A1

Pertanyaan Dasar dalam Bahasa Prancis

Questions de Base

Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Prancis di Settemila Lingue.

Ringkasnya

Dalam bahasa Prancis, pertanyaan dapat dibentuk dengan tiga cara utama: menaikkan intonasi tanpa mengubah urutan kata, memakai est-ce que, atau melakukan inversi antara verba (kata kerja) dan pronomina subjek. Untuk meminta informasi, gunakan qui (siapa), que/quoi (apa), où (di mana), quand (kapan), comment (bagaimana), dan pourquoi (mengapa).

Gambaran Umum

Pertanyaan dasar termasuk materi A1 karena langsung dibutuhkan untuk berkenalan, berbelanja, meminta arah, dan menjalankan percakapan sehari-hari. Dua hal perlu dipelajari bersamaan: kata apa yang dipakai untuk menanyakan informasi, dan pola kalimat apa yang sesuai dengan situasi.

Bahasa Prancis memiliki beberapa pilihan untuk menyampaikan pertanyaan yang isinya sama. Misalnya, “Di mana kamu tinggal?” dapat menjadi Tu habites où ?, Où est-ce que tu habites ?, atau Où habites-tu ? Ketiganya benar, tetapi tingkat keformalan dan struktur kalimatnya berbeda.

Bagi penutur bahasa Indonesia, pola intonasi biasanya terasa paling akrab karena urutan kata dapat tetap seperti kalimat berita. Perbedaan pentingnya ialah verba bahasa Prancis berubah mengikuti subjek, dan pronomina subjek (kata seperti tu, il, atau vous yang menunjukkan pelaku) umumnya tetap harus disebutkan. Bahasa Prancis juga memiliki est-ce que dan inversi, dua pola yang tidak memiliki padanan tata bahasa langsung dalam bahasa Indonesia.

Cara Kerjanya

Pertanyaan ya atau tidak

Pertanyaan jenis ini dapat dijawab dengan oui (ya) atau non (tidak). Mulailah dengan kalimat berita, misalnya Tu parles français. (“Kamu berbicara bahasa Prancis.”), lalu pilih salah satu dari tiga pola berikut.

Bentuk bahasa Prancis Arti Pemakaian
Tu parles français ? Kamu bisa berbahasa Prancis? Intonasi; sangat lazim dalam percakapan
Est-ce que tu parles français ? Apakah kamu bisa berbahasa Prancis? Jelas dan netral; aman untuk pemula
Parles-tu français ? Apakah kamu bisa berbahasa Prancis? Inversi; lebih resmi atau lebih sering dijumpai dalam tulisan

1. Intonasi

Pertahankan susunan kalimat berita—subjek + verba + pelengkap—lalu naikkan nada suara pada bagian akhir:

  • Vous travaillez ici ? — Anda bekerja di sini?
  • Elle vient demain ? — Dia datang besok?

Dalam tulisan, tanda tanya menunjukkan bahwa kalimat tersebut adalah pertanyaan. Pola ini alami dalam percakapan. Jangan menghilangkan subjek hanya karena dalam bahasa Indonesia “Sudah makan?” dapat berdiri tanpa “kamu”; bahasa Prancis biasanya memerlukan tu: Tu as mangé ?

2. Est-ce que

Letakkan est-ce que di depan kalimat berita:

est-ce que + subjek + verba + pelengkap ?

  • Est-ce que vous travaillez ici ?
  • Est-ce qu’elle vient demain ?

Di depan bunyi vokal, que menjadi qu’: Est-ce qu’il est prêt ? Ungkapan est-ce que berfungsi sebagai penanda pertanyaan; tidak perlu diterjemahkan kata demi kata. Secara fungsi, bentuk ini sering sepadan dengan “apakah”. Urutan subjek dan verba setelahnya tidak dibalik.

3. Inversi

Dalam inversi (pembalikan urutan), verba ditempatkan sebelum pronomina subjek dan keduanya dihubungkan dengan tanda hubung:

verba-pronomina subjek + pelengkap ?

  • Travaillez-vous ici ?
  • Vient-elle demain ?
  • Parlent-ils français ?

Jika bentuk verba berakhir dengan bunyi vokal dan diikuti il, elle, atau on, bahasa tulis menyisipkan -t- agar pengucapannya lebih lancar: Aime-t-il le café ? dan Va-t-elle à Lyon ? Huruf t ini bukan bagian dari verba dan tidak mengubah arti.

Untuk tahap awal, cukup gunakan inversi dengan pronomina seperti tu, vous, il, atau elles. Inversi dengan subjek berupa nama atau nomina (kata benda) dibahas pada bagian lanjutan.

Kata tanya utama

Kata tanya Arti dasar Contoh singkat
qui siapa Qui est-ce ? — Siapa itu?
que / qu’est-ce que / quoi apa Qu’est-ce que tu fais ? — Kamu sedang apa?
où di mana / ke mana Où allez-vous ? — Anda pergi ke mana?
quand kapan Quand est-ce qu’on part ? — Kapan kita berangkat?
comment bagaimana Comment tu t’appelles ? — Siapa namamu?
pourquoi mengapa / kenapa Pourquoi tu apprends le français ? — Mengapa kamu belajar bahasa Prancis?

Perhatikan aksen pada où. Tanpa aksen, ou berarti “atau”, sehingga Où habites-tu ? dan Thé ou café ? memakai dua kata yang berbeda.

Menempatkan kata tanya

Kata tanya dapat digabungkan dengan ketiga pola utama, tetapi letaknya tidak selalu sama.

Pola Contoh Keterangan
Kalimat biasa + kata tanya Tu habites où ? Sangat lazim dalam percakapan santai
Kata tanya + urutan biasa Pourquoi tu pars ? Lazim dalam percakapan
Kata tanya + est-ce que Où est-ce que tu habites ? Netral dan mudah dibentuk
Kata tanya + inversi Pourquoi partez-vous ? Lebih resmi atau tertulis

Untuk pemula, pola kata tanya + est-ce que + subjek + verba merupakan pilihan yang andal: Quand est-ce que le magasin ouvre ? Pola ini tidak mengharuskan pembalikan subjek dan verba.

Memilih antara que dan quoi

Keduanya dapat berarti “apa”, tetapi posisinya berbeda.

  • que/qu’ muncul di awal pertanyaan dengan inversi: Que cherchez-vous ? (“Apa yang Anda cari?”)
  • qu’est-ce que muncul di awal sebelum subjek: Qu’est-ce que vous cherchez ?
  • quoi lazim muncul di akhir pertanyaan lisan: Vous cherchez quoi ?
  • quoi juga dipakai setelah preposisi (kata depan): Avec quoi ? (“Dengan apa?”), De quoi parlez-vous ? (“Anda membicarakan apa?”)

Karena itu, jangan membuat bentuk campuran seperti Que tu cherches ? dalam bahasa Prancis baku. Pilih Qu’est-ce que tu cherches ?, Que cherches-tu ?, atau bentuk percakapan Tu cherches quoi ?

Qui dan fungsi dalam kalimat

Jika qui sendiri menjadi subjek—yakni orang yang melakukan tindakan—verba dapat langsung mengikutinya:

  • Qui vient ce soir ? — Siapa yang datang malam ini?
  • Qui habite ici ? — Siapa yang tinggal di sini?

Jika orang yang ditanyakan menerima tindakan, gunakan pola seperti berikut:

  • Qui est-ce que tu invites ? — Siapa yang kamu undang?
  • Qui invites-tu ? — Siapa yang kamu undang?
  • Tu invites qui ? — Kamu mengundang siapa?

Setelah preposisi, qui tetap dipakai: Avec qui tu viens ? (“Kamu datang dengan siapa?”) atau À qui est-ce qu’elle parle ? (“Dia berbicara kepada siapa?”).

“Apa” sebagai subjek

Ada satu pola yang perlu dikenali sejak awal: qu’est-ce qui berarti “apa yang” ketika hal yang ditanyakan menjadi subjek.

  • Qu’est-ce qui se passe ? — Apa yang terjadi?
  • Qu’est-ce qui fait ce bruit ? — Apa yang menimbulkan suara itu?

Bandingkan dengan qu’est-ce que, yang diikuti subjek lain: Qu’est-ce que Paul prépare ? (“Apa yang Paul siapkan?”). Pada kalimat ini, Paul adalah pelaku.

Contoh dalam Konteks

Bahasa Prancis Bahasa Indonesia Catatan
Qui est-ce ? Siapa itu? Menanyakan identitas
Qu’est-ce que tu fais ? Kamu sedang apa? qu’est-ce que + urutan biasa
Où habites-tu ? Kamu tinggal di mana? Inversi
Pourquoi tu apprends le français ? Mengapa kamu belajar bahasa Prancis? Pola percakapan
Est-ce que vous avez une réservation ? Apakah Anda punya reservasi? Pertanyaan ya atau tidak yang netral
Comment est-ce qu’on va à la gare ? Bagaimana cara pergi ke stasiun? Meminta petunjuk
Quand commence le cours ? Kapan kelas dimulai? Kata tanya di awal
Tu attends qui ? Kamu menunggu siapa? qui di akhir, ragam lisan
Avec qui partez-vous ? Dengan siapa Anda berangkat? Preposisi + qui
De quoi est-ce que vous parlez ? Apa yang sedang Anda bicarakan? Preposisi + quoi
Qu’est-ce qui se passe dehors ? Apa yang terjadi di luar? Hal yang ditanyakan menjadi subjek
Elle travaille demain ? Apakah dia bekerja besok? Intonasi
Aime-t-il ce film ? Apakah dia menyukai film ini? Penyisipan -t- dalam inversi
Pourquoi est-ce que le magasin est fermé ? Mengapa toko itu tutup? Kata tanya + est-ce que

Kesalahan Umum

1. Membalik kata setelah est-ce que

  • Salah: Est-ce que parles-tu français ?
  • Benar: Est-ce que tu parles français ?
  • Alasannya: Est-ce que sudah menandai pertanyaan. Sesudahnya, gunakan urutan biasa: subjek lalu verba.

2. Melupakan tanda hubung pada inversi

  • Salah: Où habites tu ?
  • Benar: Où habites-tu ?
  • Alasannya: Verba dan pronomina subjek dalam inversi selalu dihubungkan dengan tanda hubung.

3. Memakai quoi di tempat que pada awal pola baku

  • Salah: Quoi fais-tu ?
  • Benar: Que fais-tu ? / Qu’est-ce que tu fais ?
  • Alasannya: Quoi biasanya berada di akhir atau setelah preposisi. Untuk awal pertanyaan baku, gunakan que atau qu’est-ce que.

4. Menghilangkan aksen pada où

  • Salah: Ou est la banque ?
  • Benar: Où est la banque ?
  • Alasannya: où berarti “di mana”, sedangkan ou berarti “atau”.

5. Menghilangkan pronomina subjek seperti dalam bahasa Indonesia

  • Salah: Parles français ?
  • Benar: Tu parles français ? / Parles-tu français ?
  • Alasannya: Bahasa Indonesia sering menghilangkan “kamu” jika konteks sudah jelas. Dalam kalimat Prancis biasa, bentuk verba terkonjugasi memerlukan subjek yang dinyatakan.

6. Menggunakan pola objek untuk menanyakan subjek

  • Salah: Qu’est-ce que se passe ?
  • Benar: Qu’est-ce qui se passe ?
  • Alasannya: Hal yang ditanyakan melakukan atau mengalami peristiwa se passe, sehingga pola yang diperlukan ialah qu’est-ce qui.

Catatan Pemakaian

Dalam percakapan sehari-hari, pertanyaan berintonasi sangat sering terdengar: Tu vas où ? atau Vous payez comment ? Bentuk ini tidak otomatis kasar; kesopanan juga ditentukan oleh pilihan tu atau vous, nada suara, dan ungkapan seperti s’il vous plaît. Kepada orang yang belum dikenal atau dalam layanan resmi, vous biasanya merupakan pilihan aman.

Est-ce que bersifat netral dan dapat dipakai baik dalam percakapan maupun banyak konteks tulisan. Bagi pemula, pola ini membantu menjaga susunan kalimat tetap stabil. Inversi terdengar lebih teratur, resmi, atau bergaya tulisan, meskipun beberapa bentuk pendek seperti Comment allez-vous ?, Où vas-tu ?, dan Qui est-ce ? sangat umum.

Dalam ejaan Prancis, lazim ada spasi sebelum tanda tanya: Vous venez ? Perangkat dan gaya penerbitan dapat memakai spasi tipis khusus, tetapi saat mengetik biasa, yang terpenting adalah konsisten dan tetap menulis tanda tanyanya.

Jawaban pendek yang umum ialah oui, non, dan si. Si dipakai untuk membantah pertanyaan negatif: Tu ne viens pas ? — Si, je viens. (“Kamu tidak datang? — Datang, kok.”). Pemula tidak harus langsung menguasai semua nuansanya, tetapi bentuk ini sering terdengar.

Lebih Lanjut

Bagian ini tidak perlu langsung dikuasai pada tingkat A1, tetapi berguna saat mulai membaca teks yang lebih formal.

Jika subjeknya berupa nama atau nomina, inversi formal sering mengulang subjek tersebut dengan pronomina yang sesuai: Marie vient-elle demain ? (“Apakah Marie datang besok?”) atau Quand le train arrive-t-il ? (“Kapan kereta tiba?”). Pola ini disebut inversi kompleks dan jauh lebih jarang dalam percakapan santai.

Dalam pertanyaan tidak langsung—pertanyaan yang menjadi bagian dari kalimat lain—jangan gunakan inversi atau est-ce que:

  • Pertanyaan langsung: Où habite-t-il ? — Dia tinggal di mana?
  • Pertanyaan tidak langsung: Je ne sais pas où il habite. — Saya tidak tahu dia tinggal di mana.
  • Bukan: Je ne sais pas où habite-t-il.

Bahasa Prancis juga memakai pertanyaan penegas seperti n’est-ce pas ?, kurang lebih “bukan?” atau “ya, kan?”: Vous êtes prêts, n’est-ce pas ? Bentuk ini meminta lawan bicara mengonfirmasi informasi, bukan benar-benar meminta informasi baru.

Perbedaan antara qu’est-ce que dan qu’est-ce qui akan semakin penting ketika mempelajari objek langsung (orang atau benda yang langsung dikenai tindakan) dan klausa relatif. Untuk sekarang, gunakan petunjuk praktis ini: jika sesudahnya sudah ada pelaku seperti tu, Paul, atau les enfants, pilih qu’est-ce que; jika langsung diikuti verba dan “apa” itulah subjeknya, pilih qu’est-ce qui.

Tips Latihan

  1. Ubah satu isi menjadi tiga bentuk. Mulailah dari Vous êtes prêt. lalu buat Vous êtes prêt ?, Est-ce que vous êtes prêt ?, dan Êtes-vous prêt ? Lakukan hal yang sama dengan lima kalimat sehari.
  2. Latih kata tanya melalui situasi nyata. Bayangkan tiba di stasiun dan buat pertanyaan dengan où, quand, comment, dan qui. Mengaitkan pola dengan kebutuhan nyata lebih efektif daripada menghafal daftar terpisah.
  3. Tandai ragam saat mendengarkan. Ketika menonton percakapan berbahasa Prancis, catat apakah penutur memakai intonasi, est-ce que, atau inversi. Tirukan satu kalimat beserta nada suaranya, bukan hanya kata-katanya.

Konsep Terkait

  • Langkah berikutnya: Pertanyaan Kuantitas dan Pilihan — memakai combien serta quel, quelle, quels, dan quelles untuk menanyakan jumlah atau pilihan.
  • Tingkat lanjut: Inversi Kompleks — menjelaskan pertanyaan formal ketika subjeknya berupa nama atau nomina.

Konsep yang dibangun di atas ini

Konsep A1 lainnya

Konsep ini dalam bahasa lain

Bandingkan di semua bahasa