A1

Verba Prancis Beraturan Berakhiran -RE

Verbes Réguliers en -RE

Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Prancis di Settemila Lingue.

Ringkas

Untuk membentuk kala kini verba beraturan berakhiran -re, hilangkan -re dari bentuk dasar, lalu tambahkan -s, -s, tidak ada akhiran, -ons, -ez, -ent. Jadi, attendre menjadi j'attends, tu attends, il attend, nous attendons, vous attendez, ils attendent. Pola sederhana ini berlaku pada verba umum seperti vendre, répondre, dan descendre, tetapi tidak pada setiap verba yang kebetulan berakhir dengan -re.

Gambaran Umum

Dalam tata bahasa Prancis, infinitif adalah bentuk dasar verba yang biasa ditemukan di kamus, misalnya attendre “menunggu” dan vendre “menjual”. Saat verba dipakai dalam kalimat, bentuknya berubah menurut subjek. Perubahan bentuk ini disebut konjugasi. Artikel ini membahas konjugasi dalam présent, yaitu kala kini yang dipakai untuk tindakan sekarang, kebiasaan, dan fakta umum.

Pola verba beraturan berakhiran -re mulai dipelajari pada tingkat A1 karena banyak muncul dalam percakapan sehari-hari: menunggu bus, menjual barang, menjawab pertanyaan, atau turun dari kendaraan. Berbeda dari bahasa Indonesia, bahasa Prancis mengubah bentuk verba sesuai dengan pelakunya. Bahasa Indonesia memakai bentuk yang sama dalam “saya menunggu”, “dia menunggu”, dan “mereka menunggu”; bahasa Prancis memakai j'attends, il attend, dan ils attendent.

Ada satu perbedaan penting lainnya. Dalam bahasa Indonesia, subjek kadang dapat dihilangkan jika konteksnya sudah jelas. Dalam kalimat Prancis biasa, kata ganti subjek seperti je, tu, il, atau nous umumnya tetap diperlukan. Karena itu, pola akhiran perlu dipelajari bersama kata ganti subjek, bukan sebagai daftar akhiran saja.

Cara Kerjanya

Langkah dasar

Ambil vendre sebagai contoh:

  1. Mulai dari infinitif: vendre.
  2. Hilangkan -re: vend-.
  3. Tambahkan akhiran yang sesuai dengan subjek: je vends, nous vendons, dan seterusnya.

Bagian vend- disebut batang verba, yaitu bagian dasar yang menerima akhiran. Pada verba yang dibahas di sini, batang itu tidak berubah dalam tulisan.

Subjek Akhiran vendre Arti dasar
je -s je vends saya menjual
tu -s tu vends kamu menjual
il / elle / on tidak ada il vend / elle vend / on vend dia/kita menjual
nous -ons nous vendons kami/kita menjual
vous -ez vous vendez Anda/kalian menjual
ils / elles -ent ils vendent / elles vendent mereka menjual

Bentuk il/elle/on tidak mendapat akhiran tambahan. Batang vend- langsung menjadi vend. Jangan menambahkan -s hanya karena bentuk je dan tu memilikinya.

Empat model yang berguna

Pola yang sama dapat diterapkan pada beberapa verba yang sangat umum.

Subjek attendre (menunggu) vendre (menjual) répondre (menjawab) descendre (turun/menuruni)
je / j' j'attends je vends je réponds je descends
tu tu attends tu vends tu réponds tu descends
il / elle / on il attend elle vend on répond il descend
nous nous attendons nous vendons nous répondons nous descendons
vous vous attendez vous vendez vous répondez vous descendez
ils / elles ils attendent elles vendent ils répondent elles descendent

Perhatikan bahwa tanda aksen pada répondre tetap dipertahankan dalam semua bentuk kala kini: réponds, répond, répondons, dan seterusnya.

Ejaan dan pelafalan tidak selalu sejajar

Dalam tulisan, bentuk tunggal memiliki tiga ejaan: j'attends, tu attends, il attend. Dalam pengucapan biasa, ketiganya terdengar sama. Huruf -s pada j'attends dan tu attends serta konsonan akhir pada il attend tidak dibunyikan.

Pada bentuk jamak, bagian akhir batang terdengar kembali: nous attendons, vous attendez, ils attendent. Akhiran tertulis -ent pada ils/elles sendiri tidak dibunyikan; bunyi konsonan yang terdengar berasal dari batang attend-. Pola serupa terdapat pada vendre: je vends dan il vend terdengar sama, sedangkan bunyi d terdengar dalam nous vendons dan ils vendent.

Bagi penutur bahasa Indonesia, ejaan yang tidak dibaca ini sering terasa tidak wajar. Cara paling aman bukan menebak dari tulisan, melainkan mempelajari bentuk tunggal dan jamak sebagai pasangan bunyi.

Arti kala kini Prancis

Présent tidak hanya berarti tindakan yang sedang berlangsung tepat saat berbicara. Bentuk yang sama juga dapat menyatakan kebiasaan atau keadaan umum.

Fungsi Contoh Makna
terjadi sekarang J'attends devant la gare. Saya sedang menunggu di depan stasiun.
kebiasaan Nous vendons des légumes le samedi. Kami menjual sayuran setiap Sabtu.
fakta atau keadaan umum Ce magasin vend des livres français. Toko ini menjual buku berbahasa Prancis.

Bahasa Indonesia sering memakai kata “sedang” untuk menegaskan tindakan yang berlangsung saat ini. Bahasa Prancis biasanya cukup memakai présent; J'attends dapat berarti “saya menunggu” maupun “saya sedang menunggu”, tergantung konteks.

Kalimat negatif dan pertanyaan

Untuk penyangkalan dasar, tempatkan ne ... pas mengapit verba yang sudah dikonjugasikan:

  • Je n'attends pas Paul. — Saya tidak menunggu Paul.
  • Nous ne vendons pas de café. — Kami tidak menjual kopi.
  • Elle ne répond pas. — Dia tidak menjawab.

Ne berubah menjadi n' sebelum bunyi vokal, seperti pada n'attends. Dalam percakapan santai, penutur sering tidak mengucapkan ne, tetapi dalam tulisan standar tetap gunakan bentuk lengkap.

Pertanyaan paling sederhana dapat dibentuk dengan intonasi naik atau dengan est-ce que:

  • Tu attends le bus ? — Kamu sedang menunggu bus?
  • Est-ce que vous vendez des billets ? — Apakah Anda menjual tiket?
  • Pourquoi est-ce qu'il ne répond pas ? — Mengapa dia tidak menjawab?

Contoh dalam Konteks

Bahasa Prancis Terjemahan bahasa Indonesia Catatan
J'attends le bus. Saya menunggu bus. Je menjadi j' sebelum vokal.
Tu attends quelqu'un ? Kamu sedang menunggu seseorang? Pertanyaan dengan intonasi.
Il vend sa voiture. Dia menjual mobilnya. Bentuk il tidak mendapat akhiran tambahan.
On vend du pain ici. Di sini orang menjual roti. On memakai bentuk orang ketiga tunggal.
Nous répondons au téléphone. Kami menjawab telepon. Bentuk nous memakai -ons.
Vous répondez toujours très vite. Anda selalu menjawab dengan sangat cepat. Vous sopan atau jamak memakai -ez.
Elles descendent l'escalier. Mereka menuruni tangga. Elles dipakai untuk kelompok perempuan.
Les enfants attendent devant l'école. Anak-anak menunggu di depan sekolah. Subjek nomina jamak memakai bentuk ils/elles.
Ce magasin vend des produits locaux. Toko ini menjual produk lokal. Ce magasin setara dengan il.
Je ne réponds pas aux messages la nuit. Saya tidak membalas pesan pada malam hari. Répondre diikuti à: aux messages.
Est-ce que vous attendez le train de Paris ? Apakah Anda menunggu kereta dari Paris? Est-ce que membentuk pertanyaan netral.
Nous descendons du bus au prochain arrêt. Kami turun dari bus di halte berikutnya. Descendre de menyatakan turun dari kendaraan.
Pourquoi vendent-ils leur appartement ? Mengapa mereka menjual apartemen mereka? Ragam lebih formal dengan pembalikan subjek.

Kesalahan Umum

1. Memakai satu bentuk untuk semua subjek

  • Keliru: Nous attends le bus.
  • Benar: Nous attendons le bus.
  • Alasannya: Bahasa Indonesia tidak mengubah verba menurut subjek, tetapi bahasa Prancis mewajibkan akhiran -ons untuk nous.

2. Menambahkan -s pada il, elle, atau on

  • Keliru: Il vends sa voiture.
  • Benar: Il vend sa voiture.
  • Alasannya: Dalam pola beraturan -re, orang ketiga tunggal memakai batang tanpa akhiran: vend, attend, répond, descend.

3. Menghilangkan subjek seperti dalam bahasa Indonesia

  • Keliru: Attends le bus jika maksudnya “Saya menunggu bus.”
  • Benar: J'attends le bus.
  • Alasannya: Kalimat berita bahasa Prancis umumnya memerlukan subjek. Tanpa subjek, Attends ! justru mudah dipahami sebagai perintah “Tunggu!” kepada satu orang.

4. Menganggap semua verba berakhiran -re beraturan

  • Keliru: Nous prendons le train.
  • Benar: Nous prenons le train.
  • Alasannya: Prendre memang berakhir dengan -re, tetapi batangnya berubah dan tidak mengikuti pola attendre. Verba seperti prendre, mettre, lire, écrire, boire, faire, dan dire perlu dipelajari dengan polanya sendiri.

5. Menyalin preposisi dari kebiasaan bahasa lain

  • Keliru: J'attends pour le bus.
  • Benar: J'attends le bus.
  • Alasannya: Attendre langsung diikuti sesuatu atau seseorang yang ditunggu, tanpa preposisi: attendre le bus, attendre Marie. Sebaliknya, répondre biasanya memakai à: répondre à une question, répondre au message.

6. Membunyikan -ent pada bentuk ils/elles

  • Keliru: mengucapkan akhiran tersendiri pada ils vendent.
  • Benar: -ent tidak dibunyikan; yang terdengar adalah bunyi batang, termasuk d pada vendent.
  • Alasannya: Akhiran -ent adalah penanda tata bahasa dalam tulisan, bukan suku kata tambahan dalam pelafalan.

Catatan Penggunaan

Tu digunakan kepada satu orang dalam suasana akrab, sedangkan vous digunakan kepada beberapa orang atau kepada satu orang dalam hubungan yang lebih formal. Pilihan ini mengubah bentuk verba: Tu attends ? dibandingkan dengan Vous attendez ? Terjemahan Indonesia tidak selalu menunjukkan perbedaan tersebut karena “Anda”, “kamu”, dan “kalian” dipilih menurut konteks sosial yang tidak sepenuhnya sama dengan kebiasaan Prancis.

On selalu mengambil bentuk orang ketiga tunggal, meskipun dalam percakapan sering berarti “kita”: On attend ici berarti “Kita menunggu di sini.” Bentuk nous attendons tetap benar dan umum dalam tulisan atau ketika gaya yang lebih resmi dibutuhkan.

Pelajari juga pasangan verba dan pelengkapnya. Attendre quelqu'un berarti menunggu seseorang; répondre à quelqu'un berarti menjawab seseorang; vendre quelque chose à quelqu'un berarti menjual sesuatu kepada seseorang. Descendre dapat dipakai tanpa objek dalam Elle descend “Dia turun”, dengan objek dalam Elle descend l'escalier “Dia menuruni tangga”, atau dengan de dalam Elle descend du train “Dia turun dari kereta”.

Melampaui Dasar: Penggunaan Lanjutan

Bagian ini belum harus dikuasai pada tingkat A1, tetapi bentuk-bentuk berikut akan sering dijumpai kemudian.

Bentuk waktu lain memakai batang yang sama

Banyak verba beraturan -re tetap mudah dikenali dalam kala lain:

  • Kala lampau dengan kebiasaan atau latar: j'attendais — saya dulu menunggu/sedang menunggu.
  • Kala mendatang: j'attendrai — saya akan menunggu.
  • Bentuk bersyarat: j'attendrais — saya akan menunggu jika syaratnya terpenuhi.
  • Perintah: Attends ! Attendons ! Attendez ! — Tunggu! Mari menunggu! Tunggulah!

Untuk kala mendatang dan bentuk bersyarat, verba -re umumnya membuang e terakhir: attendre menghasilkan batang attendr-, dan vendre menghasilkan vendr-.

Bentuk lampau dan descendre

Partisip lampau—bentuk verba yang dipakai untuk membentuk kala lampau majemuk—dari pola ini biasanya berakhir dengan -u: attendu, vendu, répondu, descendu.

Sebagian besar memakai verba bantu avoir: J'ai attendu une heure “Saya menunggu satu jam” dan Elle a vendu sa voiture “Dia telah menjual mobilnya”. Descendre memerlukan perhatian khusus. Ketika menyatakan gerak turun tanpa objek langsung, bentuk lampau umumnya memakai être: Elle est descendue. Ketika ada objek langsung—sesuatu yang dikenai tindakan—dipakai avoir: Elle a descendu les valises “Dia menurunkan koper-koper”. Ini adalah materi tingkat lanjut; untuk sekarang, cukup kenali bahwa pola kala kini elle descend tetap beraturan.

Kelompok -re tidak sepenuhnya seragam

Label “verba beraturan -re” membantu untuk model seperti vendre dan attendre, bukan aturan otomatis bagi semua infinitif yang berakhir -re. Bahkan verba yang tampak mirip dapat berubah secara berbeda: attendre → nous attendons, tetapi prendre → nous prenons. Saat menemukan verba baru, periksa bentuk nous dan ils/elles di kamus. Kedua bentuk itu cepat menunjukkan apakah batangnya benar-benar mengikuti pola beraturan.

Tips Latihan

  1. Latih dalam tiga pasangan. Ucapkan j'attends–nous attendons, tu vends–vous vendez, dan il répond–ils répondent. Pasangan tunggal–jamak membantu menghubungkan ejaan dengan perubahan bunyi.
  2. Buat enam kalimat dari satu situasi. Misalnya, bayangkan halte bus lalu gunakan keenam subjek: j'attends, tu attends, elle attend, nous attendons, vous attendez, ils attendent. Ganti keterangan tempat atau waktu agar latihan tetap bermakna.
  3. Kelompokkan verba menurut pelengkapnya. Catat attendre + nomina tanpa preposisi, répondre à, dan descendre de. Dengan begitu, yang diingat bukan hanya tabel konjugasi, melainkan juga cara memakai verba dalam kalimat nyata.

Konsep Terkait

  • Prasyarat: Kata Ganti Subjek — mengenalkan je, tu, il/elle/on, nous, vous, dan ils/elles yang menentukan bentuk verba.

Prasyarat

Pronomina Subjek dalam Bahasa PrancisA1

Konsep A1 lainnya

Konsep ini dalam bahasa lain

Bandingkan di semua bahasa