Det finns dalam bahasa Swedia
Det finns
Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Swedia di Settemila Lingue.
Ringkasan singkat
Det finns berarti “ada”: gunakan untuk menyatakan keberadaan atau ketersediaan sesuatu, baik satu maupun banyak. Det finns en bank här berarti “Ada bank di sini”, sedangkan pertanyaannya menjadi Finns det en bank här? Untuk menyatakan “tidak ada”, gunakan det finns inte; untuk keadaan seperti “dingin”, gunakan det är, bukan det finns.
Gambaran umum
Dalam bahasa Indonesia, kata “ada” sangat lentur. Kita bisa mengatakan “Ada kucing di taman”, “Di sini ada banyak orang”, atau “Ada bank dekat sini?” tanpa mengubah bentuk kata “ada”. Bahasa Swedia mempunyai ungkapan yang hampir sama praktisnya, yaitu det finns. Ungkapan ini termasuk dasar tingkat A1 karena langsung berguna untuk mencari tempat, menanyakan fasilitas, dan membicarakan barang yang tersedia.
Perbedaannya ada pada susunan kalimat. Bahasa Swedia biasanya membutuhkan subjek, yaitu bagian kalimat yang menjadi pokok secara tata bahasa. Dalam pola ini, det mengisi tempat subjek, tetapi tidak berarti “itu” yang menunjuk benda tertentu. Jadi, Det finns en katt diterjemahkan sebagai “Ada seekor kucing”, bukan “Itu ada seekor kucing”. Anggap det finns sebagai satu pola yang dipelajari bersama.
Ungkapan ini juga berguna untuk hal yang tidak dapat disentuh: waktu, kesempatan, masalah, dan solusi. Namun, kata “ada” dalam bahasa Indonesia tidak selalu harus diterjemahkan menjadi det finns. Kalau benda atau orangnya sudah diketahui dan yang ingin disampaikan adalah letaknya, pola dengan är sering lebih tepat. Perbedaan sudut pandang ini akan membantu Anda membuat kalimat yang lebih alami.
Cara kerja pola ini
1. Pernyataan dasar
Pola paling mudah adalah:
Det finns + sesuatu yang ada + keterangan tempat atau keterangan lain.
Bagian “sesuatu yang ada” biasanya berupa kata benda, yaitu nama orang, benda, tempat, atau gagasan. Keterangan tempat boleh tidak disebutkan kalau sudah jelas dari percakapan.
| Bahasa Swedia | Bahasa Indonesia | Penjelasan |
|---|---|---|
| Det finns en stol i köket. | Ada sebuah kursi di dapur. | Satu benda. |
| Det finns två stolar i köket. | Ada dua kursi di dapur. | Lebih dari satu benda. |
| Det finns vatten. | Ada air. | Tidak menyebut jumlah atau tempat. |
| Det finns ett problem. | Ada masalah. | Keberadaan sesuatu yang abstrak. |
Bentuk finns tetap sama, apa pun jumlahnya. Yang berubah adalah kata benda atau kata jumlahnya: en stol “sebuah kursi”, två stolar “dua kursi”, många stolar “banyak kursi”. Tidak ada bentuk khusus finns untuk benda tunggal dan bentuk lain untuk benda jamak.
Kata en dan ett adalah artikel, yaitu kata kecil yang menyertai kata benda. Keduanya dapat menandai satu benda yang belum ditentukan: en bank “sebuah bank”, ett café “sebuah kafe”. Pilih sesuai kelompok kata bendanya; keberadaan det di awal kalimat tidak membuat semua kata benda harus memakai ett.
2. Pertanyaan ya atau tidak
Untuk menanyakan apakah sesuatu ada, tukar urutan det dan finns:
Finns det + sesuatu + keterangan?
- Finns det en bank i närheten? — Apakah ada bank di dekat sini?
- Finns det lediga rum? — Apakah ada kamar kosong?
- Finns det kaffe? — Apakah ada kopi?
Bahasa Indonesia bisa membentuk pertanyaan dengan intonasi saja. Dalam bahasa Swedia baku, jangan hanya menambahkan tanda tanya pada urutan pernyataan; pelajari Finns det …? sebagai pola utama untuk pertanyaan ya atau tidak.
Jawaban singkat yang alami adalah:
- Ja, det finns det. — Ya, ada.
- Nej, det finns det inte. — Tidak, tidak ada.
Pada jawaban ini, det yang terakhir merujuk kembali pada hal yang ditanyakan. Anda tidak perlu menerjemahkan setiap det satu per satu. Dalam percakapan, jawaban sederhana ja “ya” atau nej “tidak” juga cukup jika konteksnya jelas.
3. Menyatakan tidak ada
Negasi, yaitu cara menyangkal isi kalimat, dapat dibentuk dengan inte “tidak”:
Det finns inte + sesuatu.
- Det finns inte någon bank här. — Tidak ada bank di sini.
- Det finns inte några lediga rum. — Tidak ada kamar kosong.
Pilihan yang sangat umum adalah memakai ingen, inget, atau inga, yang berarti “tidak ada” langsung di depan kata benda:
| Bahasa Swedia | Bahasa Indonesia | Penjelasan |
|---|---|---|
| Det finns ingen bank här. | Tidak ada bank di sini. | Ingen untuk kata benda kelompok en, tunggal. |
| Det finns inget café här. | Tidak ada kafe di sini. | Inget untuk kata benda kelompok ett, tunggal. |
| Det finns inga lediga rum. | Tidak ada kamar kosong. | Inga untuk bentuk jamak. |
Untuk pemula, cukup kuasai dua pilihan yang maknanya setara: Det finns ingen bank här dan Det finns inte någon bank här. Jangan menggabungkan inte dan ingen untuk kalimat negatif biasa karena hasilnya tidak lagi sekadar berarti “tidak ada”.
4. Jika kalimat diawali tempat atau waktu
Bahasa Indonesia sangat wajar memakai urutan “Di sini ada bank”. Bahasa Swedia juga bisa mengawali kalimat dengan keterangan tempat, tetapi posisi kata kerjanya harus dijaga. Kata kerja adalah kata yang menyatakan tindakan atau keadaan; di sini kata kerjanya finns.
- Det finns en bank här. — Ada bank di sini.
- Här finns det en bank. — Di sini ada bank.
Dalam pernyataan utama bahasa Swedia, kata kerja berada pada posisi kedua unsur kalimat, bukan selalu kata kedua. Satu keterangan panjang dihitung sebagai satu unsur:
- I den här staden finns det många parker. — Di kota ini ada banyak taman.
Keterangan I den här staden mengisi posisi pertama, lalu finns, baru det. Hindari urutan yang menyalin bahasa Indonesia secara langsung, seperti Här det finns en bank.
5. Membicarakan masa lampau
Untuk menyatakan sesuatu ada pada masa lampau, gunakan fanns:
- Det fanns en butik här förut. — Dulu ada toko di sini.
- Fanns det en hiss i huset? — Apakah dulu ada lift di gedung itu?
- Det fanns inga biljetter kvar. — Saat itu tidak ada tiket yang tersisa.
Bentuk pertanyaan dan negasinya mengikuti pola yang sama seperti finns. Bedanya hanya waktu yang dirujuk. Bahasa Indonesia sering menandai masa lampau dengan “dulu”, “kemarin”, atau konteks; bahasa Swedia juga mengubah bentuk kata kerjanya.
Contoh dalam konteks
Perhatikan apa yang diperkenalkan oleh setiap kalimat: hewan, orang, fasilitas, persediaan, atau kesempatan. Semua contoh berikut berbicara tentang sesuatu yang ada atau tersedia, bukan sekadar menggambarkan sifatnya.
| Bahasa Swedia | Bahasa Indonesia | Catatan |
|---|---|---|
| Det finns en katt i trädgården. | Ada seekor kucing di taman. | Memperkenalkan keberadaan seekor kucing. |
| Det finns många människor här. | Ada banyak orang di sini. | Bentuk finns tetap sama untuk jumlah banyak. |
| Finns det en bank i närheten? | Apakah ada bank di dekat sini? | Menanyakan fasilitas di sekitar. |
| Det finns ett apotek bredvid stationen. | Ada apotek di sebelah stasiun. | Kata apotek memakai ett. |
| Finns det någon toalett här? | Apakah ada toilet di sini? | Någon berarti suatu atau satu, tanpa memastikan ada. |
| Det finns inga lediga platser på tåget. | Tidak ada tempat duduk kosong di kereta. | Menyangkal ketersediaan dalam bentuk jamak. |
| Det finns mjölk i kylskåpet. | Ada susu di kulkas. | Susu tidak dihitung sebagai satu benda di sini. |
| Finns det något att äta? | Apakah ada sesuatu untuk dimakan? | Menanyakan sesuatu tanpa menyebut jenisnya. |
| Det finns lite tid kvar. | Masih ada sedikit waktu. | Kvar menunjukkan sesuatu masih tersisa. |
| I området finns det flera skolor. | Di kawasan itu ada beberapa sekolah. | Keterangan tempat berada di awal. |
| Det finns en lösning på problemet. | Ada solusi untuk masalah itu. | Keberadaan suatu gagasan atau kemungkinan. |
| Det fanns en gång en prinsessa. | Pada zaman dahulu, ada seorang putri. | Pembuka dongeng dengan bentuk lampau. |
| Det fanns ingen hiss i huset. | Dulu tidak ada lift di gedung itu. | Negasi pada masa lampau. |
| Finns det ett annat sätt? | Apakah ada cara lain? | Sangat berguna saat mencari pilihan. |
Dalam percakapan nyata, jawaban tidak selalu mengulang pola pertanyaannya. Untuk Finns det en bank i närheten?, seseorang bisa menjawab Ja, vid stationen — “Ya, di dekat stasiun”. Pola lengkap tetap berguna sebagai dasar, tetapi Anda juga perlu mengenali jawaban yang hanya menyampaikan informasi baru.
Kesalahan yang sering terjadi
1. Menghilangkan det karena tidak ada padanannya dalam terjemahan
- Keliru: Finns en bank här.
- Benar: Det finns en bank här. — Ada bank di sini.
- Alasan: Pernyataan lengkap dengan pola ini memerlukan det. Dalam bahasa Indonesia, “ada” bisa langsung mendahului benda; bahasa Swedia tidak mengikuti pola tersebut begitu saja.
2. Tidak membalik urutan pada pertanyaan
- Keliru untuk pertanyaan netral: Det finns en bank här?
- Benar: Finns det en bank här? — Apakah ada bank di sini?
- Alasan: Pertanyaan ya atau tidak biasanya diawali kata kerja. Urutan pernyataan dengan intonasi tanya bisa terdengar dalam percakapan untuk meminta konfirmasi atau menunjukkan keterkejutan, tetapi bukan pola dasar yang perlu ditiru pemula.
3. Memakai finns untuk menyatakan sifat
- Keliru: Det finns kallt i rummet.
- Benar: Det är kallt i rummet. — Di ruangan itu dingin.
- Alasan: Kallt “dingin” adalah kata sifat, yaitu kata yang menggambarkan sifat atau keadaan. Gunakan är untuk keadaan seperti ini. Bandingkan Det finns kallt vatten — “Ada air dingin”: kalimat ini benar karena yang dinyatakan ada adalah vatten, bukan sifat “dingin” saja.
4. Mengubah urutan tanpa memindahkan kata kerja
- Keliru: Här det finns många människor.
- Benar: Här finns det många människor. — Di sini ada banyak orang.
- Alasan: Jika här berada di awal pernyataan, finns tetap mengisi posisi kedua dan det berada sesudahnya.
5. Menganggap det menentukan pilihan en atau ett
- Keliru: Det finns ett bank här.
- Benar: Det finns en bank här. — Ada bank di sini.
- Alasan: Bank termasuk kelompok en. Kata det di awal bukan artikel untuk bank, sehingga tidak memengaruhi pilihan en atau ett.
6. Menumpuk dua bentuk penyangkalan
- Keliru untuk arti “tidak ada”: Det finns inte ingen bank här.
- Benar: Det finns ingen bank här. — Tidak ada bank di sini.
- Pilihan lain: Det finns inte någon bank här. — Tidak ada bank di sini.
- Alasan: Ingen sudah menyatakan penyangkalan. Gabungan dengan inte dapat dipahami sebagai menyangkal “tidak ada”, bukan negasi biasa yang dimaksud.
Catatan pemakaian
Det finns dan det är: bukan sekadar tetap atau sementara
Sebagai pegangan awal, det finns memperkenalkan keberadaan, sedangkan det är sering menyatakan keadaan atau identitas. Namun, jangan menjadikan “tetap lawan sementara” sebagai aturan mutlak. Sesuatu yang hanya ada sebentar tetap bisa diperkenalkan dengan det finns:
- Det finns en ledig plats just nu. — Ada satu tempat kosong saat ini.
- Det är kallt just nu. — Saat ini dingin.
Kalimat pertama menyatakan ketersediaan tempat; kalimat kedua menggambarkan keadaan. Durasi bukan penentu utamanya. Det är juga dapat dipakai untuk identitas yang tidak bersifat sementara, seperti Det är min syster — “Itu saudara perempuan saya”.
Dalam percakapan, det är juga dapat memperkenalkan orang atau situasi yang sedang berlangsung: Det är någon vid dörren — “Ada seseorang di pintu”. Ini bukan berarti det finns salah untuk semua keberadaan sementara. Perbedaannya lebih berkaitan dengan apa yang ingin disampaikan: keberadaan atau ketersediaan, dibandingkan situasi yang sedang diamati. Untuk tahap awal, tetap gunakan det finns saat menanyakan fasilitas, persediaan, atau pilihan.
Memperkenalkan sesuatu atau menyebut letak sesuatu yang sudah dikenal
Bandingkan pasangan ini:
- Det finns en katt i trädgården. — Ada seekor kucing di taman.
- Katten är i trädgården. — Kucing itu ada di taman.
Kalimat pertama memperkenalkan seekor kucing. Kalimat kedua menganggap pendengar sudah tahu kucing mana yang dibicarakan, lalu memberi tahu letaknya. Dalam bahasa Indonesia, kedua kalimat sama-sama bisa memakai “ada”; dalam bahasa Swedia, tujuan kalimat membantu menentukan polanya.
Hal serupa berlaku pada bank: untuk “Apakah ada bank di dekat sini?”, gunakan Finns det en bank i närheten? Untuk “Di mana banknya?”, gunakan Var är banken? Pola kedua mencari lokasi bank tertentu, bukan menanyakan apakah bank tersedia di kawasan itu.
Ragam bahasa sehari-hari
Det finns lazim dalam percakapan maupun tulisan dan bukan ungkapan yang khusus formal. Dalam ujaran cepat, det sering terdengar kira-kira seperti de, tanpa bunyi t yang jelas. Ejaan bakunya tetap det. Saat belajar, prioritaskan mengenali pasangan bunyi det finns, lalu gunakan ejaan lengkap ketika menulis.
Pendalaman: bentuk dan nuansa lanjutan
Bagian ini boleh dilewati sementara jika Anda baru mulai belajar. Pola A1 yang paling penting tetap det finns, finns det, dan det finns inte. Bentuk berikut membantu Anda membaca atau mendengar kalimat yang lebih kompleks nanti.
1. Bentuk lain dari finnas
Bentuk dasar atau infinitif, yaitu bentuk kata kerja sebelum dipakai untuk menyatakan waktu tertentu, adalah finnas. Akhiran -s merupakan bagian bentuk yang perlu dihafal; dalam ungkapan ini jangan menafsirkannya sebagai “sedang dilakukan oleh seseorang”.
| Bahasa Swedia | Bahasa Indonesia | Pemakaian |
|---|---|---|
| Det finns en möjlighet. | Ada suatu kemungkinan. | Keberadaan sekarang atau secara umum. |
| Det fanns en möjlighet. | Dulu ada suatu kemungkinan. | Keberadaan pada masa lampau. |
| Det har funnits en butik här. | Pernah ada toko di sini. | Melihat kembali keberadaan pada waktu sebelumnya. |
| Det hade funnits en butik där. | Sebelumnya pernah ada toko di sana. | Keberadaan sebelum titik waktu lain pada masa lampau. |
| Det kommer att finnas fler platser. | Akan ada lebih banyak tempat. | Keberadaan yang diperkirakan pada masa depan. |
| Det kan finnas en annan lösning. | Mungkin ada solusi lain. | Kemungkinan. |
| Det måste finnas ett sätt. | Pasti ada suatu cara. | Keyakinan kuat dalam konteks ini. |
| Det skulle finnas fler platser om rummet var större. | Akan ada lebih banyak tempat jika ruangannya lebih besar. | Keberadaan yang bergantung pada syarat. |
Dalam har funnits dan hade funnits, bentuk funnits dipakai setelah har atau hade. Setelah kata seperti kan “bisa/mungkin” dan måste “harus/pasti”, gunakan finnas, bukan finns. Kata-kata ini adalah kata kerja bantu, yaitu kata kerja yang membantu menyatakan waktu, kemungkinan, atau keharusan.
Jangan menganggap setiap skulle finnas berarti “akan ada” secara sederhana. Selain syarat seperti contoh di tabel, bentuk itu bisa menyampaikan rencana atau informasi yang sebelumnya dikatakan orang. Makna tepatnya bergantung pada kalimat di sekitarnya.
2. Kalimat di dalam kalimat
Anak kalimat, yaitu bagian kalimat yang bergantung pada bagian lain, dapat mengubah posisi inte. Bandingkan:
- Det finns inte någon bank här. — Tidak ada bank di sini.
- Jag vet att det inte finns någon bank här. — Saya tahu bahwa tidak ada bank di sini.
Pada pernyataan utama, inte berada setelah finns. Dalam anak kalimat yang diawali att “bahwa”, inte berada sebelum finns. Pertanyaan tidak langsung juga tidak memakai pembalikan seperti pertanyaan langsung:
- Finns det en bank här? — Apakah ada bank di sini?
- Jag undrar om det finns en bank här. — Saya ingin tahu apakah ada bank di sini.
Jadi, pola finns det bukan aturan untuk semua bagian yang bermakna pertanyaan. Pola itu berlaku pada pertanyaan langsung; sesudah om “apakah” dalam contoh kedua, gunakan det finns.
3. Mengapa biasanya sesuatu yang belum ditentukan?
Dalam pola dasar det finns, benda yang diperkenalkan biasanya belum ditentukan: en bank, några böcker “beberapa buku”, atau vatten “air”. Ini sesuai dengan fungsinya untuk membawa informasi baru ke percakapan.
Untuk benda tertentu yang sudah dikenal, letakkan bendanya di awal:
- Boken finns på biblioteket. — Buku itu tersedia di perpustakaan.
- Boken är på bordet. — Buku itu ada di atas meja.
Contoh pertama memakai finns tanpa det karena boken sudah menjadi subjek. Di sini finns dapat menekankan ketersediaan. Contoh kedua memakai är untuk menyebut lokasi. Jadi, “benda tertentu” tidak otomatis melarang kata kerja finnas; yang perlu dihindari pemula adalah memasukkan benda tertentu ke pola pengenalan det finns secara sembarangan.
4. Bentuk tanpa det dan kata kerja posisi
Anda mungkin menjumpai Här finns många parker — “Di sini ada banyak taman”, tanpa det. Bentuk ini bisa dipakai, terutama ketika tempat sudah menjadi titik pembicaraan. Ini berbeda dari memulai pernyataan netral dengan Finns många parker, yang tidak mengikuti pola dasar. Untuk produksi kalimat pada tahap awal, Här finns det många parker adalah pilihan yang aman.
Bahasa Swedia juga dapat memperkenalkan keberadaan sambil menjelaskan posisi atau kegiatannya:
- Det står en cykel utanför huset. — Ada sepeda di luar rumah, dalam posisi berdiri.
- Det ligger en bok på bordet. — Ada buku tergeletak di atas meja.
- Det sitter en man på bänken. — Ada seorang pria duduk di bangku.
Kata står, ligger, dan sitter memberi gambaran lebih khusus daripada finns. Tidak perlu menguasai semuanya sekaligus; cukup pahami bahwa kalimat bahasa Indonesia dengan “ada” kadang diterjemahkan memakai kata kerja yang menunjukkan posisi.
Tips latihan
1. Ubah satu informasi menjadi tiga bentuk
Pilih fasilitas yang sering Anda cari, misalnya bank, apotek, atau kafe. Tulis pernyataan, pertanyaan, dan negasinya:
- Det finns ett café här. — Ada kafe di sini.
- Finns det ett café här? — Apakah ada kafe di sini?
- Det finns inget café här. — Tidak ada kafe di sini.
Lalu ganti kafe dengan en bank. Perhatikan bahwa finns tidak berubah, tetapi ett/inget menjadi en/ingen. Latihan ini menggabungkan susunan kalimat dan pilihan artikel tanpa terlalu banyak kosakata baru.
2. Gambarkan kamar dari dua sudut pandang
Bayangkan Anda sedang memperkenalkan kamar kepada tamu: Det finns en stol i rummet — “Ada kursi di kamar”. Setelah kursinya dikenal, beri tahu lokasinya: Stolen är vid fönstret — “Kursi itu ada di dekat jendela”.
Buat tiga pasangan semacam ini dengan benda lain. Tujuannya bukan menghafal bahwa “ada” selalu berarti finns, melainkan membedakan “memperkenalkan keberadaan” dari “memberi tahu letak benda tertentu”.
3. Latih keterangan di awal dan bentuk lampau
Mulai dengan Det finns en butik här — “Ada toko di sini”. Ubah menjadi Här finns det en butik — “Di sini ada toko”, lalu Det fanns en butik här förut — “Dulu ada toko di sini”.
Baca ketiganya dengan suara keras. Saat memeriksa hasilnya, tanyakan: apakah det masih ada pada pola dasar, apakah kata kerja sudah berada di tempat yang tepat, dan apakah waktunya sekarang atau lampau? Tiga pemeriksaan kecil ini lebih berguna daripada menghafal banyak kalimat tanpa melihat polanya.
Konsep terkait
- Dasar yang perlu dipahami: Kata kerja vara: menyatakan identitas, keadaan, dan lokasi — membantu membedakan är dari finns, terutama ketika kata “ada” dalam bahasa Indonesia hanya menunjukkan letak sesuatu yang sudah dikenal.