A1

Kata Kerja *Être* dalam Bahasa Prancis

Le Verbe Être

Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Prancis di Settemila Lingue.

Ringkasnya

Être berarti “adalah”, “merupakan”, atau “berada”, bergantung pada konteks. Bentuk waktu sekarangnya tidak beraturan: je suis, tu es, il/elle/on est, nous sommes, vous êtes, ils/elles sont. Tidak seperti bahasa Indonesia, bahasa Prancis biasanya tetap memerlukan kata kerja ini dalam kalimat seperti Je suis étudiant (“Saya mahasiswa”) dan Elle est fatiguée (“Dia lelah”).

Gambaran Umum

Être adalah salah satu kata kerja terpenting dalam bahasa Prancis. Pada tingkat A1, kata kerja ini dipakai untuk menyatakan identitas, profesi, kebangsaan, asal, keadaan, sifat, lokasi, serta waktu. Karena bentuknya tidak mengikuti pola kata kerja biasa, konjugasinya perlu dipelajari sebagai satu rangkaian.

Konjugasi berarti perubahan bentuk kata kerja sesuai dengan subjeknya. Dalam bahasa Indonesia, bentuk “adalah” atau “berada” tidak berubah menurut pelaku, bahkan sering tidak perlu disebut: “Saya guru” dan “Mereka guru”. Dalam bahasa Prancis, bentuk être berubah dan tidak boleh begitu saja dihilangkan: Je suis professeur dan Ils sont professeurs.

Pelajaran ini berfokus terlebih dahulu pada présent (waktu sekarang). Bagian lanjutan di bawah juga memperkenalkan beberapa fungsi être yang akan sering terlihat pada tingkat berikutnya, tetapi pemula cukup menguasai tabel utama dan pemakaian dasarnya lebih dahulu.

Cara Kerjanya

Konjugasi waktu sekarang

Subjek adalah orang atau hal yang sedang dibicarakan. Pasangkan setiap pronomina subjek (kata pengganti orang atau benda yang menjadi pokok kalimat) dengan bentuk être yang tepat.

Orang Pronomina Bentuk être Arti dasar
pertama tunggal je je suis saya adalah/berada
kedua tunggal, akrab tu tu es kamu adalah/berada
ketiga tunggal il / elle / on il / elle / on est dia/itu/kita adalah atau berada
pertama jamak nous nous sommes kami/kita adalah/berada
kedua jamak atau formal vous vous êtes Anda/kalian adalah/berada
ketiga jamak ils / elles ils / elles sont mereka adalah/berada

Perhatikan aksen pada êtes. Bentuk ini tidak boleh ditulis etes. Untuk pelafalan, es dan est sama-sama kira-kira berbunyi /ɛ/, sedangkan huruf akhir pada est dan sont tidak dibaca. Karena bunyinya dapat mirip atau tidak memperlihatkan semua huruf, latihan menulis tetap penting.

Identitas, nama, dan profesi

Untuk memperkenalkan atau mengidentifikasi seseorang, gunakan pola subjek + être + keterangan identitas:

  • Je suis Rina. — Saya Rina.
  • C'est Karim. — Itu Karim.
  • Nous sommes étudiants. — Kami mahasiswa.

Sesudah être, nama profesi yang hanya menyebut pekerjaan biasanya tidak memakai kata sandang seperti un atau une:

  • Elle est médecin. — Dia dokter.
  • Il est professeur. — Dia guru.

Kata sandang adalah kata kecil di depan nomina, misalnya un, une, atau le. Bila profesi diberi gambaran atau penilaian tambahan, bahasa Prancis lazim beralih ke pola c'est: C'est un excellent médecin (“Dia dokter yang sangat baik”). Untuk pemula, ingat pola aman: subjek + être + profesi tanpa kata sandang, tetapi c'est + kata sandang + profesi.

Kebangsaan, sifat, dan keadaan

Être juga menghubungkan subjek dengan adjektiva (kata sifat yang menerangkan orang atau benda):

  • Je suis indonésien / indonésienne. — Saya orang Indonesia.
  • Paul est français. — Paul orang Prancis.
  • Marie est française. — Marie orang Prancis.
  • Nous sommes fatigués / fatiguées. — Kami lelah.

Dalam bahasa Prancis, banyak adjektiva menyesuaikan gender gramatikal (pengelompokan bentuk maskulin dan feminin) serta jumlah tunggal atau jamak. Bahasa Indonesia tidak memiliki perubahan seperti ini. Karena itu, jangan hanya menghafal être; periksa juga akhir kata sifatnya:

Subjek Contoh Penyesuaian
seorang laki-laki Il est content. maskulin tunggal
seorang perempuan Elle est contente. feminin tunggal
kelompok campuran/laki-laki Ils sont contents. maskulin jamak
kelompok perempuan Elles sont contentes. feminin jamak

Asal dan lokasi

Untuk menyatakan asal, pola yang sangat umum adalah être de + tempat:

  • Je suis de Jakarta. — Saya dari Jakarta.
  • Nous sommes d'Indonésie. — Kami dari Indonesia.

De berubah menjadi d' sebelum bunyi vokal, seperti pada d'Indonésie. Untuk lokasi saat ini, gunakan preposisi (kata penghubung yang menunjukkan hubungan tempat) yang sesuai:

  • Elle est à Paris. — Dia berada di Paris.
  • Ils sont en France. — Mereka berada di Prancis.
  • Nous sommes au bureau. — Kami berada di kantor.

Jangan menyamakan “dari” dan “di”: être de menunjukkan asal, sedangkan être à/en/au biasanya menunjukkan lokasi.

Menyatakan waktu

Untuk jam, bahasa Prancis menggunakan il est, bukan bentuk yang mengikuti orang yang bertanya:

  • Quelle heure est-il ? — Pukul berapa sekarang?
  • Il est huit heures. — Sekarang pukul delapan.
  • Il est midi. — Sekarang tengah hari.

Il di sini bukan “dia laki-laki”, melainkan subjek tanpa rujukan orang tertentu. Pola ini perlu dihafal sebagai ungkapan tetap.

Kalimat negatif

Bentuk negatif dasar mengapit kata kerja dengan ne ... pas:

  • Je ne suis pas français. — Saya bukan orang Prancis.
  • Elle n'est pas ici. — Dia tidak berada di sini.
  • Nous ne sommes pas prêts. — Kami belum/tidak siap.

Ne menjadi n' sebelum bentuk yang diawali bunyi vokal, seperti est: n'est pas. Dalam percakapan santai, penutur sering menghilangkan ne dan mengatakan Je suis pas prêt. Namun, bentuk lengkap tetap paling aman untuk tulisan dan pembelajaran awal.

Membuat pertanyaan

Ada tiga pola penting:

Pola Contoh Nuansa
intonasi naik Tu es prêt ? umum dalam percakapan
est-ce que Est-ce que tu es prêt ? netral dan jelas
inversi Es-tu prêt ? lebih resmi atau tertulis

Inversi berarti membalik urutan kata kerja dan pronomina subjek, lalu menghubungkannya dengan tanda hubung: es-tu, est-il, sommes-nous, êtes-vous, sont-ils. Jangan menambahkan est-ce que sekaligus dengan inversi dalam satu pertanyaan biasa.

Contoh dalam Konteks

Bahasa Prancis Bahasa Indonesia Catatan
Je suis de Paris. Saya dari Paris. Asal dengan de
Quelle heure est-il ? Pukul berapa sekarang? Ungkapan waktu tetap
Nous sommes fatigués. Kami lelah. Keadaan kelompok campuran atau laki-laki
C'est beau ici. Di sini indah. Penilaian umum dengan c'est
Tu es libre ce soir ? Kamu senggang malam ini? Pertanyaan percakapan
Elle est architecte. Dia arsitek. Profesi tanpa une
Vous êtes monsieur Dupont ? Apakah Anda Pak Dupont? Vous formal untuk satu orang
Nous sommes d'Indonésie. Kami dari Indonesia. de menjadi d'
Mes clés sont sur la table. Kunci-kunci saya ada di atas meja. Lokasi benda
Ils ne sont pas à la maison. Mereka tidak berada di rumah. Bentuk negatif
Est-ce que Léa est française ? Apakah Léa orang Prancis? Pertanyaan netral
On est prêts à partir. Kita siap berangkat. On lazim berarti “kita” dalam percakapan
Il est huit heures et demie. Sekarang pukul setengah sembilan. Menyatakan jam
Ce sont mes collègues. Mereka rekan kerja saya. Bentuk baku untuk identitas jamak

Kesalahan Umum

1. Menghilangkan être seperti dalam bahasa Indonesia

  • Keliru: Je étudiant.
  • Benar: Je suis étudiant.
  • Alasannya: Bahasa Indonesia dapat mengatakan “Saya mahasiswa” tanpa “adalah”, tetapi kalimat Prancis memerlukan kata kerja yang dikonjugasikan.

2. Memilih bentuk berdasarkan bunyi, bukan subjek

  • Keliru: Nous sont prêts.
  • Benar: Nous sommes prêts.
  • Alasannya: Setiap pronomina memiliki pasangan tetap. Sont hanya dipakai bersama ils atau elles serta subjek jamak orang ketiga.

3. Menulis vous êtes tanpa aksen

  • Keliru: Vous etes en avance.
  • Benar: Vous êtes en avance.
  • Alasannya: Aksen sirkumfleks pada êtes adalah bagian dari ejaan baku, bukan hiasan.

4. Menambahkan kata sandang pada profesi sederhana

  • Keliru: Elle est une médecin.
  • Benar: Elle est médecin.
  • Alasannya: Setelah être, profesi yang sekadar menyatakan pekerjaan biasanya tidak memakai un/une. Jika ada penilaian, susunan C'est une excellente médecin dapat digunakan.

5. Melupakan penyesuaian kata sifat

  • Keliru: Elles sont fatigué.
  • Benar: Elles sont fatiguées.
  • Alasannya: Kata sifat menyesuaikan gender dan jumlah. Untuk kelompok perempuan jamak, fatigué menjadi fatiguées.

6. Tertukar antara c'est dan il/elle est

  • Kurang tepat: Il est mon frère ketika baru menunjukkan siapa orang itu.
  • Lebih alami: C'est mon frère.
  • Alasannya: C'est + nomina lazim dipakai untuk mengidentifikasi: “Itu saudara laki-laki saya.” Sebaliknya, il est + adjektiva menggambarkan orang yang sudah jelas: Il est gentil (“Dia baik”).

Catatan Pemakaian

Tu, vous, dan bentuk kata kerja

Tu es dipakai untuk satu orang dalam hubungan akrab, misalnya teman atau keluarga. Vous êtes dapat merujuk kepada beberapa orang (“kalian”) atau kepada satu orang secara sopan (“Anda”). Pilihan ini tidak memiliki padanan yang sepenuhnya sama dalam bahasa Indonesia karena “Anda”, “kamu”, dan sapaan seperti “Bapak/Ibu” dipakai menurut kebiasaan yang berbeda. Jika ragu dalam situasi resmi, vous êtes adalah pilihan yang aman.

On est dan nous sommes

Dalam percakapan sehari-hari, on sangat sering berarti “kita/kami”: On est en retard (“Kita terlambat”). Walaupun maknanya dapat jamak, kata kerjanya tetap bentuk tunggal est, bukan sommes atau sont. Nous sommes tetap benar dan umum dalam tulisan atau ketika penutur ingin terdengar lebih resmi.

Kata sifat sesudah on est dapat mencerminkan orang-orang yang dimaksud: On est prêts untuk kelompok campuran atau laki-laki, dan On est prêtes untuk kelompok perempuan. Kata kerjanya tetap tunggal, sedangkan makna kata sifat dapat jamak.

C'est dan ce sont

C'est secara harfiah merupakan gabungan ce + est. Gunakan bentuk ini untuk memperkenalkan, menunjuk, atau memberi penilaian umum:

  • C'est ma voisine. — Itu tetangga saya.
  • C'est intéressant. — Itu menarik.

Untuk nomina jamak, bentuk bakunya adalah ce sont: Ce sont mes amis. Dalam percakapan santai, C'est mes amis sering terdengar, tetapi ce sont lebih aman dalam tulisan resmi dan latihan tata bahasa.

Lebih Lanjut: Pemakaian Tingkat Lanjut

Bagian ini belum perlu dikuasai pada A1, tetapi menjelaskan mengapa être terus muncul pada materi lanjutan.

Sebagai kata kerja bantu

Être dapat menjadi kata kerja bantu, yaitu kata kerja yang membantu membentuk waktu lampau. Sejumlah kata kerja gerak dan semua kata kerja pronominal memakai être dalam passé composé:

  • Elle est arrivée hier. — Dia tiba kemarin.
  • Nous nous sommes levés tôt. — Kami bangun pagi.

Bentuk seperti arrivée dan levés adalah partisip lampau (bentuk kata kerja yang dipakai dalam konstruksi waktu lampau). Dalam pola dengan être, partisip lampau biasanya menyesuaikan gender dan jumlah subjek. Ini adalah topik tersendiri; pada tahap awal, cukup kenali bahwa est atau sommes tidak selalu berarti “adalah”.

Membentuk kalimat pasif

Être juga dipakai dalam bentuk pasif, yaitu susunan yang menyoroti pihak atau benda yang dikenai tindakan:

  • Le musée est fermé le lundi. — Museum ditutup pada hari Senin.
  • La lettre est écrite par Léa. — Surat itu ditulis oleh Léa.

Di sini fermé dan écrite menyesuaikan nomina yang diterangkan. Bentuk pertama juga dapat dipahami sebagai keadaan (“museum dalam keadaan tutup”), tergantung konteks.

Être en train de

Untuk menekankan bahwa kegiatan sedang berlangsung tepat saat ini, bahasa Prancis dapat memakai être en train de + infinitif. Infinitif adalah bentuk dasar kata kerja, seperti manger atau travailler.

  • Je suis en train de travailler. — Saya sedang bekerja.
  • Ils sont en train de manger. — Mereka sedang makan.

Bahasa Indonesia cukup memakai “sedang”. Dalam bahasa Prancis, bentuk waktu sekarang biasa juga sering sudah cukup: Je travaille dapat berarti “Saya bekerja” atau “Saya sedang bekerja”. Gunakan en train de hanya ketika proses yang sedang berlangsung memang perlu ditekankan.

Ungkapan tetap dengan être

Banyak keadaan memakai avoir dalam bahasa Prancis, bukan être: avoir faim (“lapar”), avoir soif (“haus”), dan avoir vingt ans (“berumur dua puluh tahun”). Jadi, jangan menerjemahkan pola bahasa Indonesia kata demi kata menjadi être. Sebaliknya, beberapa ungkapan umum memang memakai être, misalnya être d'accord (“setuju”), être en retard (“terlambat”), dan être au courant (“mengetahui perkembangan”). Pelajari ungkapan sebagai satu kesatuan.

Tips Latihan

  1. Latih dalam dua arah. Tulis pronomina secara acak, lalu lengkapi tanpa melihat tabel: elle — est, nous — sommes, vous — êtes. Setelah itu, lihat bentuknya dan sebutkan pronomina yang cocok.
  2. Buat enam versi satu pola. Mulailah dari Je suis prêt/prête, lalu ubah subjek sampai menjadi tu es, il/elle est, nous sommes, vous êtes, dan ils/elles sont. Sesuaikan juga kata sifatnya agar tidak melatih kata kerja saja.
  3. Bandingkan tiga fungsi setiap hari. Buat satu kalimat tentang identitas, satu tentang asal atau lokasi, dan satu tentang keadaan: Je suis étudiant, Je suis de Bandung, Je suis fatigué. Tambahkan bentuk negatif atau pertanyaan pada putaran berikutnya.

Konsep Terkait

  • Prasyarat: Pronomina Subjek — membantu menentukan siapa atau apa yang dibicarakan dan bentuk être mana yang harus dipilih.

Prasyarat

Pronomina Subjek dalam Bahasa PrancisA1

Konsep A1 lainnya

Konsep ini dalam bahasa lain

Bandingkan di semua bahasa