Futur antérieur dalam bahasa Prancis
Futur Antérieur
Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Prancis di Settemila Lingue.
Ringkasnya
Futur antérieur menyatakan bahwa suatu tindakan akan sudah selesai sebelum tindakan atau batas waktu lain di masa depan. Bentuknya adalah futur simple dari avoir atau être + participe passé (bentuk kata kerja seperti fini, parti, atau fait): Quand tu arriveras, j'aurai fini berarti “Saat kamu tiba nanti, saya sudah selesai.” Bentuk ini juga dapat menyatakan dugaan tentang kejadian lampau: Il aura oublié berarti kira-kira “Dia mungkin lupa.”
Gambaran Umum
Futur antérieur adalah kala majemuk: bentuk kata kerjanya terdiri atas dua bagian. Bagian pertama ialah kata kerja bantu avoir atau être dalam futur simple; bagian kedua ialah participe passé. Kala ini biasanya diperkenalkan pada tingkat B2 karena pembelajar perlu menguasai futur simple dan pemilihan kata kerja bantu terlebih dahulu.
Gagasan utamanya bukan sekadar “masa depan”. Futur antérieur memperlihatkan urutan dua titik waktu: satu peristiwa akan selesai lebih dahulu, lalu peristiwa lain terjadi atau suatu tenggat tercapai. Dalam bahasa Indonesia, makna yang sama sering disampaikan dengan kata sudah, akan sudah, selesai, atau melalui konteks, tanpa perubahan bentuk kata kerja. Karena itu, penutur bahasa Indonesia perlu sengaja menandai hubungan waktunya ketika berbahasa Prancis.
Selain fungsi waktu, bentuk ini mempunyai fungsi modal, yaitu menunjukkan sikap pembicara terhadap kepastian informasi. Dalam kalimat seperti Elle se sera trompée, pembicara menyimpulkan bahwa “barangkali dia keliru” berdasarkan keadaan yang terlihat sekarang. Konteks menentukan apakah suatu bentuk menunjuk ke masa depan atau merupakan dugaan tentang masa lalu.
Cara Kerjanya
Rumus dasar
Pola umumnya adalah:
subjek + avoir/être dalam futur simple + participe passé
Contoh:
- J'aurai terminé. — Saya akan sudah selesai.
- Nous serons arrivés. — Kami akan sudah tiba.
- Elle se sera préparée. — Dia akan sudah bersiap.
Yang dikonjugasikan menurut subjek ialah kata kerja bantu. Participe passé tetap mengikuti aturan kesesuaian yang berlaku pada kala majemuk lain.
Bentuk kata kerja bantu
| Subjek | Avoir dalam futur simple | Être dalam futur simple |
|---|---|---|
| je | aurai | serai |
| tu | auras | seras |
| il / elle / on | aura | sera |
| nous | aurons | serons |
| vous | aurez | serez |
| ils / elles | auront | seront |
Kemudian tambahkan participe passé kata kerja utama:
| Infinitif (bentuk dasar) | Futur antérieur | Arti pokok |
|---|---|---|
| finir | j'aurai fini | saya akan sudah selesai |
| prendre | tu auras pris | kamu akan sudah mengambil |
| faire | elle aura fait | dia akan sudah melakukan |
| venir | nous serons venus / venues | kami akan sudah datang |
| partir | ils seront partis | mereka akan sudah pergi |
| se lever | vous vous serez levé(e)(s) | Anda/kalian akan sudah bangun |
Bentuk tak beraturan pada participe passé tetap harus diingat, misalnya eu dari avoir, été dari être, fait dari faire, pris dari prendre, vu dari voir, dan écrit dari écrire.
Memilih avoir atau être
Pemilihannya sama seperti pada kala majemuk lain dalam bahasa Prancis.
- Sebagian besar kata kerja memakai avoir: j'aurai mangé, nous aurons compris, ils auront vendu.
- Sejumlah kata kerja perpindahan atau perubahan keadaan memakai être, misalnya aller, venir, arriver, partir, entrer, sortir, naître, dan mourir: elle sera partie, ils seront arrivés.
- Semua kata kerja pronominal, yaitu kata kerja dengan se seperti se tromper atau se réveiller, memakai être: elle se sera trompée, nous nous serons réveillés.
Beberapa kata kerja dapat berganti kata bantu sesuai pemakaiannya. Misalnya, sortir tanpa objek memakai être: Elle sera sortie. Jika ada objek langsung, bentuknya memakai avoir: Elle aura sorti les dossiers.
Kesesuaian participe passé
Dengan être, participe passé biasanya menyesuaikan diri dengan subjek dalam gender dan jumlah:
- Il sera parti.
- Elle sera partie.
- Ils seront partis.
- Elles seront parties.
Dengan avoir, biasanya tidak ada perubahan: Elle aura écrit trois messages. Namun, jika objek langsung—orang atau benda yang langsung dikenai tindakan—muncul sebelum kata kerja, participe passé menyesuaikan diri dengan objek itu: les lettres qu'elle aura écrites. Aturan ini terutama terlihat dalam tulisan karena banyak akhiran kesesuaian tidak terdengar dalam pengucapan.
Pada kata kerja pronominal, aturan kesesuaiannya dapat lebih rumit. Untuk pemakaian inti, ingat bentuk umum seperti elle se sera trompée dan ils se seront levés. Perincian seperti elles se seront parlé dibahas pada bagian lanjutan.
Negasi dan kata ganti objek
Dalam negasi, ne ... pas mengapit kata kerja bantu:
- Je n'aurai pas fini avant huit heures. — Saya belum akan selesai sebelum pukul delapan.
- Ils ne seront pas partis à temps. — Mereka tidak akan sudah berangkat tepat waktu.
Kata ganti objek diletakkan sebelum kata kerja bantu:
- Je l'aurai terminé demain. — Saya akan sudah menyelesaikannya besok.
- Nous leur aurons répondu avant midi. — Kami akan sudah menjawab mereka sebelum tengah hari.
- Elle ne se sera pas encore réveillée. — Dia mungkin belum bangun saat itu.
Hubungan dengan penanda waktu
Futur antérieur sering muncul bersama quand (ketika), lorsque (ketika), dès que (segera setelah), aussitôt que (begitu), atau une fois que (setelah sudah). Anak kalimat waktu dapat memakai futur antérieur untuk peristiwa yang harus selesai terlebih dahulu, sedangkan kalimat utama memakai futur simple atau bentuk perintah:
- Quand tu auras fini, tu pourras sortir. — Setelah kamu selesai, kamu boleh keluar.
- Dès qu'elle sera arrivée, appelle-moi. — Begitu dia tiba, telepon saya.
Berbeda dari bahasa Indonesia, bahasa Prancis tetap memakai bentuk masa depan setelah penanda waktu tersebut jika rujukannya memang masa depan.
Contoh dalam Konteks
| Bahasa Prancis | Bahasa Indonesia | Catatan |
|---|---|---|
| J'aurai fini avant midi. | Saya akan sudah selesai sebelum tengah hari. | Selesai sebelum tenggat. |
| Quand tu arriveras, je serai parti. | Saat kamu tiba nanti, saya sudah pergi. | Kepergian terjadi lebih dahulu. |
| D'ici vendredi, nous aurons envoyé le contrat. | Paling lambat Jumat, kami akan sudah mengirim kontrak itu. | D'ici menunjukkan batas waktu. |
| Dès qu'elle aura reçu les résultats, elle nous appellera. | Begitu dia menerima hasilnya, dia akan menelepon kami. | Penerimaan mendahului telepon. |
| Une fois que vous aurez choisi, confirmez votre réservation. | Setelah Anda menentukan pilihan, konfirmasikan pemesanan Anda. | Diikuti bentuk perintah. |
| Ils seront rentrés avant la tombée de la nuit. | Mereka akan sudah pulang sebelum malam tiba. | Rentrer memakai être. |
| À la fin du mois, j'aurai économisé assez d'argent. | Pada akhir bulan, saya akan sudah menabung cukup uang. | Hasil yang tercapai pada suatu batas. |
| Elle se sera préparée avant l'entretien. | Dia akan sudah mempersiapkan diri sebelum wawancara. | Kata kerja pronominal dan kesesuaian feminin. |
| Les documents que vous aurez signés seront archivés. | Dokumen yang sudah Anda tanda tangani akan diarsipkan. | Objek langsung mendahului aurez signés. |
| Il n'a pas répondu ; il aura oublié notre rendez-vous. | Dia tidak menjawab; mungkin dia lupa janji kita. | Dugaan tentang masa lalu. |
| Pourquoi Léa n'est-elle pas là ? Elle se sera trompée d'adresse. | Mengapa Léa tidak ada di sini? Mungkin dia salah alamat. | Kesimpulan berdasarkan keadaan sekarang. |
| Dans deux ans, ils auront vécu dix ans à Lyon. | Dua tahun lagi, genap sepuluh tahun mereka tinggal di Lyon. | Meninjau durasi dari titik masa depan. |
| Après que tout le monde sera parti, nous fermerons la salle. | Setelah semua orang pergi, kami akan menutup ruangan. | Après que memakai modus indikatif. |
Kesalahan Umum
1. Memakai infinitif untuk kata kerja bantu
- Keliru: J'avoirai fini demain.
- Benar: J'aurai fini demain.
- Alasannya: Yang diperlukan ialah bentuk futur simple dari avoir, yaitu aurai, bukan infinitif avoir dengan akhiran yang ditempel secara langsung.
2. Mengonjugasikan kedua bagian
- Keliru: Nous aurons finir avant midi.
- Benar: Nous aurons fini avant midi.
- Alasannya: Hanya kata kerja bantu yang dikonjugasikan. Kata kerja utama harus berbentuk participe passé: fini, bukan finir.
3. Salah memilih antara avoir dan être
- Keliru: Elle aura partie avant six heures.
- Benar: Elle sera partie avant six heures.
- Alasannya: Partir memakai être dalam kala majemuk. Karena subjeknya feminin tunggal, bentuknya partie.
4. Melupakan masa depan dalam anak kalimat waktu
- Keliru: Quand tu as fini demain, appelle-moi.
- Benar: Quand tu auras fini demain, appelle-moi.
- Alasannya: Penyelesaian itu masih berada di masa depan. Bahasa Indonesia cukup memakai “kalau sudah selesai”, tetapi bahasa Prancis menandainya dengan futur antérieur.
5. Memakai futur antérieur setelah si bersyarat
- Keliru: Si tu auras fini, nous partirons.
- Benar: Si tu as fini, nous partirons.
- Alasannya: Setelah si yang berarti “jika”, bahasa Prancis tidak memakai bentuk masa depan. Untuk syarat yang dianggap sudah terpenuhi, gunakan passé composé pada anak kalimat si.
6. Menganggap semua bentuk selalu berarti “akan sudah”
- Kurang tepat dalam konteks dugaan: Il aura raté le train diterjemahkan hanya sebagai “Dia akan sudah ketinggalan kereta.”
- Sesuai konteks: “Dia mungkin ketinggalan kereta.”
- Alasannya: Tanpa titik acuan masa depan dan dengan bukti keadaan sekarang, futur antérieur sering menyampaikan kesimpulan tentang masa lalu.
Catatan Pemakaian
Tenggat dan hasil yang sudah tercapai
Bentuk ini sangat lazim ketika pembicara memandang hasil dari suatu titik masa depan. Penanda seperti avant midi, d'ici lundi, à ce moment-là, dan à la fin de l'année membuat titik acuannya jelas. Bandingkan:
- Je finirai le rapport demain. — Saya akan menyelesaikan laporan itu besok; fokusnya pada tindakan mendatang.
- J'aurai fini le rapport demain à midi. — Besok tengah hari laporan itu akan sudah selesai; fokusnya pada hasil yang tercapai sebelum batas tersebut.
Dalam bahasa Indonesia, keduanya kadang sama-sama diterjemahkan dengan “akan selesai”. Saat memilih bentuk Prancis, tanyakan: apakah yang penting adalah tindakan yang akan terjadi, atau keadaan bahwa tindakan itu sudah rampung pada titik tertentu?
Dua peristiwa masa depan
Tidak semua kalimat dengan dua peristiwa masa depan memerlukan futur antérieur. Gunakan bentuk ini hanya jika penyelesaian lebih awal perlu ditonjolkan:
- Quand tu arriveras, nous dînerons. — Saat kamu tiba, kita akan makan malam; kedua peristiwa hanya disusun dalam urutan biasa.
- Quand tu auras préparé le dîner, nous mangerons. — Setelah kamu selesai menyiapkan makan malam, kita akan makan; persiapan harus rampung dahulu.
Kata quand sendiri tidak otomatis menentukan kala. Hubungan maknalah yang menentukan apakah diperlukan futur simple atau futur antérieur.
Dugaan tentang masa lalu
Pemakaian dugaan lebih sering dijumpai dalam ragam tulis, berita, penjelasan, atau percakapan yang agak hati-hati. Bentuk ini tidak menyatakan kepastian mutlak. Il aura oublié menyampaikan kesimpulan masuk akal, sebanding dengan “mungkin dia lupa” atau “barangkali dia sudah lupa”. Dalam percakapan sehari-hari, penutur juga sering memilih Il a dû oublier.
Nada dan konteks sangat penting. À huit heures, il aura terminé jelas menunjuk masa depan. Sebaliknya, Il n'est toujours pas là ; il aura oublié biasanya merupakan dugaan tentang kejadian yang sudah berlalu.
Après que dan modus indikatif
Secara baku, après que diikuti modus indikatif—bentuk kata kerja yang menyatakan informasi sebagai fakta—bukan subjonctif. Karena itu, rujukan masa depan dapat berbentuk après qu'il aura terminé atau après qu'il sera parti. Walaupun bentuk subjonctif terdengar pada sebagian penutur, pilihan indikatif tetap paling aman dalam tulisan resmi dan pembelajaran standar.
Lebih Lanjut
Kesesuaian pada kata kerja pronominal
Tidak semua participe passé dengan être otomatis berubah pada setiap kata kerja pronominal. Perhatikan fungsi kata ganti se:
- Elles se seront vues. — Mereka (perempuan) akan sudah saling bertemu. Se adalah objek langsung, sehingga vues menyesuaikan diri.
- Elles se seront parlé. — Mereka akan sudah saling berbicara. Parler à quelqu'un memakai objek tidak langsung, sehingga parlé tidak berubah.
- Les lettres qu'elles se seront écrites... — Surat-surat yang akan sudah mereka tulis satu sama lain... Objek langsung les lettres berada sebelum kata kerja, sehingga muncul écrites.
Perincian ini lebih penting dalam tulisan daripada percakapan karena perbedaannya sering tidak terdengar.
Si bersyarat dan si yang berarti “apakah”
Larangan bentuk masa depan setelah si hanya berlaku untuk si bersyarat yang berarti “jika”:
- Si tu as fini, appelle-moi. — Jika kamu sudah selesai, telepon saya.
Jika si memperkenalkan pertanyaan tidak langsung dan berarti “apakah”, bentuk masa depan boleh dipakai:
- Je ne sais pas si tu auras fini avant midi. — Saya tidak tahu apakah kamu akan sudah selesai sebelum tengah hari.
Dua kalimat ini tampak mirip, tetapi fungsi si berbeda.
Bentuk pasif yang lebih panjang
Kalimat seperti Le colis aura été livré avant midi adalah futur antérieur dalam bentuk pasif: “Paket itu akan sudah dikirim sebelum tengah hari.” Susunannya ialah aura sebagai kata bantu futur, été sebagai participe passé dari être, lalu livré sebagai bentuk pasif. Jangan mengira bahwa aura été adalah dua kala yang terpisah.
Meninjau suatu durasi dari masa depan
Futur antérieur dapat melihat ke belakang dari sebuah titik masa depan:
- En juin, j'aurai travaillé ici pendant dix ans. — Pada bulan Juni, genap sepuluh tahun saya bekerja di sini.
Tindakannya bahkan mungkin berlanjut sesudah bulan Juni. Yang dianggap “lengkap” adalah rentang sepuluh tahun yang telah tercapai pada titik acuan tersebut, bukan selalu berakhirnya pekerjaan.
Tips Latihan
- Buat garis waktu dua titik. Tulis dua tindakan, lingkari yang selesai lebih dahulu, lalu gunakan futur antérieur untuk tindakan itu: elle aura envoyé le dossier → nous le vérifierons.
- Latih pasangan bentuk. Untuk lima kata kerja, buat pasangan futur simple dan futur antérieur: je finirai / j'aurai fini, elle partira / elle sera partie. Cara ini membantu membedakan tindakan mendatang dari hasil yang sudah tercapai.
- Kelompokkan berdasarkan kata bantu. Buat daftar singkat kata kerja dengan avoir, kata kerja dengan être, dan kata kerja pronominal. Tambahkan satu contoh negatif serta satu contoh dengan quand atau dès que untuk tiap kelompok.
Konsep Terkait
- Prasyarat: Futur simple — bentuk masa depan avoir dan être menjadi kata kerja bantu dalam futur antérieur.