Niat dan tujuan -(으)려고 dalam bahasa Korea
의도 표현
Artikel ini merupakan bagian dari pohon tata bahasa Korea di Settemila Lingue.
Ringkasan singkat
-(으)려고 하다 menyatakan niat atau rencana: 한국어를 배우려고 해요 berarti “Saya berniat belajar bahasa Korea.” -(으)려고 juga menghubungkan tujuan dengan tindakan untuk mencapainya: 책을 사려고 서점에 갔어요 berarti “Saya pergi ke toko buku untuk membeli buku.” Gunakan -려고 setelah dasar kata kerja yang berakhir dengan vokal atau ㄹ, dan -으려고 setelah konsonan lainnya; dalam pola tujuan ini, pelaku kedua tindakan biasanya sama.
Gambaran umum
Saat menjelaskan rencana, kita sering memakai “mau”, “berniat”, atau “berencana”. Saat menjelaskan tujuan tindakan, kita memakai “untuk” atau “supaya”. Bahasa Korea memiliki satu bentuk yang mencakup kedua kebutuhan itu: -(으)려고. Perbedaannya terlihat dari kelanjutannya. Jika diikuti 하다, kalimat menyoroti niat; jika diikuti tindakan lain, kalimat menjelaskan tujuan tindakan tersebut.
Pada tingkat B1, pola ini membantu Anda berbicara lebih lengkap daripada sekadar “Saya pergi” atau “Saya belajar”. Anda dapat menjelaskan mengapa pergi ke suatu tempat, untuk apa menabung, atau apa yang hendak dilakukan setelah pulang kerja. Pola ini sangat berguna dalam percakapan sehari-hari, baik ketika membicarakan rencana sendiri maupun menanyakan rencana orang lain.
Bagi penutur bahasa Indonesia, ada dua perbedaan penting. Pertama, “untuk membeli” diletakkan sebelum tindakan utama dalam susunan Korea: “buku membeli-untuk, toko buku pergi”. Kedua, kata “mau” tidak selalu dapat diganti dengan -(으)려고 하다. “Mau makan” bisa berarti lapar dan ingin makan, bisa juga berarti sudah berniat makan sebentar lagi. Pola ini terutama menyampaikan niat melakukan sesuatu, bukan keinginan semata.
Cara membentuk dan menggunakannya
1. Mulai dari dasar kata kerja
Kata kerja adalah kata yang menyatakan tindakan, misalnya “membeli”, “membaca”, atau “pergi”. Bentuk kamus kata kerja Korea berakhir dengan 다. Buang 다 untuk mendapatkan dasar kata kerja, yaitu bagian yang menjadi tempat melekatnya akhiran.
- 가다 → 가: pergi.
- 먹다 → 먹: makan.
- 만들다 → 만들: membuat.
Bentuk -(으)려고 bukan berarti Anda menulis tanda kurungnya. Tanda (으) menunjukkan bahwa 으 hanya dipakai jika diperlukan oleh bentuk dasar kata kerjanya.
| Akhir dasar kata kerja | Bentuk kamus | Bentuk tujuan atau niat | Arti dasar |
|---|---|---|---|
| Vokal: tambahkan -려고 | 가다 | 가려고 | untuk pergi / berniat pergi |
| Vokal: tambahkan -려고 | 배우다 | 배우려고 | untuk belajar / berniat belajar |
| Konsonan selain ㄹ: tambahkan -으려고 | 먹다 | 먹으려고 | untuk makan / berniat makan |
| Konsonan selain ㄹ: tambahkan -으려고 | 읽다 | 읽으려고 | untuk membaca / berniat membaca |
| ㄹ: tambahkan -려고 tanpa 으 | 살다 | 살려고 | untuk tinggal / berniat tinggal |
| ㄹ: tambahkan -려고 tanpa 으 | 만들다 | 만들려고 | untuk membuat / berniat membuat |
| Vokal: tambahkan -려고 | 하다 | 하려고 | untuk melakukan / berniat melakukan |
Perhatikan perbedaan 사려고 dan 살려고. Yang pertama berasal dari 사다, “membeli”; yang kedua berasal dari 살다, “hidup” atau “tinggal”. ㄹ pada 살다 tetap dipertahankan.
Beberapa kata kerja mengalami perubahan dasar yang disebut perubahan tak beraturan, yaitu perubahan yang tidak mengikuti penambahan akhiran biasa. Bentuk yang sering ditemui antara lain:
| Bentuk kamus | Bentuk dengan -(으)려고 | Arti | Perubahan |
|---|---|---|---|
| 듣다 | 들으려고 | untuk mendengarkan | ㄷ berubah menjadi ㄹ sebelum 으. |
| 걷다 | 걸으려고 | untuk berjalan kaki | ㄷ berubah menjadi ㄹ sebelum 으. |
| 돕다 | 도우려고 | untuk membantu | ㅂ berubah menjadi 우. |
| 짓다 | 지으려고 | untuk membangun | ㅅ hilang sebelum 으. |
Jangan menerapkan perubahan ini pada semua kata yang berakhir dengan huruf sama. Misalnya, 받다 “menerima” tetap menjadi 받으려고, bukan bentuk dengan ㄹ. Pelajari bentuk tak beraturan bersama kata kerjanya.
2. Menyatakan niat dengan -(으)려고 하다
Susunan dasarnya adalah dasar kata kerja + -(으)려고 하다. Dalam percakapan sopan sehari-hari, 하다 biasanya menjadi 해요, sehingga hasilnya -(으)려고 해요.
주말에 집에서 쉬려고 해요.
Saya berencana beristirahat di rumah pada akhir pekan.
Kalimat ini menyampaikan rencana yang ada dalam pikiran pembicara. Rencana itu belum tentu sudah terlaksana atau dijamin akan terlaksana. Karena itu, terjemahan “berniat” atau “berencana” sering lebih tepat daripada “pasti akan”.
Bentuknya tidak berubah mengikuti “saya”, “Anda”, atau “dia”. Namun, pilihan akhir kalimat berubah sesuai waktu dan tingkat kesopanan. Penanda waktu biasanya berada pada 하다, bukan pada kata kerja sebelum 려고.
| Bahasa Korea | Arti | Pemakaian |
|---|---|---|
| 신청하려고 해요. | Saya berniat mendaftar. | Niat sekarang, sopan sehari-hari. |
| 신청하려고 했어요. | Saya tadinya berniat mendaftar. | Niat pada masa lalu. |
| 신청하려고 합니다. | Saya bermaksud mendaftar. | Situasi lebih resmi. |
| 신청하려고 해? | Kamu berniat mendaftar? | Percakapan akrab. |
신청하려고 했어요 tidak dengan sendirinya berarti pendaftaran gagal. Kalimat itu hanya menempatkan niat pada masa lalu. Jika ingin menegaskan bahwa rencana batal, tambahkan penjelasan: 신청하려고 했는데 시간이 없었어요, “Saya tadinya berniat mendaftar, tetapi tidak punya waktu.”
3. Menyatakan tujuan dengan -(으)려고
Untuk menjelaskan tujuan, letakkan tindakan yang ingin dicapai sebelum -(으)려고, kemudian tindakan yang dilakukan untuk mencapai tujuan itu.
책을 사려고 서점에 갔어요.
Saya pergi ke toko buku untuk membeli buku.
Di sini membeli buku adalah tujuan; pergi ke toko buku adalah tindakan utama. Kata “klausa” berarti bagian kalimat yang memiliki tindakan atau keadaan sendiri. Jadi, bagian sebelum -(으)려고 adalah klausa tujuan, dan bagian sesudahnya adalah klausa utama.
Bandingkan arah susunannya:
- Bahasa Indonesia: Saya pergi ke toko buku untuk membeli buku.
- Bahasa Korea: 책을 사려고 서점에 갔어요.
Bagian yang menyatakan tujuan tidak perlu diberi penanda waktu lampau tersendiri. Waktu terlihat pada kata kerja utama. Pada 사려고 왔어요, “Saya datang untuk membeli”, yang sudah terjadi adalah kedatangan. Kalimat itu belum membuktikan bahwa barangnya sudah dibeli.
4. Pelaku kedua tindakan harus cocok
Subjek adalah orang atau hal yang melakukan tindakan atau mengalami keadaan dalam kalimat. Dalam pemakaian tujuan yang dipelajari di sini, subjek bagian tujuan dan tindakan utama biasanya sama.
저는 한국어를 배우려고 학원에 등록했어요.
Saya mendaftar kursus untuk belajar bahasa Korea.
Yang mendaftar adalah saya; yang ingin belajar juga saya. Bahasa Korea sering tidak menyebut subjek jika sudah jelas dari percakapan. Karena itu, 사려고 왔어요 dapat berarti “Saya datang untuk membeli”, tanpa kata “saya” dalam kalimat Korea.
Bahasa Indonesia lebih leluasa memakai “supaya”: “Saya menjelaskan pelan-pelan supaya adik mengerti.” Jangan langsung menggunakan -(으)려고 jika pelaku tindakan pertama dan kedua berbeda. Untuk hasil yang ingin dibuat terjadi pada orang lain, bentuk seperti -도록 dapat lebih sesuai; pembahasannya ada di bagian lanjutan.
5. Gunakan tindakan, bukan keadaan statis
Pola niat ini pada dasarnya melekat pada kata kerja tindakan. Kata yang menyatakan sifat atau keadaan, seperti “sehat” atau “sibuk”, tidak langsung diperlakukan sebagai tindakan yang sengaja dilakukan.
건강해지려고 운동해요.
Saya berolahraga agar menjadi sehat.
Bentuk 건강해지다 berarti “menjadi sehat”. Akhiran -아/어지다 di sini mengubah sifat menjadi perubahan keadaan. Jadi, niatnya bukan sekadar “sehat”, melainkan menjadi lebih sehat. Ini menjelaskan mengapa 건강해지려고 tepat untuk tujuan berolahraga.
Contoh dalam konteks
Berikut beberapa situasi sehari-hari. Terjemahan menyebut “saya” ketika itu merupakan pembacaan yang wajar, tetapi pelaku sebenarnya tetap bergantung pada konteks percakapan.
| Bahasa Korea | Bahasa Indonesia | Catatan |
|---|---|---|
| 한국어를 배우려고 해요. | Saya berniat belajar bahasa Korea. | Rencana belajar, bukan hasil yang sudah tercapai. |
| 사려고 왔어요. | Saya datang untuk membeli. | Barangnya sudah diketahui dari percakapan. |
| 뭐 하려고 해요? | Anda mau melakukan apa? | Menanyakan niat atau tindakan yang hendak dilakukan. |
| 건강해지려고 운동해요. | Saya berolahraga agar menjadi sehat. | Tujuan berupa perubahan keadaan. |
| 퇴근 후에 친구를 만나려고 해요. | Saya berencana menemui teman setelah pulang kerja. | Niat melakukan kegiatan berikutnya. |
| 김밥을 만들려고 재료를 샀어요. | Saya membeli bahan untuk membuat gimbap. | ㄹ pada 만들다 tetap dipertahankan. |
| 점심을 먹으려고 식당에 들어갔어요. | Saya masuk ke rumah makan untuk makan siang. | 먹다 memakai -으려고. |
| 부모님을 도우려고 일찍 집에 왔어요. | Saya pulang lebih awal untuk membantu orang tua. | 도우려고 adalah bentuk dari 돕다. |
| 발음을 확인하려고 사전을 찾아봤어요. | Saya melihat kamus untuk memeriksa pelafalan. | Tujuan mencari informasi. |
| 돈을 모으려고 외식을 줄였어요. | Saya mengurangi makan di luar untuk menabung. | Tindakan utama sudah dilakukan. |
| 지하철을 타려고 역에 갔어요. | Saya pergi ke stasiun untuk naik kereta bawah tanah. | Menjelaskan tujuan pergi. |
| 오늘은 커피를 안 마시려고 해요. | Hari ini saya berniat tidak minum kopi. | Niat untuk tidak melakukan sesuatu. |
| 민수 씨는 다음 달에 이사하려고 해요. | Minsu berencana pindah rumah bulan depan. | Niat orang lain yang diketahui pembicara. |
| 책을 읽으려고 했는데 너무 피곤했어요. | Saya tadinya berniat membaca buku, tetapi terlalu lelah. | Rencana masa lalu terhalang keadaan. |
Perhatikan bahwa kata kerja utama tidak selalu berupa “pergi” atau “datang”. Anda juga dapat membeli bahan, mengurangi pengeluaran, membuka kamus, atau menyiapkan sesuatu untuk mencapai tujuan tertentu. Dengan begitu, pola ini tidak terbatas pada percakapan tentang perjalanan.
Kesalahan yang sering terjadi
1. Menambahkan 으 setelah vokal atau ㄹ
- Salah: 가으려고 해요.
- Benar: 가려고 해요. — Saya berniat pergi.
- Salah: 만들으려고 해요.
- Benar: 만들려고 해요. — Saya berniat membuatnya.
Lihat huruf terakhir dasar kata kerja setelah 다 dibuang. Vokal dan ㄹ langsung diikuti 려고; konsonan lain membutuhkan 으려고.
2. Menempelkan 려고 pada bentuk yang sudah berakhiran sopan
- Salah: 책을 읽어요려고 해요.
- Benar: 책을 읽으려고 해요. — Saya berniat membaca buku.
Jangan mulai dari 읽어요. Mulai dari bentuk kamus 읽다, buang 다, lalu tambahkan akhiran yang sesuai. Kesopanan kalimat ditentukan oleh 해요 pada bagian akhir.
3. Memakai bentuk tujuan ketika pelakunya berbeda
Untuk maksud “Saya menyiapkan makanan supaya anak bisa makan”, hindari:
- Tidak tepat untuk maksud ini: 아이가 먹으려고 제가 음식을 준비했어요.
- Lebih tepat: 아이가 먹을 수 있도록 제가 음식을 준비했어요. — Saya menyiapkan makanan supaya anak bisa makan.
Yang makan adalah anak, sedangkan yang menyiapkan makanan adalah saya. Pola -도록 pada kalimat perbaikan menghubungkan tindakan dengan hasil yang diharapkan, tanpa memaksakan pelaku yang sama.
4. Menggabungkan niat dengan sifat secara langsung
- Salah: 건강하려고 운동해요.
- Benar: 건강해지려고 운동해요. — Saya berolahraga agar menjadi sehat.
Gunakan bentuk yang menyatakan menjadi sehat. Prinsip serupa berlaku ketika tujuan Anda adalah menjadi lebih kuat atau lebih mahir: yang dimaksud adalah perubahan yang hendak dicapai, bukan sekadar keadaan statis.
5. Menaruh waktu lampau pada bagian tujuan
- Salah untuk maksud tujuan biasa: 책을 샀으려고 서점에 갔어요.
- Benar: 책을 사려고 서점에 갔어요. — Saya pergi ke toko buku untuk membeli buku.
Tujuan membeli masih dilihat dari saat pergi ke toko. Untuk mengatakan perjalanan sudah terjadi, cukup gunakan 갔어요. Jika ingin mengatakan pembelian juga berhasil, tambahkan kalimat seperti 책을 샀어요, “Saya membeli buku.”
6. Menganggap niat sama dengan jaminan hasil
- Keliru: Mengartikan 신청하려고 했어요 sebagai “Saya sudah mendaftar”.
- Tepat: 신청하려고 했어요 berarti “Saya tadinya berniat mendaftar”.
- Untuk hasil yang benar-benar terjadi: 신청했어요. — Saya sudah mendaftar.
Bentuk niat menyampaikan apa yang hendak dilakukan seseorang. Bentuk tindakan langsung menyampaikan apa yang dilakukannya. Perbedaan ini penting ketika membicarakan janji, pekerjaan, atau urusan administrasi.
Catatan pemakaian
Kesopanan berada di akhir kalimat
-(으)려고 sendiri tidak menentukan apakah kalimat akrab atau resmi. Tingkat kesopanan, yaitu cara menyesuaikan bahasa dengan lawan bicara, terutama terlihat pada akhir kalimat: 가려고 해 digunakan secara akrab, 가려고 해요 sopan sehari-hari, dan 가려고 합니다 lebih resmi. Semuanya menyatakan niat pergi.
Pertanyaan 뭐 하려고 해요? bisa menjadi pertanyaan netral tentang rencana. Namun, jika seseorang sedang melakukan sesuatu yang tampak berbahaya, nada suara dapat membuatnya terdengar seperti “Anda mau melakukan apa, sih?” Makna percakapan tidak hanya berasal dari akhiran, tetapi juga dari situasi dan intonasi.
Tidak harus selalu tentang pembicara
Dalam percakapan, pola ini sangat sering dipakai untuk niat sendiri dan untuk menanyakan niat lawan bicara. Namun, niat orang ketiga juga dapat disampaikan jika diketahui, misalnya dari percakapan dengannya: 민수 씨는 다음 달에 이사하려고 해요, “Minsu berencana pindah rumah bulan depan.” Jangan menganggap bentuk ini dilarang untuk orang ketiga.
Tujuan berbeda dari penyebab
Bahasa Indonesia memakai “karena” untuk penyebab dan “untuk” untuk tujuan. Perbedaan itu juga perlu dijaga dalam bahasa Korea.
배가 고파서 밥을 먹어요.
Saya makan karena lapar.
힘을 내려고 밥을 먹어요.
Saya makan agar punya tenaga.
Lapar adalah keadaan yang menyebabkan seseorang makan. Mendapat tenaga adalah hasil yang ingin dicapai melalui makan. Jangan memilih -(으)려고 hanya karena kedua kalimat sama-sama menjawab pertanyaan “Mengapa makan?”
Pendalaman: bentuk dekat dan penggunaan lanjutan
Bagian ini berguna setelah pola dasarnya terasa lancar. Fokusnya bukan menghafalkan sebanyak mungkin akhiran, melainkan memilih bentuk sesuai maksud.
Niat, keinginan, dan rencana masa depan
| Kalimat | Arti | Fokus |
|---|---|---|
| 한국에 가고 싶어요. | Saya ingin pergi ke Korea. | Keinginan; belum tentu ada rencana nyata. |
| 한국에 가려고 해요. | Saya berniat pergi ke Korea. | Niat menuju tindakan. |
| 한국에 갈 거예요. | Saya akan pergi ke Korea. | Pernyataan tentang masa depan; di sini berupa rencana. |
| 한국에 가기로 했어요. | Saya sudah memutuskan untuk pergi ke Korea. | Keputusan telah dibuat. |
Kata Indonesia “mau” dapat menutupi semua perbedaan ini. Sebelum menyusun kalimat Korea, tanyakan: apakah saya hanya ingin, sedang berniat, menyatakan rencana masa depan, atau sudah mengambil keputusan? Tidak perlu menganggap -(으)려고 해요 selalu menunjukkan rencana lemah; yang ditonjolkan memang niat, bukan tingkat kepastian secara mutlak.
-(으)러 untuk tujuan pergi atau datang
-(으)러 juga berarti “untuk”, tetapi biasanya digunakan bersama kata kerja perpindahan, seperti pergi dan datang.
친구를 만나러 카페에 갔어요.
Saya pergi ke kafe untuk menemui teman.
친구를 만나려고 카페에 갔어요.
Saya pergi ke kafe untuk menemui teman.
Keduanya cocok untuk situasi itu. Namun, -(으)려고 lebih luas: 친구를 만나려고 시간을 비웠어요, “Saya meluangkan waktu untuk menemui teman.” Tindakan utamanya bukan perpindahan, sehingga pola tujuan -(으)러 tidak dapat langsung menggantikan -(으)려고.
Tujuan lebih resmi dengan -기 위해(서)
-기 위해(서) berarti “untuk” atau “demi” dan sering terasa lebih eksplisit atau lebih bergaya tulisan.
건강을 지키기 위해 매일 운동합니다.
Saya berolahraga setiap hari untuk menjaga kesehatan.
Bentuk ini lazim dalam penjelasan resmi, petunjuk, atau tulisan tentang suatu upaya. Dalam obrolan santai, 건강을 지키려고 매일 운동해요, “Saya berolahraga setiap hari untuk menjaga kesehatan”, terdengar lebih ringan. Bentuk -기 위해서 bukan salah dalam percakapan; pilihan bergantung pada suasana dan penekanan yang diinginkan.
Perintah dan ajakan: jangan mengganti semua “agar” dengan -(으)려고
Pola tujuan dasar ini paling aman digunakan dalam kalimat pernyataan. Untuk perintah atau ajakan, -도록 atau -기 위해서 sering lebih sesuai, tergantung makna.
늦지 않도록 지금 출발하세요.
Berangkatlah sekarang agar tidak terlambat.
건강을 지키기 위해 함께 운동합시다.
Mari berolahraga bersama untuk menjaga kesehatan.
Ini bukan berarti setiap pemakaian -(으)려고 di dekat perintah harus dianggap mustahil. Ada pemakaian percakapan yang bergantung konteks. Namun, untuk membangun kalimat sendiri dengan arti tujuan atau hasil yang diharapkan, bentuk alternatif di atas membantu menghindari susunan yang janggal.
Niat untuk tidak melakukan sesuatu
Letak penyangkalan menentukan maksudnya. Penyangkalan adalah bagian yang membuat pernyataan menjadi negatif, seperti “tidak”.
커피를 안 마시려고 해요.
Saya berniat tidak minum kopi.
커피를 마시지 않으려고 해요.
Saya berniat tidak minum kopi.
Kedua kalimat menempatkan “tidak minum” sebagai isi niat. Ini berbeda dari sekadar mengatakan bahwa Anda tidak punya niat untuk minum. Dalam bahasa Indonesia, “Saya berencana tidak minum kopi” dan “Saya tidak berencana minum kopi” juga tidak selalu sama: yang pertama bisa merupakan keputusan sengaja untuk menghindarinya.
Niat yang dipertimbangkan dan tindakan yang hampir terjadi
Bentuk -(으)려고 생각해요 menambahkan gagasan “sedang berpikir untuk”.
내년에는 다른 도시로 이사하려고 생각해요.
Saya sedang berpikir untuk pindah ke kota lain tahun depan.
Sementara itu, dalam situasi tertentu -(으)려고 하다 dapat menggambarkan tindakan yang sudah hampir dilakukan:
지금 나가려고 해요.
Saya hendak keluar sekarang.
Maknanya lebih dekat ke “hendak” daripada rencana yang masih jauh. Petunjuk seperti 지금 “sekarang” dan situasi pembicaraan membantu menentukan pembacaan ini.
Pada tahap lebih lanjut, Anda juga dapat menemukan bentuk serupa untuk kejadian tanpa niat manusia:
비가 오려고 해요.
Hujan tampaknya akan segera turun.
Dalam kalimat ini, bukan hujan yang “berniat”. Bentuk tersebut menunjukkan kejadian yang hampir berlangsung. Pisahkan penggunaan ini dari aturan inti artikel: niat melakukan tindakan dan tujuan dengan pelaku yang sama.
Jawaban pendek dengan -(으)려고요
Dalam percakapan, bagian yang sudah dipahami dapat dihilangkan. Jawaban pendek -(으)려고요 sering menyampaikan niat atau tujuan tanpa mengulang seluruh kalimat.
왜 일찍 왔어요?
Mengapa Anda datang lebih awal?
준비하려고요.
Untuk bersiap-siap.
Jawaban itu cukup karena pertanyaannya sudah menyediakan tindakan utama “datang lebih awal”. Dalam konteks rencana, jawaban pendek juga bisa berarti “Saya berniat …”. Pelajari kalimat lengkap lebih dulu, lalu gunakan bentuk pendek ketika konteks benar-benar jelas.
Tips latihan
Buat pasangan rencana dan tindakan. Pilih tiga kegiatan nyata, misalnya memasak, belajar, dan menabung. Tulis niatnya dengan -(으)려고 해요, lalu jelaskan satu tindakan pendukung dengan -(으)려고. Contoh: 김밥을 만들려고 해요, “Saya berniat membuat gimbap”; 김밥을 만들려고 재료를 샀어요, “Saya membeli bahan untuk membuat gimbap.”
Periksa pelaku dan urutan, bukan hanya akhiran. Sebelum menerjemahkan “Saya melakukan X supaya Y”, tentukan siapa yang melakukan X dan Y. Jika sama, susun tujuan lebih dahulu dan tindakan utama sesudahnya. Jika berbeda, jangan memaksakan pola ini. Setelah itu, baru periksa apakah dasar kata kerja berakhir dengan vokal, ㄹ, atau konsonan lain.
Latih rencana yang terlaksana dan yang batal. Ambil satu niat seperti 책을 읽으려고 했어요, “Saya tadinya berniat membaca buku.” Tambahkan kelanjutan yang berbeda: 그래서 책을 읽었어요, “Jadi saya membaca buku”, atau 하지만 너무 피곤해서 못 읽었어요, “Tetapi saya terlalu lelah, jadi tidak bisa membacanya.” Latihan ini mengingatkan bahwa niat tidak sama dengan hasil.
Konsep terkait
- Dasar yang perlu dikuasai: Akhiran sopan -아/어요 — membantu membentuk akhir kalimat seperti 해요, 왔어요, dan 운동해요 saat menyatakan niat atau tujuan.