Menyatakan alasan dengan -(으)니까 dalam bahasa Korea
이유 표현 -(으)니까
Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Korea di Settemila Lingue.
Ringkasan singkat
-(으)니까 menghubungkan alasan dengan keputusan, penilaian, atau tindakan yang dianggap masuk akal oleh pembicara. Bentuk ini sangat berguna sebelum perintah, saran, dan ajakan: 비가 오니까 우산을 가져가세요. berarti “Karena sedang hujan, bawalah payung.” Pada bentuk dasar, gunakan -니까 setelah vokal, -으니까 setelah konsonan selain ㄹ, dan hilangkan ㄹ sebelum menambahkan -니까.
Gambaran umum
Dalam bahasa Indonesia, “karena”, “jadi”, dan “makanya” bisa dipakai untuk menjelaskan hubungan yang mirip: “Karena sudah malam, kita pulang saja.” Dalam bahasa Korea, salah satu cara menyampaikan alasan seperti ini adalah -(으)니까. Bentuk tersebut ditempelkan pada kata yang menyatakan tindakan atau keadaan, bukan diletakkan sebagai kata penghubung tersendiri di awal kalimat.
Pada tingkat A2, manfaat utamanya adalah membantu Anda memberi alasan untuk melakukan sesuatu. Anda bisa mengingatkan teman agar membawa payung, mengajak makan karena lapar, atau menyarankan istirahat karena lelah. Bagian pertama menyatakan alasan; bagian kedua berisi tindakan, ajakan, atau kesimpulan yang didukung oleh alasan itu.
Jika sudah mengenal -아/어서, Anda sudah punya cara lain untuk mengatakan “karena”. Perbedaannya bukan sekadar terjemahan: -(으)니까 lebih menonjolkan alasan yang dipakai pembicara untuk mengambil sikap atau membenarkan keputusan. Namun, ini tidak berarti setiap kalimat dengan -(으)니까 terdengar marah atau keras. Nada suara, hubungan dengan pendengar, dan akhiran kalimat tetap berperan besar.
Cara membentuk dan menggunakannya
1. Letakkan alasan lebih dahulu
Pola dasarnya adalah:
alasan + -(으)니까 + tindakan atau kesimpulan
Misalnya, 비가 오니까 우산을 가져가세요. berarti “Karena sedang hujan, bawalah payung.” Bagian 비가 오니까 menyampaikan alasannya, sedangkan 우산을 가져가세요 menyampaikan permintaan sopan.
Dalam bahasa Indonesia kita juga bisa mengatakan “Bawalah payung karena sedang hujan.” Jangan memindahkan pola itu begitu saja ke dalam satu kalimat Korea dengan akhiran penghubung ini. Untuk pola yang sedang dipelajari, sebutkan alasannya terlebih dahulu.
Perhatikan juga bahwa -(으)니까 bukan penanda kesopanan. Kesopanan terutama terlihat pada bagian penutup kalimat. Karena itu, 추우니까 문 닫아., “Tutup pintunya, soalnya dingin,” terdengar akrab dan langsung, sedangkan 추우니까 문을 닫아 주세요., “Karena dingin, tolong tutup pintunya,” lebih sopan.
2. Cari bentuk dasar tanpa 다
Bentuk kamus kata kerja (kata yang menyatakan tindakan) dan kata sifat Korea (kata yang menyatakan keadaan atau sifat) biasanya berakhir dengan 다. Hilangkan 다 untuk mendapatkan pangkal kata, yaitu bagian yang dipakai sebagai tempat menempelkan akhiran.
Lalu lihat bunyi terakhir pangkalnya. 받침 adalah konsonan penutup di bagian bawah blok suku kata Hangul. Pangkal 먹- memiliki konsonan penutup ㄱ, sedangkan 가- berakhir dengan vokal.
| Bentuk kamus | Arti | Bentuk alasan | Cara membentuk |
|---|---|---|---|
| 가다 | pergi | 가니까 | Berakhir dengan vokal; tambahkan -니까. |
| 오다 | datang | 오니까 | Berakhir dengan vokal; tambahkan -니까. |
| 하다 | melakukan | 하니까 | Gunakan pangkalnya, bukan bentuk 해요. |
| 먹다 | makan | 먹으니까 | Berakhir dengan konsonan; tambahkan -으니까. |
| 없다 | tidak ada | 없으니까 | Konsonan penutup tetap dipertahankan. |
| 좋다 | bagus; baik | 좋으니까 | Tambahkan -으니까 pada pangkal. |
| 살다 | tinggal; hidup | 사니까 | Hilangkan ㄹ, lalu tambahkan -니까. |
| 만들다 | membuat | 만드니까 | Hilangkan ㄹ, lalu tambahkan -니까. |
| 바쁘다 | sibuk | 바쁘니까 | Vokal ㅡ tetap ada. |
| 고프다 | lapar, dalam ungkapan tentang perut | 고프니까 | Vokal ㅡ tetap ada. |
Jangan mulai dari bentuk sopan seperti 먹어요 lalu menambahkan 니까. Kembali dulu ke 먹다 → 먹- → 먹으니까. Tanda kurung pada -(으)니까 menunjukkan bahwa unsur 으 hanya muncul pada kondisi tertentu; tanda kurungnya tentu tidak ditulis dalam kalimat sebenarnya.
Untuk menyatakan lapar, bentuk yang biasa dipakai adalah 배가 고프다, secara harfiah “perut lapar”. Maka 배가 고프니까 berarti “karena lapar”, tanpa harus menyebut “saya” atau “kita” jika sudah jelas dari situasi.
3. Kenali perubahan pangkal yang umum
Beberapa kata tidak mengikuti pola biasa sepenuhnya. Untuk pemula, pelajari kata yang sering muncul sebagai satu pasangan: bentuk kamus dan bentuk dengan -(으)니까. Jangan menganggap semua kata dengan huruf akhir yang sama pasti berubah.
| Bentuk kamus | Arti | Bentuk alasan | Hal yang perlu diperhatikan |
|---|---|---|---|
| 듣다 | mendengar; mendengarkan | 들으니까 | Pada kata ini, ㄷ berubah menjadi ㄹ sebelum 으. |
| 걷다 | berjalan kaki | 걸으니까 | Kata ini juga mengalami perubahan ㄷ menjadi ㄹ. |
| 받다 | menerima | 받으니까 | ㄷ tidak berubah pada kata ini. |
| 춥다 | dingin, tentang cuaca atau rasa dingin | 추우니까 | ㅂ berubah menjadi 우 sebelum akhiran ini. |
| 덥다 | panas, tentang cuaca atau rasa panas | 더우니까 | Mengikuti perubahan yang sama. |
| 돕다 | membantu | 도우니까 | Bentuk dengan akhiran ini memakai 우. |
| 입다 | memakai pakaian | 입으니까 | ㅂ tidak berubah pada kata ini. |
| 낫다 | sembuh; lebih baik | 나으니까 | Pada kata ini, ㅅ hilang sebelum 으. |
| 웃다 | tertawa; tersenyum | 웃으니까 | ㅅ tidak berubah pada kata ini. |
| 모르다 | tidak tahu | 모르니까 | Tidak memakai perubahan 르 seperti pada 몰라요. |
Perubahan itu disebut perubahan tidak beraturan, yakni perubahan yang hanya berlaku pada kelompok kata tertentu. Aturan ㄹ pada 살다 → 사니까 berbeda dari perubahan ㄷ pada 듣다 → 들으니까: pada bentuk kedua, ㄹ muncul karena ㄷ berubah di depan 으. Jangan menghapus ㄹ yang baru muncul itu dan membentuk 드니까.
4. Jika alasannya berupa kata benda
Kata benda (kata yang menamai orang, benda, atau hal) memakai 이다, yang menghubungkan sesuatu dengan identitasnya, kira-kira seperti “adalah”. Bentuk alasannya adalah -(이)니까.
| Kata benda | Arti | Bentuk alasan | Pemakaian |
|---|---|---|---|
| 학생 | pelajar; mahasiswa | 학생이니까 | Setelah konsonan, gunakan 이니까. |
| 친구 | teman | 친구니까 / 친구이니까 | Setelah vokal, 이 boleh dihilangkan. |
| 휴일 | hari libur | 휴일이니까 | Setelah konsonan, 이 tetap diperlukan. |
오늘은 휴일이니까 좀 쉬어요. berarti “Karena hari ini hari libur, mari istirahat sebentar.” Untuk menyangkal identitas, gunakan 아니다 → 아니니까. Contohnya, 제 우산이 아니니까 가져가지 않을게요., “Karena itu bukan payung saya, saya tidak akan membawanya.”
Contoh dalam situasi sehari-hari
Terjemahan berikut mengikuti maksud percakapan, bukan menyalin susunan kata Korea. “Karena”, “soalnya”, dan “jadi” bisa sama-sama cocok, tergantung konteks.
| Bahasa Korea | Bahasa Indonesia | Keterangan |
|---|---|---|
| 비가 오니까 우산을 가져가세요. | Karena sedang hujan, bawalah payung. | Alasan untuk memberi saran atau instruksi sopan. |
| 시간이 없으니까 빨리 가요. | Waktunya sudah mepet, jadi ayo cepat berangkat. | Dalam situasi ini, 가요 merupakan ajakan. |
| 배가 고프니까 먹을까요? | Kita lapar; bagaimana kalau makan? | Mengajak sambil meminta pendapat. |
| 추우니까 문 닫아. | Tutup pintunya, soalnya dingin. | Bentuk akrab dan langsung. |
| 길이 미끄러우니까 조심하세요. | Jalannya licin, jadi hati-hati. | Peringatan berdasarkan keadaan. |
| 사람이 많으니까 밖에서 기다려요. | Orangnya banyak, jadi mari tunggu di luar. | Saran praktis untuk menghindari keramaian. |
| 내일 일찍 일어나야 하니까 오늘은 일찍 잘게요. | Besok saya harus bangun pagi, jadi malam ini saya akan tidur lebih awal. | Alasan untuk keputusan sendiri. |
| 이 가방은 너무 비싸니까 다른 걸 볼까요? | Tas ini terlalu mahal; bagaimana kalau kita lihat yang lain? | Penilaian harga mendukung usulan. |
| 집이 가까우니까 걸어갈 거예요. | Karena rumah saya dekat, saya akan pulang jalan kaki. | Rencana berdasarkan suatu keadaan. |
| 제가 할 테니까 걱정하지 마세요. | Saya yang akan mengerjakannya, jadi jangan khawatir. | Meyakinkan pendengar dengan menyatakan niat. |
| 이미 먹었으니까 괜찮아요. | Saya sudah makan, jadi tidak apa-apa. | Bisa dipakai untuk menolak tawaran makan dengan sopan. |
| 오늘은 휴일이니까 좀 쉬어요. | Hari ini hari libur, jadi mari istirahat sebentar. | Alasan yang memakai kata benda dan 이다. |
Kata yang menyebut pelaku sering tidak muncul jika konteks sudah cukup jelas. 배가 고프니까 먹을까요? tidak secara eksplisit menyebut “kita”; terjemahan itu sesuai ketika pembicara mengajak orang lain yang sama-sama lapar. Jangan menambahkan kata ganti pada setiap kalimat hanya karena terjemahan Indonesianya membutuhkannya.
Kesalahan yang sering terjadi
1. Mengabaikan konsonan penutup
- Keliru: 시간이 없니까 빨리 가요.
- Benar: 시간이 없으니까 빨리 가요.
- Artinya: “Waktunya sudah mepet, jadi ayo cepat berangkat.”
Pangkal 없- berakhir dengan konsonan, sehingga perlu 으. Sebaliknya, pada 오다, cukup gunakan 오니까, bukan 오으니까.
2. Mempertahankan ㄹ pada pangkal yang berakhir dengan ㄹ
- Keliru: 여기 살으니까 잘 알아요.
- Benar: 여기 사니까 잘 알아요.
- Artinya: “Karena saya tinggal di sini, saya mengenal tempat ini dengan baik.”
Pada 살다, ㄹ hilang sebelum -니까. Pola yang sama berlaku pada 알다 → 아니까, “karena tahu”. Bentuk ini berbeda dari 아니다 → 아니니까, “karena bukan”; jumlah suku katanya berbeda dan maknanya pun berbeda.
3. Menggunakan bentuk -아/어요 sebagai pangkal
- Keliru: 바빠니까 내일 만나요.
- Benar: 바쁘니까 내일 만나요.
- Artinya: “Karena saya sibuk, mari bertemu besok.”
바빠요 memang bentuk sopan dari 바쁘다, tetapi -(으)니까 menempel pada pangkal 바쁘-. Akhiran ini tidak mengikuti semua perubahan yang terjadi pada -아/어요.
4. Mengabaikan perubahan pada 춥다
- Keliru: 춥으니까 문을 닫아 주세요.
- Benar: 추우니까 문을 닫아 주세요.
- Artinya: “Karena dingin, tolong tutup pintunya.”
춥다 termasuk kata dengan perubahan ㅂ. Hafalkan 추워요 dan 추우니까 sebagai bentuk berbeda yang berasal dari kata yang sama.
5. Memakai -아/어서 untuk memberi perintah sebab-akibat
- Kurang tepat untuk pola sebab-akibat dasar: 비가 와서 우산을 가져가세요.
- Pilihan yang aman: 비가 오니까 우산을 가져가세요.
- Artinya: “Karena sedang hujan, bawalah payung.”
Untuk pembelajaran dasar, gunakan -(으)니까 ketika alasan langsung diikuti perintah atau ajakan. Batasan ini menyangkut -아/어서 yang menyatakan sebab, bukan semua penggunaan -아/어서; bentuk itu juga memiliki fungsi lain, seperti menghubungkan urutan tindakan.
6. Menghilangkan 이 setelah kata benda berakhir konsonan
- Keliru: 학생니까 할인을 받을 수 있어요.
- Benar: 학생이니까 할인을 받을 수 있어요.
- Artinya: “Karena saya mahasiswa, saya bisa mendapat diskon.”
학생 bukan pangkal kata kerja. Gunakan bentuk yang berasal dari 이다, sehingga 이 diperlukan setelah konsonan.
Catatan pemakaian
Pilih alasan sesuai tujuan percakapan
Baik -아/어서 maupun -(으)니까 bisa diterjemahkan sebagai “karena”. Akan tetapi, -아/어서 sering menyampaikan hubungan sebab dan akibat secara mengalir, sedangkan -(으)니까 dapat menonjolkan alasan sebagai dasar keputusan atau sikap pembicara.
| Bahasa Korea | Bahasa Indonesia | Nuansa |
|---|---|---|
| 피곤해서 일찍 잤어요. | Saya tidur lebih awal karena lelah. | Menjelaskan sebab dari kejadian yang sudah terjadi. |
| 피곤하니까 먼저 잘게요. | Saya lelah, jadi saya akan tidur duluan. | Memberi alasan untuk keputusan yang disampaikan sekarang. |
| 늦어서 죄송합니다. | Maaf karena saya terlambat. | Ungkapan permintaan maaf yang lazim. |
| 늦었으니까 택시를 타요. | Kita sudah terlambat, jadi ayo naik taksi. | Memakai keadaan yang sudah terjadi sebagai dasar ajakan. |
Jangan menjadikan perbedaan ini aturan “fakta objektif versus pendapat pribadi” yang mutlak. Hujan adalah fakta, tetapi bisa menjadi alasan untuk sebuah saran. Dua akhiran tersebut dapat tumpang tindih dalam kalimat berita (kalimat yang menyampaikan informasi), dengan fokus yang berbeda.
Dalam permintaan maaf dan ucapan terima kasih biasa, -아/어서 sering menjadi pilihan yang lebih alami: 도와주셔서 감사합니다., “Terima kasih atas bantuannya.” Bentuk -(으)니까 bukan otomatis salah dalam semua konteks sejenis, tetapi dapat terdengar seperti pembicara sedang mengajukan pembenaran, bukan sekadar mengakui sebab atau menyampaikan rasa terima kasih.
Kesopanan tidak sama dengan kelembutan
-(으)니까 bisa dipakai dalam percakapan akrab maupun situasi resmi. Namun, alasan yang dinyatakan terlalu tegas dapat terdengar menggurui, sekalipun penutupnya sopan. 제가 더 잘 아니까 제 말대로 하세요., “Saya lebih tahu, jadi ikuti perkataan saya,” tetap terdengar dominan.
Untuk saran yang bersahabat, gunakan alasan yang membantu pendengar dan akhiran yang sesuai hubungan Anda. 피곤하니까 좀 쉬세요., “Karena Anda lelah, istirahatlah sebentar,” dapat terdengar penuh perhatian. Jangan menyamakan -(으)니까 dengan “makanya!” dalam semua situasi; padanan itu hanya cocok jika nada dan konteksnya memang menekankan atau menegur.
Lebih jauh: pemakaian lanjutan
Bagian ini boleh dibaca setelah aturan dasar terasa nyaman. Untuk mulai berbicara, Anda cukup menguasai bentuk pangkal, alasan sebelum tindakan, dan pemakaiannya dengan saran atau ajakan.
Alasan yang sudah terjadi
-(으)니까 dapat mengikuti penanda lampau -았/었-, yaitu bagian bentuk kata yang menunjukkan bahwa kejadian sudah berlangsung. Karena penanda itu berakhir dengan konsonan, bentuk penghubungnya memakai -으니까.
| Bahasa Korea | Bahasa Indonesia | Keterangan |
|---|---|---|
| 약을 먹었으니까 조금 기다려 보세요. | Karena Anda sudah minum obat, coba tunggu sebentar. | Kejadian yang selesai menjadi alasan untuk saran sekarang. |
| 어제 많이 걸었으니까 오늘은 쉬고 싶어요. | Kemarin saya banyak berjalan, jadi hari ini saya ingin istirahat. | Alasan lampau dan keinginan sekarang. |
Jadi, waktu pada alasan dan waktu pada bagian akhir tidak harus sama. Bandingkan 먹으니까, “karena makan”, dengan 먹었으니까, “karena sudah makan”. Bahasa Indonesia sering memperjelas perbedaan ini dengan “sudah” atau keterangan waktu; bahasa Korea bisa menandainya di dalam bentuk kata.
Alasan berupa perkiraan atau niat
Bentuk -(으)ㄹ 테니까 menyampaikan niat atau perkiraan pembicara sebagai dasar tindakan berikutnya. Ini bukan sekadar aturan “tambahkan penanda masa depan”, melainkan pola tersendiri yang sebaiknya dipelajari kemudian.
- 제가 예약할 테니까 시간만 알려 주세요. — “Saya yang akan membuat reservasi, jadi cukup beri tahu waktunya.” Di sini pembicara menyatakan niat.
- 주말에는 사람이 많을 테니까 미리 예약하세요. — “Pada akhir pekan kemungkinan pengunjungnya banyak, jadi pesanlah terlebih dahulu.” Di sini pembicara membuat perkiraan.
Jangan menerjemahkan keduanya secara identik tanpa memperhatikan konteks. Niat seseorang dan dugaan tentang keadaan sama-sama bisa menjadi alasan, tetapi keduanya memiliki dasar yang berbeda.
Menemukan sesuatu setelah melakukan tindakan
Ada pemakaian lain -(으)니까 yang tidak berarti “karena”. Bentuk ini juga bisa memperkenalkan sesuatu yang diketahui atau ditemukan setelah melakukan suatu tindakan.
| Bahasa Korea | Bahasa Indonesia | Keterangan |
|---|---|---|
| 집에 오니까 아무도 없었어요. | Ketika saya sampai di rumah, ternyata tidak ada siapa-siapa. | Menemukan keadaan setelah tiba. |
| 창문을 여니까 시원한 바람이 들어왔어요. | Begitu saya membuka jendela, angin sejuk masuk. | Kejadian terlihat setelah tindakan pertama. |
Pada contoh rumah, kedatangan pembicara bukan penyebab rumah kosong. Maka terjemahan “karena saya datang” justru menyesatkan. Maknanya adalah “setelah sampai, saya mendapati bahwa…”. Dalam pola penemuan ini, tindakan pertama menjadi kesempatan untuk mengamati atau mengetahui sesuatu; -(으)니까 bukan pengganti serba guna untuk semua kata “ketika”.
Perhatikan 여니까 dari 열다, “membuka”: ㄹ hilang sesuai aturan dasar. Walaupun keseluruhan cerita terjadi di masa lampau, tindakan pembuka pada pola penemuan sering tetap memakai pangkal tanpa penanda lampau, sedangkan bagian akhir menyatakan kejadian lampau. Pisahkan pola ini dari alasan lampau seperti 먹었으니까.
Alasan yang dibiarkan sebagai penutup percakapan
Dalam percakapan, pembicara kadang berhenti pada bagian alasan karena akibatnya sudah dipahami. Pada bentuk sopan, Anda dapat menjumpai -니까요.
왜 안 먹어요? — 이미 먹었으니까요. berarti “Kenapa tidak makan? — Soalnya saya sudah makan.” Bagian seperti “jadi saya tidak akan makan lagi” tidak diucapkan karena sudah jelas dari pertanyaannya.
Penutup ini dapat terdengar ramah, menjelaskan, atau menegaskan, tergantung nada. Untuk latihan awal, buat kalimat dua bagian yang lengkap dahulu. Setelah itu, pelajari kapan alasan saja sudah cukup sebagai jawaban.
Kiat berlatih
Pisahkan latihan bentuk dan latihan makna. Tulis tiga kelompok kecil: pangkal berakhir vokal, pangkal berakhir konsonan, dan pangkal berakhir ㄹ. Bentuklah 가니까, 먹으니까, dan 사니까, lalu tambahkan kata yang sering Anda pakai. Masukkan 춥다 → 추우니까 sebagai pasangan khusus, bukan sebagai contoh aturan konsonan biasa.
Gunakan satu keadaan untuk tiga tujuan. Dari 비가 오니까, “karena sedang hujan”, buat saran membawa payung, ajakan menunggu, dan keputusan naik taksi. Misalnya, 비가 오니까 택시를 탈게요., “Karena sedang hujan, saya akan naik taksi.” Dengan cara ini, Anda belajar bahwa akhiran alasan tetap sama meskipun tujuan bagian akhirnya berubah.
Jangan hanya mencari kata “karena” dalam terjemahan. Saat membaca atau mendengarkan, tanyakan apakah kalimat itu menyampaikan sebab kejadian, dasar saran, atau penemuan setelah suatu tindakan. Bandingkan 피곤해서 일찍 잤어요, “Saya tidur lebih awal karena lelah”, dengan 피곤하니까 먼저 잘게요, “Saya lelah, jadi saya akan tidur duluan”. Catat juga kepada siapa kalimat itu ditujukan agar latihan Anda mencakup kesopanan, bukan bentuk kata saja.
Konsep terkait
- Dasar dan pembanding: Menyatakan alasan dengan -아/어서 — pelajari cara menyampaikan sebab dan akibat, lalu bandingkan dengan alasan yang menjadi dasar saran, ajakan, atau keputusan melalui -(으)니까.