Tata Bahasa Belanda
Jelajahi 98 konsep tata bahasa — dari pemula hingga mahir.
Ini adalah pohon tata bahasa yang menggerakkan Settemila Lingue — setiap konsep menjadi dek latihan fokus dengan kartu flash buatan AI.
A1 (36)
Persoonlijke Voornaamwoorden (Onderwerp) (Pronomina Subjek) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Pronomina subjek meliputi ik, jij/je, u, hij, zij/ze, het, wij/we, jullie, dan zij/ze, termasuk bentuk formal 'u' serta bentuk yang ditegaskan dan tidak ditegaskan. Bahasa Belanda membedakan sapaan formal dan informal.
Het Werkwoord Zijn adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Konjugasi verba tidak beraturan 'zijn' (menjadi/adalah): ik ben, jij/u bent, hij/zij/het is, wij/jullie/zij zijn. Verba ini penting untuk menyatakan identitas, kewarganegaraan, profesi, dan deskripsi.
Het Werkwoord Hebben (kata kerja hebben) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Verba tidak beraturan 'hebben' berarti 'memiliki', dengan bentuk ik heb, jij/u hebt of heeft, hij/zij/het heeft, dan wij/jullie/zij hebben. Kata ini dipakai untuk menyatakan kepemilikan dan juga sebagai kata kerja bantu dalam kala kini sempurna.
De- en Het-woorden (Kata Berartikel de dan het) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Nomina Bahasa Belanda memakai artikel 'de' atau 'het'. Sekitar 75% nomina termasuk de-words. Het-words mencakup bentuk kecil (diminutif), infinitif yang dipakai sebagai nomina, dan kata yang berakhir dengan -um, -ment, atau -sel. Artikel ini perlu dihafalkan bersama kosakata.
Onbepaald Lidwoord (artikel tak tentu) adalah konsep tata bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Artikel tak tentu een (a/an) dipakai untuk de-woorden maupun het-woorden. Dalam percakapan, bentuk ini sering dipendekkan menjadi 'n. Untuk profesi setelah zijn, biasanya tidak dipakai artikel: Ik ben student.
Meervoudsvorming adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Bentuk jamak umumnya dibuat dengan -en (paling umum: boek→boeken) atau -s (kata berakhiran -el, -em, -en, -er, -je: tafel→tafels). Ada perubahan ejaan untuk menjaga panjang vokal. Beberapa bentuk jamak tidak beraturan: kind→kinderen, ei→eieren.
Regelmatige Werkwoorden (Tegenwoordige Tijd) (Verba Beraturan dalam Kala Kini) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Konsep ini membahas konjugasi verba beraturan pada kala kini. Batang kata diperoleh dari infinitif tanpa -en. Akhirannya biasanya: ik memakai batang, jij/u memakai -t, hij/zij/het memakai -t, dan wij/jullie/zij memakai -en. Dalam inversi, bentuk jij dapat kehilangan -t.
Basiswoordvolgorde adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Dalam klausa utama bahasa Belanda, berlaku aturan V2 (kata kerja di posisi kedua): kata kerja terkonjugasi selalu berada di posisi kedua. Posisi pertama bisa diisi subjek, keterangan waktu, tempat, atau unsur lain. Inversi subjek-kata kerja tetap menjaga pola V2.
Ontkenning (Negasi) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Negasi memakai 'niet' (tidak) dan 'geen' (bukan/tidak ada). Gunakan 'geen' sebelum nomina tak tentu (een → geen). Gunakan 'niet' dengan nomina tertentu, adjektiva, dan verba. 'Niet' biasanya diletakkan di bagian akhir kalimat.
Kata kerja kunnen adalah konsep tata bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Kata kerja modal ini berarti "bisa" atau "dapat": ik kan, jij/u kunt/kan, hij kan, wij/jullie/zij kunnen. Infinitif biasanya ditempatkan di akhir klausa, dan bentuk ini dipakai untuk menyatakan kemampuan atau izin.
Het Werkwoord Moeten (Moeten, berarti harus) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Verba modal 'moeten' menyatakan keharusan atau kewajiban: ik moet, jij/u moet, hij moet, wij/jullie/zij moeten. Infinitif ditempatkan di akhir klausa.
Het Werkwoord Willen (Willen, berarti ingin) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Verba modal 'willen' menyatakan keinginan atau niat: ik wil, jij/u wilt/wil, hij wil, wij/jullie/zij willen. Verba ini dapat diikuti infinitif atau objek langsung.
Het Werkwoord Mogen (kata kerja mogen) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Kata kerja modal 'mogen' berarti boleh atau diizinkan, dengan bentuk seperti ik mag, jij/u mag, hij mag, dan wij/jullie/zij mogen. Kata ini juga dipakai untuk tawaran sopan dan, dalam beberapa konteks, untuk menyatakan suka pada seseorang seperti dalam kalimat 'ik mag hem graag'.
Het Werkwoord Zullen (verba zullen) adalah konsep tata bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Verba modal zullen (akan) berkonjugasi sebagai: ik zal, jij/u zult/zal, hij zal, wij/jullie/zij zullen. Bentuk ini dipakai untuk masa depan, ajakan (zullen we...?), dan janji. Dalam percakapan sehari-hari, bentuk ini sering kalah umum dibanding gaan untuk masa depan sederhana.
Het Werkwoord Gaan (kata kerja gaan) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Verba tidak beraturan 'gaan' berarti 'pergi', dengan bentuk ik ga, jij/u gaat, hij gaat, dan wij/jullie/zij gaan. Kata ini dipakai untuk menyatakan perpindahan dan juga sebagai penanda masa depan dalam pola gaan + infinitif, sehingga sangat umum dalam bahasa Belanda lisan.
Het Werkwoord Komen adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Verba tidak beraturan 'komen' (datang) berkonjugasi sebagai berikut: ik kom, jij/u komt, hij komt, wij/jullie/zij komen. Verba ini dipakai untuk gerakan menuju pembicara atau menyatakan asal. Pola 'komen + infinitif' menyatakan datang untuk melakukan sesuatu.
Kata kerja doen adalah konsep tata bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Kata kerja tak beraturan ini berarti "melakukan": ik doe, jij/u doet, hij doet, wij/jullie/zij doen. Bentuk ini digunakan untuk tindakan secara umum, dalam ungkapan seperti wat doe je? dan het doet pijn, serta sebagai kata kerja pengganti.
Positiewerkwoorden adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Bahasa Belanda memakai verba posisi khusus: staan (berdiri), zitten (duduk), dan liggen (berbaring/terletak). Verba ini sering dipakai pada konteks yang dalam bahasa Inggris menggunakan 'to be'. Konsep ini penting untuk mendeskripsikan lokasi, dan bentuk-bentuknya tidak beraturan.
Bijvoeglijke Naamwoorden (Infleksi Adjektiva) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Adjektiva atributif biasanya mendapat akhiran -e di depan nomina, kecuali pada het-word tunggal tak tentu seperti een klein kind. Adjektiva predikatif tidak mengalami infleksi. Ini termasuk salah satu aturan tata bahasa Belanda yang paling rumit bagi pelajar awal.
Bezittelijke Voornaamwoorden (Pronomina Kepemilikan) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Bentuk kepemilikan meliputi mijn, jouw/je, uw, zijn, haar, ons/onze, jullie, dan hun. Bentuk 'ons' dipakai sebelum het-word, sedangkan 'onze' dipakai sebelum de-word dan bentuk jamak.
Aanwijzende voornaamwoorden (demonstratives) adalah konsep tata bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Kata tunjuk utamanya ialah deze/dit (ini) dan die/dat (itu). Bentuk deze dan die dipakai untuk kata berartikel de serta bentuk jamak, sedangkan dit dan dat dipakai untuk kata berartikel het. Bentuk-bentuk ini juga dapat berdiri sendiri sebagai pronomina, misalnya Dit is mooi dan Dat klopt.
Voorzetsels van plaats atau preposisi tempat adalah konsep tata bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Preposisi umum untuk menunjukkan lokasi meliputi in (di dalam), op (di atas), aan (di/pada), bij (di/dekat), naar (ke), van (dari), uit (keluar dari), naast (di samping), achter (di belakang), dan voor (di depan).
Voorzetsels van tijd atau preposisi waktu adalah konsep tata bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Preposisi ini dipakai dalam keterangan waktu, misalnya om (pada/jam), op (pada hari), in (di bulan/tahun), 's (pada pagi/hari tertentu seperti 's morgens, 's avonds), voor (sebelum), na (sesudah), sinds (sejak), dan tot (hingga).
Vraagwoorden (Kata Tanya) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Kata tanya penting meliputi wie, wat, waar, wanneer, hoe, waarom, welke/welk, dan hoeveel. Pertanyaan ya/tidak biasanya memakai pola verba di posisi pertama.
Ja/Nee-vragen adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Pertanyaan ya/tidak dibentuk dengan membalik posisi subjek dan verba. Verba terkonjugasi diletakkan di awal, lalu diikuti subjek. Intonasi biasanya naik di akhir. Jawaban singkat umum: Ja/Nee, atau Ja, dat klopt / Nee, dat klopt niet.
Hoofdtelwoorden adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Konsep ini membahas angka pokok 0-100. Angka 13-19 dibentuk dengan akhiran -tien. Puluhan dibentuk dengan -tig. Pada angka gabungan, satuan ditempatkan sebelum puluhan dengan penghubung 'en': 21 = eenentwintig. Bilangan bertingkat (ordinal) menambahkan -de/-ste.
Tijd en Datum (Waktu dan Tanggal) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Untuk menyebutkan waktu digunakan 'half' sebelum jam berikutnya (half drie = 2:30). Seperempat jam: kwart over/voor. Hari dan bulan. Format tanggal: hari-bulan-tahun. Bilangan ordinal untuk tanggal.
Bijwoorden van Frequentie (kata keterangan frekuensi) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Kata-kata ini menunjukkan seberapa sering sesuatu terjadi, misalnya altijd (selalu), vaak (sering), soms (kadang-kadang), zelden (jarang), nooit (tidak pernah), meestal (biasanya), regelmatig (secara teratur), dan af en toe (sesekali).
Bijwoorden van Tijd (kata keterangan waktu) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Kata-kata ini menunjukkan kapan suatu tindakan terjadi, misalnya nu (sekarang), vandaag (hari ini), morgen (besok), gisteren (kemarin), straks (nanti/sebentar lagi), toen (saat itu), al/reeds (sudah), nog (masih/belum), dan pas (baru/saja).
Bijwoorden van Plaats (kata keterangan tempat) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Kata-kata ini menunjukkan lokasi, misalnya hier (di sini), daar (di sana), ergens (di suatu tempat), nergens (tidak di mana pun), overal (di mana-mana), thuis (di rumah), buiten (di luar), binnen (di dalam), boven (di atas), dan beneden (di bawah).
Nevenschikkende Voegwoorden (Konjungsi Koordinatif) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Konjungsi koordinatif tidak mengubah urutan kata: en (dan), of (atau), maar (tetapi), want (karena/sebab), dus (jadi/oleh karena itu). Konjungsi ini menghubungkan klausa atau unsur yang setara.
Er (Inleidend) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Kata er digunakan sebagai subjek pengantar yang menyatakan keberadaan sesuatu, mirip dengan kata «ada» dalam bahasa Indonesia: Er is/zijn berarti «ada». Digunakan ketika subjek sebenarnya tidak tentu dan muncul setelah kata kerja.
Lijdend Voorwerp Voornaamwoorden (Pronomina Objek) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Pronomina objek mencakup bentuk seperti mij/me, jou/je, u, hem, haar, het, ons, jullie, dan hen/hun/ze. Bahasa Belanda memiliki bentuk yang ditegaskan dan yang tidak ditegaskan.
Graag, liever, liefst adalah konsep tata bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1 yang digunakan untuk menyatakan preferensi. Graag berarti "dengan senang hati" atau "suka", liever berarti "lebih suka", dan het liefst berarti "paling suka". Bentuk-bentuk ini digunakan bersama kata kerja, misalnya Ik zwem graag = "Saya suka berenang" dan Ik wil graag = "Saya ingin".
Versterkende Bijwoorden (kata penguat) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Kata-kata ini memperkuat atau menyesuaikan intensitas kata sifat dan kata keterangan, misalnya heel/erg/zeer (sangat), best/vrij/redelijk (cukup/agak), te (terlalu), zo (begitu), dan nogal (lumayan/agak). Dalam percakapan, heel adalah bentuk yang paling umum.
Basisuitdrukkingen (ungkapan dasar) adalah konsep tata bahasa Belanda pada tingkat CEFR A1. Topik ini mencakup ungkapan harian penting seperti salam (hallo, dag, goedemorgen), ungkapan sopan santun (alstublieft, dank u wel, sorry), persetujuan (ja, nee, oké), dan frasa percakapan (hoe gaat het?, tot ziens).
A2 (15)
Voltooid Tegenwoordige Tijd (Kala Kini Sempurna) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A2. Bentuk perfect dibentuk dengan hebben/zijn + partisipel lampau. Partisipel beraturan biasanya memakai ge- + batang kata + -t/-d menurut aturan t-kofschip. Banyak verba gerak atau perubahan keadaan memakai zijn, dan partisipel biasanya berada di akhir kalimat.
Hebben of Zijn (Hebben vs Zijn) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A2. Konsep ini menjelaskan pilihan verba bantu dalam perfect tense. Gunakan 'zijn' untuk verba gerak (gaan, komen, rijden), perubahan keadaan (worden, sterven), serta zijn/blijven. Gunakan 'hebben' untuk sebagian besar verba lain. Beberapa verba dapat memakai keduanya.
Onregelmatige Voltooide Deelwoorden (Partisipel Lampau Tidak Beraturan) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A2. Banyak verba umum memiliki partisipel lampau yang tidak beraturan. Verba kuat mengubah vokal dasar, misalnya schrijven→geschreven dan nemen→genomen. Ada juga verba campuran seperti brengen→gebracht dan denken→gedacht. Bentuk-bentuk ini perlu dihafalkan.
Scheidbare Werkwoorden (verba yang dapat dipisah) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A2. Verba ini memiliki awalan seperti aan-, op-, uit-, atau mee- yang dapat terpisah dalam kalimat utama. Dalam bentuk perfect, ge- disisipkan di antara awalan dan batang kata seperti opbellen → opgebeld, sedangkan dalam anak kalimat awalan tetap menyatu dengan verbanya.
Wederkerend Werkwoorden (Verba Refleksif) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A2. Verba ini memakai pronomina refleksif seperti me, je, zich, dan ons. Ada verba yang selalu refleksif seperti zich schamen, dan ada juga yang berubah makna jika dipakai secara refleksif, seperti wassen vs zich wassen. Pronomina refleksif mengikuti verba yang sudah dikonjugasikan.
Woordvolgorde in de Bijzin (Urutan Kata dalam Anak Kalimat) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A2. Dalam anak kalimat (setelah dat, omdat, als, wanneer, dll.), kata kerja yang dikonjugasikan berpindah ke akhir. Semua kata kerja berkumpul di akhir. Ini adalah perbedaan mendasar dari urutan kata dalam kalimat utama.
Onderschikkende Voegwoorden adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A2. Konjungsi ini memperkenalkan anak kalimat dengan verba di posisi akhir: dat (bahwa), omdat (karena), als/wanneer (ketika/jika), hoewel (meskipun), voordat (sebelum), nadat (sesudah), terwijl (sementara), zodat (agar).
Betrekkelijke Voornaamwoorden adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A2. Kata ganti relatif utamanya adalah 'die' dan 'dat'. Gunakan 'die' untuk kata berartikel de dan bentuk jamak; gunakan 'dat' untuk kata berartikel het. 'Wat' dipakai setelah anteseden tak tentu (alles, niets, iets). Klausa relatif mengikuti urutan dengan kata kerja di akhir.
Er (Partitief) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A2. Er partitif menggantikan «van + kata benda/kata ganti» dalam ekspresi jumlah. Digunakan bersama angka dan kata-kata jumlah: Hoeveel heb je er? Ik heb er drie. Tidak dapat dihilangkan dalam bahasa Belanda.
Er (Plaatsbepalend) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A2. 'Er' lokatif menggantikan keterangan tempat dengan makna 'di sana'. Bentuk ini dipakai sebagai alternatif tak bertekanan dari 'daar'. Jika digabungkan dengan preposisi, terbentuk adverbia pronominal: er + in = erin, er + op = erop.
Verkleinwoorden adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A2. Bentuk diminutif dibentuk dengan -je (paling umum), -tje, -pje, -etje, atau -kje tergantung bunyi akhir kata. Semua diminutif termasuk kata berartikel het. Bentuk ini dapat menyatakan ukuran kecil, nuansa akrab, atau keformalan rendah, dan sangat umum dalam bahasa Belanda.
Vergrotende Trap adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A2. Bentuk komparatif dibuat dengan menambahkan -er pada kata sifat: groot→groter, mooi→mooier. Gunakan 'dan' (daripada) untuk perbandingan. Ada bentuk tidak beraturan seperti goed→beter, veel→meer, weinig→minder. Aturan ejaan tetap berlaku.
Overtreffende trap atau bentuk superlatif adalah konsep tata bahasa Belanda pada tingkat CEFR A2. Superlatif biasanya dibentuk dengan akhiran -st, misalnya groot → grootst dan mooi → mooist. Bentuk ini sering dipakai bersama de/het + kata sifat + -e, seperti de grootste dan het mooiste. Ada juga bentuk tak beraturan seperti goed → best, veel → meest, dan weinig → minst.
Onbepaalde Voornaamwoorden (pronomina tak tentu) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A2. Bentuk ini mencakup kata seperti iemand (seseorang), niemand (tak seorang pun), iets (sesuatu), niets (tidak ada apa-apa), iedereen (semua orang), alles (segalanya), sommige(n) (sebagian orang/benda), andere(n) (yang lain), dan elk/elke (setiap).
Modale Werkwoorden in de Verleden Tijd (verba modal dalam bentuk lampau) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR A2. Bentuk seperti kon/konden, moest/moesten, mocht/mochten, wilde(n)/wou(den), dan zou/zouden dipakai untuk membicarakan kemampuan, keharusan, izin, keinginan, atau kesopanan di masa lampau.
B1 (16)
Onvoltooid Verleden Tijd (Kala Lampau Sederhana) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B1. Bentuk ini dipakai untuk keadaan, kebiasaan, dan narasi di masa lalu. Verba beraturan memakai batang + -te(n)/-de(n) menurut aturan t-kofschip, sedangkan verba tidak beraturan sering mengalami perubahan vokal. Bentuk ini umum dalam bahasa tulis formal dan penceritaan.
Voltooid Verleden Tijd (Kala Lampau Sempurna) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B1. Bentuk ini memakai had/hadden atau was/waren + partisipel lampau untuk menyatakan tindakan yang sudah selesai sebelum tindakan lampau lain. Bentuk ini penting untuk menyusun urutan peristiwa masa lalu.
Toekomende Tijd (Kala Masa Depan) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B1. Masa depan dapat dinyatakan dengan 'zullen + infinitif' (lebih formal atau lebih pasti) atau 'gaan + infinitif' (lebih informal atau menyatakan niat). Bentuk kini dengan keterangan waktu juga sangat umum dipakai untuk masa depan yang dekat.
Conditionalis met Zou (bentuk kondisional dengan zou) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B1. Pola 'zou/zouden + infinitif' dipakai untuk menyatakan situasi hipotetis, permintaan sopan, harapan, dan masa depan dari sudut pandang lampau. Bentuk 'zou + hebben/zijn + partisipel' juga dapat dipakai untuk makna kondisional lampau.
Lijdende Vorm (Kalimat Pasif) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B1. Bentuk pasif dibentuk dengan 'worden' untuk tindakan atau 'zijn' untuk keadaan/hasil, lalu diikuti partisipel lampau. Pelaku dapat diperkenalkan dengan 'door'. Urutan kata umumnya adalah subjek + worden/zijn + unsur lain + partisipel.
Gebiedende Wijs (Imperative) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B1. Kalimat perintah dibentuk dari akar kata kerja. Untuk bentuk 'u': akar + -t. Awalan yang dapat dipisahkan diletakkan di akhir kalimat. Infinitif dapat digunakan untuk instruksi umum/tertulis. 'Laten we' digunakan untuk saran orang pertama jamak.
Dubbele Infinitief (infinitif ganda) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B1. Dalam bentuk perfect dengan verba modal atau verba persepsi, partisipel lampau diganti oleh infinitif, misalnya 'Ik heb kunnen komen' dan bukan 'gekund'. Pola ini menghasilkan gugus verba di akhir kalimat dan juga muncul dengan laten serta hoeven.
Om...te-constructie (Om...te Construction) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B1. Konstruksi infinitif 'om...te + infinitif' menyatakan tujuan (untuk/agar). Juga digunakan setelah kata sifat (makkelijk om te doen) dan dengan kata kerja yang membutuhkan 'om' (vragen om). 'Te' berada langsung sebelum infinitif.
Te + infinitief adalah konsep tata bahasa Belanda pada tingkat CEFR B1. Bentuk infinitif dengan te muncul setelah kata kerja tertentu seperti proberen, beginnen, vergeten, dan beloven, serta setelah ungkapan seperti van plan zijn dan in staat zijn. Kata te ditempatkan sebelum infinitif; pada kata kerja berprefiks terpisah, bentuknya menjadi seperti op te bellen.
Voorwaardelijke Zinnen (Kalimat Bersyarat) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B1. Kalimat ini memakai 'als' (jika) untuk menyatakan syarat. Kondisi nyata biasanya memakai als + bentuk kini, lalu diikuti bentuk kini atau masa depan. Kondisi tidak nyata pada masa kini biasanya memakai als + bentuk lampau sederhana, lalu zou + infinitif. Kondisi tidak nyata pada masa lalu biasanya memakai als + past perfect, lalu zou + hebben/zijn + partisipel.
Bijwoorden van Wijze adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B1. Ini adalah adverbia yang menjelaskan bagaimana suatu tindakan dilakukan. Banyak kata sifat dapat berfungsi sebagai adverbia tanpa perubahan bentuk, misalnya snel (cepat) dan goed (baik/dengan baik). Beberapa memiliki bentuk khas, seperti graag dan gaarne.
Voornaamwoordelijke Bijwoorden (kata keterangan pronominal) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B1. Bentuk ini menggabungkan er/daar/hier/waar dengan preposisi, misalnya ervan, daarmee, hierin, dan waarover. Pola tersebut menggantikan kombinasi preposisi + pronomina untuk benda, sedangkan bentuk dengan 'waar-' dipakai dalam pertanyaan dan sangat penting untuk bahasa Belanda yang alami.
Meewerkend Voorwerp (objek tidak langsung) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B1. Objek tidak langsung menunjukkan kepada siapa atau untuk siapa suatu tindakan dilakukan. Dalam bahasa Belanda, unsur ini sering diperkenalkan dengan 'aan' atau ditempatkan sebelum objek langsung tanpa preposisi, dan urutan kata dapat berubah sesuai penekanan.
Modale partikels adalah konsep tata bahasa Belanda pada tingkat CEFR B1. Kata-kata kecil ini menambahkan nuansa atau sikap, misalnya maar (saja), even (sebentar/saja), toch (tetap/kan), wel (memang), eens (sekali/saja), nou (nah), hoor (loh/ya), dan soms (mungkin). Unsur ini sangat penting agar ujaran terdengar alami.
Werkwoordclusters (klaster verba) adalah konsep tata bahasa Belanda pada tingkat CEFR B1. Dalam klausa subordinatif, beberapa verba berkumpul di akhir kalimat. Urutannya dapat bervariasi (Belanda: infinitif cenderung lebih dulu; Belgia: participle dapat lebih dulu). Pola ini makin kompleks saat memakai verba modal, misalnya dat hij heeft kunnen komen / dat hij kunnen komen heeft.
Uitroepen en Tussenwerpsels (seruan dan interjeksi) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B1. Bentuk-bentuk umum dalam kelompok ini antara lain zeg (hei/dengar), hé (hei), nou (nah), goh (wah), jeetje (ya ampun), oei (aduh), pfoe (fiuh), ach (yah), dan bah (ih). Kata-kata ini menambahkan emosi dan kesan alami pada ujaran.
B2 (12)
Indirecte Rede (Kalimat Tidak Langsung) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B2. Konsep ini dipakai untuk melaporkan ucapan orang lain. Bentuk waktu dapat bergeser dari ujaran langsung ke ujaran tidak langsung, acuan waktu dan tempat bisa berubah, dan pertanyaan ya/tidak memakai 'of'.
Uitgebreid Passief (Pasif Lanjutan) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B2. Pasif dapat muncul dalam semua kala. Perfect passive memakai is/zijn + partisipel + geworden. Pasif lampau memakai werd(en) + partisipel. Pasif impersonal untuk verba intransitif memakai pola seperti Er werd gedanst.
Conjunctief/Aanvoegende Wijs (Bentuk Subjungtif) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B2. Subjungtif jarang digunakan dalam Bahasa Belanda, tetapi masih bertahan dalam ungkapan tetap (leve de koning, het zij zo, God zegene u) dan gaya formal. Bentuknya dibuat dari akar verba untuk bentuk kini atau bentuk lampau sederhana untuk subjungtif lampau.
Volledig Er-systeem (Complete Er System) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B2. Semua fungsi 'er': pengantar (er is), lokatif (ik woon er), partitif (ik heb er drie), preposisional (ik denk eraan), ekspletif (er wordt gewerkt). Beberapa jenis 'er' dapat digabungkan.
Complexe Bijzinnen (anak kalimat bawahan kompleks) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B2. Topik ini mencakup beberapa klausa yang saling bertumpuk, klausa relatif dengan preposisi seperti de man met wie ik sprak, serta konstruksi korelatif seperti hoe...des te dan zowel...als. Tantangan utamanya adalah menjaga urutan verba akhir tetap benar di seluruh kalimat.
Voorzetseluitdrukkingen (ungkapan preposisional) adalah konsep tata bahasa Belanda pada tingkat CEFR B2. Konsep ini berfokus pada pasangan preposisi tetap dengan verba (denken aan, houden van), adjektiva (bang voor, trots op), dan nomina (gebrek aan, belang bij). Penguasaan pola tetap ini penting agar ekspresi dalam bahasa Belanda terdengar tepat dan alami.
Tekstverbanden (Penghubung Wacana) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B2. Penghubung ini membuat teks menjadi koheren, misalnya bovendien (selain itu), echter (namun), daarom (karena itu), namelijk (yakni), enerzijds...anderzijds, kortom (singkatnya), met andere woorden, dan ten slotte.
Zinsbouwvariatie adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B2. Konsep ini membahas variasi pembukaan kalimat untuk tujuan gaya: memajukan adverbia waktu, topikalisasi, dan kalimat belah (het is X die...). Pemahaman urutan kata penting karena memengaruhi penekanan dan alur informasi.
Formeel versus Informeel (Ragam Formal vs Informal) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B2. Konsep ini membahas perbedaan antara Bahasa Belanda formal dan informal, seperti penggunaan 'u' dibanding 'je/jij', pilihan kosakata seperti gaarne vs graag, struktur kalimat, serta penanda kesopanan. Konsep ini juga penting dalam surat-menyurat bisnis dan komunikasi resmi.
Deelwoordconstructies (konstruksi partisipial) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B2. Topik ini membahas penggunaan partisipel kini seperti werkend dan partisipel lampau seperti gewerkt sebagai kata sifat atau dalam klausa yang dipadatkan. Partisipel kini biasanya dibentuk dari batang kata + -d + -e, dan pola ini umum dalam bahasa Belanda tulis atau formal.
Indirecte Vraagzinnen (Pertanyaan Tidak Langsung) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B2. Konsep ini membahas cara menyisipkan pertanyaan ke dalam pernyataan. Urutan katanya mengikuti pola anak kalimat dengan verba di akhir. Pertanyaan ya/tidak memakai 'of', sedangkan kata tanya tetap berada di awal anak kalimat sematan.
Laten-constructies adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR B2. Pola 'laten' + infinitif dipakai untuk membiarkan, menyuruh, atau membuat sesuatu terjadi (kausatif). Pada kala perfektum, pola ini menggunakan infinitif ganda. Bentuk 'laten we' juga dipakai untuk menyampaikan saran.
C1 (11)
Schrijftaal adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR C1. Konsep ini mencakup ciri bahasa tulis formal Belanda: nominalisasi, konstruksi pasif, gaya impersonal, struktur kalimat kompleks, dan kosakata akademis. Kaidah ini umum dalam penulisan akademik dan jurnalistik.
Nominalisatie (Nominalization) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR C1. Konsep ini mencakup pengubahan kata kerja dan kata sifat menjadi kata benda untuk gaya formal: het werken, de werkende, werkzaamheden. Sufiks yang umum digunakan: -ing, -heid, -tie, -isme. Menciptakan ekspresi yang lebih abstrak dan formal.
Ouderwetse Vormen (Bentuk Arkais) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR C1. Konsep ini mencakup unsur formal/arkais yang bertahan dalam bahasa tulis Belanda: kasus genitif (des konings, van de steden), pronomina tertentu (diegene, hetgeen, degenen), serta bentuk verba kuno. Bentuk-bentuk ini ditemukan dalam teks hukum dan teks formal.
Idiomatische Uitdrukkingen (Ungkapan Idiomatis) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR C1. Konsep ini mencakup ungkapan tetap dan peribahasa yang penting untuk kefasihan, misalnya met de deur in huis vallen (langsung ke inti), door de mand vallen (ketahuan), dan iets op zijn beloop laten (membiarkan sesuatu berjalan dengan sendirinya).
Spreekwoorden atau peribahasa adalah konsep bahasa Belanda pada tingkat CEFR C1. Peribahasa tradisional Belanda menyampaikan kebijaksanaan dan nilai budaya, misalnya Wie het kleine niet eert, is het grote niet weerd, Oost west, thuis best, dan Haastige spoed is zelden goed.
Modale Nuances (Nuansa Modal) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR C1. Konsep ini membahas perbedaan halus antarkata kerja modal: kunnen (kemampuan vs kemungkinan), mogen (izin vs probabilitas), moeten (kewajiban vs keharusan logis), zullen (masa depan vs probabilitas), hoeven (ketiadaan keharusan).
Stilistische Inversie adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR C1. Konsep ini menggunakan inversi untuk efek gaya di luar pola V2 dasar. Bentuk ini mencakup inversi sastra, pertanyaan retoris, dan struktur penekanan. Memahami bagaimana urutan kata membentuk nada dan penekanan sangat penting pada level ini.
Collocaties (Kolokasi) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR C1. Ini adalah gabungan kata umum yang terdengar alami, seperti een beslissing nemen (bukan maken), maatregelen treffen (bukan nemen), dan kritiek leveren (bukan geven). Penguasaan kolokasi penting agar ungkapan terdengar mendekati penutur asli.
Academisch Nederlands (bahasa Belanda akademik) adalah konsep tata bahasa Belanda pada tingkat CEFR C1. Ragam ini dipakai dalam teks akademik dan ilmiah, termasuk penggunaan hedging (wellicht, vermoedelijk), sitasi, konstruksi pasif, nominalisasi, serta gaya impersonal. Penguasaan ragam ini penting untuk studi tingkat universitas.
Valse Vrienden (kata serupa yang menyesatkan) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR C1. Ini adalah kata-kata yang mirip dengan Bahasa Inggris tetapi maknanya berbeda, misalnya actueel (terkini, bukan actual), eventueel (mungkin, bukan eventually), consequent (konsisten), dan sympathiek (ramah/menyenangkan, bukan sympathetic).
Zakelijke correspondentie atau korespondensi bisnis adalah konsep bahasa Belanda pada tingkat CEFR C1. Topik ini mencakup konvensi email dan surat formal, seperti salam pembuka (Geachte heer/mevrouw), salam penutup (Met vriendelijke groet), permintaan resmi, keluhan, dan nada profesional. Ini sangat penting dalam konteks pekerjaan.
C2 (8)
Ambtelijke Taal adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR C2. Ini adalah ragam bahasa pemerintahan, hukum, dan birokrasi: banyak memakai konstruksi pasif, gaya impersonal, kosakata khusus, unsur arkais, serta formula baku. Memahami ragam ini membantu membaca dokumen dan korespondensi resmi.
Literaire Taal (Literary Dutch) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR C2. Fitur sastra Belanda: kosakata dan bentuk kuno, urutan kata puitis, infinitif yang dinominalisasi, sisa-sisa subjunktif, perangkat retoris. Membaca sastra Belanda klasik dan modern.
Vlaams versus Nederlands-Nederlands (Belanda Flemish vs Belanda Belanda) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR C2. Topik ini membahas perbedaan penting antara bahasa Belanda di Belgia dan di Belanda, termasuk kosakata seperti pompelmoes/grapefruit, pengucapan, bentuk formal 'gij' di Flanders, preferensi urutan kata, dan perbedaan penggunaan sehari-hari.
Spreektaalkenmerken (ciri bahasa percakapan) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR C2. Ciri-ciri bahasa lisan informal mencakup pemendekan ('k, 't, d'r, 'm), tag question (hè?, toch?), kata pengisi (nou ja, zeg maar), partikel penegas, dan konstruksi informal.
Pragmatiek adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR C2. Konsep ini membahas makna tersirat, strategi kesopanan, tindak tutur tidak langsung, dan norma komunikasi budaya. Termasuk di dalamnya penggunaan pelunakan ujaran, mitigasi, serta tingkat keterusterangan yang tepat dalam konteks Belanda.
Retorische Stijlfiguren (gaya retoris) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR C2. Topik ini mencakup pertanyaan retoris, paralelisme, antitesis, klimaks, ironi, understatement, dan litotes. Kamu mempelajarinya untuk mengenali serta menggunakan efek retoris dalam tulisan persuasif dan kreatif.
Journalistieke Taal (bahasa media) adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR C2. Topik ini membahas gaya judul berita, konvensi ujaran tidak langsung, frasa atribusi sumber, dan bentuk pasif jurnalistik. Pemahamannya membantu kamu membaca surat kabar Belanda, berita televisi, dan media daring dengan lebih alami.
Historisch Nederlands adalah konsep tata bahasa Bahasa Belanda pada tingkat CEFR C2. Konsep ini membantu memahami teks Belanda lama: kata ganti arkais (gij, u sebagai subjek), sisa sistem kasus (des, den), konvensi ejaan lama, serta bahasa Belanda abad ke-17 hingga ke-19 untuk membaca sastra klasik.
Siap mulai belajar Belanda? Coba Settemila Lingue gratis — tanpa kartu kredit, tanpa komitmen. Lihat-lihat dulu, lalu latihan dengan flashcard buatan AI.
Mulai Gratis