A1

Savoir dan connaître dalam bahasa Prancis

Savoir et Connaître

Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Prancis di Settemila Lingue.

Ringkasnya

Gunakan savoir untuk mengetahui fakta atau informasi, serta untuk menyatakan kemampuan yang dipelajari dengan pola savoir + infinitif: Je sais où il habite dan Elle sait conduire. Gunakan connaître untuk mengenal orang atau sudah akrab dengan tempat, benda, karya, dan bidang: Je connais Léa dan Nous connaissons bien Lyon. Sebagai pegangan awal bagi penutur bahasa Indonesia: tahu/bisa sering mengarah ke savoir, sedangkan kenal sering mengarah ke connaître.

Gambaran Umum

Bahasa Indonesia dapat memakai “tahu”, “kenal”, atau “bisa” sesuai konteks. Bahasa Prancis membagi makna tersebut terutama antara dua verba (kata kerja), yaitu savoir dan connaître. Keduanya sering diterjemahkan sebagai “mengetahui”, tetapi tidak dapat saling menggantikan begitu saja.

Perbedaan dasarnya bukan antara sesuatu yang penting dan tidak penting, melainkan antara informasi atau cara melakukan sesuatu dan keakraban atau pengalaman langsung. Jika yang diketahui berbentuk jawaban, fakta, anak kalimat, atau keterampilan, biasanya pilih savoir. Jika yang dikenal ialah orang, tempat, buku, film, musik, atau suatu bidang, biasanya pilih connaître.

Ini merupakan pokok dasar tingkat A1 karena kedua verba sangat sering muncul dalam percakapan: bertanya apakah seseorang mengenal kota, tahu alamat, atau bisa berenang. Bentuknya tidak beraturan, jadi bentuk sekarangnya perlu dipelajari bersama dengan pola penggunaannya.

Cara Kerjanya

Aturan awal yang paling berguna

Maksud Pola bahasa Prancis Contoh Arti
mengetahui fakta atau jawaban savoir + nomina dalam ungkapan tertentu Je sais la réponse. Saya tahu jawabannya.
mengetahui isi informasi savoir + que/si/où/quand/pourquoi/comment... Je sais où elle travaille. Saya tahu di mana dia bekerja.
mampu melakukan keterampilan yang dipelajari savoir + infinitif Il sait cuisiner. Dia bisa memasak.
mengenal seseorang connaître + orang Tu connais Amir ? Kamu kenal Amir?
akrab dengan tempat atau benda connaître + tempat/benda Nous connaissons ce quartier. Kami mengenal daerah ini.
memiliki pengetahuan tentang bidang atau karya connaître + topik/karya Elle connaît bien la littérature française. Dia memahami sastra Prancis dengan baik.

Nomina berarti kata benda, misalnya la réponse “jawaban”. Infinitif adalah bentuk dasar verba yang belum dikonjugasikan, misalnya nager “berenang” dan conduire “mengemudi”.

Pegangan sederhananya:

  • Setelah verba kedua dalam bentuk dasar, gunakan savoir: savoir lire, savoir nager, savoir réparer.
  • Sebelum anak kalimat (bagian kalimat yang membawa informasi), gunakan savoir: savoir que..., savoir si..., savoir où....
  • Langsung sebelum nama orang, tempat, benda, karya, atau bidang yang sudah dikenal, gunakan connaître.

Konjugasi kala kini

Kedua verba berubah menurut subjek dan tidak mengikuti pola verba berakhiran -er biasa.

Subjek savoir connaître
je je sais je connais
tu tu sais tu connais
il / elle / on il / elle / on sait il / elle / on connaît
nous nous savons nous connaissons
vous vous savez vous connaissez
ils / elles ils / elles savent ils / elles connaissent

Perhatikan tiga hal berikut:

  1. Bentuk je dan tu sama tulisannya pada masing-masing verba: je sais/tu sais dan je connais/tu connais.
  2. Connaît memakai aksen sirkumfleks pada î, tetapi bentuk jamaknya tidak: connaissons, connaissez, connaissent.
  3. Akhiran tertulis sering tidak semuanya terdengar. Karena itu, pelajari bentuk bersama subjeknya, bukan sebagai daftar akhiran saja.

Savoir untuk fakta dan informasi

Jika yang diketahui dapat dinyatakan sebagai sebuah informasi lengkap, savoir adalah pilihan biasa.

  • Je sais qu’il est en vacances. — Saya tahu bahwa dia sedang berlibur.
  • Savez-vous si le magasin est ouvert ? — Apakah Anda tahu apakah tokonya buka?
  • Nous savons pourquoi elle part. — Kami tahu mengapa dia pergi.
  • Tu sais comment ça marche ? — Kamu tahu bagaimana cara kerjanya?

Kata tanya seperti où “di mana”, quand “kapan”, pourquoi “mengapa”, dan comment “bagaimana” memperkenalkan isi yang diketahui. Dalam pertanyaan singkat, isi itu dapat sudah dipahami dari konteks: Tu sais ? berarti “Kamu tahu?”

Savoir juga dapat diikuti beberapa nomina yang diperlakukan sebagai informasi yang dapat diingat atau diberikan, terutama la réponse “jawaban”, son nom “namanya”, l’adresse “alamat”, dan la date “tanggal”. Jadi Je ne sais pas la réponse benar. Ini penting karena aturan “connaître selalu diikuti nomina” terlalu sederhana.

Savoir + infinitif untuk kemampuan yang dipelajari

Pola ini menyatakan bahwa seseorang tahu cara melakukan sesuatu karena telah mempelajarinya atau menguasainya:

  • Je sais nager. — Saya bisa berenang.
  • Elle sait conduire. — Dia bisa mengemudi.
  • Vous savez utiliser cette machine ? — Apakah Anda bisa menggunakan mesin ini?

Dalam bahasa Indonesia, terjemahan yang alami biasanya memakai “bisa” atau “pandai”, bukan “tahu cara”. Namun, tidak semua “bisa” diterjemahkan dengan savoir. Jika “bisa” berarti keadaan memungkinkan atau mendapat izin, bahasa Prancis biasanya memakai pouvoir:

  • Je sais nager. — Saya bisa berenang karena menguasai keterampilan itu.
  • Je peux nager aujourd’hui. — Saya bisa berenang hari ini karena keadaan memungkinkan.

Connaître untuk keakraban dan pengalaman

Connaître diikuti objek langsung (orang atau hal yang langsung dikenai makna verba, tanpa preposisi):

  • Je connais cette femme. — Saya kenal perempuan ini.
  • Il connaît Jakarta. — Dia mengenal Jakarta; dia pernah berada di sana atau cukup akrab dengan kota itu.
  • Nous connaissons ce restaurant. — Kami tahu dan sudah mengenal restoran ini.
  • Elle connaît bien ce sujet. — Dia menguasai atau memahami topik ini dengan baik.

Kata bien sering menyertai connaître untuk menegaskan tingkat keakraban: connaître bien quelqu’un, connaître bien une ville. Sebaliknya, un peu menunjukkan pengetahuan terbatas: Je connais un peu Bordeaux.

Pertanyaan cepat untuk memilih verba

Tanyakan pada diri sendiri:

  1. Apakah setelahnya ada verba bentuk dasar? Pilih savoir.
  2. Apakah setelahnya ada que, si, où, quand, pourquoi, atau comment? Pilih savoir.
  3. Apakah maksudnya kenal orang atau akrab dengan tempat, karya, benda, atau bidang? Pilih connaître.
  4. Apakah nomina itu merupakan informasi spesifik seperti jawaban, nama, alamat, atau tanggal? Savoir mungkin tepat.

Contoh dalam Konteks

Bahasa Prancis Bahasa Indonesia Catatan
Tu sais nager ? Kamu bisa berenang? Keterampilan: savoir + infinitif.
Je ne sais pas la réponse. Saya tidak tahu jawabannya. Jawaban dipandang sebagai informasi.
Tu connais Marie ? Kamu kenal Marie? Mengenal seseorang.
Je connais bien Paris. Saya cukup mengenal Paris. Akrab dengan suatu tempat.
Nous savons que le train est en retard. Kami tahu bahwa keretanya terlambat. Savoir + que memperkenalkan fakta.
Savez-vous où se trouve la gare ? Apakah Anda tahu di mana stasiunnya? Pertanyaan sopan dengan vous.
Elle sait parler français et indonésien. Dia bisa berbicara bahasa Prancis dan bahasa Indonesia. Kemampuan yang dipelajari.
Je connais ce film, mais je ne sais pas qui est le réalisateur. Saya kenal film ini, tetapi tidak tahu siapa sutradaranya. Satu kalimat memperlihatkan kedua fungsi.
On connaît un bon café près d’ici. Kami tahu sebuah kafe yang bagus di dekat sini. Tempat yang sudah dikenal atau pernah dikunjungi.
Ils ne savent pas encore la date du départ. Mereka belum tahu tanggal keberangkatannya. Tanggal merupakan informasi spesifik.
Vous connaissez cette chanson ? Anda kenal lagu ini? Mengenali atau sudah akrab dengan karya.
Je sais comment ouvrir ce fichier. Saya tahu cara membuka berkas ini. Informasi tentang cara melakukan sesuatu.
Ma sœur connaît très bien la cuisine française. Kakak/adik perempuan saya sangat memahami masakan Prancis. Pengetahuan mendalam tentang suatu bidang.
Tu sais si Paul connaît notre professeur ? Kamu tahu apakah Paul mengenal guru kita? Savoir si untuk informasi; connaître untuk orang.

Kesalahan Umum

1. Memakai savoir langsung sebelum nama orang

  • Keliru: Je sais Marie.
  • Benar: Je connais Marie.
  • Alasannya: Mengenal seseorang adalah hubungan keakraban, jadi gunakan connaître. Savoir tidak langsung diikuti nama orang dengan makna ini.

2. Memakai connaître sebelum anak kalimat

  • Keliru: Je connais qu’il habite ici.
  • Benar: Je sais qu’il habite ici.
  • Alasannya: Qu’il habite ici menyampaikan sebuah fakta lengkap. Gunakan savoir + que, bukan connaître + que.

3. Memakai connaître + infinitif untuk keterampilan

  • Keliru: Elle connaît conduire.
  • Benar: Elle sait conduire.
  • Alasannya: Kemampuan yang dipelajari memakai pola savoir + infinitif.

4. Menerjemahkan semua bentuk “bisa” dengan savoir

  • Kurang tepat untuk izin: Je sais entrer maintenant ?
  • Benar: Je peux entrer maintenant ?
  • Alasannya: Pertanyaan ini berarti “Bolehkah saya masuk sekarang?”, bukan “Apakah saya menguasai cara masuk?” Gunakan pouvoir untuk izin atau kemungkinan.

5. Menganggap semua nomina harus memakai connaître

  • Keliru: Je ne connais pas la réponse.
  • Benar dalam pemakaian umum: Je ne sais pas la réponse.
  • Alasannya: La réponse ialah informasi tertentu yang dapat diketahui atau tidak diketahui. Demikian pula, savoir son nom dan savoir l’adresse mungkin digunakan.

6. Mencampur bentuk konjugasi

  • Keliru: Nous connaissons où il travaille.
  • Benar: Nous savons où il travaille.
  • Alasannya: Selain salah memilih verba, pola ini harus memakai bentuk nous savons. Hafalkan pasangan nous savons dan nous connaissons secara terpisah.

Catatan Pemakaian

Bahasa Indonesia memberi petunjuk, tetapi bukan rumus mutlak

Padanan “tahu = savoir” dan “kenal = connaître” sangat membantu pada tahap awal. Namun, bahasa Indonesia kadang memakai “tahu” untuk tempat: “Saya tahu restoran itu.” Dalam bahasa Prancis, pilihannya bergantung pada maksud:

  • Je connais ce restaurant. — Saya mengenal restoran itu; saya pernah datang atau cukup akrab dengannya.
  • Je sais où se trouve ce restaurant. — Saya tahu di mana restoran itu berada.

Jadi, jangan hanya melihat satu kata bahasa Indonesia. Tentukan apakah yang dimaksud ialah keakraban dengan objek atau informasi tentang objek.

Mengenal, pernah mendengar, dan tahu nama

Untuk membedakan tingkat pengetahuan, bahasa Prancis mempunyai beberapa pola berguna:

  • Je connais Nadia. — Saya kenal Nadia.
  • Je connais Nadia de nom. — Saya hanya mengenal nama Nadia atau pernah mendengar tentangnya.
  • Je sais son nom. — Saya tahu namanya.
  • Je sais qui est Nadia. — Saya tahu siapa Nadia.

Connaître de nom tidak menyatakan hubungan pribadi. Pola ini berguna agar ungkapan “kenal” tidak terdengar lebih dekat daripada kenyataannya.

Bentuk negatif yang sangat lazim

Je ne sais pas adalah jawaban biasa untuk “Saya tidak tahu.” Dalam percakapan santai, penutur sering menghilangkan ne dan berkata Je sais pas. Bentuk tanpa ne sangat umum dalam bahasa lisan, tetapi untuk tulisan baku dan latihan dasar, gunakan bentuk lengkap Je ne sais pas.

Untuk connaître, bentuk negatif tetap mempertahankan perbedaan makna:

  • Je ne connais pas cette personne. — Saya tidak kenal orang ini.
  • Je ne connais pas bien ce quartier. — Saya tidak begitu mengenal daerah ini.

Pertanyaan formal dan informal

  • Tu sais où il est ? — informal, kepada teman atau orang dekat.
  • Vous savez où il est ? — sopan atau kepada beberapa orang.
  • Tu connais ce musée ? — informal.
  • Vous connaissez ce musée ? — sopan atau jamak.

Perbedaan tu dan vous tidak mengubah pemilihan savoir atau connaître; yang berubah hanya bentuk konjugasinya dan tingkat kesopanan.

Di Luar Dasar: Pemakaian Lanjutan

Bagian ini belum harus dikuasai pada tingkat A1. Cukup kenali perbedaannya agar bentuk yang muncul dalam bacaan atau percakapan tidak membingungkan.

Makna dalam kala lampau

Kedua verba memakai avoir dalam passé composé (bentuk lampau majemuk), tetapi maknanya dapat berubah menurut konteks:

  • J’ai su la vérité hier. — Saya mengetahui atau mendapat kabar tentang kebenaran itu kemarin.
  • J’ai connu Paul à l’université. — Saya berkenalan dengan atau mengenal Paul ketika kuliah.
  • Elle a connu une période difficile. — Dia pernah mengalami masa sulit.

Partisip lampau (bentuk verba yang dipakai dalam bentuk majemuk) ialah su untuk savoir dan connu untuk connaître. J’ai su sering menyoroti saat informasi diperoleh, sedangkan je savais dalam imparfait biasanya menggambarkan pengetahuan yang sudah berlangsung:

  • Je savais qu’il était malade. — Saya sudah tahu bahwa dia sakit.
  • Je l’ai su ce matin. — Saya baru mengetahuinya pagi ini.

Demikian pula, je connaissais menggambarkan keakraban yang sudah ada pada masa lampau: Je connaissais bien ce quartier quand j’étais étudiant.

Savoir sebagai nomina dan ungkapan tetap

Savoir juga dapat menjadi nomina yang berarti pengetahuan: le savoir. Beberapa ungkapan yang sering dijumpai antara lain:

  • à savoir — yaitu, yakni; dipakai untuk memperkenalkan rincian
  • faire savoir — memberitahukan
  • que je sache — sejauh yang saya tahu
  • savoir-faire — kecakapan praktis atau keahlian

Makna ini masih berhubungan dengan pengetahuan, tetapi strukturnya lebih luas daripada aturan A1 savoir + fakta/infinitif.

Connaître dapat berarti mengalami

Dalam gaya yang lebih luas, connaître tidak selalu berarti mengenali secara harfiah. Verba ini dapat menyatakan mengalami suatu keadaan:

  • Le pays connaît une forte croissance. — Negara itu mengalami pertumbuhan pesat.
  • Cette ville a connu beaucoup de changements. — Kota ini telah mengalami banyak perubahan.

Pemakaian seperti ini umum dalam berita dan tulisan formal. Untuk percakapan dasar, tetap utamakan makna “mengenal atau akrab dengan”.

Nuansa penguasaan suatu bidang

Untuk bidang ilmu, bahasa, atau topik, connaître menyatakan bahwa seseorang memiliki pengetahuan tentang bidang tersebut: Elle connaît bien l’histoire de France. Namun, untuk menyatakan kemampuan melakukan tindakan tertentu, kembali ke savoir: Elle sait expliquer cette période clairement. Dengan demikian, orang dapat connaître un sujet dan sekaligus savoir l’expliquer.

Tips Latihan

  1. Buat tiga kelompok kartu. Tulis “fakta”, “keterampilan”, dan “keakraban”. Masukkan contoh baru ke kelompok savoir + informasi, savoir + infinitif, atau connaître + objek.
  2. Latih pasangan yang sengaja dikontraskan. Misalnya, Je connais ce quartier berhadapan dengan Je sais où est la pharmacie. Cara ini melatih makna, bukan sekadar hafalan terjemahan.
  3. Hafalkan konjugasi lewat pertanyaan sehari-hari. Ulangi pola Tu sais... ?, Vous savez... ?, Tu connais... ?, dan Vous connaissez... ?, lalu ganti isi kalimatnya setiap hari.

Konsep Terkait

  • Prasyarat: Verba beraturan berakhiran -ER — membantu memahami subjek dan perubahan bentuk verba, sebelum mempelajari bentuk tidak beraturan savoir dan connaître.

Prasyarat

Kata Kerja -ER Beraturan dalam Bahasa PrancisA1

Konsep A1 lainnya

Konsep ini dalam bahasa lain

Bandingkan di semua bahasa