Konjungsi Subordinatif dalam Bahasa Prancis
Conjonctions de Subordination
Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Prancis di Settemila Lingue.
Ringkasan Singkat
Konjungsi subordinatif menghubungkan induk kalimat dengan anak kalimat yang bergantung padanya. Dalam bahasa Prancis, makna konjungsi menentukan modus verba: bien que, quoique, pour que, dan afin que diikuti subjungtif, sedangkan tandis que, alors que, dès que, dan aussitôt que diikuti indikatif. Khusus untuk peristiwa mendatang, bahasa Prancis lazim memakai bentuk futur setelah dès que atau aussitôt que: Dès que j'arriverai, je t'appellerai.
Gambaran Umum
Konjungsi subordinatif adalah kata atau rangkaian kata penghubung yang memasukkan anak kalimat (bagian kalimat yang tidak berdiri sebagai pesan utama). Misalnya, dalam Bien qu'il pleuve, je sors, bagian bien qu'il pleuve menyatakan keadaan yang berlawanan dengan tindakan utama je sors. Konjungsi membuat hubungan antargagasan menjadi jelas: konsesi, tujuan, kejadian serentak, pertentangan, atau urutan waktu.
Pada tingkat B2, tantangannya bukan sekadar menghafal arti. Pembelajar perlu memilih modus yang tepat, yaitu cara bentuk verba menyajikan suatu tindakan atau keadaan. Subjungtif (subjonctif) menyajikan isi anak kalimat melalui sudut pandang seperti tujuan, konsesi, keinginan, atau sesuatu yang belum ditegaskan sebagai fakta. Indikatif (indicatif) adalah modus biasa untuk peristiwa atau keadaan yang disampaikan sebagai kenyataan. Bentuk verbanya harus dikonjugasikan sesuai subjek (pelaku atau pokok yang dibicarakan).
Bagi penutur bahasa Indonesia, perbedaan ini perlu dilatih secara sadar. Kata seperti “meskipun”, “agar”, “sementara”, dan “segera setelah” tidak mengubah bentuk verba bahasa Indonesia. Dalam bahasa Prancis, konjungsi yang tampak setara dapat menuntut modus dan kala yang berbeda. Karena itu, lebih efektif menghafal satu paket—misalnya bien que + subjonctif—daripada menghafal arti bien que saja.
Cara Kerjanya
Pola umumnya adalah:
induk kalimat + konjungsi + subjek + verba yang dikonjugasikan
Urutannya boleh dibalik. Jika anak kalimat diletakkan di awal, biasanya dipisahkan dengan koma:
- Je sors bien qu'il pleuve.
- Bien qu'il pleuve, je sors.
Konsesi: bien que dan quoique
Bien que dan quoique berarti “meskipun” atau “walaupun”. Keduanya memperkenalkan fakta atau keadaan yang seharusnya dapat menghalangi hal di induk kalimat, tetapi ternyata tidak. Verba sesudahnya memakai subjungtif.
| Konjungsi | Pola | Contoh ringkas | Nuansa |
|---|---|---|---|
| bien que | bien que + subjonctif | bien qu'il pleuve | paling umum dan netral |
| quoique | quoique + subjonctif | quoiqu'il pleuve | cenderung lebih tertulis atau lebih resmi |
Konjungsi mengalami elisi (penghilangan vokal di depan bunyi vokal): bien qu'il, quoiqu'elle. Jangan mencampur quoique dengan quoi que. Bentuk satu kata berarti “meskipun”, sedangkan bentuk dua kata berarti “apa pun yang”: Quoi que tu décides, je te soutiendrai (“Apa pun yang kamu putuskan, aku akan mendukungmu”).
Tujuan: pour que dan afin que
Pour que dan afin que berarti “agar” atau “supaya”. Tujuan belum disajikan sebagai fakta yang sudah terwujud, sehingga verba sesudahnya memakai subjungtif.
- Je parle lentement pour que vous compreniez.
- Nous avons fermé la fenêtre afin que le bruit ne nous dérange pas.
Pour que sangat umum dalam percakapan maupun tulisan. Afin que lebih resmi dan lebih sering dijumpai dalam tulisan, presentasi, petunjuk, atau komunikasi profesional.
Jika pelaku kedua tindakan sama, bahasa Prancis biasanya memilih pour/afin de + infinitif. Infinitif adalah bentuk dasar verba, seperti comprendre atau éviter.
- Pelaku berbeda: Je répète la phrase pour que Léa comprenne.
- Pelaku sama: Je répète la phrase pour mieux comprendre.
Pada contoh kedua, “saya” melakukan kedua tindakan, jadi bentuk yang lebih alami ialah pour comprendre, bukan pour que je comprenne. Ini bukan berarti bentuk dengan que selalu mustahil ketika subjeknya sama, tetapi bentuk infinitif umumnya lebih ringkas dan idiomatis.
Keserentakan dan pertentangan: tandis que dan alors que
Tandis que dan alors que diikuti indikatif. Keduanya dapat menyatakan dua tindakan yang berlangsung pada saat yang sama atau memperlihatkan pertentangan antara dua keadaan.
| Fungsi | Contoh | Makna |
|---|---|---|
| waktu yang bersamaan | Tandis que je travaillais, elle préparait le dîner. | Sementara saya bekerja, dia menyiapkan makan malam. |
| perbedaan keadaan | Lina adore sortir, tandis que son frère préfère rester chez lui. | Lina suka bepergian, sedangkan kakak/adiknya lebih suka di rumah. |
| pertentangan yang menonjol | Il affirme être prêt, alors qu'il n'a rien préparé. | Ia mengaku siap, padahal tidak menyiapkan apa pun. |
Untuk makna waktu, tandis que sering terasa seperti “sementara”. Untuk kontras, keduanya dapat berarti “sedangkan”, tetapi alors que sering menonjolkan ketidakselarasan dan dapat diterjemahkan “padahal”. Kala indikatif dipilih sesuai waktunya: je travaille untuk kini, je travaillais untuk latar masa lalu, dan je travaillerai untuk masa depan.
“Segera setelah”: dès que dan aussitôt que
Dès que dan aussitôt que menyatakan bahwa tindakan utama terjadi segera setelah tindakan dalam anak kalimat. Keduanya diikuti indikatif. Dès que sangat lazim; aussitôt que sedikit lebih tegas dan menyoroti bahwa hampir tidak ada jeda.
| Waktu | Pola | Contoh |
|---|---|---|
| kebiasaan atau kini | présent + présent | Dès qu'il rentre, il ouvre les fenêtres. |
| masa lalu selesai | passé composé + passé composé | Aussitôt qu'elle a reçu le message, elle a répondu. |
| masa depan | futur simple + futur simple | Dès que j'arriverai, je t'appellerai. |
| tindakan yang harus selesai lebih dahulu | futur antérieur + futur simple | Dès que tu auras fini, nous partirons. |
Perbedaan penting dari bahasa Indonesia muncul pada masa depan. Bahasa Indonesia cukup mengatakan “Begitu saya tiba, saya akan meneleponmu”; kata “tiba” tidak berubah. Bahasa Prancis justru memakai futur dalam anak kalimat: dès que j'arriverai. Jangan otomatis memakai présent hanya karena dalam beberapa bahasa lain anak kalimat waktu memakai bentuk kini.
Futur antérieur pada tu auras fini menandai bahwa tindakan “selesai” sudah tuntas sebelum tindakan masa depan berikutnya. Bentuk ini terdiri atas verba bantu dalam futur dan bentuk lampau verba utama.
Contoh dalam Konteks
| Bahasa Prancis | Terjemahan Indonesia | Catatan |
|---|---|---|
| Bien qu'il pleuve, je sors. | Meskipun hujan, saya tetap keluar. | Bien que + subjungtif pleuve. |
| Quoiqu'elle soit fatiguée, elle termine son rapport. | Walaupun lelah, ia menyelesaikan laporannya. | Quoique bernuansa lebih tertulis. |
| Nous parlons doucement pour que le bébé dorme. | Kami berbicara pelan agar bayinya tidur. | Tujuan; subjek kedua anak kalimat berbeda. |
| Afin que chacun puisse participer, la réunion aura lieu en ligne. | Agar semua orang dapat ikut serta, rapat akan diadakan secara daring. | Afin que cocok untuk ragam resmi. |
| Je note l'adresse pour ne pas l'oublier. | Saya mencatat alamatnya agar tidak melupakannya. | Pelakunya sama, jadi gunakan pour + infinitif. |
| Tandis que je travaillais, mes voisins faisaient la fête. | Sementara saya bekerja, tetangga saya berpesta. | Dua kegiatan masa lalu berlangsung bersamaan. |
| Maya préfère voyager en train, tandis que Paul prend toujours l'avion. | Maya lebih suka bepergian dengan kereta, sedangkan Paul selalu naik pesawat. | Menyatakan perbandingan yang berlawanan. |
| Il fait très froid, alors qu'on est déjà en avril. | Cuacanya sangat dingin, padahal sudah bulan April. | Alors que menonjolkan keadaan yang tidak sesuai harapan. |
| Dès que j'arriverai, je t'appellerai. | Begitu saya tiba, saya akan meneleponmu. | Kedua klausa mengacu ke masa depan. |
| Aussitôt qu'il a entendu l'alarme, il est sorti. | Segera setelah mendengar alarm, ia keluar. | Dua peristiwa lampau yang berurutan cepat. |
| Dès que vous aurez signé le contrat, nous lancerons le projet. | Begitu Anda selesai menandatangani kontrak, kami akan memulai proyeknya. | Futur antérieur menandai tindakan yang harus tuntas dahulu. |
| Bien que nous ayons réservé, nous avons dû attendre. | Meskipun sudah memesan tempat, kami tetap harus menunggu. | Subjungtif lampau menyatakan konsesi yang sudah terjadi. |
Kesalahan Umum
1. Memakai indikatif setelah bien que
- Keliru: Bien qu'il est tard, nous continuons.
- Benar: Bien qu'il soit tard, nous continuons.
- Alasannya: Bien que menuntut subjungtif. Bentuk subjungtif dari être untuk il adalah soit, bukan est.
2. Memakai subjungtif setelah tandis que
- Keliru: Tandis que je travaille, qu'elle prépare le repas.
- Benar: Tandis que je travaille, elle prépare le repas.
- Alasannya: Tandis que diikuti indikatif. Selain itu, que sudah menjadi bagian dari konjungsi; anak kalimat berikutnya langsung memakai subjek elle dan verba prépare.
3. Menggunakan présent untuk masa depan setelah dès que
- Keliru: Dès que j'arrive demain, je t'appellerai.
- Benar: Dès que j'arriverai demain, je t'appellerai.
- Alasannya: Jika kedua peristiwa jelas berada di masa depan, bahasa Prancis lazim memakai futur juga setelah dès que.
4. Memakai pour que ketika pelakunya sama
- Kurang alami: Je ferme la porte pour que je puisse travailler tranquillement.
- Lebih alami: Je ferme la porte pour pouvoir travailler tranquillement.
- Alasannya: Jika orang yang menutup pintu dan bekerja adalah orang yang sama, pour + infinitif lebih ringkas dan wajar.
5. Menulis quoi que ketika yang dimaksud quoique
- Keliru: Quoi qu'il soit malade, il vient au bureau.
- Benar: Quoiqu'il soit malade, il vient au bureau.
- Alasannya: Di sini maknanya “meskipun”, jadi tulis quoique sebagai satu kata. Quoi qu'il fasse berarti “apa pun yang ia lakukan” dan merupakan konstruksi berbeda.
6. Mengganti bien que dengan malgré que
- Tidak dianjurkan dalam ragam baku: Malgré qu'il pleuve, nous sortons.
- Benar: Bien qu'il pleuve, nous sortons. / Malgré la pluie, nous sortons.
- Alasannya: Dalam bahasa Prancis baku, malgré umumnya diikuti nomina (kata yang menamai benda, orang, atau gagasan), bukan anak kalimat dengan que. Bentuk malgré que terdengar dalam pemakaian tertentu, tetapi aman untuk tidak menjadikannya pola umum.
Catatan Pemakaian
Bien que merupakan pilihan serbaguna untuk konsesi. Quoique benar dan masih digunakan, tetapi lebih sering muncul dalam tulisan atau ujaran yang terasa lebih terjaga. Dalam percakapan sehari-hari, penutur juga dapat menyampaikan pertentangan dengan dua kalimat yang lebih sederhana, tetapi penguasaan bien que membantu membuat argumen B2 lebih padat dan jelas.
Pour que netral dan sangat produktif. Afin que memberi kesan lebih resmi; dalam surel kerja atau dokumen, bentuk ini dapat membantu menjelaskan tujuan suatu prosedur. Keduanya tetap memakai subjungtif, termasuk dalam bentuk negatif: Je ferme la porte pour que personne ne nous dérange (“Saya menutup pintu agar tidak ada yang mengganggu kami”).
Tandis que tidak selalu berarti ada konflik; konteks menentukan apakah artinya “sementara” atau “sedangkan”. Alors que juga dapat netral secara waktu, tetapi sering membawa nuansa “padahal”. Saat menerjemahkan, jangan memilih arti hanya dari kamus—periksa hubungan logis antara kedua bagian kalimat.
Dalam tulisan, anak kalimat pembuka biasanya diikuti koma: Bien qu'il soit tard, nous continuons. Jika anak kalimat pendek berada setelah induk kalimat, koma sering tidak diperlukan: Nous continuons bien qu'il soit tard. Tanda baca membantu pembaca, tetapi tidak mengubah pilihan modus.
Penggunaan Tingkat Lanjut
Subjungtif lampau untuk konsesi atau tujuan yang mendahului
Jika tindakan dalam anak kalimat subjungtif sudah terjadi sebelum tindakan utama, gunakan subjonctif passé: bentuk subjungtif dari avoir atau être ditambah bentuk lampau verba utama.
- Bien qu'elle ait beaucoup travaillé, elle n'a pas terminé. — Meskipun sudah bekerja keras, ia belum selesai.
- Quoiqu'ils soient partis tôt, ils sont arrivés en retard. — Walaupun berangkat lebih awal, mereka tiba terlambat.
Pada tujuan, bentuk kini biasanya cukup karena tujuan mengarah ke hasil yang diharapkan. Bentuk lampau lebih berguna ketika hubungan waktunya benar-benar perlu dibedakan.
Futur antérieur setelah dès que
Gunakan futur antérieur bila peristiwa pertama harus selesai sebelum peristiwa masa depan kedua:
- Dès que j'aurai reçu leur réponse, je vous préviendrai. — Begitu saya sudah menerima jawaban mereka, saya akan memberi tahu Anda.
Bandingkan dengan Dès que je recevrai leur réponse, je vous préviendrai. Kalimat ini juga dapat dipakai dan menyoroti saat jawaban diterima; futur antérieur lebih jelas menyoroti ketuntasan tindakan pertama.
Bukan semua konjungsi dengan que memakai subjungtif
Keberadaan que sendiri tidak menentukan modus. Bandingkan:
- bien que, pour que, afin que → subjungtif;
- tandis que, alors que, dès que, aussitôt que → indikatif.
Itulah sebabnya pola perlu dipelajari sebagai satu kesatuan. Hal yang sama berlaku pada konjungsi lain: misalnya, avant que memakai subjungtif, sedangkan dalam ragam baku après que memakai indikatif.
Ne explétif dalam ragam resmi
Pada konstruksi tertentu, terutama avant que dan à moins que, tulisan resmi dapat memakai ne explétif, yaitu ne yang tidak bermakna negatif: Avant qu'il ne parte, parlons-lui. Jangan menerjemahkannya sebagai “tidak”. Fenomena ini bukan bagian inti dari delapan konjungsi di atas, tetapi penting dikenali ketika membaca teks tingkat lanjut.
Tips Latihan
- Kelompokkan berdasarkan modus. Buat dua kartu: kelompok subjungtif (bien que, quoique, pour que, afin que) dan kelompok indikatif (tandis que, alors que, dès que, aussitôt que). Tambahkan satu contoh buatan sendiri untuk setiap konjungsi.
- Ubah satu gagasan menjadi beberapa hubungan. Mulailah dari dua fakta, misalnya Il pleut dan je sors. Bentuk Bien qu'il pleuve, je sors, lalu coba hubungan waktu atau kontras dengan fakta lain. Latihan ini memaksa Anda memilih konjungsi berdasarkan makna, bukan terjemahan kata per kata.
- Latih garis waktu. Buat tiga versi dengan dès que: kebiasaan (Dès que je rentre...), masa lalu (Dès que je suis rentré...), dan masa depan (Dès que je rentrerai...). Setelah itu, tambahkan versi futur antérieur untuk tindakan yang harus selesai dahulu.
Konsep Terkait
- Prasyarat: Pemicu Subjungtif — mengulas pembentukan dan ungkapan dasar yang menuntut subjungtif sebelum mempelajari konjungsi B2 ini.