B1

Ungkapan Impersonal dalam Bahasa Prancis

Expressions Impersonnelles

Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Prancis di Settemila Lingue.

Intinya

Dalam ungkapan impersonal, il tidak berarti “dia”, tetapi hanya mengisi posisi subjek yang diwajibkan tata bahasa Prancis: Il faut partir berarti “Kita perlu pergi”. Gunakan de + infinitif bila sesudahnya berupa tindakan tanpa subjek baru, dan que + klausa bila pelaku tindakan perlu disebutkan. Setelah que, pilihan antara subjonctif dan indicatif bergantung pada ungkapan yang mendahuluinya.

Gambaran Umum

Bahasa Prancis hampir selalu memerlukan subjek yang dinyatakan. Karena itu, saat pembicara menilai suatu keadaan, menyatakan keharusan, atau memperkenalkan pokok persoalan tanpa menunjuk orang tertentu, bahasa Prancis memakai il impersonal. Kata il dalam Il est important de comprendre bukan kata ganti untuk seorang laki-laki. Ia merupakan subjek gramatikal (unsur yang mengisi posisi subjek dalam susunan kalimat), tetapi tidak menunjuk benda atau orang tertentu.

Bagi penutur bahasa Indonesia, pola ini perlu perhatian khusus. Dalam bahasa Indonesia kita cukup mengatakan “perlu berangkat”, “sebaiknya menunggu”, atau “tampaknya dia benar” tanpa kata pengisi yang setara dengan il. Oleh sebab itu, jangan menerjemahkan il sebagai “dia”, tetapi jangan pula menghilangkannya dari kalimat Prancis.

Pada tingkat B1, pola yang paling berguna ialah il faut, il est + kata sifat, il semble que, il paraît que, il vaut mieux, dan il s'agit de. Pola-pola ini juga menjadi jalan masuk menuju subjonctif (modus verba yang sering menyatakan penilaian, keharusan, kemungkinan, keinginan, atau sesuatu yang belum dipastikan sebagai fakta). Bahasa Indonesia tidak mengubah bentuk verba untuk fungsi ini, sehingga bentuk Prancisnya harus dipelajari bersama pemicunya.

Cara Kerjanya

Mengenali fungsi il

Bandingkan dua kalimat berikut:

  • Il est fatigué. — “Dia lelah.” Di sini il menunjuk seorang laki-laki atau nomina maskulin.
  • Il est nécessaire de réserver. — “Perlu melakukan reservasi.” Di sini il tidak menunjuk siapa pun.

Uji sederhananya: jika il tidak dapat diganti dengan nama orang atau benda tanpa mengubah keseluruhan struktur, kemungkinan besar pemakaiannya impersonal.

Dua kerangka utama: de + infinitif dan que + klausa

Infinitif adalah bentuk dasar verba, seperti partir “pergi”, comprendre “memahami”, dan attendre “menunggu”. Pilihannya terutama ditentukan oleh apa yang ingin ditempatkan sesudah ungkapan impersonal.

Kerangka Kapan dipakai Contoh Arti alami
il + ungkapan + de + infinitif tindakan disebut secara umum atau pelakunya sudah jelas Il est utile de comparer les prix. Membandingkan harga itu berguna.
il + ungkapan + que + subjek + verba pelaku tindakan perlu dinyatakan dalam klausa tersendiri Il est utile que vous compariez les prix. Sebaiknya Anda membandingkan harga.
il + ungkapan + pour + orang + de + infinitif pelaku infinitif hendak disebut tanpa membuat klausa penuh Il est utile pour Léa de prendre des notes. Berguna bagi Léa untuk mencatat.

Jangan menganggap de dan que dapat saling menggantikan. Setelah de dipakai infinitif; setelah que harus ada klausa dengan subjek dan verba yang sudah dikonjugasikan.

Il faut: kebutuhan dan kewajiban

Falloir berarti “perlu” atau “harus” dan dalam pemakaian biasa hanya digunakan secara impersonal dengan il.

  • Il faut + infinitif menyatakan kebutuhan umum: Il faut vérifier l'adresse. — “Alamatnya perlu diperiksa.”
  • Il faut que + subjek + subjonctif menyatakan siapa yang harus bertindak: Il faut que tu vérifies l'adresse. — “Kamu harus memeriksa alamatnya.”
  • Il faut + nomina menyatakan sesuatu yang dibutuhkan: Il faut une pièce d'identité. — “Diperlukan kartu identitas.”

Kadar kekuatannya bergantung pada konteks. Il faut partir maintenant dapat berupa saran mendesak maupun kewajiban nyata. Untuk larangan, gunakan Il ne faut pas...: Il ne faut pas toucher à ce bouton.

Il est + kata sifat: penilaian atas tindakan atau keadaan

Banyak kata sifat dapat mengikuti il est: important, nécessaire, possible, impossible, utile, difficile, dommage, évident, certain. Bentuk setelahnya tidak selalu sama.

Bahasa Prancis Bahasa Indonesia Catatan
Il est important de répondre. Menjawab itu penting. Penilaian umum + infinitif.
Il est important que vous répondiez. Penting agar Anda menjawab. Penilaian/keharusan + subjonctif.
Il est possible qu'elle soit en retard. Mungkin dia terlambat. Kemungkinan + subjonctif.
Il est évident qu'elle connaît la réponse. Jelas bahwa dia mengetahui jawabannya. Kepastian + indicatif.

Indicatif adalah modus verba biasa yang menyajikan sesuatu sebagai informasi atau fakta. Sebagai pedoman praktis:

  • penilaian, keharusan, kemungkinan, atau perasaan biasanya diikuti subjonctif: il est nécessaire que, il est possible que, il est regrettable que;
  • kepastian atau bukti dalam kalimat afirmatif biasanya diikuti indicatif: il est certain que, il est évident que, il est vrai que.

Dalam bentuk negatif atau pertanyaan, kepastian dapat melemah sehingga subjonctif muncul: Il n'est pas certain qu'il vienne. Bentuk ini lebih lanjut daripada aturan inti, tetapi penting untuk dikenali.

Il semble que dan il paraît que: kesan dan kabar

Keduanya sering diterjemahkan “tampaknya”, tetapi sudut pandangnya berbeda.

  • Il semble que menyatakan kesan atau kesimpulan yang belum pasti dan lazim diikuti subjonctif: Il semble qu'il ait raison.
  • Il paraît que sering menyampaikan kabar atau informasi yang beredar dan biasanya diikuti indicatif: Il paraît que le musée est fermé.
  • Il me semble que memasukkan penilaian pribadi pembicara. Dalam pemakaian afirmatif, indicatif sangat lazim: Il me semble que vous avez déjà payé.

Dengan demikian, jangan membuat aturan bahwa semua bentuk bermakna “tampaknya” selalu meminta modus yang sama.

Il vaut mieux: pilihan yang lebih baik

Pola ini secara harfiah menyatakan bahwa satu tindakan “lebih bernilai”, tetapi arti alaminya ialah “lebih baik” atau “sebaiknya”.

  • Il vaut mieux + infinitif: Il vaut mieux attendre. — “Sebaiknya menunggu.”
  • Il vaut mieux que + subjek + subjonctif: Il vaut mieux que nous attendions. — “Sebaiknya kita menunggu.”

Bentuk kondisional il vaudrait mieux membuat saran terdengar lebih halus: Il vaudrait mieux réserver à l'avance. — “Akan lebih baik jika memesan lebih dahulu.”

Il s'agit de: pokok persoalan

S'agir dalam arti ini hanya dipakai secara impersonal. Polanya selalu il s'agit de, bukan il s'agit sur dan bukan tanpa de.

  • Il s'agit d'un problème grave. — “Ini menyangkut masalah serius.”
  • De quoi s'agit-il ? — “Ini tentang apa?”
  • Il ne s'agit pas de gagner, mais de progresser. — “Yang menjadi tujuan bukan menang, melainkan berkembang.”

Terjemahan terbaik berubah menurut konteks: “ini tentang”, “yang dibicarakan adalah”, “persoalannya ialah”, atau “yang perlu dilakukan ialah”. Jangan menerjemahkan susunan katanya satu per satu.

Contoh dalam Konteks

Bahasa Prancis Bahasa Indonesia Catatan
Il faut éteindre son téléphone pendant le spectacle. Ponsel harus dimatikan selama pertunjukan. Kewajiban umum.
Il faut que nous trouvions une solution avant lundi. Kita harus menemukan solusi sebelum Senin. Pelaku disebut; subjonctif.
Il ne faut pas confondre vitesse et précipitation. Kecepatan jangan disamakan dengan ketergesa-gesaan. Larangan atau peringatan umum.
Il est important de comprendre les conditions. Memahami persyaratannya itu penting. de + infinitif.
Il est essentiel que chacun puisse participer. Sangat penting agar semua orang dapat berpartisipasi. que + subjonctif.
Il est possible que le train ait du retard. Mungkin keretanya terlambat. Kemungkinan; subjonctif lampau.
Il est certain que ce document est authentique. Sudah pasti bahwa dokumen ini asli. Kepastian; indicatif.
Il semble qu'il ait raison sur ce point. Tampaknya dia benar mengenai hal ini. Kesan belum pasti.
Il me semble que vous avez oublié votre sac. Sepertinya Anda lupa membawa tas. Pendapat pribadi; indicatif lazim.
Il paraît que ce restaurant change de propriétaire. Kabarnya restoran ini berganti pemilik. Informasi yang beredar.
Il vaut mieux partir avant les embouteillages. Sebaiknya berangkat sebelum jalan macet. Saran umum.
Il vaudrait mieux que tu lui parles directement. Akan lebih baik jika kamu berbicara langsung dengannya. Saran lebih halus; subjonctif.
Il s'agit d'un problème grave, mais pas insoluble. Ini masalah serius, tetapi bukan masalah yang mustahil diatasi. de + nomina.
Dans cet exercice, il s'agit de choisir la bonne réponse. Dalam latihan ini, tugasnya adalah memilih jawaban yang tepat. de + infinitif.
Il n'est pas certain qu'elle puisse venir demain. Belum pasti bahwa dia dapat datang besok. Kepastian yang dinegasikan; subjonctif.

Kesalahan Umum

Mengartikan il sebagai “dia”

  • Keliru: Il faut partir = “Dia harus pergi.”
  • Benar: Il faut partir = “Perlu pergi” atau “Kita harus pergi.”
  • Alasannya: Il di sini tidak menunjuk orang tertentu. Jika maksudnya “dia harus pergi”, gunakan Il faut qu'il parte.

Menambahkan de setelah il faut

  • Keliru: Il faut de réserver une table.
  • Benar: Il faut réserver une table.
  • Alasannya: Il faut langsung diikuti infinitif. Pola de + infinitif berlaku, misalnya, setelah il est important atau il est utile.

Memakai indicatif setelah pemicu kewajiban

  • Keliru: Il faut que tu pars maintenant.
  • Benar: Il faut que tu partes maintenant.
  • Alasannya: Il faut que menuntut subjonctif. Bentuk subjonctif dari partir untuk tu ialah partes.

Memakai que langsung sebelum infinitif

  • Keliru: Il est difficile que comprendre cette règle.
  • Benar: Il est difficile de comprendre cette règle.
  • Alasannya: Gunakan de + infinitif. Setelah que, diperlukan subjek dan verba terkonjugasi: Il est difficile que tout le monde comprenne cette règle.

Mengatakan il s'agit sur atau mengubah subjeknya

  • Keliru: Ce texte s'agit sur l'environnement.
  • Benar: Dans ce texte, il s'agit de l'environnement.
  • Alasannya: S'agir pada pola ini tetap impersonal dan memakai preposisi de. Alternatif yang lebih langsung ialah Ce texte traite de l'environnement.

Memakai subjonctif setelah semua ungkapan tanpa membedakan makna

  • Keliru: Il est évident qu'il soit prêt.
  • Benar: Il est évident qu'il est prêt.
  • Alasannya: Dalam kalimat afirmatif, il est évident que menyajikan isi klausa sebagai fakta sehingga biasanya memakai indicatif. Bandingkan Il n'est pas évident qu'il soit prêt, yang mengandung keraguan.

Catatan Pemakaian

Dalam percakapan, c'est + kata sifat + de + infinitif sangat umum: C'est important de dormir suffisamment. Bentuk il est important de... terasa lebih netral atau lebih cocok untuk tulisan dan penjelasan resmi, tetapi tidak kaku. Jangan mengganti il dengan ce pada semua pola: bentuk baku tetap il faut, il vaut mieux, dan il s'agit de.

Il faut dapat terdengar tegas jika diarahkan kepada lawan bicara. Untuk saran yang lebih ramah, penutur sering memilih tu devrais/vous devriez (“sebaiknya kamu/Anda”) atau il vaudrait mieux. Bandingkan Il faut envoyer le dossier aujourd'hui yang terdengar sebagai keharusan dengan Il vaudrait mieux envoyer le dossier aujourd'hui yang terdengar sebagai anjuran.

Dalam bahasa Indonesia, satu kata “sebaiknya” dapat mewakili il faut, il vaut mieux, atau bentuk kondisional seperti vous devriez. Dalam bahasa Prancis, pilihan tersebut menyampaikan tingkat tekanan yang berbeda. Karena itu, tentukan dahulu apakah maksudnya kewajiban, saran kuat, atau saran halus.

Perhatikan pula bentuk elisi (penghilangan vokal di depan bunyi vokal): que il menjadi qu'il, de un menjadi d'un, dan il semble que elle menjadi il semble qu'elle. Ini soal bentuk tulisan dan pengucapan, bukan perubahan makna.

Lebih Lanjut: Pemakaian Tingkat Lanjut

Perubahan waktu dan nuansa

Ungkapan impersonal tidak terbatas pada kala kini. Verba impersonal dapat berubah kala, sementara il tetap ada.

Bahasa Prancis Bahasa Indonesia Catatan
Il fallait prévenir la réception. Seharusnya resepsionis diberi tahu. Kebutuhan pada masa lalu; konteks menentukan apakah terlaksana.
Il faudra être patient. Kita perlu bersabar. Kebutuhan pada masa depan.
Il aurait fallu réserver plus tôt. Seharusnya kita memesan lebih awal. Penyesalan tentang tindakan yang tidak dilakukan.
Il vaudrait mieux reporter la réunion. Akan lebih baik jika rapat ditunda. Saran yang diperhalus.
Il s'agissait d'un simple malentendu. Ternyata itu hanya kesalahpahaman. Pokok persoalan dalam konteks lampau.

Bentuk il aurait fallu sangat berguna untuk kritik atau penyesalan, tetapi termasuk pola kondisional lampau yang biasanya dipelajari setelah tingkat B1.

Infinitif lampau

Jika tindakan setelah ungkapan impersonal sudah selesai, bahasa Prancis dapat memakai infinitif lampau (bentuk infinitif yang menandai tindakan terdahulu):

  • Il est important d'avoir lu le contrat. — “Penting untuk sudah membaca kontrak itu.”
  • Il semble avoir oublié le rendez-vous. — “Tampaknya dia lupa pada janji itu.”

Pada contoh kedua, il dapat menunjuk orang tertentu, jadi konstruksinya tidak sepenuhnya impersonal. Ini menunjukkan bahwa bentuk permukaan yang mirip harus ditafsirkan dari konteks.

Menyusun ulang fokus kalimat

Bandingkan:

  • Il est facile de lire ce texte. — penilaian umum terhadap kegiatan membaca teks.
  • Ce texte est facile à lire. — fokus ditempatkan pada teks.

Saat nomina menjadi subjek, preposisinya dapat berubah menjadi à: un problème difficile à résoudre, un livre agréable à lire. Jangan menerapkan pola de + infinitif secara otomatis pada susunan personal ini.

Konstruksi resmi yang sering ditemui

Tulisan administratif dan berita sering memakai bentuk impersonal pasif, misalnya Il est prévu que le pont rouvrira lundi (“Jembatan dijadwalkan dibuka kembali pada Senin”) dan Il a été décidé de reporter le vote (“Telah diputuskan untuk menunda pemungutan suara”). Pola ini menyembunyikan atau tidak mementingkan pihak yang membuat rencana atau keputusan.

Ada pula ungkapan resmi seperti il convient de (“patut/perlu”), il suffit de (“cukup dengan”), dan il reste à (“masih perlu”). Ungkapan administratif yang lebih jarang dibahas secara khusus pada materi lanjutan; untuk tingkat B1, utamakan pola inti dalam artikel ini.

Kiat Latihan

  1. Buat pasangan kalimat dari satu gagasan: Il est important de pratiquer lalu Il est important que nous pratiquions. Latihan ini memperjelas perbedaan antara infinitif dan klausa dengan subjek.
  2. Kelompokkan ungkapan menurut modusnya. Buat satu daftar untuk pemicu subjonctif seperti il faut que dan il est possible que, serta satu daftar untuk indicatif seperti il est évident que dan il paraît que.
  3. Saat membaca berita atau mendengarkan percakapan Prancis, tandai il faut, il paraît que, dan il s'agit de. Tulis ulang setiap contoh dengan terjemahan Indonesia yang alami, bukan terjemahan kata demi kata.

Konsep Terkait

  • Dasar sebelumnya: Il y a — pola dasar dengan il yang menyatakan keberadaan, bukan orang tertentu.
  • Langkah berikutnya: Konstruksi Impersonal Lanjutan — bentuk resmi dan administratif seperti il incombe à dan il ressort que.

Prasyarat

Il y a dalam Bahasa PrancisA1

Konsep yang dibangun di atas ini

Konsep B1 lainnya