvons → buvant, nous écrivons → écrivant. Jangan sekadar menghapus akhiran infinitif lalu menambahkan -ant.

5. Membuat subjek menggantung

  • Salah: Étant fatigué, le travail a été interrompu.
  • Benar: Étant fatigués, nous avons interrompu le travail.
  • Alasannya: Pada versi salah, seolah-olah le travail yang merasa lelah. Pada versi benar, subjek yang lelah dan yang menghentikan pekerjaan sama, yaitu nous.

6. Mengabaikan perbedaan ejaan kata sifat

  • Salah: C’est un argument convainquant.
  • Benar: C’est un argument convaincant.
  • Alasannya: Tanpa objek dan dengan makna sifat, yang diperlukan adalah adjectif verbal convaincant. Bentuk verbalnya tetap convainquant, misalnya un argument convainquant plusieurs hésitants.

Catatan Penggunaan

Participe présent produktif dalam bahasa Prancis modern, tetapi jauh lebih sering muncul dalam tulisan daripada dalam percakapan santai. Dalam percakapan, anak kalimat dengan qui, parce que, quand, atau comme sering terdengar lebih wajar dan lebih mudah dipahami. Les gens qui habitent ici biasanya lebih lisan daripada les gens habitant ici.

Dalam tulisan administratif, lowongan kerja, petunjuk, dan berita, bentuk ini berguna karena ringkas: Toute personne souhaitant participer doit s’inscrire avant vendredi. Namun, rangkaian terlalu banyak bentuk -ant dapat membuat kalimat terasa berat. Kejelasan lebih penting daripada kepadatan.

Perhatikan pula bahwa étant fatigué tidak membuktikan bahwa participe présent menyesuaikan gender. Étant selalu tetap; kata sifat atau participe passé sesudahnya yang dapat berubah: étant fatiguée, étant surpris, étant surprises. Ini penting bagi penutur bahasa Indonesia karena bahasa Indonesia tidak mempunyai persesuaian gender semacam itu.

Ungkapan sachant que sering memperkenalkan informasi yang menjadi dasar penilaian: Sachant que le magasin ferme à 19 heures, partons maintenant. Ungkapan étant donné que berarti kira-kira “mengingat bahwa” atau “karena”: Étant donné qu’il pleut, nous resterons à l’intérieur. Keduanya lazim dalam penalaran dan tulisan; étant donné que juga sangat umum sebagai penghubung tetap.

Penggunaan Lanjutan

Participe composé untuk tindakan yang sudah selesai

Jika tindakan dalam klausa partisip terjadi lebih dahulu daripada tindakan utama, bahasa Prancis dapat memakai participe composé: ayant atau étant + participe passé (bentuk partisip lampau).

  • Ayant terminé son rapport, Léa est rentrée chez elle. — Setelah menyelesaikan laporannya, Léa pulang.
  • N’ayant pas reçu de réponse, nous avons relancé le client. — Karena belum menerima jawaban, kami menghubungi klien itu lagi.
  • Étant arrivé en avance, Paul a pris un café. — Karena tiba lebih awal, Paul minum kopi.
  • Étant arrivée en avance, Léa a pris un café. — Karena tiba lebih awal, Léa minum kopi.

Pada dua contoh terakhir, étant tetap sama. Arrivé/arrivée mengikuti aturan persesuaian participe passé dengan être.

Negasi dan pronomina

Karena participe présent tetap bersifat verbal, ia dapat dinegasikan dan dapat membawa pronomina objek (kata ganti yang menggantikan objek).

  • ne comprenant pas la question — karena tidak memahami pertanyaannya
  • ne l’ayant jamais vu — karena belum pernah melihatnya
  • les connaissant bien — karena mengenal mereka dengan baik

Susunan ini terutama dijumpai dalam tulisan. Dalam percakapan, kalimat lengkap seperti Comme je ne comprenais pas la question... sering lebih alami.

Konstruksi absolut

Dalam ragam resmi atau sastra, sebuah kelompok participe présent dapat mempunyai subjek sendiri. Konstruksi ini disebut konstruksi absolut, yakni keterangan yang mempunyai pelaku atau pokok sendiri dan tidak langsung menjadi bagian inti kalimat utama.

  • Le temps le permettant, la cérémonie aura lieu dehors. — Jika cuaca memungkinkan, upacara akan berlangsung di luar.
  • Les circonstances ayant changé, nous devons revoir notre décision. — Karena keadaan telah berubah, kita harus meninjau kembali keputusan kita.

Ini bukan kesalahan “subjek menggantung”: le temps adalah subjek permettant, sedangkan la cérémonie adalah subjek aura lieu. Gunakan pola ini dengan hemat karena bernuansa formal.

Memilih antara participe présent dan anak kalimat

Participe présent tidak menyatakan orang atau waktu secara mandiri. Waktunya dipahami dari konteks dan verba utama. Jika urutan waktu, sebab, atau pelaku dapat menimbulkan keraguan, anak kalimat lengkap biasanya lebih jelas.

  • Ringkas: Les clients ayant réservé peuvent entrer.
  • Lebih eksplisit: Les clients qui ont réservé peuvent entrer.

Keduanya benar. Pilihan kedua menandai kala lampau dengan lebih langsung dan sering lebih mudah diproses saat berbicara.

Tips Latihan

  1. Mulai dari bentuk nous. Pilih sepuluh verba yang sudah dikenal, tulis bentuk nous, lalu ubah menjadi participe présent: nous venons → venant, nous écrivons → écrivant. Cara ini mencegah bentuk rekaan seperti venirant.
  2. Latih tiga versi dari satu gagasan. Bandingkan les enfants qui jouent dehors, les enfants jouant dehors, dan les enfants apprennent en jouant dehors. Tandai mana anak kalimat relatif, participe présent, dan gérondif.
  3. Cari petunjuk fungsi. Saat membaca, lingkari objek setelah bentuk -ant untuk mengenali fungsi verbal. Garisbawahi akhiran feminin atau jamak untuk mengenali adjectif verbal. Ubah kalimat ke bentuk dengan qui atau être sebagai pemeriksaan.

Konsep Terkait

  • Prasyarat: Gérondif (en + -ant) — memahami bentuk dengan en membantu membedakannya dari participe présent tanpa en.

Prasyarat

Gérondif dalam Bahasa Prancis: *en* + bentuk *-ant*B1

Konsep B2 lainnya

Konsep ini dalam bahasa lain

Bandingkan di semua bahasa