Kata Kerja *avoir* dalam Bahasa Prancis
Le Verbe Avoir
Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Prancis di Settemila Lingue.
Ringkasnya
Avoir berarti “memiliki”, tetapi pemakaiannya jauh lebih luas daripada kata memiliki dalam bahasa Indonesia. Bentuk kini yang wajib dihafal ialah j'ai, tu as, il/elle/on a, nous avons, vous avez, ils/elles ont. Bahasa Prancis juga memakai avoir untuk usia dan berbagai keadaan: j'ai vingt ans (saya berusia dua puluh tahun), j'ai faim (saya lapar), dan j'ai besoin d'aide (saya membutuhkan bantuan).
Gambaran Umum
Avoir adalah salah satu kata kerja terpenting dalam bahasa Prancis. Pada tingkat A1, kata kerja ini dipakai untuk membicarakan kepemilikan, hubungan keluarga, usia, serta keadaan fisik atau perasaan tertentu. Bentuknya tidak mengikuti pola perubahan kata kerja berakhiran -er, sehingga avoir disebut kata kerja tak beraturan: bentuknya perlu dipelajari sebagai satu rangkaian.
Bagi penutur bahasa Indonesia, tantangan utamanya bukan hanya menghafal perubahan bentuk. Bahasa Indonesia dapat mengatakan “saya lapar”, “dia takut”, atau “kami berusia tiga puluh tahun” tanpa kata yang berarti memiliki. Dalam bahasa Prancis, gagasan-gagasan itu justru dibentuk dengan avoir: j'ai faim, il a peur, dan nous avons trente ans. Karena itu, jangan menerjemahkan setiap unsur secara harfiah; pelajari seluruh ungkapannya sebagai satu kesatuan.
Avoir juga menjadi kata kerja bantu (kata kerja yang membantu membentuk kala lain) bagi sebagian besar kata kerja dalam passé composé, yaitu bentuk lampau majemuk. Fungsi tersebut dibahas sekilas di bagian lanjutan agar aturan dasar untuk pemula tetap mudah diikuti.
Cara Kerjanya
Konjugasi bentuk kini
Konjugasi adalah perubahan bentuk kata kerja sesuai dengan subjeknya, yaitu orang atau hal yang dibicarakan. Dalam bahasa Indonesia, bentuk punya tidak berubah dalam “saya punya” dan “mereka punya”. Dalam bahasa Prancis, bentuk avoir berubah pada hampir setiap subjek.
| Subjek | Bentuk avoir | Arti dasar | Contoh singkat |
|---|---|---|---|
| je | j'ai | saya memiliki | J'ai un vélo. |
| tu | tu as | kamu memiliki | Tu as une minute ? |
| il / elle / on | il / elle / on a | dia/kita memiliki | Elle a deux enfants. |
| nous | nous avons | kami/kita memiliki | Nous avons le temps. |
| vous | vous avez | Anda/kalian memiliki | Vous avez raison. |
| ils / elles | ils / elles ont | mereka memiliki | Ils ont une voiture. |
Je berubah menjadi j' di depan bunyi vokal, sehingga bentuk yang benar adalah j'ai, bukan je ai. On secara tata bahasa memakai bentuk orang ketiga tunggal, yaitu on a. Dalam percakapan sehari-hari, on sangat sering berarti “kita”.
Kata ganti subjek biasanya tidak boleh dihilangkan. Ucapkan j'ai atau nous avons, bukan hanya ai atau avons. Ini berbeda dari bahasa Indonesia, yang kadang membuang subjek jika sudah jelas dari konteks.
Pelafalan yang perlu dikenali
Dalam tu as, huruf s terakhir tidak dibunyikan; as terdengar seperti vokal /a/. Il a juga berakhir dengan bunyi /a/. Pada ils ont, nous avons, dan vous avez, biasanya terdengar bunyi penghubung /z/ antara kata ganti dan kata kerja: ils‿ont, nous‿avons, vous‿avez. Bunyi penghubung ini disebut liaison (menghubungkan konsonan akhir dengan vokal pada kata berikutnya).
Jangan menyamakan ont dengan sont. Ils ont berasal dari avoir dan berarti “mereka memiliki”, sedangkan ils sont berasal dari être dan berarti “mereka adalah/berada”.
Kepemilikan dan hubungan
Untuk menyatakan kepemilikan, polanya langsung:
subjek + bentuk avoir + benda
- J'ai un passeport. — Saya punya paspor.
- Elle a une idée. — Dia punya ide.
- Nous avons deux chats. — Kami punya dua kucing.
Pola yang sama dipakai untuk hubungan keluarga: J'ai une sœur berarti “Saya punya seorang saudara perempuan.” Artikel seperti un, une, atau des biasanya tetap diperlukan di depan nomina (kata benda, yaitu nama orang, benda, atau gagasan). Jangan menyalin pola bahasa Indonesia dengan menghilangkannya.
Usia
Bahasa Prancis menyatakan usia dengan avoir + jumlah + an(s). Secara harfiah susunannya menyerupai “memiliki sekian tahun”, bukan “adalah sekian tahun”.
- J'ai vingt-cinq ans. — Saya berusia dua puluh lima tahun.
- Mon fils a six ans. — Anak laki-laki saya berusia enam tahun.
- Quel âge avez-vous ? — Berapa usia Anda?
Untuk satu tahun dipakai bentuk tunggal un an; mulai dua dipakai ans.
Keadaan dan ungkapan tetap
Sejumlah keadaan yang dalam bahasa Indonesia biasanya dinyatakan dengan adjektiva (kata sifat, yaitu kata yang menerangkan keadaan) memakai avoir dalam bahasa Prancis.
| Ungkapan | Makna alami dalam bahasa Indonesia |
|---|---|
| avoir faim | lapar |
| avoir soif | haus |
| avoir chaud | merasa kepanasan |
| avoir froid | merasa kedinginan |
| avoir sommeil | mengantuk |
| avoir peur de | takut akan |
| avoir raison | benar |
| avoir tort | salah/keliru |
| avoir besoin de | membutuhkan |
| avoir envie de | ingin/berkeinginan untuk |
| avoir de la chance | beruntung |
| avoir mal à | merasa sakit pada bagian tubuh |
Kata setelah ungkapan harus diperhatikan. Besoin dan envie diikuti de: avoir besoin de temps, avoir envie de partir. Peur juga memakai de bila penyebab rasa takut disebutkan: avoir peur des chiens. Untuk rasa sakit, gunakan à beserta bentuk artikel yang sesuai: J'ai mal à la tête (kepala saya sakit) dan Il a mal au dos (punggungnya sakit).
Bentuk negatif
Untuk menyangkal, letakkan ne ... pas mengapit bentuk avoir:
- J'ai une voiture. → Je n'ai pas de voiture.
- Elle a le temps. → Elle n'a pas le temps.
- Nous avons faim. → Nous n'avons pas faim.
Di depan vokal, ne menjadi n'. Setelah penyangkalan, un, une, dan des biasanya berubah menjadi de/d': Il n'a pas d'enfants. Namun, artikel tertentu tetap dipakai ketika benda yang dimaksud sudah khusus: Je n'ai pas la clé berarti “Saya tidak membawa/memiliki kunci itu.” Dalam ungkapan tetap seperti avoir faim dan avoir peur, jangan menambahkan de hanya karena kalimatnya negatif.
Bentuk pertanyaan
Ada tiga pola penting untuk menanyakan sesuatu dengan avoir:
- Intonasi naik, sangat umum dalam percakapan: Tu as un stylo ?
- Est-ce que, netral dan mudah digunakan: Est-ce que vous avez une réservation ?
- Inversi, lebih resmi: Avez-vous une réservation ? atau As-tu une minute ?
Inversi berarti menukar urutan kata kerja dan kata ganti subjek, lalu menghubungkannya dengan tanda hubung. Untuk il, elle, dan on, ditambahkan -t- agar pelafalan lancar: A-t-elle des enfants ? Huruf t itu bukan bentuk baru dari avoir.
Contoh dalam Konteks
| Bahasa Prancis | Bahasa Indonesia | Catatan |
|---|---|---|
| J'ai faim, mais je n'ai pas le temps de déjeuner. | Saya lapar, tetapi tidak punya waktu untuk makan siang. | Avoir faim dan kepemilikan dalam satu kalimat. |
| Quel âge as-tu ? — J'ai vingt-huit ans. | Berapa usiamu? — Saya berusia dua puluh delapan tahun. | Usia selalu memakai avoir. |
| Nous avons besoin d'aide. | Kami membutuhkan bantuan. | Besoin diikuti de; de + aide menjadi d'aide. |
| Ils ont raison : le musée est fermé. | Mereka benar: museumnya tutup. | Avoir raison berarti “benar”. |
| Vous avez une réservation au nom de Sari ? | Apakah Anda punya reservasi atas nama Sari? | Vous dapat berarti “Anda” secara sopan. |
| On a deux billets pour le concert. | Kita punya dua tiket untuk konser itu. | On a lazim untuk “kita punya”. |
| Ma collègue a peur de prendre l'avion. | Rekan kerja saya takut naik pesawat. | Penyebab ketakutan mengikuti de. |
| Tu as froid ? Ferme la fenêtre. | Kamu kedinginan? Tutup jendelanya. | Perasaan dingin memakai avoir froid. |
| Il fait chaud, mais je n'ai pas chaud. | Cuacanya panas, tetapi saya tidak merasa kepanasan. | Il fait chaud untuk cuaca; avoir chaud untuk orang. |
| Les enfants ont sommeil après le voyage. | Anak-anak mengantuk setelah perjalanan. | Sommeil dipakai tanpa artikel dalam ungkapan ini. |
| J'ai mal à la tête depuis ce matin. | Kepala saya sakit sejak pagi tadi. | Avoir mal à menyatakan bagian tubuh yang sakit. |
| Elle a envie de visiter Lyon au printemps. | Dia ingin mengunjungi Lyon pada musim semi. | Sebelum kata kerja bentuk dasar, gunakan envie de. |
| Nous n'avons pas de voiture, alors nous prenons le train. | Kami tidak punya mobil, jadi kami naik kereta. | Dalam penyangkalan, une voiture menjadi de voiture. |
| A-t-il une pièce d'identité ? | Apakah dia memiliki kartu identitas? | Pertanyaan resmi dengan inversi dan -t-. |
| Vous avez de la chance de vivre ici. | Anda beruntung tinggal di sini. | Ungkapan tetap avoir de la chance. |
Kesalahan Umum
Memakai être untuk usia
- Keliru: Je suis vingt ans.
- Benar: J'ai vingt ans.
- Alasannya: Usia dalam bahasa Prancis memakai avoir, meskipun bahasa Indonesia dapat langsung mengatakan “saya berusia dua puluh tahun”.
Memakai être untuk lapar, haus, takut, atau mengantuk
- Keliru: Elle est faim.
- Benar: Elle a faim.
- Alasannya: Faim termasuk dalam ungkapan tetap avoir faim. Prinsip yang sama berlaku pada avoir soif, avoir peur, dan avoir sommeil.
Menggunakan satu bentuk untuk semua subjek
- Keliru: Nous a un problème.
- Benar: Nous avons un problème.
- Alasannya: Tidak seperti kata kerja bahasa Indonesia, avoir berubah menurut subjek. Pasangkan langsung nous–avons dan ils/elles–ont ketika menghafal.
Melupakan artikel di depan benda
- Keliru: J'ai frère.
- Benar: J'ai un frère.
- Alasannya: Nomina tunggal yang dapat dihitung biasanya memerlukan artikel. Ketiadaan artikel dalam “saya punya kakak/adik laki-laki” tidak dapat disalin ke bahasa Prancis.
Melupakan de setelah besoin atau peur
- Keliru: Nous avons besoin aide.
- Benar: Nous avons besoin d'aide.
- Alasannya: Ungkapan lengkapnya adalah avoir besoin de. Di depan vokal, de menjadi d'. Demikian pula: J'ai peur des chiens.
Mengacaukan ont dan sont
- Keliru: Ils sont une grande maison.
- Benar: Ils ont une grande maison.
- Alasannya: Ont adalah bentuk avoir untuk “mereka memiliki”; sont adalah bentuk être untuk “mereka adalah/berada”. Bunyi awalnya berbeda karena ils ont memakai liaison /z/.
Catatan Pemakaian
Tu dipakai kepada satu orang dalam situasi akrab, sedangkan vous dipakai kepada beberapa orang atau kepada satu orang secara sopan. Karena itu, pertanyaan kepada petugas hotel biasanya berbentuk Vous avez une réservation ?, sementara kepada teman dapat berbentuk Tu as une minute ? Bentuk kata kerjanya harus selalu mengikuti pilihan tersebut.
Dalam percakapan, penutur Prancis sering memakai on a sebagai pengganti nous avons ketika maknanya “kita punya”. Nous avons tetap benar dan umum dalam tulisan atau situasi yang lebih resmi. Walaupun begitu, jangan mencampurkan subjek dan bentuknya: on avons tidak benar.
Bedakan keadaan pribadi dari keadaan lingkungan. J'ai chaud berarti orang yang berbicara merasa kepanasan, sedangkan Il fait chaud berarti cuacanya panas. Demikian juga, j'ai froid menyatakan sensasi pribadi dan il fait froid menerangkan cuaca atau suhu sekitar.
Dalam tulisan yang rapi, ne tetap digunakan: Je n'ai pas compris. Dalam percakapan santai, ne sering tidak terdengar sehingga orang dapat mengatakan J'ai pas compris. Pemula sebaiknya tetap membentuk penyangkalan lengkap lebih dahulu; bentuk tanpa ne perlu dikenali, tetapi tidak harus ditiru dalam konteks resmi.
Lebih Lanjut
Bagian ini belum perlu dikuasai pada tingkat A1, tetapi bentuk-bentuk berikut akan sering muncul kemudian.
Avoir sebagai kata kerja bantu
Sebagian besar kata kerja membentuk passé composé dengan bentuk kini avoir + participe passé (bentuk kata kerja yang menyatakan hasil tindakan lampau):
- J'ai mangé. — Saya sudah makan.
- Nous avons fini le travail. — Kami telah menyelesaikan pekerjaan itu.
- Elles ont vendu leur voiture. — Mereka telah menjual mobil mereka.
Pada pola dasar dengan avoir, participe passé biasanya tidak berubah mengikuti subjek. Jadi, elle a mangé dan ils ont mangé sama-sama memakai mangé. Pada tingkat lebih lanjut, bentuk itu dapat menyesuaikan diri dengan objek langsung (orang atau benda yang langsung dikenai tindakan) jika objek tersebut muncul sebelum kata kerja: Les lettres que j'ai écrites (“surat-surat yang saya tulis”). Ini aturan lanjutan; untuk awal belajar, fokuslah pada avoir + participe passé.
Bentuk lampau dari avoir sendiri adalah eu: J'ai eu un problème berarti “Saya mengalami masalah.” Walaupun dua bentuk avoir muncul berurutan secara fungsi, susunan itu sepenuhnya wajar.
Bentuk kala dan modus lain
Akar avoir berubah lagi pada bentuk yang dipelajari di tingkat berikutnya:
| Bentuk | Contoh | Makna dalam konteks |
|---|---|---|
| imparfait | j'avais | saya dulu memiliki/saya sedang mengalami |
| futur simple | j'aurai | saya akan memiliki |
| conditionnel | j'aurais | saya akan memiliki seandainya/saya kiranya memiliki |
| subjonctif | que j'aie | bentuk setelah ungkapan tertentu yang menuntut subjonctif |
Perhatikan perbedaan tulisan dan fungsi antara j'aurai dan j'aurais. Keduanya sering terdengar mirip, tetapi yang pertama menyatakan masa depan dan yang kedua menyatakan syarat, kemungkinan, atau kesopanan.
Beberapa pola lanjutan
Avoir à + infinitif—infinitif adalah bentuk dasar kata kerja—dapat menyatakan sesuatu yang harus dikerjakan, terutama dalam gaya resmi atau pada pola seperti J'ai un dossier à terminer (“Saya punya berkas yang harus diselesaikan”). Dalam percakapan biasa, kewajiban lebih sering dinyatakan dengan devoir.
Ungkapan avoir beau + infinitif menyatakan bahwa suatu usaha tidak mengubah hasil: J'ai beau essayer, je ne comprends pas berarti “Meskipun saya terus mencoba, saya tetap tidak paham.” Maknanya tidak dapat ditebak dari arti dasar avoir, jadi pelajari sebagai ungkapan utuh.
Terakhir, bentuk tetap il y a berarti “ada”. Bentuk ini tidak berubah menjadi jamak: Il y a un café dan Il y a trois cafés. Karena mempunyai aturan pertanyaan dan penyangkalan tersendiri, pola tersebut sebaiknya dipelajari sebagai konsep berikutnya.
Tips Latihan
- Hafalkan dalam pasangan subjek–kata kerja. Ucapkan berirama: j'ai, tu as, il a, nous avons, vous avez, ils ont. Lalu ganti nomina di belakangnya: un livre, du temps, deux enfants.
- Buat dua kelompok kartu latihan. Kelompok pertama untuk kepemilikan dan usia; kelompok kedua untuk ungkapan tetap seperti avoir faim, avoir besoin de, dan avoir mal à. Dengan begitu, arti avoir tidak selalu terpaku pada “memiliki”.
- Latih perubahan positif, negatif, dan pertanyaan. Dari Tu as une voiture, buat Tu n'as pas de voiture dan Est-ce que tu as une voiture ? Latihan tiga langkah ini sekaligus memperkuat konjugasi, de setelah penyangkalan, dan susunan pertanyaan.
Konsep Terkait
- Prasyarat: Kata Ganti Subjek — membantu memilih antara j'ai, tu as, nous avons, dan bentuk lainnya.
- Langkah berikutnya: Il y a — memakai a dalam pola tetap untuk menyatakan keberadaan.
- Langkah berikutnya: Passé Composé — memakai avoir sebagai kata kerja bantu untuk sebagian besar kata kerja.